Fede

fede

“Everyone asked me, ‘why did you love her this much?’… I never told them why, because, they too might fall in love with you after knowing it, you are mine and mine only.”

Suri menuang lagi segelas soju pada gelas mungil transparan di mejanya. Ini adalah botol keenam yang di tenggaknya malam ini. Ia tidak pernah menyentuh soju sebelumnya, hanya kumpulan wine produksi perkebunan keluarganya yang berada di Loire yang menjadi teman bersantainya, itu pun tidak sampai mabuk. Berbeda jauh dengan saat ini.

Gadis itu berada dalam penghangat ruangan kecil-kecilan yang disediakan warung-warung tenda penjual pancake dan jajanan khas Korea lainnya di pinggir jalan, lima ratus meter dari apartmennya. Awalnya ia tidak meniatkan diri untuk menjadikan alkohol sebagai pelariannya, namun apa daya, jika ia kembali ke apartmennya sekarang, pasti pria itu ada disana, menunggunya di depan pintu gedung dengan lengan bersilang di depan dada. Keparatlah pria dengan wajah mendayu itu!

Matanya boleh saja setajam Elang, kelopak matanya boleh saja melankolis, rambutnya boleh saja berantakan seksi dan bibirnya boleh saja menggoda, tapi Lee Suri bukan perempuan bodoh yang akan dengan suka rela kembali pada pria yang sudah mengkhianatinya sebanyak tiga kali. Tidak akan kali ini.

“Keparat itu! Aku akan menendang semua mobil mewahnya hingga hancur tak bersisa.” Ucapnya sebelum menandaskan botol ketujuhnya dalam satu kali teguk. Suri meletakan gelasnya keras ke atas meja, merogoh sakunya untuk meletakan dua lembar sepuluh ribu won pada meja dan beringsut pergi, tak peduli uang itu kurang atau berlebih. Siapa peduli? Oke, Bibi penjual itu peduli, tapi Suri tidak. Gadis itu mendengus dan berjalan terhuyung menginjakan high boots hitam miliknya ke atas trotoar yang masih belum di penuhi tumpukan salju.

Kepalanya berputar-putar dan endorphin dalam otaknya meningkat pesat hingga rasanya ia ingin bernyanyi, melantunkan sumpah serapahnya pada pria keparatnya dalam sebuah nada riang. Maka ia putuskan untuk bernyanyi kecil sepanjang jalan sambil merapatkan jaket kulit hitam dengan aksen fur pada bagian kerah untuk menghalau dingin.

“Dia bilang aku berantakan…” Suri berputar setengah gembira setengah muram. “Lalu kenapa dulu menyukaiku? Pria memang bodoh!” sumpahnya sesaat sebelum melihat bangunan putih berlantai sebelas tempat ia—oke, orang tuanya—membeli satu unit apartmen di tempat mewah itu ketika ia pertama kali pindah ke Korea Selatan sekitar… sekitar… ah, ingatan tak pasti sudah berapa lama ia rela berjauhan dengan rumahnya yang luar biasa indah dengan lanskap kota Paris berserta Nyonya Besarnya, Eiffel.

Matanya awas ketika melihat sebuah Audi hitam terparkir rapi dengan jejeran mobil tamu lainnya di area parkir luar. Namun ia tidak melihat pria itu dimana pun. Tidak di undakan kecil sebelum masuk lobi atau pun di depan pintu elektrik bagian depan. Mungkin pria itu meringkuk tertidur di dalam mobilnya karena terlalu lama menunggu Suri? Entahlah.

Suri melirik jam tangan mungil dengan tali hitam kulit asli yang melingkari pergelangan tangannya. Pukul dua dini hari saat musim dingin. Mungkin memang benar pria itu sudah berada dalam mobilnya dan tertidur. Suri mendegus, setengah bersyukur setengah kecewa melihat pria sialannya tidak menunggu diluar penghangat udara untuknya.

Pria jika sudah menemukan yang lain memang berubah, bukan?

Ia terlalu mabuk bahkan untuk sekedar menaiki tiga undakan marmer cokelat susu untuk menuju lobi utama, Suri terpeleset hingga badannya limbung. Tangannya yang kecil dan ramping berusaha menggapai-gapai tiang putih di sisi kirinya, namun gagal. Sesaat ia pasrah akan jatuh dan tersadar dari mabuknya, namun tidak terjadi debaman akibat tubuhnya yang menghantam trotoar dingin.

Barusan ia sadar bahwa sebuah lengan menggapai tubuhnya dan memeluk tulang di lapisi kulit milik Suri itu agar tak menyentuh trotoar. Dan sesaat lagi—anggaplah ini efek alkohol sialan—ia terpesona dengan aroma lembut sekaligus manly dari sosok di balik tubuhnya. Suri memejamkan matanya sambil menghirup dalam-dalam aroma tubuh—yang kemungkinan besar berjenis kelamin pria—itu, mungkin jika suatu saat ia bertemu lagi, ia akan bisa berterima kasih dengan layak, tidak dalam keadaan mabuk seperti ini.

“Kau mabuk dan kembali ke apartmen sendirian?” tanya suara berat yang sangat di kenali Suri. Dia langsung berdiri dengan dua kakinya menyokong berat badannya sendiri dan menjauhkan lengan pria itu dari tubuhnya. “Siapa yang mengajarimu mabuk seperti ini? Mengapa tidak menjawab panggilangku? Tidak ada teman minum? Itu berbahaya, dan ini sudah dini hari!” ocehnya tanpa tanda baca.

Suri yang kesal membentuk jari-jarinya menerupai corong kemudian menggerak-gerakannya seolah meniru bibir pria itu yang sibuk mengoceh bak nenek-nenek. “Tutup mulutmu, Old Lady.” Balas Suri tak peduli dan mengangkat pelindung keypad kode gedung apartmennya.

“Kita perlu bicara.” Pria dengan kaus hitam lengan panjang bergambar logo Barcelona sebesar permukaan kaus dan di tutupi long knite cardigan itu mencengah Suri masuk, menahan lengannya.

Don’t wanna talk.” Suri mengibaskan tangannya dan melewati pintu apartmen. Begitu mencapai lobi utama, udara hangat menerpa pipinya yang hampir beku selama perjalanan.

“Kau harus mendengarnya.” Pria itu membuntuti Suri masuk. Petugas keamanan yang berjaga tidak mencengah pria itu, ia kenal betul siapa pria yang membuntuti Suri. “Aku tahu kau kesal, tapi kau harus mendengarnya.”

Suri menggeleng. “Sleepy.” Jawabnya dan terkutuklah apartmen mahal di jantung kota dengan pemilik eksklusif dan unit terbatas ini. Kedua lift yang biasanya beroperasi kali ini di tempeli kertas print dengan tulisan besar-besar ‘Out of servis’.

Suri menggeram dan melangkah ke arah kanan, tempat sebuah pintu yang terdapat tangga darurat. Pintu kelabu tak menarik itu di bukakan oleh pria yang sedari tadi terus mengoceh. Terkadang ia heran, darimana ia bisa mendapat begitu banyak energi untuk bicara sementara orang lain harus setengah mati berbicara panjang lebar ketika berjalan.

“Kau masih marah padaku?” tanyanya lembut sambil menahan tangan Suri lagi.

“Apa aku terlihat bahagia denganmu?” dengusnya dan berusaha melepaskan tangannya dari cengkraman pria itu.

“Lima lantai, sepuluh bagian anak tangga. Dini hari dalam keadaan mabuk. Kau yakin bisa menaikinya?” senyum miring itu terukir di wajah pria itu yang luar biasa tampan meski terlihat agak memerah akibat kedinginan.

“Kau ingin bicara? Oke, kau mendapatkannya, tapi dengan syarat,” Suri baru mau mengajukan persyaratannya ketika pria itu berjongkok, menyodorkan punggungnya untuk di naiki. Entah mengapa ia sudah berkali-kali memukuli pria itu ketika marah, tapi tetap saja, pria itu bersikap manis padanya. “Sialan kau, Cho Kyuhyun!” desisnya sebelum naik ke punggung pria bernama Kyuhyun.

Ya, pria itu memang bernama Cho Kyuhyun, ia, Cho Kyuhyun yang penyuka musik klasik dan lagu ballad itu. Cho Kyuhyun yang ‘katanya’ pria paling menggoda sepanjang tahun 2010 setelah ia mengunggah foto wisudanya di cyworld, pria yang katanya akan menjajah bidang konstruksi di Asia tahun 2014 nanti dan pria yang nampak sempurna itu adalah milik Suri. Atau setidaknya sebelumnya begitu.

Did you fucked her?” tanya Suri pada akhirnya karena Kyuhyun belum juga berbicara.

Who?”

The-Stupid-Yellow-Head-Miri.”

Ah, The designer you mean?” tanya Kyuhyun polos sambil meniti tangga lagi. “No. Tidak ingin melakukan hubungan seperti itu dengannya.” Jawab Kyuhyun berusaha jujur pada Suri.

Lena Tully? How about her? Did you sleep with her?” jika di hitung-hitung ada seribu nama perempuan yang masuk daftar penggangu masa berpacaran mereka selama empat tahun. Suri tidak mungkin mengingatnya satu persatu. Terlalu banyak.

Yes. I slept with her, once.”

Suri menggeram dan jika ia dalam keadaan sadar atau kepalanya tidak terasa berputar-putar seperti sekarang mungkin dia akan mencekik leher Kyuhyun sekarang juga. “For Seven Hell! What the bloody are you doing? Hell! You know what are you doing, Cho?”

Sleep. Not fuck. You know where’s the different. Aku tidur dengannya saat kami kekurangan uang untuk menyewa dua kamar hotel atau ranjang tambahan. Kami tidak melakukan apapun. Aku tidur di sofa dan dia di ranjang. Tidur bersama. Satu ruangan.” Jelas Kyuhyun sambil menaikan lagi posisi tubuh Suri.

“Hubunganku dan Lena tidak lebih dari rekan kerja. Lena perempuan yang loyal, ia karyawan pertama yang kurekrut. Semenjak aku bekerja di Inggris, Lena lah yang memberikanku petunjuk bagaimana bernegosiasi dengan orang Eropa. Kami teman. Tidak lebih.”

Suri membersit hidungnya akibat dingin. Suara lorong tangga tidak lebih dari suara ketukan sepatu Kyuhyun dan gema suara mereka. Terlalu sepi dan terlalu memalukan jika Suri mendapati fakta tentang kekasih empat tahunnya tertangkap mata berduaan lagi dengan wanita lain.

“Miri, kau seperti tidak tahu saja kalau dia memang menyukaiku sejak lama. Dan terakhir, Rose. The red hair one. Dia adik perempuan Lena Tully, Rose Tully.”

Suri diam, tak membantah ketika Kyuhyun menyebut perempuan dengan rambut merah ikal, kulit cokelat dan tubuh S bold seksi yang diingatnya sedang bertelanjang dada mengenakan branya di kamar apartmen Kyuhyun.

Kyuhyun memutar kembali peristiwa yang terjadi kurang dari dua hari lalu di flatnya di London. Saat itu Suri datang tiba-tiba dari Korea, niat hati ingin mengejutkan Kyuhyun sambil membawa banyak makanan kesukaan Kyuhyun di tangan kanannya. Suri yang tahu kode keamanan Kyuhyun langsung masuk ke kamar pria itu. Sial bagi Kyuhyun karena saat Suri masuk Rose sadang berada di kamarnya hanya mengenakan jeans ketat dengan bra putih berenda. Wanita yang dua tahun lebih tua dari Suri itu masih berusaha memakai kaus Kyuhyun yang kebesaran di badannya.

Sialnya lagi Kyuhyun berada di sana, memakai baju tidur dan akan memasuki kamar mandi. Rambutnya berantakan dengan bulir keringat di dahi. Kekasih mana yang tak patah hati melihat prianya membawa wanita molek masuk ke kamarnya saat pagi hari dengan keadaan wanita setengah telanjang? Suri saat itu juga langsung berbalik. Meletakan semua barang bawaannya dari Korea di nakas dekat pintu kamar.

“Rose terkena tumpahan saus spaghetti oleh pegawai catering di lantai bawah saat akan mengantarkan dokumen ke unitku—Lena sakit jadi dia yang mengantarnya. Dia meminjam kamar mandi, karena kebetulan kamar mandi tamu sedang rusak, aku menyuruhnya memakai kamar mandi di kamarku. Saat kau masuk, aku baru saja berolah raga dan tiba-tiba panggilan alam datang—aku harus buang air besar—jadi aku bergegas masuk ke kamar mandi. Tidak memedulikan Rose yang masih setengah telanjang.” Kyuhyun berhenti sejenak. “Sialan! Aku tidak tertarik dengan tubuh wanita manapun kecuali kau, Lee Suri!”

Suri pun terdiam. Dia mengamati undakan tangga di hadapannya ketika Kyuhyun melangkah naik. Apa sebenarnya yang diinginkannya dengan Kyuhyun? Mereka sudah berpacaran selama hampir… tunggu… biar dihitung sebentar… empat tahun. Ya, empat tahun. Terhitung dua puluh juni dua ribu tujuh silam dan sekarang adalah awal tahun 2012. Tepatnya tujuh belas januari dua ribu dua belas. Hampir lima tahun. Apa yang ia pertahankan begitu lama dengan Kyuhyun?

Suri mengencangkan pelukannya pada leher Kyuhyun. Ia menyandarkan kepalanya di bahu Kyuhyun. Lelah rasanya. Saat Suri dan keluarganya pindah ke Prancis hampir sepuluh tahun lalu, ia tidak menyangka meneruskan pendidikannya ke London Inggris akan bertemu dengan Kyuhyun yang kebetulan saat itu sedang menyelesakan tugas akhirnya di bidang arsitektur. Sementara Kyuhyun lulus tahun dua ribu sepuluh silam kemudian kembali ke Korea, Suri meneruskan kuliahnya di Paris dan berniat mencari pekerjaan di Korea. Namun takdir sepertinya senang mempermainkan mereka.

Suri mendapat pekerjaan sangat baik di Korea. Kepala redaksi dari sebuah majalah design interior. Kyuhyun juga mendapat pekerjaan menggiurkan, tapi di Inggris sana. Sia-sia lah Suri yang jauh-jauh bekerja di Korea namun tidak menemukan Kyuhyun di dekatnya. Terlalu banyak perjuangan mereka selama satu tahun ini. Mungkin memang saatnya berakhir. Kyuhyun tidak pernah bertanya untuk melanjutkan ke status yang lebih pasti selain berpacaran tanpa kata-kata ‘mau kah kau menjadi kekasihku?’.

“Kau tau Lee Soo-Hyuk, kakak laki-lakiku?” tanya Suri setengah bergumam di leher Kyuhyun yang hangat.

“Ya. Kami cukup akrab. Dia model di Inggris. Kami sering minum teh bersama saat sore hari.” Jelas Kyuhyun meyakinkan bahwa ia dan keluarga Suri memang benar-benar dekat.

“Dia lahir di tahun yang sama denganmu, tapi ia bulan Maret. Kau tahu seperti apa dia? Dia menikahi kekasihnya yang juga model tahun lalu. Kim Min-Hee eonni umurnya hanya tiga tahun di atasku.” Suri membersit lagi. “Mereka menikah di saat karir model keduanya sedang berada di puncak. Oppa bilang ‘pria yang benar-benar mencintai wanitanya adalah pria yang langsung mengajaknya menikah tanpa takut kehilangan apapun.’” Saat Suri mengucapkannya, Kyuhyun sudah sampai di tangga lantai lima. Pria itu mendorong pintu bertuliskan angka lima menggunakan kaki hingga terbuka.

“Lihat dirimu. Berapa lama kita berpacaran? Aku curiga kau hanya ingin mempermainkanku.” Ucap Suri polos. Ia tidak pernah berpikir akan mempertanyakan hal semacam ini. Atau setidaknya dalam keadaan sadar ia tidak akan mengucapkannya. “Sepertinya kita memang harus menyudahinya sampai disini. Aku lelah. Sungguh lelah.”

Unit apartmen Suri berada di pojok. Tepat mengarah ke taman sungai Han yang akan di penuhi muda-mudi atau pun keluarga saat musim semi dan gugur tiba. Gadis itu langsung turun dari punggung Kyuhyun dan sedikit terhuyung karena pengaruh alkohol yang masih sangat kuat. Beruntung Kyuhyun yang diam langsung menangkap tangan Suri, mendekatkan tubuh gadis itu ke tubuhnya. “Tidurlah. Istirahatkan badanmu.”

“Kau dengar aku, Cho Kyuhyun ssi? Kita sudahi sampai disini. Aku lelah bersamamu. Aku lelah mengejar apapun itu. Empat tahun terasa memuakan akhir-akhir ini. Mungkin karena kita terlalu lama bersama. Mungkin juga aku memang tidak mempercayaimu lagi.” Suri berbalik, mengangkat penutup keypad password unitnya.

Karena air mata yang menggenang di pelupuk mata, pandangan Suri menjadi samar, belum lagi kepalanya terus berputar dan beberapa kali Suri memasukan angka yang salah ke dalam passwordnya. Suri mendesah jengkel dan hampir meninju unit miliknya.

“Aku pikir kau benci menikah. Kau selalu menjulurkan lidahmu ketika aku mengatakan seorang temanku menikah di usia muda.” Ujar Kyuhyun sambil menyingkirkan tangan Suri. Ia menekan sederet angka yang di sudah tercatat rapi dalam memorinya. Bak mencatat namanya sendiri. Mustahil untuk melupakannya. 36259828. Angka percampuran miliknya dan Suri.

“Aku benci memikirkannya, karena aku takut berharap kau akan memintanya padaku dalam waktu dekat. Kenyataannya kau tidak mengucapkannya ‘kan hingga detik ini? Sudahlah, pergi kau! Urusi Rus Tully-mu atau siapalah itu.”

Wajah Kyuhyun yang semula nampak tenang berubah memerah. Tangannya mengepal. “Dia bukan Tully-ku.” Kyuhyun mendorong tubuh Suri memasuki kamarnya kemudian dengan perlahan menutup pintu apartmen Suri hingga terdengar suara klik tanda pintu terkunci kembali.

“Kita menikah. Jika hubungan ini bisa mengikatmu selamanya. Maka ayo kita menikah. Satu February esok.”

Suri menelan ludahnya dan memerhatikan Kyuhyun. Ia baru saja di lamar? Dini hari dalam keadaan mabuk? Ya, Tuhan! Mana ada pasangan yang paling tidak romantis seperti mereka. “Hell, Cho!” umpat Suri sepelan mungkin untuk menanggapi pertanyaan pria itu.

Yeah, hell.”

 Kyuhyun tidak beranjak dari tempatnya berdiri. Begitupun Suri, mereka berhadapan di depan pintu utama. Dini hari dan Suri dalam keadaan lusuh, mabuk, bau dan kacau balau. Terkutuklah Kyuhyun yang nampak begitu muda, tampan, segar meski dengan kulit putih pucatnya. Mimpi apa Suri semalam hingga bisa mendapatkan pria seperti Kyuhyun. Suri membuka mulutnya, namun kemudian menutupnya lagi. Kata-kata apapun gagal keluar dari kerongkongannya.

“Apa? Katakan.” Kyuhyun menarik tangan Suri agar tubuh gadis itu menghimpit tubuhnya.

“Kau…” Suri berhenti, kepalanya masih berputar-putar. “Kau kenapa masuk? Kita belum menikah. Keluarlah dan kembali ke rumahmu.”

Kekehan itu memang selalu terdengar menyenangkan di telinga Suri. Kekehan Kyuhyun yang selalu datang untuk menghormatinya agar tidak tertawa terbahak-bahak. “Bisa kah kau tawarkan aku kopimu yang enak itu? Aku kedinginan menunggumu dua jam di depan.” Wajah Kyuhyun memelas. Pada kenyataanya memang ia berada di luar selama dua jam. Menolak mentah-mentah tawaran penjaga pintu untuk masuk dan menunggu di dalam ruangan.

“Tidak mau, pulanglah.”

Kyuhyun santai menyingkirkan tubuh Suri dari hadapannya, ia merebahkan dirinya di atas sofa sambil melepas cardigan miliknya, menyisakan kaus hitam berlogo Barca dan langsung berbaring memeluk bantal sofa. Kyuhyun memejamkan matanya.

“Pulanglah.” Pinta Suri sekali lagi sambil melemparkan jaket miliknya entah kemana. Ia duduk di sofa tempat kaki Kyuhyun berada.

“Aku tidak bilang pada orang rumah bahwa aku akan kembali malam ini. Lagi pula aku akan tidur di ruang tengah.” Kyuhyun bangkit. Duduk berhadapan dengan Suri. Ia mendekatkan wajahnya ke wajah Suri, memiringkannya sambil perlahan menutup mata, tapi reaksi Suri sungguh membuatnya tertawa.

Gadis itu menutup matanya perlahan, mengharapkan ciuman hangat dari Kyuhyun, tapi Kyuhyun hanya mendaratkan bibirnya pada kelopak mata Suri, kanan dan kiri bergantian sebelum memegang dagu Suri menggunakan telunjuknya. “Aku takut lepas kontrol dan menerkammu.” Bisiknya penuh godaan.

Suri bangkit dari duduknya. “Tidur.” Perintah Suri sambil berjalan menuju kamarnya, ia menutup bahkan mengunci pintu kamarnya dan merosot ke lantai dengan punggung yang menyentuh daun pintu. “Bagaimana bisa sialan sepertinya membuatku berdegup terus seperti ini? Beberapa saat lalu aku baru saja menyumpahinya ‘kan?”

“Show me your hands, do they have scars from giving? Show me your feet, are they wounded in service? Show me your heart, have you left a place for divine love? (Fulton J. Sheen)”

***

“Love does not consist of gazing at each other, but in looking together in the same direction. (Antonie de Saint-Exupery)”

 

Laucala, Fiji.

February 1st, 2012

Mungkin pernikahan bukan sesuatu yang sulit jika pasanganmu adalah perempuan yang sangat mencintai kenormalan dan kemanisan seperti standard perempuan lain, tapi perempuannya sangat tidak biasa, oke, Kyuhyun lebih nyaman menyebutnya dengan istimewa, karena memang begitulah adanya. Satu dari sekian banyak hal yang menarik dari gadisnya adalah cara berpikirnya. Yakinlah, empat dari lima pria yang berteman dengannya mengatakan bahwa mereka menyukai gadisnya karena cara berpikirnya yang agak sedikit diluar ekspektasi sebagai perempuan dingin atau perempuan yang tumbuh di keluarga peneliti.

Manuruti permintaan Suri, upacara pernikahan di adakan saat matahari tenggelam di top hill Laucala island di Fiji. Entah mengapa gadis itu menyukai matahari tenggelam yang terkesan sendu, padahal sebagian gadis lainnya lebih menyukai matahari terbit dibandingkan terbenam. Pernah satu waktu Kyuhyun bertanya mengapa Suri begitu menyukai matahari terbenam, dan tebak apa jawabnya? ‘aku sulit bangun pagi’, sungguh bukan alasan yang romantis.

Kyuhyun mengusap lagi cincin emas dengan lambang yang dipilihnya hati-hati. Ia tidak tahu Suri akan menyukainya atau tidak, Suri bahagia atau tidak. Gadis itu tidak pernah mengungkapkannya pada Kyuhyun jika ia bahagia atau tidak.

Kyuhyun memutuskan untuk keluar setelah menggulung lengan kemejanya hingga siku, ia tidak berniat memakai tuksedo formal untuk pernikahannya karena menurut Suri, gadis itu memilih gaun yang sederhana. Maka Kyuhyun memutuskan memakai kemeja powder blue yang di lapisi vest silver senada dengan celananya, dasi aquanya melingkari garis kerah kemeja rapi dengan hiasan dua kuntum freesia di vest bagian kanannya, sepatu hitamnya nampak mengilat saat menapaki lantai kayu cokelat gelap dan dari bayangan cermin, rambut hitam gelap sedikit berantakan dipadukan dengan wajah tampan miliknya adalah perpaduan yang mampu melelehkan tulang perempuan diluar sana.

Sayangnya sebelum hari ini berakhir perempuan-perempuan diluar sana tak bisa lagi berharap tentang dirinya—atau sebenarnya harapan itu sudah lama karam ketika Kyuhyun pertama kali melihat wajah Suri. Kyuhyun memasang senyum kecil di wajah saat menyalami tamu yang mulai berdatangan, ia mengarahkannya langsung ke bukit, dekat dengan altar, tempat kain-kain piknik digelar dengan sajian minuman penyegar serta pastry-pastry menggoda.

Di sisi lain, jauh dari ruangan tempat Kyuhyun menyapa tamu, gadisnya, Lee Suri masih dengan gugup menatap wajahnya di cermin. Rambut cokelat gelap bergelombangnya di biarkan terurai, hanya sebuah kepang kecil yang mengikat rambut depannya agar tak menghalangi pandangan nanti, wajahnya di poles dengan warna-warna natural, hanya ada dua yang menonjol dari wajah Suri, yaitu warna bibirnya yang orange pumpkin dan warna matanya yang kelabu namun terdapat sedikit kecokelatan mendekati pupil.

Berkali-kali ia meyakinkan dirinya bahwa ia adalah the luckiest bitch in the world karena memenangkan jackpot impiannya selama ini setelah berjudi dengan perempuan cantik yang bahkan lebih sempurna darinya. Tapi tetap saja, rasanya kakinya seperti terbuat dari bahan lunak, ia tidak bisa—tidak mau—bangkit dari kursi riasnya sedikitpun.

Ketukan di pintu menyadarkan Suri dari menatap jemarinya yang tidak berubah semenjak pertama kali ia melihat tangannya empat puluh lima menit yang lalu.

“Apa aku boleh masuk?” itu suara Kyung-Sook, Ibunya.

“Ya, Omma.” Suri menggeser duduknya sedikit, hendak berbalik namun tangan Ibunya memberi isyarat untuk tidak berbalik. Wajah Kyung-Sook nampak berseri melihat putrinya yang keras kepala ternyata menikah di umurnya yang masih sangat muda.

Tangan Kyung-Sook menggapai kedua bahu Suri, memijatnya pelan berusaha meringankan ketegangan di pundak putrinya. “Lihatlah dirimu, sepertinya baru kemarin aku mengalami kontraksi selama delapan jam dari sore hingga dini hari hanya untuk melahirkanmu, tapi sekarang aku harus melepasmu ke tangan pria sialan yang sedang sibuk menyalami tamu itu di luar. Beruntung benar bocah itu bisa mendapatkan Elang-ku.”

Meski hanya dari pantulan kaca, Suri bisa melihat mata Ibunya yang terus berkaca-kaca. “Aku ingin kau bahagia dengan pria yang kau pilih, begitu pun dengan Appa, kau tahu? Dia mengoceh terus tentang bagaimana jika Cho Kyuhyun itu tidak mencintaimu sepenuhnya dan seperti itulah sepanjang malam. Apa Kyuhyun mencintaimu, Suri-ya?”

Suri tidak mengangguk, hanya tersenyum kecil, bukankah jika pria itu tidak mencintainya mereka bisa memutuskannya sejak lama? Tidak kah begitu? “Aku rasa ya.”

“Aku harap bukan hanya perasaanmu. Terkadang presepsi manusia suka di butakan jika sudah meyakini cinta. Tertawalah lebih banyak dengannya, maafkan aku jika aku dan Appa tidak bisa membahagiakanmu selama kau menjadi—“

Suri menggeram kesal dan menoleh kasar melihat bulir-bulir air mata Kyung-Sook mulai jatuh. “Omma, jangan mulai dengan pertunjukan drama queen-mu lagi.” Katanya santai dan menyodorkan sapu tangan ke Ibunya.

“Maafkan aku, aku seharusnya tidak menangis, make up sempurnaku bisa luntur.” Kyung-Sook mendekatkan wajahnya ke wajah Suri, rambut pendek wanita itu tidak di tata bersanggul, hanya di sisir biasa dengan selipan bunga carnation merah muda di sisi kanannya. “Aku pernah mengalami duduk sepertimu dulu ketika akan menikah dengan Ayahmu itu, dan aku rasa aku lebih cantik. Bahkan jauh lebih cantik darimu.” Ucapnya bangga dan membenarkan lengkungan rambut bob miliknya.

Suri mendengus lagi. “Beruntung aku tidak menurunkan sifat narsistic mu, Omma.”

“Kau akan menyesal karena tidak menuruni sifat itu nanti jika kau sudah punya dua anak besar dan lebih cantik darimu.” Sombongnya sebelum keluar dari ruang ganti Suri dan menyusuri lorong menuju halaman belakang tempat Kyuhyun menyalami tamu-tamu yang datang.

“Omuni,” Kyuhyun mengangguk, mengalihkan perhatiannya dari teman-temannya pada Kyung-Sook. “Apa Suri masih gugup?” oh, ya, tentu saja bujukan tadi adalah startegi Kyuhyun untuk menghilangkan ketegangan dari pundak calon istrinya itu.

Kyung-Sook tertawa senang merangkul lengan Kyuhyun. Oh, betapa jatuh cintanya ia pada menantunya yang satu ini, pria tidak seharusnya seperhatian ini dengan istrinya. Dan Kyuhyun terlalu memperhatikan detil tentang istrinya, membuat Kyung-Sook iri setengah mati.

“Dia sempat tertawa dengan drama queen-ku tadi. Tenanglah, Kyunie, Suri tidak akan terjatuh di altar karena terlalu gugup.” Kyuhyun tertawa, berharap bahwa Suri akan menjalankannya dengan rileks. “Atau salah menyebut namamu. Dia cukup pintar meski agak pikun.”

“Aku percaya itu.” Balasnya mantap.

“Dimana Suri mendapatkan pria sepertimu, Kyunie? Kau tahu putriku bukan gadis sempurna. Dia pendiam, dingin dan selalu melupakan sesuatu. Suri amat beruntung memilikimu nanti.” Kyung-Sook terdiam, memerhatikan wajah Kyuhyun baik-baik, memikirkan apa yang Suri sukai dari pria itu? Matanya yang tajam kah? Atau bibirnya yang tebal kah? Atau dompetnya yang penuh? Entahlah.

“Karena terkadang cinta datang dari ketidak sempurnaan, Omuni. Dan,” Kyuhyun tersenyum nampak malu-malu. “Aku yang amat beruntung memiliki pasangan seperti putrimu. Kau tahu betul bahwa dingin hanya kedoknya.”

Matahari semakin mendekati sisa-sisa peredarannya hari ini ketika seluruh tamu yang tidak lebih dari lima puluh kepala itu merapat ke bukit. Kain-kain piknik di gelar disisi kanan dan kiri lengkap dengan keranjangnya yang diisi bunga-bungaan tropis, dan altar yang Kyuhyun buat tidak lebih dari tiang-tiang sederhana yang dililitkan tenaman rambat serta chiffon putih. Tidak berniat Kyuhyun menambah tekanan gadisnya saat melewati altar.

PicnicWedding_010

Bohemian. Sebutnya tentang tema pernikahan mereka. Natural dan fairy. Begitupun Suri terlihat sekarang. Natural dan manis. Manis dengan cara yang berbeda, tidak dengan senyum mengembang dan wajah polos. Melainkan sederhana dan menunjukan siapa ia sebenarnya.

Banyak yang mencibir pernikahan mereka, namun lihatlah semua mata-mata yang mencibir gadisnya barusan, mereka terdiam, menahan nafas dengan mata terbuka lebar melihat gadisnya berjalan perlahan dengan rambut cokelat bergelombangnya yang bergoyang seirama dengan ombak samudra pasifik yang menari menampar dinding tebing.

Tepat pukul lima lewat lima, sosok setinggi lima koma lima inci itu keluar dari balik pintu kaca bungalao. Tubuh rampingnya dibalut dengan gaun ivory dengan siluet A Line sederhana, rumbai-rumbai kain senada terjatuh dari batas pinggulnya dan sebagian kain melilit disekeliling pinggul, menonjolkan bentuk tubuh gadisnya. Rambutnya digerai dengan kepangan kecil disisi kanan, hanya laced veil yang menutupi tengah kepala hingga ke belakang yang menjadi satu-satunya hiasan pengantinnya.

boho suri

Kyuhyun menahan nafasnya, kepalanya terasa sakit dan untuk kali pertama, ia merasa dalam masalah besar. Masalah yang akan menghantuinya seumur hidup, yaitu masalah jatuh cinta pada perempuan yang bahkan tersenyum pun sulit. Tapi masalah ini yang paling Kyuhyun sukai. Setengah tertawa Kyuhyun memasukan tangannya ke dalam saku celana, menunggu dengan santai pengantinnya.

Tak bedanya dengan Kyuhyun, Suri mencengkram erat-erat lengan Ayahnya, wajahnya memang tenang, tapi yakinlah, jauh dalam diri gadis itu ingin sekali ia meloncat dari tebing karena melihat pria sialannya berdiri begitu nyaman membelakangi sinar jingga. Siluetnya nampak sempurna dengan mata tajam yang intens. Sialan lah Suri jika ia tidak ingin berteriak sekarang.

“Lengan pria tua ini bisa patah jika kau mencengkramnya terlalu erat.” Ledek Chun-Hwa sambil menepuk-nepuk ringan tangan Suri. Tapi Suri tak mendengarnya, dia justru semakin kencang mencengkram lengan Ayahnya.

Perlahan matahari semakin merendah, jingga digerus merah mudah bergradasi biru tua saat Suri akhirnya berada tepat di hadapan Kyuhyun. Pria itu mengulurkan tangannya, siap menerima tangan Suri.

“Dia Elang yang banyak makan dan sedikit liar.”  Ucap Chun-Hwa sebelum menyerahkan tangan Suri ke tangan Kyuhyun, symbol bahwa tugasnya sebagai Ayah untuk menjaga putrinya harus digantikan dengan Kyuhyun. “Jadi mohon buatkan dia sarang yang besar dan banyak makan agar Elangku tidak kembali ke sarang asalnya.” Canda Chun-Hwa.

“Dengan senang hati.”  Kyuhyun membimbing Suri mendekat, menyodorkan tangan mereka yang bertaut ke arah depan agar pendeta yang datang jauh-jauh dari Irlandia itu bisa mengikatkan kain putih panjang mengelilingi telapak tangan mereka yang bertaut.

“Cho,” suaranya terdengar serak dan gadis itu tak berani menatap wajah Kyuhyun.

“Hmm?”

“Matahari sebentar lagi menyelesaikan satu putarannya.” Bisik Suri hampir tenggelam oleh suara ombak.

Kyuhyun menoleh. “Lalu?” Kyuhyun bisa merasakan bahwa tangan Suri mendingin di bawah tanganya. Tentu itu hanya percakapan pengalihan.

“Bagaimana jika aku salah menyebutkan janjinya?”

Terdengar kekehan pelan Kyuhyun. “Kita bisa ulangi lagi.”

Suri menggeleng cepat. “Nanti tidak sempurna.”

Saat itu jingga menerpa sebagian wajah Suri ketika Kyuhyun memaksa wajah Suri menghadap wajahnya, mengangkat dagu gadis itu agar melihat matanya. “I don’t need the sunlight shinning on my face and I don’t need perfection to have a perfect days. I just want to see you happy, smiling on your face, nothing else metter. Nothing.

Suara dehem Pendeta dihadapan mereka mengalihkan Kyuhyun untuk menyentuhkan bibirnya pada bibir ranum Suri. Pria berumur mendekati enam puluh itu hampir menyelesaikan gulungan sederhana di tangan keduanya. “Can I?”

Kyuhyun menyetujuinya dengan anggukan sebelum berdiri tegak menghadap matahari terbenam.

In the sight of Three, I hereby seal these two souls, binding them as one for eternity…” Pria itu menjauh satu langkah dan memberi isyarat untuk Suri dan Kyuhyun berhadapan. “Look upon one another and say the words.”

Kyuhyun berhadapan, menatap langsung ke mata Suri. “Father, Smith, Warrior, Mother, Maiden, Crone, Stranger…” Perlahan langit berubah biru dengan sisa jingganya, blue moment, kemudian kembali jingga dan tenggelam bersama matahari Fiji.

“I’am her and she is mine…”

“I’am his and he is mine…”

“From this day until the end of my days.

***

Suri menggeliat lagi dalam selimut tebalnya yang hangat, bergumul dalam mimpi menikmati pizza dan champagne dari gelas tungkai panjangnya yang berembun. Dia berbalik, menghindari sorot matahari yang menerobos dari balik tirai biru tebal kamar tidurnya ketika ketenangannya semakin terusik dengan bising sekumpulan gnats yang berkerumun di katas kepalanya. Tangannya mengibas kesal kumpulan gnats hitam tiga puluh lima genera itu dengan kesal. Tapi kelamaan, saat nalarnya terkumpul satu persatu, Suri bangkit dari ranjangnya.

Itu bukan suara bising dari kepakan dua sayap kecil gnats, melainkan rengekan manja dari putrinya yang baru berumur tujuh bulan.

Shit!” umpat Suri langsung menyambar jubah tidurnya yang berwarna hijau toska, memakainya sambil setengah berlari.

Suri langsung membuka kasar pintu kamar Bom yang terhubung dengan kamarnya. “Bo…” awalnya, Suri lebih berniat menggendong Bom, atau menyusuinya. Tapi begitu melihat Kyuhyun sedang menggedong Bom, menimang setengah bernyanyi dengan baju kantor yang lengkap, Suri mengalihkan perhatiannya pada Kyuhyun. Matanya menyipit tidak suka. “Kau bekerja, Cho?”

Dan sialanlah Cho Kyuhyun yang hanya tersenyum kecil masih sambil menggendong Bom. Perlahan rengekan manja Bom mereda, dia terdiam melihat wajah Ayahnya yang tersenyum kecil, mata Bom terbuka lebar seolah terpana dengan wajah Ayahnya sendiri dan hal itu selalu membuat Suri iri. Bom tidak pernah seperti itu dengannya, anak itu, jika sudah berada dalam gendongannya selalu mengusalkan kepalanya pada dada Suri dan merengek. Jarang sekali dia tenang seperti dalam gendongan Kyuhyun sekarang.

“Aku harus berangkat, ada beberapa kekacauan, Hyukjae hyung masih menunggui istrinya di Rumah Sakit. Tidak ada yang bisa kuandalkan lagi, Donghae hyung dan Gong-Yoo masih di Cina,” Kyuhyun berjalan mendekati Suri. “Aku tahu kau marah, maafkan aku, aku usahakan kembali sebelum petang.” Ucapnya sambil mendaratkan kecupan di dahi Suri.

“Mau apa lagi?” Bibir wanita itu menahan agar tidak membentuk sebuah kerucut manja, Suri benci hal yang manis, kecuali untuk putrinya. “Dia tidak pernah setenang itu jika denganku.” Tambahnya berusaha menggelontorkan apel bulat yang di telannya bulat-bulat kemudian mengganjal esophagus dan menggangu system pernafasannya.

“Bomie?” Kyuhyun mengalihkan pandangannya pada sosok kecil dengan rambut hitam kecokelatan, pipi merah muda dan kaki yang terus menendang di dekapannya. Bom tak lagi mau digendong dengan posisi berbaring. Ia selalu ingin duduk dan memprotes keras jika digendong dalam keadaan berbaring.

Kyuhyun tertawa dan mengangkat tubuh Bom tinggi-tinggi. Wajahnya berubah ceria, matanya yang melengkung terlihat hanya sebuah garis hitam tebal dengan bulu mata lebat, bibirnya terbuka lebar dan Bom terkikik geli begitu tubuhnya berada di udara.

“Aigo… aigo…” Kyuhyun menurunkan tubuh Bom tiba-tiba, menambah cekikan Bom, kemudian mengangkatnya lagi tinggi-tinggi dan menempelkan wajahnya pada perut Bom, cara mengisi energi setelah melihat wajah bantal Suri akhir-akhir ini adalah membaui aroma putrinya.

“Dia tidak menyukaiku.” Kesal Suri sambil melipat tangannya di depan dada. “Bawa putrimu sana.”

“Ah, sepertinya aku punya dua anak.” Kyuhyun tertawa sesaat sebelum melihat jam tangannya yang menunjukan pukul 9.20 pagi. “Aku harus segera berangkat.” Kyuhyun mengecup kelopak mata Suri kemudian mengoper Bom yang masih dalam keadaan mood baik ke dalam pelukan Suri. “Bye… bye… Little Dove.” Kyuhyun melambaikan tangannya seraya berjalan menuju pintu keluar.

Baru beberapa langkah Kyuhyun keluar, bahkan derap kakinya masih terdengar, Kyuhyun kembali memunculkan wajahnya di pintu kamar Bom yang masih terbuka lebar. “Oh, aku lupa, sarapannya sudah kusiapkan di ruang baca. Selamat makan.” Kyuhyun melambai lagi dengan senyuman bocah lima tahun di bibirnya.

Let’s feed you first, Dove.”

***

Seperti yang sudah diperkirakannya, jika salju pertama jatuh sebelum Natal tiba, maka akhir Januari titik-titik salju akan mencair sebelum menyentuh bumi. Oke, tidak semua mencair, tapi setidaknya suhu akan naik beberapa derajat dan penjual payung laku keras.

Rinai-rinai hujan disertai es biasanya turun saat jam makan siang kantor, saat matahari tergelincir sedikit dari posisi tegak lurus dengan kota Seoul, kemudian rintiknya mengurang saat karyawan bersiap me-file-kan pekerjaan mereka hari ini, hanya perlu waktu kurang dari tiga puluh menit untuk matahari kembali mengintip dari balik gumpalan awan kelabu pudar.

Kyuhyun memelankan laju mobilnya ketika melewati flyover menuju Sang-Am-dong, melewati stadium besar kebanggan Korea, ikon kebangkitan sepak bola Korea Selatan serta taman terbesar di Seoul yang kini nampak pucat cokelat muda di desaki pohon botak. Kemudian ketika memasuki jalan setapak penuh ilalang di kanan-kiri dan wind mill di tengahnya, Kyuhyun menangkap sinar itu.

Cahaya jingga yang mengintip dari balik stratus sesaat setelah hujan mereda itu terlihat untuk kali pertama di tahun dua ribu empat belas. Cahayanya berbentuk tabung yang—atau seolah—menyentuh bumi. Nampak elok sekaligus sendu dalam waktu bersamaan.

Eight Sphere. Begitu sebutan yang Seniman-nya berikan. Tahukah kau mengapa bernama eight sphere? Baiklah, Seniman-nya adalah penikmat sejati seni, apapun seni itu, bahkan tidak terkecuali sebuah puisi berbahasa Italia-pun digemarinya. eight sphere adalah perjalanan ke delapan mengelilingi semesta alam yang dilakukan oleh Dante dalam Paradiso miliknya.

 “Eight Sphere Light.” Jelas Suri dengan cengiran lebar ketika melihat wajah Kyuhyun terpesona dengan pemandangan yang bahkan kurang dari lima belas menit tersebut. “Perjalanan ke delapan dari Paradiso Dante, ia di angkat ke langit dengan cahaya spiral terang. Oke, yang barusan memang tidak spiral, tapi tabung, tapi menurutku cukup mewakilkan bagaimana malaikat mengangkat Dante dan Beatrice ke Surga.” Tambahnya.

Beruntunglah karena sore ini angin berembus sepoi-sepoi, menggerakan awan-awan kelabu itu dengan malas bahkan sebagian tetap bercongkol di langit Seoul, tak mau menggeser perca-perca kelabu pudarnya di langit Seoul.

Jika Kyuhyun melihat langit berwarna jingga, ingatannya selalu berputar ke sore dua tahun lalu. Fiji, tempat sempurna untuk melarikan diri dari dinginnya salju kota Seoul yang masih menumpuk saat itu. Pulau Laucala adalah yang di pilih oleh Suri, tempat yang jauh dari turis dan tempat tertinggi di Fiji.

Mobil yang Kyuhyun kendarai melaju melewati kincir angin pertama, berkelok ke kanan menuju bukit yang lebih tinggi. Kyuhyun ingat betul apa yang Lee Chun-Hwa ucapkan padanya dahulu sebelum menyerahkan tangan putrinya ke tangannya.

 “Dia Elang yang banyak makan dan sedikit liar.” Ucap Chun-Hwa sebelum menyerahkan tangan Suri ke tangan Kyuhyun, symbol bahwa tugasnya sebagai Ayah untuk menjaga putrinya harus digantikan dengan Kyuhyun. “Jadi mohon buatkan dia sarang yang besar dan banyak makan agar Elangku tidak kembali ke sarang asalnya.” Canda Chun-Hwa.

“Dengan senang hati.” 

Sesuai dengan permintaan Chun-Hwa, Kyuhyun membuatkan sebuah rumah jauh di dari keramaian Seoul, di bukit tertinggi tempat crimson kesukaannya nampak begitu indah. Mungkin bukan rumah mewah seluas lapangan sepak bola, atau fasilitas yang serba mewah, tapi tentu rumah yang di bangunnya untuk Suri adalah rumah yang menjadi banyak impian wanita di luar sana.

Rumahnya terdiri dari empat lantai berbentuk kubus yang di tumpuk ke atas dengan pemandangan utama kota Seoul dan Nanji camp yang berada di bukit lebih rendah. Sedangkan kamarnya menghadap langsung ke aliran sungai Han dan jalan menu Haneul  Park di sebelah selatan. Sebuah view yang sangat menggoda bagi mata seorang penangkap cahaya seperti wanitanya.

fede house

Kyuhyun memarkir mobilnya di halaman depan saat melihat sebuah van putih terparkir di bagasi mereka. Sebenarnya, pergi ke kantor hanya sebuah alasan Kyuhyun saja, seharian ini ia sibuk mengawasi tiga koki yang membuat menu makanan untuknya dan Suri malam nanti, ia menghubungi tiga teman Suri untuk menemani istrinya di rumah dan menahan Suri di lantai dua, karena lantai empat tempat studio foto milik Suri sibuk di sulap menjadi sebuah ruang makan private.

Tangan kanan Kyuhyun menenteng sebuah tas kertas dengan label rumah mode kenamaan berisi gaun merah yang dipesannya dua minggu lalu, dia terburu naik ke kamar dan mengeluarkan gaun merah marun tersebut dan menggantungnya di luar lemari sebelum mencari keberadaan Suri.

Biasanya saat sore seperti ini Suri lebih memilih berdiri dengan kamera di tangannya di beranda lantai dua, tempat yang sejajar dengan matahari tenggelam, menunggu matahari menyelesaikan satu putaran penuh untuk hari ini.

Dan benar saja, tubuh rampingnya yang di tutupi sweater salt green serta jeans khaki dengan rambut cokelat gelap bergelombang yang tertiup angin itu berdiri membelakanginya. Tangannya sibuk menekan shutter kamera, mengarahkannya ke beberapa sudut terbaik, mengatur ulang cahayanya dan mengambil sudut lain. Dia terlihat serius hingga tak menyadari keberadaan Kyuhyun.

Semenjak menikah Kyuhyun memiliki kebiasaan mencari aroma vanilla dari leher wanitanya hanya untuk mengembalikan energi yang hampir terkuras mengurusi sembilan ratus delapan puluh tujuh karyawan dalam kotanya. Kyuhyun menggosokan hidungnya pada kulit pucat leher Suri, menghidu lebih banyak aroma manis sekaligus dingin dari wanitanya sekali lagi, tangannya terselip di punggul wanita itu dan bertaut di atas perutnya.

“Di luar dingin, kenapa hanya memakai baju seperti ini?” bisiknya tepat di belakang daun telinga Suri. “Eight sphere sudah selesai.” Tambahnya kembali turun ke leher Suri.

“Cirrostratus dan crimson rasanya sayang untuk di lewatkan.” Suri menunjuk serabut-serabut awan putih di langit yang menyerupai bulu ayam dengan jarak pendek-pendek mulai ternoda dengan warna jingga matahari tenggelam, menyinari malas ilalang yang terus mengikuti arah angin di bukit seirama dengan kincir angin yang berputar malas-malasan. Bahkan alam pun terlihat kalah dengan dinginnya udara sore di musim dingin yang di guyur hujan. Apa lagi manusia?

Suri  mendekap Kyuhyun, menghangatkan jemarinya yang membeku, bahkan untuk menekan shutter pun rasanya sulit. “Bagaimana kekacauannya tadi? Sudah kukatakan bukan padamu bahwa menjadi seniman akan lebih santai bekerja, tidak seperti sekarang.” Gerutunya sedikit kesal.

Hari pernikahan dan dia di tinggal bersama Bom, padahal seminggu lalu Kyuhyun berjanji akan membawanya lari dari musim dingin, mengajak Bom untuk mengenal pantai.

“Terkendali, terima kasih bertanya. Aku tahu kau kesal karena tahun ini aku tidak mengambil libur. Tapi aku juga tidak tega meninta Hyukjae hyung meninggalkan istrinya yang masih di rawat… jadi maafkan aku.” Kyuhyun mengecup garis rahang Suri sebagai permintaan maaf spontannya.

Baru Suri berniat menjawab pertanyaan Kyuhyun saat terdengar rengekan Bom. Suri hanya tertawa kecil, menepuk tangan Kyuhyun untuk menjauh. “Ada yang cemburu minta diperhatikan juga. Bersihkan badanmu sebelum menyentuh Bom.”

Kyuhyun membuntuti Suri menuju kamar Bom, mengintip dari balik pintu ke dalam kamar bernuansa merah muda dan property yang tak biasa untuk berada di kamar bayi. Dulu, saat pertama kali mendekorasi kamar untuk Bom yang bahkan saat itu belum lahir, mereka harus beradu argument selama tiga jam.

“Kenapa harus seperti ini? Merah muda? Aku cukup alergi dengan merah muda, kau tahu itu. Dan alasan aku menikahimu karena kau tidak suka merah muda.” Kyuhyun berdiri, berjalan mondar-mandir mengelilingi ruang kosong dengan lebar yang sama dengan lebar kamarnya. “Lagi pula ukurannya terlalu kecil.” Tambahnya lagi.

Suri membuka matanya lebar-lebar dengan wajah datar ia menangkupkan kedua tangannya di atas dada. “Oh, jadi karena aku tidak suka merah muda makanya kau menikahiku? Bodohnya aku.” Ucapnya berakting, detik berikutnya wajah Suri kembali datar. “Aku yang mengerti tentang seni dekorasi dan lainnya, kau itu hanya mengerti tentang membuat gedung yang kokoh dan out standing, jadi serahkan semuanya padaku.”

Kyuhyun menggeleng kuat-kuat. Dia ingin yang terbaik untuk putrinya kelak, ingin kamar yang besar, kasur bayi yang lebar dengan peralatan nomor satu. Oleh sebab itulah Kyuhyun bekerja keras mendapatkan uang, agar bisa memberikan segala yang terbaik untuk putrinya. “Aku ingin yang terbaik untuk putriku, baiklah, oke merah muda, dia perempuan, aku setuju. Tapi untuk kamar dengan ukuran terlalu kecil,” Kyuhyun menggoyangkan jemarinya. “Tidak akan.”

Wajah Suri yang sebelum ini terlihat datar dan keras kepala perlahan melunak, ia bangun dari sofa nyamannya yang berbentuk seperti karung yang di desakan dacron. Suri berjalan mendekati Kyuhyun yang berdiri di dekat jendela, ia menggenggam tangan kiri Kyuhyun dengan kedua tangannya, menyentuhkan cincin kawin mereka.

“Katakan padaku, apa yang terbaik berarti selalu materi, Cho?” Suri menunggu Kyuhyun yang masih membuang pandangannya ke halaman belakang yang dipenuhi bunga-bunga mekar menghadap ke wajahnya. “Hem?”

“Tidak.” Jawab Kyuhyun pahit.

Suri mengangguk. “Yang terbaik adalah ia mempunyai ayah sepertimu, kau adalah yang terbaik yang dimilikinya melebihi semua materi yang kau berikan. Kau dan seluruh sikap protektifmu adalah yang terbaik yang akan di dapatnya. Kamar luas dengan barang-barang nomor satu bisa di dapat semua bayi di dunia ini. Tapi kau, tidak akan ada bayi yang bisa mendapatkan ayah sepertimu selain dia ‘kan?” Suri meletakan tangan Kyuhyun di atas perutnya.

Pahit memang di tentang istri sendiri untuk tidak membelikan segala yang tak diperlukan putrinya, tapi ia terlalu ingin menghabiskan seluruh kekayaannya hanya untuk bayi yang belum pernah ditemuinya itu. “Aku bahkan jatuh cinta sebelum melihat wajahnya.” Gumam Kyuhyun tanda menyetujui apapun yang akan Suri lakukan untuk kamar putrinya kelak.

Baru saja Kyuhyun berniat memeluk Suri, tiba-tiba anak itu menendang perut Suri dan bergerak dalam perut wanitanya. Meski ini bukan pertama kali bayinya menendang dan bergerak di perut Suri, Kyuhyun masih takjub dengan gerakan nyawa di dalam tubuh wanitanya.

Seketika wajah Kyuhyun berubah dari masam menjadi cengiran lebar memegangi perut Suri, mengikuti kemana arah gerakan bayinya. “Hey, kau senang kamarmu merah muda?” satu tendangan di rasakan tepat di bawah telapak tangannya. “Ah, kau senang.” Kyuhyun beralih pada wajah Suri masih dengan cengiran lebar. “Dia senang.”

Suri hanya mampu mengigit bibir bawahnya, mehanan untuk tidak menyengir bodoh melihat wajah Kyuhyun bak remaja dan mengangguk. “Tentu.”

Kamar Bom tidak lebih dari sebuah kasur bulat dengan pembatas tinggi dan berbentuk seperti bonggol pohon tua di bagian bawahnya. Lampu tidur berada di sebelah kiri tempat tidur dengan bentuk kuncup lily of the valley merah muda bertangkai tinggi dililitkan daun-daun hijau disepanjang tiangnya. Sedangkan tepat di pojok ruangan terdapat sebuah pohon imitasi dengan pintu merah muda kecil dengan jalan setapak kelopak sakura yang dilukis di lantai, kelak jika Bom sudah belajar merangkak atau berjalan ia akan mengikuti jejak itu dan bermain di bawah pohon kecilnya.

Sudah dikatakan bukan bahwa Suri tidak suka ide biasa hanya bermodal ‘mewah’? ia ingin yang sedikit gila dan sesuatu yang manis. Fairy tale, begitu kata Suri setiap kali membahas kamar putrinya, Cho Bom-Ren yang baru berumur tujuh bulan.

“Hey, sudah bangun?” tanya Suri sambil mengambil tubuh Bom dari kasurnya. Suri menggosokan wajahnya di perut Bom hingga anak itu merubah tangisannya menjadi tawa kecil. “Mandi dulu ya.” Tapi tawa kecil Bom berubah menjadi tangisan lagi begitu mendengar kata mandi. “Kenapa? Kau lapar? Makan dulu?”

Mata Bom beralih pada Kyuhyun yang hanya berdiri di balik tubuh Suri, memunculkan wajahnya dengan senyum lebar.

“Lihat! Dia hanya tertarik padamu! Menyebalkan!” Suri membentak Kyuhyun dengan suaranya yang tertahan. “Pergi sana! Ganti bajumu baru kembali ke sini!”

Kyuhyun buru-buru ke kamar, melepas jas hitam dan kemejanya, mencuci tangan dan wajah kemudian meloloskan sebuah t-shirt kelabu ke badannya dan kembali ke kamar Bom.

Ketika Kyuhyun kembali, Bom sudah berada di dalam bak mandinya yang transparan, kakinya sibuk menendang-nendang air, matanya terbuka lebar begitu air hangat menyentuh kepalanya. Bibirnya membulat dan tangannya mencengkram lengan Suri, mungkin jika Bom sudah bisa bicara, Bom akan meneriaki Suri. Mungkin, jika Bom ikut DNA-nya.

“Apa dia selalu seperti itu saat mandi?” tanya Kyuhyun dari daun pintu.

“Lihat siapa yang datang? Siapa itu?” Suri mengusapkan sabun cair berwarna kuning chiffon ke telapak tangannya. “Paman? Bukan, biar kau jarang bertemu dengannya, tapi dia itu Ayahmu, Appa nim. Ahjussi nim aniya, jadi berhenti menatapnya seolah kau jatuh cinta dengannya, Bomie.”

Bom hanya menatap Suri dengan pupil gelapnya yang besar. Bibirnya membentuk huruf ‘o’ kecil yang kemerahan, kemudian tangannya menampar air, berkecipak hingga mencipratkan air yang terkena sabun mandi bayi itu ke wajah Suri.

“Lihat, dia marah padamu.” Kyuhyun tertawa sambil menyandarkan tubuhnya ke dinding, memerhatikan Suri yang sibuk mengusap badan juga kepala Bom. “Cho Bom-Ren, kau dan Omma memperubatkanku? Ah, bangganya.”

Mulut Suri bersumpah serapah sambil menyuci rambut Bom. Tapi ada satu hal yang menganggu pikirannya. “Cho, menurutmu apa dia tidak akan di ledek nantinya?”

Kyuhyun mengerutkan dahi. Apa yang memalukan dari Bom memang hingga Suri takut kelak Bom akan menjadi bahan olok-olok temannya. “Kenapa memang?”

“Kau tahu,” Suri terlihat ragu, menggerak-gerakkan bahunya. “Namanya. Bukankah Cho Bom-Ren terdengar aneh, maksudku, Bom dan Ren tidka seharusnya di satukan, setidaknya di Korea seperti itu.”

Sementara orang yang di bicarakan, Bom, nampak santai tidak peduli, dia sibuk menenggelamkan bebek karet kuningnya ke dalam air berkali-kali sementara Suri membilas tubuhnya.

“Rasanya baru kemarin aku melihatmu kesakitan lebih dari lima jam hanya untuk melahirkan Bom.” Ingat Kyuhyun.

Hari itu bukanlah tanggal yang di perkirakan oleh Dokter untuk kelahiran Bom, usia kandungannya masih berada di tiga puluh minggu, saat dimana kandungan kembali melemah dan dini hari pukul tiga, Suri mengalami kontraksi pertamanya.

Hingga pukul enam sore Suri belum juga siap untuk melahirkan dan menolak untuk prosedur caesar. Setengah mati Kyuhyun membujuk Suri untuk melakukan operasi tersebut, tidak tega melihat wajah Suri memucat dan tangan yang terus mengepal menahan rasa sakitnya.

“Sialan! Kenapa belum boleh mendorongnya!” Suri mendesis tajam dan lagi-lagi mencengkram lengan Kyuhyun kuat-kuat.

“Makanya! Caesar saja! Kau kelelahan. Eo? Cho Suri!”bujuknya lagi agak memaksa.

Tapi kali ini Suri tidak hanya menggeleng, dia mencengkram kerah baju steril berwarna biru pucat Kyuhyun agar mendekat ke wajahnya. Keringat kembali membanjiri pelipisnya. “Tutup mulutmu atau aku akan menghantam kepalamu dengan kepalanku ini.” Suri menunjukan buku jarinya yang memucat akibat terlalu keras mengepal, kemudian melepaskan Kyuhyun hampir mendorongnya jika saja ia masih bisa mengarahkan semua kekesalannya menahan rasa sakit ke tangannya.

Sesudah itu Kyuhyun hanya menggengam tangan Suri tanpa berkata-kata apa lagi membujuk untuk melakukan prosedur seksio sesarea.

Suri mengangguk, mengulurkan tangannya pada Kyuhyun, meminta handuk kuning milik Bom yang terlipat rapi di atas rak handuk. “Ya, enam jam yang sangat indah.” Sekali lagi Suri membasuh wajah Bom sebelum mengangkatnya ke pundak dan membalut tubuh Bom dengan handuk.

Kyuhyun hanya mengekor di belakang tubuhnya. “Indah kepalamu! Berapa kali kau mengancam akan meninjuku, eo?”

Sebenarnya jika tidak begitu terdengar memalukan, Suri ingin terkikik geli, tapi dia hanya mengelum senyum sambil meletakan Bom di atas meja nursery berwarna putih di sudut ruangan. Melap bagian tubuh Bom hingga kering sementara Kyuhyun mengeluarkan baju tidur berwarna biru peach puff dan menaruhnya di meja.

Kyuhyun mendekat, membantu memakaikan baju Bom yang sudah sedikit sulit di atur, dia sibuk bergulat, memutar badannya ingin tertelungkup atau berusaha terduduk selagi Suri memakaikan popok.

Dulu, saat pertama kali melihat wajah Bom yang masih merah dengan sisa-sisa darah di wajahnya, Kyuhyun merasakan lagi jatuh cinta pada pandangan pertama, atau bahkan jatuh cinta sebelum memandanganya.

“Bomie, hey, tunggu sebentar, pakai bajumu dahulu.” Kyuhyun menggeser tubuh Suri dan saat itu cincin kawin mereka bersentuhan, menimbulkan suara denting kecil.

Sesaat Suri hanya memandangi jarinya dan jari Kyuhyun yang bertumpuk, bagaimana bisa ia masih merasa asing dengan benda itu dan dalam waktu yang bersamaan tidak ingin melepasnya sedikitpun. Cincin dengan tiga lambang tersebut sudah menjadi bagian dari dirinya, identitasnya selama dua tahun ini sebagai Cho Suri.

Selanjutnya yang Suri tahu adalah Kyuhyun yang memaksakan lengannya untuk siap sebelum mengoper Bom kepadanya. Anak itu sibuk mengusap wajah dan kepalanya berkali-kali. Mengantuk. Jam tidur Bom.

“Apa yang kau pikirkan?” tanya Kyuhyun lagi.

“Cincinnya masih terasa asing setiap kali aku menatapnya berlama-lama.” Suri bisa melihat Kyuhyun tidak menyukai kata-katanya, bibirnya mengeras, tapi Kyuhyun tetap diam. “ Tapi aku merasa aneh juga jika aku melepasnya, rasanya…” Suri mengibaskan rambutnya agar tidak menggangu wajah Bom yang masih sibuk menyusu dengan tenang. “Rasanya ini sudah mennjadi identitas baruku. Aneh.”

Kyuhyun duduk di lengan kursi tempat Suri menyusui Bom. “Akan kujawab nanti.” Kyuhyun menyelipkan jemarinya di gengaman Bom yang sebelum ini sibuk mencengkram tangan Suri,

Matanya sudah terkatup dengan pipi yang gembul dan merah muda, mengingatkan kenapa putrinya tersebut bernama Bom-Ren. “Dulu juga seperti ini ‘kan?” tanyanya.

Saat itu masih pagi ketika Suri boleh menggendong Bom setelah lebih dari dua hari berada di incubator. Suri terduduk di sofa, menghadap matahari pagi yang menurut dokter sangat baik untuk kesehatan Bom, jendela di biarkan terbuka, untuk kali pertama Bom menyentuh udara musim panas.

Bom nampak rakus menempel di dadanya sedangkan matanya terpejam. “Tidak ada yang bersisa untukku.” Canda Kyuhyun takut-takut menyentuh Bom yang terlihat begitu kecil dalam gendongan Suri.

“Kita belum memberikannya nama.” Suri mengalihkan pandangannya pada Kyuhyun. “Yakin tidak ingin menggabungkan namaku dan namamu? Kan sedang trend menggabungkan nama orangtua untuk anaknya.” Suri sebenarnya tidak suka dengan ide itu, tapi Kyuhyun nampak ingin menamai putrinya dengan gabungan nama mereka saat kehamilannya mencapai usia enam bulan.

“Pasaran. Terlalu banyak yang menggunakan nama gabungan namaku dan namamu di Korea. Kyuri? Su-Hyun?Hyun-Su? Sukyu? Ri-Hyun? Hyun-Ri? Kyusu” Kyuhyun menggeleng, terlalu banyak. Ia ingin nama yang sangat mencerminkan putrinya.

Putrinya terlihat begitu kecil, begitu rapuh, pipinya selalu merona merah muda menawan, tubuhnya putih, bahkan Kyuhyun bisa melihat pembuluh darah di bawah kulit putih putrinya.

“Dia memakai margaku, dan memiliki darahku, tidak perlu memiliki sebagian namaku, baik itu Kyu atau pun Hyun, orang lain pun akan mengenalinya sebagai putriku. Kita namai dia dengan nama yang lebih pantas.” Kyuhyun memandang keluar jendela, berapa lama lagi putrinya harus berada di bawah pengawasan dokter? Ia ingin menunjukan kamar merah muda manis itu pada putrinya secepat mungkin.

“Musim semi,” ucap Suri spontan, membuat Kyuhyun mengalihkan pandangannya ke wajah Suri. “Aku pikir sekarang musim semi, ternyata sudah musim panas.” Kalimat itu terucap karena melihat kelopak cherry blossom tertiup angin dan masuk ke dalam kamarnya, terjatuh di lengan kursi tepat di atas paha Kyuhyun.

Warnanya merah muda dengan ujung-ujung yang nyaris putih, aroma yang manis merambati ruangan tersebut. “Bom.” Ucap Kyuhyun. “Kita namai dia Bom.” Tambahnya.

“Tapi ini aroma anggrek. Aromanya menusuk.” Suri menoleh ke seluruh ruangan dan menemukan tanaman anggrek yang di bawa oleh Hanna sebagai pemanis ruangan. Anggrek putih yang anggun. “Apa jika di tambahkan dengan Ren terdengar aneh?”

Bom tumbuh dengan baik, berat badan yang seimbang, mata yang cemerlang, pipi gembul dan Bom sekarang mampu merangkak. Tidak ada yang memalukan dalam diri putrinya, dia begitu sempurna, manis seperti bunga ceri dan kelak, ketika dewasa, dia akan anggun seperti bunga anggrek.

“Tidak ada yang perlu di khawatirkan dengan namanya. Dia hanya perlu mengatakan siapa yang mengejeknya, biar kupelintir telinga mereka.”

Suri tertawa pelan, takut-takut membangunkan Bom yang sudah terlelap.

Such a caveman.

And pround of it.” Kyuhyun bangkit, membawa tubuh Bom kemudian meletakannya perlahan di dalam ranjang, menyalakan lampu tidur kemudian menaikan selimutnya hingga batas dada. “Sepertinya aku harus mandi.”

Mempunyai satu orang putri bukan berarti tidak punya kesempatan berdua. Bom tidur menjelang pukul tujuh dan baru bangun lagi pukul tiga atau dua pagi untuk mencari induknya. Mereka punya waktu delapan jam untuk merayakannya.

“Cho Suri, kau juga mandi, aku butuh kau di studio jam delapan tepat.” Katanya sebelum keluar dari kamar Bom dan bergegas menuju kamar mandi. Hanya lima belas menit Kyuhyun berada di kamar mandi, ia mengambil celana jeans hitam dan kemeja merah marunnya sebelum menggantung gaun untuk Suri diluar lemari.

Kyuhyun menyiapkan sepasang stiletto berwarna merah pekat untuk pasangannya. Dia mencabut selembas post it, menuliskan ‘tidak perlu pakai perhiasan, aku tidak mau merusaknya. Studio. Secepatnya.’ Kemudian menempelkannya pada hanger.

***

“Love is that condition in which the happiness of another person is essential to your own.”

 

Sebenarnya bukan Suri tak tahu apa yang terjadi di lantai atas selama empat jam terakhir, ia tahu, tapi berusaha untuk tidak mengatakan apapun pada Kyuhyun dan berpura-pura bodoh bahwa ia tidak mendengar suara gaduh di studio, asal tidak ada yang menyenggol peralatan fotonya, Suri akan tetap menjadi anak yang baik. Tersenyum dan melambai. Setidaknya begitu yang di tuliskan Ratu Inggris sebagai standar ‘anak manis’ walaupun Suri tidak mengajarkan smile-and-wave-thing pada Bom agar masuk kriteria anak manis di Inggris sana.

Yang Suri tidak tahu adalah keberadaan sebuah gaun sheath merah marun yang terbuat dari bahan elastic satin dengan potongan leher deep v-neck serta low cut pada bagian belakang membuka seluruh punggungnya hingga batas pinggul. Yakinkah Kyuhyun ingin ia memakai ini?

suri gown

Suri menelan air liurnya gugup dan hampir saja mengumpat begitu membaca ulang pesan Kyuhyun dan mengetahui maksudnya. ‘takut merusaknya’ memang siapa yang membelikannya kalung dengan batu berwarna-warni sebesar mata manusia? Rusak bukan sesuatu yang amat menyedihkan bagi Suri.

Dia masih memakai baju handuknya ketika memoleskan make up di wajahnya, karena menyesuaikan dengan warna gaun, Suri memoleskan wanra burgundy ke bibirnya dan kelopak matanya. Mungkin Suri tidak suka dengan acara merias wajah, tapi apa salahnya tampil istimewa satu tahun sekali?

Tahun lalu, saat perayaan satu tahun pernikahan meraka, Kyuhyun dan dirinya hanya menghabiskan waktu bermain seluncur di taman belakang rumah mereka. Membuat boneka salju bertumpuk-tumpuk di halaman depan, seolah menjadi penjaga rumah kemudian menikmati secangkir kopi hangat dan Suri mengumumkan kehamilannya. Tahun ini, tidak berbeda jauh, hanya perayaan kecil di rumah.

Dengan mudah Suri meloloskan badannya ke dalam gaun tersebut, mengikat kain di pinggulnya hingga bentuk tubuhnya terlihat sempurna dan memakai stiletto miliknya sebelum merapikan lagi tatanan rambut cokelat bergelombang miliknya, menggulung sederhana dan menyampirkan di sebelah kiri kemudian berjalan menaiki tangga menuju studionya di lantai empat.

Ragu-ragu Suri memutar kenop pintu studionya dan dalam hitungan jam, studio berlantai kayu dan dinding putih itu berubah mejadi tempat mewah. Mulutnya menganga tak percaya dengan mata yang membulat kemudian perlahan menyipit saat melihat Kyuhyun hanya berdiri di depan jendela tanpa mau maju selangkah untuk menuntunnya ke tengah ruangan. Cahayanya terlalu gelap, tidak memungkinkan Suri untuk melihat Kyuhyun yang hanya berbentuk siluet.

Tentu saja Kyuhyun sibuk menarik nafasnya, mengisi paru-parunya dengan oksigen dan menyalurkannya ke otak. Suri menuruti apa yang dimintanya, tidak memakai perhiasan. Satu-satunya perhiasan yang menempel di tubuh Suri adalah cincin kawinnya yang terlihat serasi dengan warna merah marun yang Suri kenakan. Kulit putih pucatnya nampak begitu hidup di dalam balutan merah. Bibirnya sewarna dengan burgundy tua dan kelopak matanya sewarna anggur merah siap panen, dan iris dwiwarna itu nampak hidup, sama seperti Suri yang biasanya tampil pucat.

“Hai, apa ini rumah kita?” tanya Suri memecah kesunyian.

Tapi ketika kesunyian itu akhirnya hilang dan di gantikan dengan suara sol sepatu Kyuhyun yang menapaki lantai menghampirinya. Suri terdiam seribu bahasa. Jika tidak terlalu memalukan untuk berteriak ‘kenapa ada manusia setampan kau?’ Suri pasti sudah melakukannya saat ini.

Kemeja Kyuhyun tak lebih dari kemeja merah marun dengan lengan yang digulung hingga siku dan celana jeans hitam yang menjadi outfit Kyuhyun malam ini. Tapi rasanya ada sesuatu yang berbeda, mungkin karena Kyuhyun tidak pernah memakai kemeja merah sebelumnya? Entahlah.

Kyuhyun melingkarkan lengannya di pinggul Suri, menempelkan tubuhnya dengan tubuh Suri. matanya menatap tajam ke bola mata Suri dengan hidung yang saling bersentuhan kemudian, “lebih sering pakai merah saat di rumah lain kali.” Kemudian mengecupnya dan menautakan jemari mereka, menarik Suri menuju meja makan bulat yang di letakan di tengah ruangan.

Sesaat yang lalu, Suri pikir mereka akan berakhir di atas lantai yang tertutup karpet mewah cokelat tanah sebelum mencicipi makan malam mereka yang masih mengepul di atas piring datar. Tapi ternyata tidak, Kyuhyun hanya mengecupnya di dahi. Ada rasa kekecewaan.

Kyuhyun menarikan bangku untuk Suri saat matanya masih sibuk berkeliling ruangan. Dinding-dinding putih di tutup oleh kain merah. Meja makan bulat yang lebar dengan lilin-lilin yang berkumpul di tengah meja serta bunga mawar yang di desakan dalam vas bungan transparan menambah kesan ‘mengerikan’ yang terus saja berkeliaran di otak Suri.

“Hanya minum saja?” tanya Suri ketika Kyuhyun menuangkan segelas wine di gelas Suri. “Jangan terlalu banyak. Aku masih menyusui.”

Kyuhyun terlihat mau memprotes, tapi ocehan itu di telannya bulat-bulat. “Cih, selalu saja alasannya untuk Bom.” Ejeknya kemudian menyambar sebuat remot, menyalakan iPod yang dipasangnya pada speaker hitam di sudut ruangan. “Ya, hanya minum saja. Kau kan punya Bom.” Sindirnya.

Alunan lagu blues mulai terdengar dari pemutar musiknya. Suri mengenali lagu ini langsung tersenyum kecil dan menyenggol kaki Kyuhyun, memberinya isyarat bahwa lagu ini mengingatkannya tentang mereka dulu. Leessang dengan vocal berat dan rapp juga suara perempuan yang berat dan mendayu, Leessang Blues.

Kyuhyun mengulurkan tangannya, mengajak Suri berdiri. Tangannya terselip di pinggul wanita itu dan mulai ikut berdansa. Suri memerhatikan mata gelap milik Kyuhyun, begitu teduh dengan kelopak lebarnya, oh, berjam-jam pun dia tidak akan bosan menatap mata gelap pria itu jika sedekat ini dan dalam keadaan manis seperti ini. Lain waktu mata Kyuhyun terlihat jauh lebih menyeramkan. Memerintah dan dingin. Tapi saat ini… matanya manari penuh kelembutan dalam cahaya lilin yang ikut berdansa bersama mereka.

“Your eyes seduce me, make my heart cry, how… how….” Bisik Suri semakin mengeratkan lingkaran tangannya di leher Kyuhyun.

My life was a thornbush before I met you, but now it’s a strong building.” Lanjut Kyuhyun di beberapa bagian part yang terdengar oleh telinganya. Kyuhyun melepaskan lengannya dari pinggul Suri dan melepaskan tangan Suri dari pundaknya, ia menyatukan tangan kirinya hingga cincin mereka kembali bersentuhan. “My life is brighter than that full moon.

Kyuhyun mengangkat tangan mereka hingga sejajar dengan mata. “Tahu artinya ini, Cho?” tanya Suri dan menempelkan tangan Kyuhyun ke pipinya.

….compared to that what I can do for you is to let my arm be your pillow. Or to hug you hard like your bones will break…” Kyuhyun mengangguk setelah menyelesaikan satu frase yang ia hapal. “The Claddagh; the hand, the heart and the crown.”

“Kau memilihkan satu yang terbaik untukku.” Suri mengalungkan lagi lengannya pada pundak Kyuhyun, tangannya mulai mencengkram rambut hitam tebal dan lembut milik pria itu. “Fede.

“Ya, aku menulisnya di bagian dalam cincin itu, mani in fede, hands in faith, hands in loyal.” Tangan pria itu mulai meraba punggung telanjangnya, menggelitiki dengan telunjuk, mengikuti tulang belakang Suri yang melengkung hingga ke batas pinggulnya.

Keep in faith with me.” Suri tak tahan, melihat wajah Kyuhyun yang begitu sendu dengan kalimatnya yang mengalun. Dia menempelkan bibirnya pada leher Kyuhyun, hanya menempelkannya. Apapun yang sebelum ini di ingatnya untuk mempersiapkan hal romantis, berceceran entah kemana semenjak pertama kali menginjakan kakinya di ruangan ini.

Don’t worry about stepping on dirty things, I will embrace it without anyone noticing,” Kyuhyun masih berusaha menahannya dan terus bernyanyi, Kyuhyun menggiring tubuh Suri mendekati tembok, menempelkan punggung wanita itu ke dinding. “But promise me, that you’ll be nest to me until death.

I promise you.” Baru Suri berniat menyiapkan dirinya dengan sentuhan Kyuhyun ketika radio pemantaunya mengeluarkan suara rengekan pelan dan berubah menjadi tangisan.

Bom selalu tahu cara menggangu orangtuanya yang sedang menikmati waktu berdua. Kyuhyun menggeram, mengepalkan tangannya yang mulai menjelajahi punggung Suri. dia masih sibuk menenggelamkan wajahnya pada leher Suri beberapa saat lalu, menikmati aroma manis menggoda dari wanita dan sekarang, dia harus membagi aroma vanilla kesukaannya itu pada putrinya.

“Kau mau menyingkir atau tidak, Bom pasti sudah memerah wajahnya.” Suri berbisik malas. Dan dengan setengah hati, Kyuhyun menyingkirkan tubuhnya dari hadapan Suri.

Benar saja, saat Suri sampai di kamar Bom, anak itu sudah berlinang air mata, terduduk memegangi selimutnya dengan wajah memerah bak tomat. Seharusnya Bom tidak bangun pukul sembilan, terutama saat orangtuanya sedang bersiap merayakan hari penting yang menyumbang besar akan kehadirannya.

“Kau cemburu, eo?” tanya Suri sambil mengangkat tubuh Bom, memeluknya dan menepuk-nepuk sebentar punggung Bom. Suri membawa Bom menuju lantai empat masih dalam keadaan menangis, air matanya terus turun membasahi pipi Bom yang memerah. “Lapar?” tanya Suri.

Bodohnya dia karena terus bertanya apa yang di perlukan bayi tujuh bulan ketika menangis. Di tanya sebanyak apapun tetap saja jawabannya menangis, mana bisa dia bicara?

Tangisan Bom langsung mereda begitu mendengar tuts piano berdenting merdu mendayu-dayu merayu mata, kepalanya berutar mencari arah suara yang di dengarnya. Dengan kepalan tangan Bom menunjuk Kyuhyun yang duduk di belakang piano, “Eoh?” tanyanya pada Suri.

“Iya, suaranya dari sana, kau suka lagunya?” Suri berjalan mendekat, mengurungkan niat menyusui Bom karena anak itu sepertinya tidak lagi tertarik padanya atau pun makanannya. Mata Bom yang masih berkaca-kaca fokus pada Kyuhyun.

Pria itu berbalik, tersenyum kecil. “Your two eyes look at me and smile sweetly. Even on the day we parted. You looked and smiled at me….” Tidak, matanya tidak berfokus pada Bom, dia menatap Suri dari balik kelopak matanya yang teduh. Bibir penuhnya tertarik dan jemarinya yang ramping sibuk menari di atas tuts piano. “I know it all. Love can always approach you blindingly, making you dream until it takes everything from you, forever….” Dan nadanya berubah kacau.

Kyuhyun memencet asal tuts piano dengan cengiran lebar di wajahnya kemudian berdiri, menerkam Bom dan Suri dalam pelukannya. “Aigo… kenapa begitu terpesona dengan permainanku?”

Dengan sigap Kyuhyun memindahkan Bom yang siap menangis lagi ke dalam gendongannya, memutar-mutar Bom ke seluruh ruangan di iringi alunan lagi dari iPodnya. “Kenapa kau bangun? Ini masih sore, Omma dan Appa perlu waktu berdua saja…” Kyuhyun masih memutar tubuh Bom seolah sedang berdansa romantis dengan seorang wanita dewasa.

Sialah Cho Bom-Ren yang hanya terbengong melihat wajah Kyuhyun baik-baik. Seperti mafhum dengan apa yang Ayahnya bicarakan. “Omma hampir saja memohon kalau kau tak merengek tadi, Appa jarang menemui Omma yang memohon.” Tambahnya dan kali ini raut wajah Bom berubah, ia memukul mata kanan Kyuhyun, menyuruhnya diam.

Suri yang bersandar pada badan piano tertawa melihat kelakuan Bom untuk kali pertama memukul wajah tampan Ayahnya yang biasanya membuat anak itu terpesona. “That’s my girl. Jangan meracuninya dengan otak kotormu, Cho.” Kali ini Suri bergabung dengan Kyuhyun, merangkul pinggul pria itu dan menyandarkan kepalanya pada bahu Kyuhyun, kakinya bergerak seirama dengan kaki Kyuhyun. “Biarkan saja, mungkin dia ingin merayakannya. Lagi pula tidak buruk ada Bom.”

“Aku dengar jika anak sudah mencapai usia lima belas tahun, maka saat melepasnya ke altar akan semakin cepat, seperti mengedipkan mata. Benar kah?” Suri menggeleng, dia tidak pernah bertanya pada orangtuanya bagaimana melepasnya dulu. Dan dia belum pernah mengurus anak hingga usia lema belas, usianya saja baru dua puluh dua tahun ini.

“Belum pernah mengalaminya.”

Kyuhyun mengembuskan nafasnya jengkel. “Omma memang menyebalkan, aku tahu itu, Bomie.”

“Sialan.” Suri merebut Bom dari pelukan Kyuhyun. “Kembalikan anakku.”

Suri membawa Bom ke dalam pelukannya dan mulai menyusui Bom, mata putrinya terlihat mengantuk. Kasihan jika dibiarkan terus terbuka. Sementara Suri duduk di kursi makan, Kyuhyun menyandarkan tubuhnya tepat di hadapan Suri, menyilangkan tangannya di depan dada.

I hope she has your eyes,” Kyuhyun menunggu Suri hingga melihatnya. “Finds love like you and I did, I wish she fall in love and I will let her go, I’ll walk her down the aisle, and say the same thing to her….” Tidak, matanya tidak menunjukan dia sedang bergurau.

You look beautiful in white?” tanya Suri, mengingat lagi kata-kata yang Kyuhyun bisikan sesaat setelah menciumnya dua tahun lalu di Fiji.

“Tapi aku tidak akan membiarkannya menikah sebelum tiga puluh tahun.” Kyuhyun menunjuk wajah Bom yang masih melihat wajahnya meski sedang menyusu. “Ingat itu, Little Dove.”

Suri hanya mengulum senyumnya. Dia pun mungkin tidak akan rela melepas putrinya secapat Ibunya melepasnya dulu, tapi itu masih lama terjadi, sementara ini dia masih bisa menikmati bagaimana pertumbuhan Bom, mendengar memanggilnya untuk pertama kali, menuntun langkah pertama Bom dan mengomelinya karena nilai rapor yang merah.

The best thing we can do for our children is to allow them to do things for themselves, allow them to experience life on their own terms, let them be better person and let them believe more in themselves.” Ucap Suri sambil menjalankan telunjuknya pada alis Bom.

***

Bom merengek kecil, mendesakan tubuhnya ke punggung Suri, ia merengek lagi dan menyandarkan kepalanya pada bahu Suri. Tapi sepertinya Suri kelelahan menjaga Bom seharian ini, dia tidak bergerak sedikitpun meski Bom merengek di bahunya. Karena tidak merespon, Bom merangkak pindah dan mengusal ke dada Kyuhyun, masih dengan rengekan manjanya.

Terpujilah karena Ayahnya membuka mata perlahan, melihat siapa yang mengusal di dadanya sepagi ini. Kyuhyun mengerjap, sesaat kemudian matanya terbuka lebar melihat wajah sendu dengan bibir tertekuk itu bukanlah wajah Suri, melainkan wajah Bom yang hampir menangis.

“Waeyo Bomie?”

Bom tidak menjawab, hanya merengek lagi dan mengusal ke pelukan Kyuhyun.

“Mau main lagi? Iya?” Kyuhyun bangkit, menggendong Bom menuju kamarnya dan meletakan Bom di atas meja sementara dirinya mengambil sebuah kaus merah muda kebesaran dan kaus kaki milik Bom.

“Boleh saja main dengan Appa sepagi ini, tapi kau harus hangat, atau Omma bisa menelanku hidup-hidup.”

***

Karena Bom semalam menganggu dan terus merengek bermain bersama Kyuhyun, akhirnya mereka hanya bergumul di atas ranjang besar, menjaga Bom yang sibuk merangkak, melepar mainan—tak terkecuali ponsel Kyuhyun—dan memanjat tubuh Kyuhyun yang menghalangi jalannya.

Seingat Suri, mereka atau Suri baru memejamkan matanya pukul dua dini hari. Dia membiarkan Kyuhyun bermain bersama Bom. Entah kenapa anak itu selalu meminta perhatian Kyuhyun setiap kali ia dan Kyuhyun sibuk dengan dunia mereka berdua. Mungkin karena Kyuhyun lah yang menginginkan anak dahulu? Mungkin.

Lengannya menyentuh tempat dimana semalam Bom di letakan Kyuhyun, tidur bersama mereka, namun ranjangnya kosong. Suri bangkit, tidak menemukan Kyuhyun atau pun Bom dalam ranjang.

“Jam berapa ini?” Suri melirik jam, masih pagi, baru pukul delapan. Dia mencari-cari dimana jubahnya kemarin siang ia letakan. Keparatlah yang membersihkan kamar mereka. Karena tidak ada satu pun jubah yang bisa di raihnya, Suri merambet kaus putih yang tergeletak di kursi riasnya.

Kaki telanjangnya setengah berlari menuruni tangga, takut-takut Bom menangis ketika Kyuhyun sudah berangkat kerja. Ia melihat ruang baca, kosong, mereka tidak ada disana. Suri kembali berlari, memeriksa studionya, tetap tidak ada. Dia turun ke lantai paling bawah, di dapur tidak ada siapapun. Hanya ada satu ruangan yang tersisa, ruang kerja Kyuhyun.

Suri berlari dan kakinya terhenti perlahan begitu melihat sosok Kyuhyun dengan kaus hitam memunggunginya. Pria itu sedang asik berbincang bisnis dengan partnernya. Dan yang membuat Suri terperangah adalah keadaan Bom. Anak itu duduk di atas bahu Kyuhyun dengan nyaman dan tertawa geli hanya karena gesekan kepala Kyuhyun di perutnya.

… take your time, I’ll wait tomorrow morning, good,” Kyuhyun berbalik, menghadap pintu dan bertemu mata dengan Suri yang hanya menatap mereka dari frame pintu. Tangannya bersilang di dada dan kepalanya menggeleng tak senang. “I’ll call you latter, Sam.” Kyuhyun melepaskan handsfree-nya kemudian mendekati Suri.

Good morning, Sleepy Head.” Kyuhyun mengecup dahi Suri. “Bom merengek, dan kau sepertinya kelelahan, jadi aku ajak dia bermain.” Jelas Kyuhyun.

Dua tahun pernikahannya mungkin bukan waktu yang lama, bahkan belum dimulai perjalanan mereka, tapi selama dua tahun ini, dia menjalankan perannya sebagai istri seorang Cho Kyuhyun. Ada yang memujinya sebagai istri yang baik, ada juga yang membencinya setengah mati.

Tapi selama itu pula Kyuhyun membantunya, menjabat tangannya agar tak terlepas dalam keramaian, mempercayakan genggaman tangan mereka pada Suri untuk tidak melepasnya. Dan dengan sangat sabar, pria itu selalu mengingatkan bahwa kebahagian tidak begitu saja muncul, kebahagian di bentuk oleh mereka sendiri.

Dan selama dua tahun Kyuhyun menepati janjinya untuk mementingkan kebahagian Suri di atas segalanya. Bahkan di saat perusahaannya mengalami guncangan, Kyuhyun tetap memusatkan perhatian pada keluarganya. Pada dirinya.

Mani in fede bukan hanya hiasan di balik cincin kawin mereka saja, tapi menjadi pegangan Kyuhyun untuk membahagiakan dua orang wanitanya yang kini sibuk bergelayut di lengannya.

“Kalau kau masih mengantuk, kau boleh tidur lagi setelah menyusui Bom, aku libur hari ini.” Kyuhyun mendekap Suri dengan tangan kanannya. “Kau baik-baik saja?”

Tidak lucu bukan jika Suri menangis hanya karena melihat bagaimana perjuagan Kyuhyun menutup telinga Suri dari berita yang tidak diinginkannya? Hanya untuk menjaga senyuman di bibir Suri.

“Cho, I love my life because it gave me you both… jika aku di berikan pilihan, aku tidak akan memilih untuk mengganti takdirku. I’am the luckiest bitch in the world.” Suri berjinjit, menempelkan bibirnya pada pipi Kyuhyun. “Terima kasih karena mengulurkan tanganmu selama dua tahun ini, tahun berikutnya, aku ingin aku yang menjagamu.”

Kyuhyun mengangguk. “Mani in fede?” jawabnya dan mengecup kelopak Suri lagi.

***

‘They are not my past to forget, not my memory to remember, not my future to hope for, but they are my present to live and protect.’

***

“Ngomong-ngomong, kenapa kau memakaikan kaus kaki seperti ini? Dan topi juga?” Suri menjauh dari pelukan Kyuhyun dan menurunkan Bom dari atas pundak Kyuhyun.

Pria itu nampak canggung menjawabnya. Ia protektif, tapi tidak tahu apa yang harus di pilihnya untuk seorang bayi agar terlihat fashionable.

“Agar hangat kakinya, kau kan kakinya selalu dingin, jadi aku takut kaki Bom kedinginan juga. Jadi aku pakaikan kaus kaki dan topi.” Kyuhyun tertawa canggung. “Apa aku salah lagi?”

Suri tertawa memeluk Kyuhyun. “Bodohnya arsitek sepertimu. Kau hanya perlu memakaikannya jaket dan baju berlengan panjang, Cho Appa.”

 

Family, is one of the strongest words anyone can say….

END

2 years

terima kasih atas kerja samanya selama dua tahun ini. di tahun berikutnya, mohon lebih bersabar karena saya bukan lagi anak masa sekolah, saya punya tanggung jawab sama orangtua yang harus di penuhi. jadi mohon jangan desek saya dengan pertanyaan ‘kapan dilanjut’ kalaupun sudah ada yang siap pasti dipublish.

terima kasih dua tahunnya. sangat membantu terapi intorvert saya. figting!

262 thoughts on “Fede

  1. Yuuhhuuu… Akhirnya muncul lgi 1 ff lee suri hihihi… *dance :p
    klo baca tentang KyuRi family sula senyum2 sendiri, so sweet gmn gtu hahaha… Jdi ngebayangin apakah kelak klo kyuhyun uda nikah kyak gni jg???hohohi…
    Gak tau knp berharap klo lee suri itu nyata n nikah ama kyu wkakakaka…
    Gak pernah kecewa sama ff buatan Okky… Selalu keren hehehe… Author-nim aku mencintaimu kkkkkkkkk~ :p

    1. bener… beruntung lah istrinya Kyuhyun nanti kalo Kyuhyun sweet kaya gini.
      kalo Suri nikah sama Kyuhyun beneran? ga jamin deh Ibunya Kyuhyun bakal suka haha

      1. Klo ibunya kyuhyun gak suka culik aja tuh kyuhyun trus ajak kawin lari huahahahaha…
        Ato suri hamil dlu aja sama kyuhyun… Klo ibunya kyuhyun uda liat Bomie pasti langsung dinikahin tuh kyu n suri hihihihi… *ngomongnya mulai ngelantur :p

  2. Wah Happy 2 Years Kyu-Ri !♡
    Keep loving each other more and more.

    Aku baru tau dan denger tentang Claddagh Ring – Main in Fede. Aku suka bentuk lambang dan artinya.
    the heart-the hands-the crown.
    Hands in faith♡

    And Cho Bom-Ren go grow faster. Hehe

    Once again happy 2years Suri unnie:)

  3. Rasa’ny kalo baca tentang ini couple selalu ngerasa kurang deh,,apalagi ∂ï dalam nya ada bom huaaaaa bomie I miss u so much :*
    Cerita’ny manis bgt. Too sweet lg dgn gaya khas kyuri tentunya. bomie benar2 cinta mati sm kyuhyun sm kyk suri. Bomie msh kecil °ϋ∂αђ °˚ jahil ganggu momen romantis suri sm kyu pas ngerayain anniversary mereka,,jdi gemes bgt sm itu anak. Gw suka sm cover ff nya bagus bgt n terasa pas bgt😉
    #Happy 2nd Anniversary okky bwt blognya,,moga berumur panjang dan selalu menghasilkan karya2 Чªήб luar biasa.

  4. Akhirny sekian lama menunggu ff eon keluar juga
    q bingung knp eon bisa dpt ide keren bngt kaya gini
    setiap ff eon itu ada magisny ga gampang dilupain sama ceritany ga pacaran
    kata2ny itu loh seresa gimana gitu
    pokoknya i love it
    q tunggu next ffmu
    semangat buat nulis yah

  5. Ohh oww.. Endingnya mnis sekali.. Ati” kna diabet eonnie *nyengir ^^
    Sumpahh seneng bgt baca ini pas bangun tdor, semalem pas vuka ternyata masih blon bisa di publish.
    Dan heyyy Tn. Cho, lamarannya ‘romantis’ sekali.. Pagi buta, suri mabok dan pas lg tengkar gara” suri ngira dia selingkuh..
    Bommie cantik, appa ama eomma pas dua”an jgn diganggu ne?? Ntar arnet gk muncul”.. Kkkkk😉
    Ada dikit typo eonnie, tp selebihnya lbh fokus ama alur dan keharmonisan itu little family yg kesannya anget dan penuh cinta bgt..
    Keep writing n fighting eonnie😀

  6. bagus banget author-nim, tapi sayangnya arnett belum lahir kkk~ dan selamat ulang tahun buat kyuri invasion semoga banyak bikin ff yg keren-keren lagi

  7. Kyu mao moment romantis , tpi gagal gara2 bom nangis .

    Bom tau ajh , kalo mao ganggu orang tua’a yg lgy be2an .

    Happy 2nd anniversery .

  8. Hueeee mau mau banget seperti ini! Keluarga yang manis. Dua tahun aja sudah berasa lengkap dunia mereka. Selamat dua tahun KyuRi, ah welcome Cho Bom-Ren^^

  9. yuhuuu akhirnya ada ff lagi, kekekee kyu saking keselnya ama suri langsung di ajak nikah padahal kan d mna” kalo lagi kesel tau marah mreka bakalan putus nah nie kebalik wkwkwk saking cintanya kyu ama suri gajak nikah pun maksa,😄

  10. stelah 2*baca-a wktu subuh dan pagi ini baru bisa coment.. ff mu bagus koq si kyuhyun cocok to jadi appa.. pkok’a sweet .

  11. Huaaaaa happy 2nd anniversary lee suri dan cho kyuhyun<3
    Pas awal baca aku kira si kyu beneran selingkuh taunya salah paham aja hahaha
    Mereka pacaran 4 tahun wowowowow
    Emang bener kata suri si kyu ga romantis masa ngelamar pas lagi keadaan suri lagi begitu-.- but tetep aja sih mereka keliatan so sweet :')
    Itu si kyu belom resmi nikah udah mau nyosor aja haha-_-
    Sweet banget sama kehidupan rumah tangganya kyuhyun dan suri apalagi di tambah bom
    Itu anak kenapa bisa imut gitu sih :3
    Oke segini aja cuap cuap dariku. Ga tau mau komen apalagi hohoya pokonya over all always daebak deh eon
    Semangat untuk projeck ffnya yang lain. Aku akan selalu menunggu :3 Fighting'-')9

  12. happy 2n anniversary buat blog eonni🙂
    hhuuaa,, ff baru
    ni couple bnrn bkin greget dehh :3
    dan tulisanmu slalu keren eonni
    aku menunggu karya-karyamu eonni
    trutama lnjutan ff cv🙂
    *fighting

  13. can i hope a love life like suri had ?? i mean, can i have her kyuhyun ??? he’s more sweet than ‘cho kyuhyun’ …

    “Jadi mohon buatkan dia sarang yang
    besar dan banyak makan agar Elangku
    tidak kembali ke sarang asalnya.” hope my dad will say it when i bring him, my soon to be hubby..

    sarapan pagi yg enak^^ thank you suri~ssi …

  14. keluarga yg manis,sllu senyum” baca’y.
    seandai’y suatu saat pny kluarga sperti ini hehe….
    oke Okky,aq tetep setia nunggu karya kamu qo..
    lama jg ga apa”,yg penting kn blog ini tetep ada.
    Fighting chingu🙂

  15. yeeaayy…..happy 2nd anniversary kyuri invasion😀
    mmbyangkn suri yg cuek tp brkharisma dg klakuany yg unik emng ssuatu trsndri,beda dr yg laen tp mreka ttp mncintai 1 sm laen,so sweet dh pkokny kyuri Jjang!!!!!!🙂

  16. Seru kak😀

    Ini berdiri sendiri ya kak ceritanya, gak ada sangkut pautnya ama CBE sama Death Vanilla ya.

    Casual veageancenya di tunggu :v yang ff koreang agent juga cepet dilanjutin😀

  17. Yaelah okky. Masa gua nangis. Kenapah sesempurna ini sih idupnya. Gak pernah ngerasain idup susah ya mrk. Gua yakin nih angka pernikahan menjulang naik awal tahun ini. *ikutan daftar

      1. Nyari yg asik di ajak Pillow Talk lama di kasur susyeeehhh. Cariin dong yak di London, yg matanya biru-biru abis ditonjok gitu yak. Yg rambutnya gondrong curly2 gitu :3 alaaah maaak.
        Oh jadi jgn2 ini FF sebenenernyaa, mmmm puahaha.

      2. apa sebenarnya? *aduh gua guling2 ini hahahaha
        susah boy, kalo gua nemuin duluan macam itu ya buat gua ya… ahaha

  18. eonni ni so sweettt..
    baca ni sambil ketawa ketiwi sendiri.. hadeeee
    pengen dech punya keluarga kecil kyak gt.. huaaaa..
    knp bsa bikin tulisan yg baguss gini sichh.. jadi pengen nulis tp koq gag bsa.. hahaag

  19. aduh ga tau kenapa pasti selalu suka banget deh sama ff kyu-ri gapernah ga suka. ff ini manis banget>< suka!!!
    alurnya juga ngga kecepetan yeay diceritain dr awal ngelamar sama punya Bom. Keren bangetlah ini pokoknya aku bingung mau comment apalagi. ff kakak pokoknya selalu jadi favoriteku<3
    Happy 2nd Anniversary KyuRi Invasion!!!! ♡♡♡♡♡♡ love banget sama KyuRi Invasion

  20. uuuuuaaaaaaaaa ini sweeeeeet banget …. makin cinta sama kyuri….. aaaaah bommie dia pinter banget gangguin orang tuanya…. wkwkwkwk untunglah kyu bisa nahan kkkkk~
    bommieee jangan jatuh cinta sama appamu haha… dia milik eommamu….

    saengil chukaaeyo kyuri invasion….. smoga makin langgeng, romantiis, dan nambah anak lagii wkwkwkwk…..

    terus berkarya okky eonnie Fighting!!!!

  21. Happy Anniversary!!!
    Gak nyangka udah 2 tahun. Pdhl kayak baru kemarin ngerayain anniversary yang pertama. Cepet juga y waktu berlalu.
    Ngomong2 q suka sama gaun pengantinnya Suri. Cantik.
    Klo sekarang Suri umurnya 22, brarti waktu pacaran sama Kyu, dia masih muda bngt.

  22. kak okky, happy 2nd anniversary🙂
    so sweet baca ff ini. iri euy .. jadi pengen punya keluarga kaya mereka.
    senyum2 sendiri pas si bom demen bgt nempel sama bapaknya dan ibunya ngomel2 sendiri. .
    keep writing ya kak. semangat🙂

  23. Cho appa…..huahuahuaaaaaaaaaaa iri dgan keluarga ini…………aahhhhhhhhhhhhh pengen juga punya suami sperti CHO KYUHYUN……………….

    #buat yeodongsaeng okky………gomawo ne FFnya kereeennnnnn (y)(y)(y) Kkkkkk~ janji’mu pdaQ di twitter kmaren kau tepati dgn “Fede” ini……….hebat…!!!!!!

    (っ˘з(˘⌣˘ ) happy aniversarry smoga blog ini smakin rame dgn kisah2 hebat Kyu_Ri kisah2 Ɣƍ mampu mempengaruhi kerja otak para readers’nya ㅋㅋㅋㅋㅋㅋ ♡H̲̅A̲̅P̲̅P̲̅Y̲̅B̲̅I̲̅R̲̅T̲̅H̲̅D̲̅A̲̅Y̲̅♡ (^_^)

  24. Waah~kereen cerita yang sangat manis,, Appa Cho Love u pul*kedip2manis*

    Haappy 2 anniv,, smoga kyuri langgeng slama.a :):*:*
    gomawo buat onn yg slama nie tlah mmberikan bcaan yg mnarik,, smoga sukses,, amin🙂

  25. ya ampun eonni ini keluarga bikin iri.
    ugh pastinya seneng bgt kalo punya ayah kayak kyu appa-nim..dan eomma seperti suri.
    aku seneng ngliat kyuri, cinta kyuhyun ke suri itu rasanya gak pernah berkurang malah semakin nambah..
    aku suka sikap kyu yang overprotektif tapi juga kadang kekanak-kanakan,,,
    ahh pokonya mereka itu keluarga impian…
    happy aniversary buat kyuri yang udah 2 th,

  26. Aaaakkkk.. Okky, covermu bikin cemburu.. hahaha *gila kumat*
    Kisah cinta yang keren juga kalau sering mengumpat.
    Selalu ceritamu oke dan detail.
    Berharap deh Park Sora jadi model MV SM terus gak sengaja ketemu ama Kyuhyun.. wuiihhh.. pasti keren.
    Semangat terus untuk menghasilkan karya-karya yang menakjubkan.

  27. Happy 2nd Anniversary!!
    ^^
    KyuRi is the Sweetest Family. Sweet dengan cara mereka sendiri.
    Nggak harus selalu romantis. .
    Tapi terasa banget saling mencintainya.
    Owh! Owh! KyuRi Jjang~~

  28. uwaaaa~ pasangan KyuRi itu emang paling gokil dalam segala bidang hahaha
    perlakuan kecil Kyuhyun yang luar biasa
    penggambaran Bom yang selalu kawaii jadi bikin iri, apalagi bisa punya appa kayak gitu *nunjuk kyuhyun hehehe

    happy 2nd anniversary kak, semoga makin bagus tulisannya :))

  29. Ihhh ceritanya manis banget,,,ngobatin deh karna kmrn baca LBDSM yg sad ending sampai nangis2,skrg baca ini senyum2 sndr,,,ide ceritanya bagus2 acungin 2 jempol buat suri,,,dan happy 2 years KYURI INVASION.

  30. Aaaaa sweet banget sih. Bisa diabetes nih wkwkwk. Jadi envy sama mereka deh hehehe.
    Happy 2 years kyuhyun-suri!!! Wah gak kerasa udh 2 tahun mereka exist didunia penuh imajinasi ini kkkkk. Semoga makin klop deh kalian!
    Aaaa kakak terima kasih sekali sudah bikin karya tulis yang cetar selama 2 tahun ini :”)
    Tiba-tiba jadi kepikiran gimana nanti kyuhyun nikah, terus gimana istri dan anaknya nanti lol. Kyuhyunnya juga udh jadi om om sih, gak kerasa bentar lagi tuh bocah om om(?) udh mau 27tahun aja :”)

  31. Huhuhu…. Reader baru nih aku
    Fans berat nya keluarga cho and surri..

    *cm mw ikut2an komen hehehe
    Ff nya gak usha d tnya,. Apapun judul atw cerita nya qw ttp seneng dan berniat baca nya

    (qw gak tw soal typho2 an yg qw tw cm baca doank so, mksh udah bkin ff bgus.. Ngisi hari2 bwt bc ff itu gak buruk2 amat)

  32. huaaaa… keluarga kecil cho yg harmonis, bikin irii deh..
    aku gantiin bom ngg papa deh, ngg usah muluk2 gantiin peran surii..
    kalo jadi bom kan bisa dgendong2 kyu, kikikiikk
    selalu ff eon pasti bikin aku cengo.. abis baca pasti jdiny kaya orang gila, senyum2 sendiri *sindromkyuri –”
    semoga nanti2 ada lagi ff kyuribom, hehee

  33. Baca awal2nya agak manis lah, trus langsung lihat komentar2nya, takutnya nanti endingnya bakal tragis>< jadi paranoid grgr LBDSM haha
    Lanjut baca dolooo~ XDD

    1. 2 tahun yang manis ^___^

      Happy 2nd Anniversary!<3333
      Sabar nunggu karya2mu koq, kak okky ^_^ semoga ngga hiatus/tutup blog(u/ wktu yg lama)–kaya blog2 kesayanganku yg lain– ;^D haha
      Tinggal blog ini aja yg jadi favorite ku ;''')
      Fighting! Love ya<3

  34. Hwaaa, suka sma critany,,,kyuhyun ny gak muluk2..dan suri ª sperti biasa,mengagumkan buat saya..
    Danchukkae buat ultah ke duany blogmu eonni,,, moga makin sering mncul ff ª kereeeenn,pke banget. Ff ny,,,makin banyaak pcinta kuri ny, dan eonni ª gak bosen buat bkin ff sma readers mu d sini, *unjuk gigi. Trus sayany gaak bosen baca ff mu walau sering dpet php-in,dan entah knapa saya gak pernah kesal sama eonni,*udh cnta skali sma couple kyuri ini,
    Dan buat eonni sndiri, *wlau bkan ultahny eonni ya. Moga2 ttap sehat, rajin publish ff.*smirk….
    So, happy 2 years kyuri invansion, *tebar bunga,
    Ttap smangat eonni.

  35. “Sialan! Aku tidak tertarik
    dengan tubuh wanita manapun
    kecuali kau, Lee Suri!”

    Huwaaa..aku suka sama kalimat ini,kedengerannya KERENN!!!*muahh

  36. bebeb . .
    di ff yg ini mau bermanis manis ria ahhh~
    ahahhahaahha

    mmm, gga mau ngomentarin isi ff ini tp perasaanku jd reader.u z yaa

    mmm, 2th yaa??
    gga kerasa ko yaa wkt cepet bgt berlalu!?
    perasaan bru bbrp wkt yg lalu nemu.in ffmu (salah satu.a mozaic) trs ribet2 minta pw lwt sms dan gga sadar trs2an baca karya2mu lwt ff yg dibikin
    jujur dlu tuh wkt pertama2 bca ff jrg bgt isi kolom komentar krn males dan plg sering krn saat selesai bca ff.a yg ada flat z perasaan.a atau bahkan kecewa. krn slh satu alasanku bca ff yaa ngilangin stress dr kesibukan aktivitas sehari2

    tp seiring berjalan.a waktu (caillahh, hahaha), aku mulai komentarin dan penasaran sama lanjutan ff yg aku baca.
    dan jujur ni yaa, kauu (tunjuk okky) salah satu author yg aku suka bgt semua karya2nyaa (awas ngatain gw lebay!!)
    dlu mah hmpir tiap malem buka wordpressmu cma buat liat ada publish.an terbaru/gga
    atau bahkan kl bosen dan gga ada asupan ff aku ngulang2 bca save2an ffmuu
    hahahhahahahhaha

    harapankuu dimasa yg akan datang, semoga okky bsa menghasilkan karya2 yg semakin luar biasa baik dlm bentuk ff ataupun hal lainnya

    trs jga kl bsa, beraniin diri buat bikin karya dlm bentuk novel biar semakin byk org yg menikmati karyamu
    dan semoga segala hal yg diinginkan dan diharapkan dimasa yg akan datang dpt terkabul dgn baik
    aminnnnn
    (al fatihah~)

    1. Aminn… amin… amin…. haha Kamu ini kaya pengakuan dosa, satu tahun stengah loh kamu nunggu ff dsni. Bulukan deh haha

      Semoga ff berikutnya ga mengecewakan ya bebeb.

      1. ahahhahahaha . .
        aminn aminn

        insyaa allah gga akn bosen beb.
        yg ada plg bosen nunggu publishan ff barumu aja
        ahahahhahaahha

        pesennya es jeruk manis sama nasi padang yaa mba. gga pke lama
        ahahahhahaha

        pesennya, selalu jaga konsistensimu beb dlm bkin cerita dan gga usah perduliin kata org ttg ending cerita yg kamu bkin (wlopun kdg bete sama sad ending). krn originalitas penulis ada ditangan diri sendiri. jgn mengganti isi cerita dgn harapan byk pembaca tnp memikirkan imajinasi yg ada dikhayalanmu yaa.

  37. Sukaaaa bgt ffnya^^ konsep weddingnya kereennn,,aigoo suri bnr2 beruntung ngedapetin kyu.gk kebayang,pasti si bom itu lucuu bgt deh,huaahhh kyu emng suami idaman dahh..kerenn eon😉

  38. Happy Aniversarry ciee udah 2 tahun berakaryaa.. tinggal nunggu novel aja nih *aminn….
    Ini manis bgt yaa.. sampe ngehayal kalo punya suami kayak gini gimana hahahaha
    Selalu bagus apapun yg kamu buat mau yg kejam, yg manis, yg sedih selalu aja feelnya ngena ke batin
    Semangatt di tunggu karya yg lainnya😉

  39. kyyyaaa.. disini kyuhyun kerren bgt, disini jg dewasa bgt, pokoknya disini kyuhyun sempurna!!! makin cinta sma kyuhyun!! >__<!

  40. Congratulations leah happy 2th anniversary sebetulnya aku termasuk pengunjung lama dan sepertinya belum genap 1thn juga aku kesasar di blog ini tapi kayanya udah tersihir aja sama ff ff kyuri🙂 aku suka tulisan kamu aku suka ide cerita nya its always awesome🙂 semoga kita bisa berjumpa di anniversarry anniversarry berikutnya🙂 o iya aku selalu menunggu kamu menjadi penulis novel fighting!

  41. Entah kenapa, rasanya penulisan fic ini agak beda, lebih… apa ya, senang dan terbuka? Mewakili kalo terapi introvertnya berhasil lol. Semangat ya menulisnya, Kak. Aku sabar kok menunggu hahaha

  42. YA AMPUN EONNI AKU SUKA BGT KARAKTER SI EVIL DEKIL JELMAAN IBLIS DISINI.
    UDAH JADI APPA BANGET !!
    GA KEBAYANG BOM REN GEDENYA GIMANA
    SEMANGAT EON BUAT BIKIN FF FF LAINNYA.

  43. Ada yg baruuuu….
    Udah 2 taun aja ni blog ya…..Chukkae🙂

    Gk bisa banyak omong di sini,,, krn ini kesannya santai menurut aku..
    Oia,,, rumahnya bikin aku gila, ya ampuuuunnnn,,, gimana caranya biar aku dapet rumah kek gituh????
    Harus punya suami arsitek dan kaya kah???haahhaha

    Satu lagi,, kok tingginya Suri cuma 5,5 inci????? ‘sosok setinggi lima koma lima inci itu’…
    Typo kali ya… Mungkin maksud kamu 5,5 kaki = 167,6 cm..
    Maybe yah…😀

    Oke, itu aja, ditunggu lanjutan FF chapternya ya….Fighting!!!😀

  44. whoaaa perayaan 2th ternyataa .. >_< fighting unn .. jangan pernah mati yah karya"mu :* :*
    sumpaahh … iri yah sama ni family.. manis bgt.. coba deh unn dibikin aegy" kyuri udah gede hehehe😀😀 sanggupkah mereka melepasnya😉

  45. Happy 2nd anniversary ya.. ngga terasa blog kyuri udah 2 tahun aja. semoga cerita makin banyak makin bagus dan sukses selalu buat penulisnya..

  46. Hwaaaa… happy family banget ini😀
    Yeaah suri emang the wife luckiest bitch in the world,dan bikin saya iri hwaa😦
    Eh btw pengen deh ka liat suri cemburu menguras hati😀 hahah
    Kapan2 bikin yaa kkkk
    And Happy aniv2sd for kyuri😀 semoga kyuri langgeng yaa..
    Dan author nya di berikan kemudahan dalam menulis cerita tentang kyuri😉 dan segera menerbitkan novel😀
    terapi introvert nya semoga berhasil .. fighting ♥

  47. apa! kyuhyun berwajah mendayu!! knp aku baru tauu! #plak
    cerita nya bagus.. ga tau harus ngmg apa lg pokok nya iri lah aku jg mau jd “the luckiest bitch in the world” kkkk~

  48. Before i comment. I just wanna say
    happy 2nd anniversary for kyuri invansion. Keep writing. Fighting and always give the best another story. *sorry for my bad grammer

    “Paman? Bukan, biar kau jarang bertemu dengannya, tapi dia itu Ayahmu, Appa nim Ahjussi nim aniya, jadi berhenti menatapnya seolah kau jatuh cinta dengannya, Bomie.” <<< okay aku senyum senyum sendiri pas baca ini

    “Cho Bom-Ren, kau dan Omma memperebutkanku??. Ah,bangganya" <<< kyu narsis ya luhaaannn. Dan smga gak turun sifat narsisnya ke bomie

    "Indah kepalamu! Berapa kali kau mengancam akan meninjuku, eo?” << ngakak pas baca ini.

    “ The best thing we can do for our children is to allow them to do things for themselves, allow them to experience life on their own terms, let them be better person and let them believe more in themselves.” <<< bijak bgt suri. Aaaakkkk love yaaa

    Anyway aku suka jalan ceritanya. Aku suka bomie. Aaaakkkk love u bomie *kecupbasah
    Dan byk bgt pesan yg bagus didalam crta ini. Bikin terharu.

    Mau doooong cincin nikah yg kyk gitu….
    *brbpesan.

    Saya tau bagaimana rasanya udah ada tanggung jwb sama ortu. Semoga kamu ttp nulis walaupun itu dipublish ntah kapan dan jgn ditutup blognya. Aku ttp menunggu hahaha yeah always waiting you…

    Happy anniversary Kyuri

    1. Ya, berat memang buat ngelepas dunia hura-hura yg tiap hari mantengin laptop sambil menghayal. Tapi apa daya? Ada keperluan lain yg lebib penting hehe

  49. congratz for the two years!!!
    you know i love your writing. the details, the story line, the strong characters, your consistent in all of your stories, all of them. i hope you keep writing on your free time.

  50. aaaaaaaah super duper sweet<3 and happy 2nd anniversary for our dearest kyuri!! congrats hihi so lucky bcs they have a super cutie daughter like bomie<3 terus berkarya ya kak! pokoknya bakal terus menunggu karya-karya hebat lainnya dari ka okky! fighting!!<3

  51. Huaaa udah ah aku speechless mw ngmg apa. Toh yg laen jg udh dluan nyampein ap yg mw aku blg. Dr pd ntr eon bosen bca komen yg sama kan.😛 #ngeles_aja.

    Aigo udh 2 taon. Aku bru tw wp ini taon kmren sih. . Jaman2 awal CV, Lupa knp bsa nyasar k sini, tp ga nyesel sama skli. Tlisan eon yg plg klop ama selera aku. Oiy aku mnta maap, krna d awal2 sllu jd silent reader, #efek_gaptek tp skrg aku akan sllu komen kok.🙂
    D tunggu trus eon karya2mu. Ga perlu buru2. Kita jg ngrti kok, kalo eon pnya khdpan prbdi sndri.
    Hwaiting!
    Smga trus ada anniv k 3, k 4 dst..🙂

  52. Astagaaa oenniiiiii, sumpah bguuuusss bgt.. Q bnr2 iri, cmburu & pgn sprti kluarga iniiiiiiii.. Kyu bn2 romantis & prhatian bgt unt anak istriny. Apapun dy lkuin unt mreka. Bnr2 kuarga kecil yg smpurna di mataQ. Kasian jg ya, appa ommany mw brduaan aj ngrayain anniversary mreka, tp Bom gngguin. Krasa aj ya kl ortuny mw mesra2an. Wkwkwk. Karya oenni emg sll bgusss, Q suka bgt dg cara oenni menggambarkan ssuatu dg kta2, hebat bgt. Ide2 oenni jg sll wooowww, hehehe. G prnh bosen deh bacany. Q pst bkal sll nnggu karya2 oenni yg bru. Oh iya happy 2 years kyuri invasion, smoga ffny smkin jempolaaann..

  53. Keren banget. Mereka harmonis banget, ah speechless suer…

    Aku ngerasa gimana gitu pas baca ‘karena saya bukan lagi anak masa sekolah, saya punya tanggung jawab sama orangtua yang harus dipenuhi’

    aku baca ff ini kaya ngebayangin nanti gimana ya kalo kyuhyun udah punya istri+anak, apalagi semalem timeline penuh sama kiss scene kyuhyun, makin dapet aja ini feelnya.

    Happy 2nd Years Kyu-Ri;) semangat buat author-nya yah;)

  54. happy 2nd anniversary~
    daebak daebak..
    bom lucunyaa.. tapi knpa bom harus mngganggu ksenangan appa dan eomma ?? wkwk

  55. Hiyaaa seneng deh ngeliat sexy dad lovey dovey sama bom. sampe si surinya cemburu wkwk
    Itu si bom semacem punya sixsense kalo appa sam eommanya itu lagi mau bergumul wkwk jadi di ganggui mulu. Wkwk
    Eon casual vegeancenya ditunggu ya aku sabar kok menanti wkwk
    oh ia happy anniversary kyuri semoga makin langgeng kyuhyun makin sexy sama mesum terus surinya tetep lah be a perfect bitch in the kyu’s world wkwk

  56. keluarga yang harmonis semoga selamannya begitu
    ceritannya so sweet dan nggx terlalu banyak masalah
    dan ada bon disini
    author boleh donk adeknya bom jg ada di jarang ada di cerita

  57. hiyahhhh…
    q suka bgt ma part paling terakhir
    dimana kyu kagok milih baju buat BOommmm
    hyahhh…feel appa barunya oke bgttt..kaya keluarga baru beneran
    adem dibaca

  58. bener-bener seneng banget pas buka kyuri. c invasion ad ff baru lagi😀 beharap sih cherry blossom ny yg ada new part nya . tapi ini juga gak papa . keren banget , masih kaya ff cherry blossom .. bisa ngebuat darah aq bedesir cmn gara2 bca ff ini . rasa nya seneng banget ngeliat kluarga kecil nan harmonis kaya gini🙂 rasanya jadi pengen nggantiin posisinya suri d ff ini ..huaaa aamiinn lahh😀 kkk~ aku bakal besabar author nim untuk nnggu ff yg lainnya di blog ini^^ Hahh~ aq bener2 jadi fans nya kyuri sama unni author .. daebak bwt imajinasi nya :3 fighting nde author ^^

  59. huaaaah…
    new ff again!
    kereeen jalannya.. walaupun waktunya loncat cepat tp suka bgt!
    bgmn suri minta dilamar, bgmn mereka menikah, bgmn mereka merasakan anniv..
    tp aku suka bgmn bommie terpesona dengan daddynya dan bgmn surii cemburu,,,
    hihihiih…
    love love love!

  60. Ciaaaaa sweet eonni , keluarga impian, bahagia banget mereka huhu ikut seneng aku, ngefly deh .. Happy 2nd Anniversary KyuRi Invasion makin Jjang and sukses juga buat eonni-ya^^

  61. sorry eon baru sempet komen,baca mah kemarin -_-

    btw kok suri yg ngajak nikah? ada angin apakah?😀 jangan2 lo udah kebelet kawin beneran eon,undang2 yak? eh jangan nikah dulu deh ntar lo hiatus nulis lagi eon *di rajam*

    oke kembali ke pokok utama (?) itu rumahnya gue mauuuuu……setdah nyaman banget keknya,ruang tamunya di tepi kolam,4 lantai gaya minimalis dinding kaca di tambah kalo di korea kan rumah2nya kek di bukit2 tanjakan gitu kalo malem keren banget lampu2nya duhhh mau banget rumah begini *komen gaje*

    kembali ke pokok utama yg sebenernya (?) itu si bom cantik2 ngeselin *jejelin sendal* engga tau emak bapaknya mau yadongan apa ya? -_- gagal melee…gue bacanya udah ngarep nahan napas ada ‘dikit’ yadongnya -_- gagal dan gagal terus gegara tuh bocah,ini buat pelajaran juga buat calon2 ibu yg komen2 di sini ntar kalo nikah jangan punya anak dulu,kalo mau langsung punya anak inget2 aja ff di kyuri invasion judul ini wakakaka *di injek*

    yasudahlah bingung mau ngomenin ff-nya gimana,aku terlanjur jatuh sarang sama tulisanmu duhai eonnie -_-

    mari kita akhiri komen yg sangat bermanfaat ini dan ucapkan wasalam

    1. Huahaha yaaa… aku batu ngambek ama Kyuhyun haha

      Mainlah ke rumah, cucian piring numpuk mbok’e haha

      Digangguin anak seimut Bom mah rela aja.
      D akhiri balasan komennya dengan hamdalah… alhamdulillah.

  62. Aku selalu jatuh cinta dan sepertinya akan selalu jatuh cinta dengan ff mu eon😀

    awal baca ceritanya kira’n Cho benaran slingkuh 3 kali.. Padahal udah asah golok..
    Hahaha

    2 tahun yah eon?? Gak terasa yah..
    Aku mulai baca ff unnie pas libur tamat SMA dan sekarang aku udah mau msuk awal smster 4..
    Kekeke
    trnyata waktu berjalan dengan cepat yah..

    Fighting eon! Semoga makin sukses untuk semua hal🙂

  63. huwaah KyuRi nya so sweet! Dan Cho Bom-Ren ya ampuuun>< gemes banget ama tu anak, pengen nyubit pipinya -_- hahahh

    oya btw Happy 2nd Anniversary KyuRi Invasion! :))

  64. love you Okky-nim!!
    hmm,, ini lebih dari bagus..
    Ngena banget suerr -,-V
    Dan masih dipertanyaan yg sama, berapa sih IQ mu oh Author-nim??
    Ff mu tu gak ada yg nyamain tau..
    Tulisanmu itu sperti identitasmu, tegas, rapi & penuh ilmu.. Tidak membosankan Seperti wine & nikotin, menurutku kkk

  65. Aigoo.. Romantis banget KyuRi-nya…
    Ngobatin rasa nyesek dari cerita LBDSM yang sad😥
    Aku selalu suka cerita unnie tentang Kyu dan Suri,,
    Dari efef unnie aku jadi suka Park Sora, suka banget sama dia😀
    Berharap di dunia nyata Kyu dan Sora beneran :v wkwkwk

  66. Oh my to the god. Suka2, cerita nya kaya gimana pun tetep suka. Hidup Kyu-Ri. Yey kliatan angka2 diatas it ada sesuatu nya. Iya kah? Saya ga tega baca FF Kyu-Ri yg sad ending itu dan saya jga blum bisa buka PW nya.. Wkwkwkaaa.. Fighting!! Okky ssi.

  67. setelah LBDSM yg frontal ngeri thriller atw apapun sebutanny ff ini sweet bgt kental dg kehangatan keluarga

    aq suka bgt ma kepribadian kyuhyun d sini bisa mngerti suri yg tidak sprt wanita pada umumny

    daebak okky^^

  68. hyaaaaa telat banget Na baru baca. huhuhuu😦😦

    kenapa chokyu so sweet banget???? couple ini smakin lama smkin so sweet :” uugghh, bikin iri aja😀 bom nya juga lucu banget >_< *cubit2 pipi*
    scene yg paling Na suka itu pas bom duduk dibahu.a kyu appa sdgkn si appa sedang asik telponan. xixiii😀😀

    well, happy 2 years KyuRi~ semoga makin langgeng yah. amin.

    selalu suka tulisanmu, eon. sehat selalu yah🙂 saranghae :* :* :*

    p.s: suri klo cemburu lucu juga yah😀 LOL

  69. ini bagus eonni xD
    aku suka sama kyuri disini, keduanya terlihat dewasa sekali. Dan kyuhyun kelihatan bertanggungjawab sekali sebagai seorang laki-laki u.u
    i like it, keep writing eonni^^9
    happy 2nd anniversary ya

  70. Keren yah,, sampe bikin envy ..

    Awal’a bener” kerasa nyesek cuma cpa sangka bakal berakhir dgn sangat bahagia..

  71. keluargaa yg aneh tapi kerenn . hapyy aniv 2th yaa thor. mogaa makin jayaa FF nyaa , dan ditunggu ff yg baru di tahun ini. kalo bisaa ending ff nyaa happy ending ya wkwkwkw

  72. Wuaaah happy anniversary kyuri
    2 tahun itu lg lucu lucunya , ngegemesin kalau adek bayi hahaahah
    Semoga kedepannya semakin menghibur, inspiratif dan love yaaaa kyuriiii :33
    Sukaaa sama fede-nyaa manisss bangettt

  73. Dari kmrin” nyimpen ini ff difolder,bru smpt skrang bacanya… Kadang pgn tnya sm km Din,apa hdupmu bner” seberuntung kyk Suri?menemukan seorang Kyuhyun yg bgtu trgila” akan Suri?yg hanya memikirkan kbhagiaan Suri??… Gra” ini jga pgen suatu saat nanti ff ttg Bom yg mau nikah,jd pgen tahu gmna perasaan Kyu & Suri?? Slmt bt aniversary nya ya Din,smga dthun slnjutnya smkin lbh baik..dan smga suksek bt tanggung jawab km sm ortu,bagaimanpun itu lbh berarti ..

    1. Aku? Aku kurang peka sama perasaan orang lain *atau pura2 ga peka sebenernya haha tapi rasa2nya aku menemukannya satu. Beruntungnya aku haha
      Dan selama 21 tahun aku hidup, alhamdulillah aku cukup dipenuhi keberuntungan punya orangtua yg kaya Kyuhyun dan Suri hihi
      Terimakasih Tera xp

  74. cieee bommie slalu memandang ayahny dgn penuh pesona

    keluarga yg punya cara mreka sendiri untuk menyesesaikan masalahjuga bagaimana cara membuat kebahagian mereka #alaah bahasaa aku

  75. Perjalanan yg cukup panjang untuk mendapatkan kebahagian. Aku suka sama quotes2nya. Alur sama plotnya juga tdk diragukan lagi. Dan ya saat membaca ini sy melupakan semuanya dan hanya fokus untuk membaca, believable. Nice:’)

  76. Perjalanan yg cukup panjang untuk mendapatkan kebahagian. Aku suka sama quotes2nya. Alur sama plotnya juga tdk diragukan lagi. Dan ya saat membaca ini sy melupakan semuanya dan hanya fokus untuk membaca, believable. Nice:’)
    Happy 2nd Anniversery!

  77. Ini bagus eonni, tapi sumpah aku gk ngerti waktu Kyuhyun dan Suri ngomong pake bahasa inggris wkwks lol

    Dan wahahaha suka sekali cara Bom mengganggu Ayah dan ibunya xD

    Kyuhyun sangat protektif🙂
    Aku suka banget kalo Kyuhyun jadi ayah kaya gini, protektif banget sama Bomie..

    Dohhh membayangkan keluarga idolaku kelak :’) #pelukkyunie
    Betapa beruntungnya suatu saat nanti wanita yang bakal jadi ibu dari anak-anak Kyuhyun #mewekterharu :”)

    Ini mereka kaya beneran suami-istri padahal cuma fanfic kkkk

  78. bagus eonni,,,
    hahahaha,, suri cemburu sama bom ren gara2 kyuhyun
    cho kyuhyun kau memang suami ideal ahahahay…

  79. Kakak ^^ eonni ^^ happy anniversary kyuri .. sudah 2 tahun , lumayan lama yaa, dengan berbagai cerita fan fiction’mu yang bagus.bagus tentunya🙂 . Maju terus eonni , ak tunggu cerita2mu selanjutnya😀

  80. Selalu n selalu…
    karya karya mu selalu saja sanggup membuatku ternganga kagum menikmatinya,…walau cerita sederhana namun caramu meramu kata demi kata dengan apik memjadikannya istimewa n luar biasa,,,,

    kadang aku berfikir…

    koq bisa ya kamu nulis karya karya sehebat ini….

    achhh ga bisa coment apa pun hanya satu kata..

    “DAEBAK” n lanjutkan berkarya…

    ach…sedikit curcol suri ah..

    saat aku membaca semua karya mu,satu hal yang langsung terbesit di pikiranku…
    “kalau ini d filmkan pastinya sangat sangat seru”…
    Dari semua sudut sangat keren….Berharap n semoga…

  81. cho bom ren tau aja ya kalau appanya sama ommanya lg bermesraan di pasti bangun dan mengganggu mereka
    Dia pasti cemburu liat ommanya deket2 sama appanya hahahah .

  82. berasa utang bgd ka oky haha blang ada ff baru tp ga baca* ckckck errrr lg nyicil mulai baca* lg hahaha
    ahhhh ko makin pinter aja ya, mau dong dibelajari nulis ka, beneran deh bangunin mood buat nulis ngga semudah yg aku bayangin. Apalagi tulisan yg berkualitas. Errrr taulah, kayaknya butuh belajar bnyak dr kamu buat jd penulis.
    Ahhh bicara soal temanya. Cieeeee ini kayak angangan aja ya ka, errr smga kelak tuan Cho bsa dpetin istri yg beneran bsa nrima dia.
    Keep write ya ka

  83. Happy 2years..
    Happy story..
    Happy family..
    Manis sekali cerita keluarga satu ini. Perhatian kyuhyun apalagi. jdi bingung mau ngomong apalagi.. Pokoknya perfecto!!!^^

  84. So sweet laaaa~
    Scene awal aja yg bkin ngenes makin ksni makin sweet…
    Andai bom udh bisa bicara mungkin lebih seru haha.

  85. Kyaa… Sdh muncul ff baru ternyata.
    Aku suka dgn kutipan kyuhyun, kebahagiaan tdk begitu saja muncul, kebahagiaan dibentuk oleh mereka sendiri. Ah so sweet.
    Lucunya bom ren.
    Di ff ini tuh bener2 menggambarkan bahwa tdk semua yg anggapan org akan cocok/pantas bs bersatu. Contohnya ya suri dan kyuhyun ini. Biarpun byk yg blng suri gk cocok dan gk pantas buat kyu tp kyu bs membuktikannya. Bahwa hanya dgn suri dia bs bahagia, apapn yg terjadi. Lagi pula peduli apa sm kata org. Klo udh cinta mah cinta aja ==a kekeke…
    Ff nya keren bgt!
    So….. Cool…
    ThanKyu ya…

  86. Oh my.. I love so damn with this family… >___<
    Awal2 baca ak kira kyunya jd player soalnya byk bgt nama cewe yg bertebaran ternyata ahhh envy bgt ama suri and bom yg dpt cinta yg luar biasa dr kyuhyun ….
    Bener2 suami idaman bgt tuhhh hihihi….
    Daebakkk
    Perfect bgt deh ini story….
    Acungin jempoll🙂

  87. oh my… ! So sweet ! Anjas bikin envy cuy. Cho bom-ren, i love you full !
    Tinggal s dae-dae yang belum muncul nih :v

    Adakah kehidupan rmh tangga yg seperti ini ? Kalo pun ada pasti itu jarang banget -_-

    Suka banget ama karakter kyuhyun di sini :v *emang kpn gua gk pernah suka ama karakter kyuhyun d sini ?

  88. Hahahaha Cho Bom Ren memang pengganggu kalau eomma appanya lagi berduaan.
    So sweet ! And mean a lot of things bgt ceritanya.
    Little dove ? Poor baby hahahaha
    Typo masih bertebaran ^^ tapi aku suka jalan ceritanya!

  89. Keren bgt ff Fede nya, Bom nya kyeopta banget dan beruntung mendapat perhatian penuh cinta dari kedua org tua nya Suri dan Kyu oppa.. Kyu oppa benar2 daebak penuh cinta kpd Suri dan tdk pernah melepaskan pegangannya di saat banyak org tdk suka keberadaan Suri di sisi nya apalagi skrg mrk sdh pny Bom Ren yg sangat menggemaskan, so sweet family story

  90. Awwww, ini manisss bangettt… *___*
    Happy anniversary kyuri!😀 sukses terus buat okky yah… Ma ksh utk cerita2 yg mengagumkan d sini🙂
    _xoxo_

  91. Aaaaa manisnya jarang2 ff Suri yg isinya manis, Bom aku padamu. Ini bayii satu seneng bgt ganggu emak sm bpknya mau bikinin adek baru.kekeke.

    btw selalu suka liat rumah kyu-ri, pengen dong liat dapur sm kamar Bom Arnet, kamar Kyu-Ri jg.

    Suriiii you look very very seksehhh, itu baju apa nggk bikin masuk angin wkwk, tp punya fungsi praktis jg sih, klo Bom pengen nenen. #plakk #ditendangSuri

  92. Ohohohoho… Ngerasa baca novel, ada sedikit Typo, tp masih tetep bagus. Berawal dari hubungan mereka yg berstatus pacaran kini menikah bahagia. Mereka saling menerima kekurangan+kelebihan masing2 salut…

  93. aaaa~ KyuRi emang so sweet.. *envy.. kke~
    kluarga yg harmonis.. dg pemimpin yg bertanggung jawab a.k.a cho kyuhyun..🙂..

  94. Yaampun iri banget bacanya huks. Kyuhyun sayang banget kyknya sama suri bom. Ah senengnya punya suami macem kyuhyun di sini.
    Lucu deh nama anaknya Cho Bom Ren. Unik banget. Nggak biasa.
    Keep writing lah unnie. Gogogohihi

  95. njirr manis banget keluarga kecil cho argg bom si penganggu kecil yg ngegemesin bisa aja ngancurin moment berdua orang tuanya hqhqhq dan perayaan anniv 2nd kyuhyun-suri berakhir di atas ranjang dgn menjaga si bom aww so sweet <33

  96. huaaa hiikkksss sedih,, terharu,, and romantiissss bgt thor,, #mewek #peluk #kyu huaaa asli romantiss bgt jd pengeb kyak suri huuweeeeeee maahhh pengen nikah sma kyu hahahahahahaha #keroyok #sparkyu

  97. Woooooh pengen kayak mereka…. Saling menjaga hubungan dengan cara Ɣªήğ baik untuk pasangan… Ngiriiiiiiiiii🙂

  98. epep panjang ini hehehehee kenapa ngga di buat 2 part aja? .-.
    eh tp gpp deg😀
    suri sm kyuhyun emang pasangan cocok, serasi banget…
    kyuhyun kn biasanya castnya evil tp disini sisi kyuhyun jd romantis, ke-bapak-an/?
    bomie lucu banget >< tau aja surikyuhyun lg berduan diganggu wkwkwkwk
    fighting eonni '-')/

  99. Q suka~
    Kyuhyun oppa bnr2 sweet n protektif #envy
    Jdi penasaran muka bom wktu kecil, psti lucu bgt ma pipi bulatnya >//<

  100. wah. Syuka sekali. Entah kenapa kalo baca ff kyuhyun jadi seorang ayah tuhh agak aneh. Tapiiiii ko ini manis banget yaaa.

    dann …. dannn. mau jugaaa ka jadi “the
    luckiest bitch in the world”…. kalo dapet suaminya kaya begitu ituu…
    Ffnya kerenn ka okky. manis banget.🙂

  101. Suri cantik banget. Wajar saja Kyuhyun cinta setengah mati sama Suri. Nice story… anyway, salam kenal semua…

  102. oh my..rumahnya aku naksir eon..pengen nanti bisa punya rumah kayak gitu..baca ff ini sambil nahan napas gatau kenapa suka banget sama kata2 antara mereka berdua..gaunnya suri seksi bgt sayang harus di intruksi sama si bom😀 si bom kapan punya adek tuh kak?hahhahaha ditunggu update an selanjutnya fighting ^^

  103. Beruntungnya suri nikahi kyu,, pengen punya suami kyk kyu, yang sayang banget ma kluarga,,
    Bomie yang masih kecil aza bisa terpesona gtu ma appanim, apa lagi suri,,
    Masih ada lagi ga ya laki” kyk kyu

  104. woah keren…. malamnya dilamar, besoknya langsung nikah
    hebat kyu…. salut
    kyuhyun kok tingkah nya manis banget masa, envy sendiri jadinya sama suri
    terus Bom gak mau ngalah dikit sama eomma nya, kasihan itu lagi enak berdua ehh bom nya malah bangun. puk puk
    rumah mereka keren yah, jadi pingin punya rumah kayak gitu :3

  105. hahaha keluarga yg bahagia
    so sweet bgt deh mreka…
    tinggal nunggy aduk buat bomiee
    bagus eonni ffnya…
    keep writing

  106. seneng baca ff yg romantis gini.. jd berharap mengalami hal yg sama seperti surii.. huft kyuhyun bener bener suami idaman

  107. Terimakasih untuk ceritanya ^^ terimakasih juga karna udh mau berbagi di tengah2 kesibukan dan tanggung jawab. Ttp semangat nulis dan jaga kesehatan

  108. Puanjaaang abis kk.. tp tu pun sy blm puas.. org kyuri momentnya…hehe.. tp a makin jatuh cinta deh ma kopel ni, tp dr di mle skrg aq msh blm sukses bayangin expresi dtar nan kejam suri loh kk.. heheh

  109. Ff oneshoot kyuriyg beda dri oneshoot yg lain. Ceritanya mendetail sedetail detailnya dengan diksi yg wow menakjubkan, percakapan kyuri yg terkesaan ringan dan baku tetapi entah kenapa menimbulkan kesan yg manis, dan romantis dan membuat pembaca merasakn apa yg mereka alami, dan tentunya membuat iri, betapa sempurnanya hidup kelurga kecil cho, yg selalu penuh cinta setiap harinya. Good job kak

  110. Hai author-nim ^^

    Ceritanya nyenengin banget. Kayaknya udah lama aku baca ff yang sampe senyum sendiri.
    Waktu baca cerita ini sama waktu aku baca novel J.K. Rowling yang Half Blood Prince. Aku ngerasa kayak aku ada di cerita itu. Aku ngebayangin segala sesuatunya hampir jelas.

    Aku juga suka karakter Cho sama Suri. Karakter yang beda, menyenangkan, dan lepas dari kesan picisan. Aku suka banget! Ga bosen sama sekali untuk baca ulang…

    Oh iya, happy anniversary ^^
    Aku baca di gambar yang author-nim buat, tentang perasa’an author dan aku bisa baca seberapa cinta nya author-nim sama Kyu, -iyakah? Dan menghargai kami, readers.
    Tetep berkarya ya… karyamu membuat 1 fangirl kayak aku seneng setengah mati!

    Kezia imnida, annyeonghaseyo eonni ^^
    bangapseumnida

  111. Ini mah lebih dari manis😄😄😄 entu janji nikah’a beuh rada gmana gitu pas baca kkk berasa???
    Hahaha bomue emang tau bgt cara buat ‘ganggu’ acara kedua ortu’a kkk
    Noh kyu anakmu aja tergila” ma u.ampe buat suri jeles kkk
    Selalu suka ma cho’s family☺☺☺

  112. Berharap banget kalo kyuri ini real, mereka sweet banget^^ punya keluarga yang harmonis, ditambah bom nya juga kalo ngebayangin lucuuu ngegemesin.

  113. so sweett.. keluarga yg harmonis.. cuman terkadang suri sikapnya dingin gimanaaa gtuuu ..
    kyuhyunnya so sweetttt

  114. Seingetku, aku belum baca FF ini. Baru kali ini. Tapi kalo seandainya ada komentarku sebelumnya, mungkin itu faktor ketidaksengajaan😂😂
    Kukira ini bakalan jadi long-shoot kak. Ternyata nggak sepanjang CBE. Nggak masalah. Walaupun nggak terlalu panjang, tapi tetep ajalah karyanya Kak Okky itu nggak perlu diragukan lagi. Ceritanya bener2 ngena banget. KyuRi emang sialan banget manisnya😂😂😂
    Aku nggak tau gimana jadinya kalo PSR ketemu Kyuhyun beneran. Mungkin Victims bakalan mimisan ngeliatnya *oke, ini nggak nyambung sama isi ceritanya*
    Bommie ngerti banget waktu untuk gangguin Omma sama Appa-nim kalo lagi berduaan. Anak itu mungkin cemburu. Nggak mau Appa-nim dibagi 2 sama Omma-nya(?)😂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s