KATABASIS : DÉJÀ VU

Katabasis_New

Ia memohon, memohon untuk tidak dihabisi saat itu juga. Ia terduduk di lantai, kepalanya menggeleng kuat dan sesekali ia mencoba menjauh dari sosok dihadapannya. Rintik-rintik hujan mengetuk-ngetuk kaca jendela dan petir sesekali membuat malam tanpa bintang berubah terang.

Jangan, jangan aku mohon, aku mohon,” pintanya lagi.

Sosok di hadapannya gelap, satu-satunya yang terlihat adalah kuku-kukunya yang ramping dan pucat tanpa nail art. Ia tidak tahu apa kesalahannya hingga pantas di bunuh. Ia bukan orang jahat, bahkan ia mengabdikan dirinya untuk kesehatan, menyelamatkan seribu warga Afrika dari malaria. Dua ratus sepuluh anak perbatasan Korea dari polio serta dokter bedah ternama di dunia.

Tidak ada satu pun dari pasien yang di tanganinya meninggal di meja operasi. Pekerjaannya rapi dan bersih, semua orang mengetahui itu dan mengapa ia harus dibunuh?

Apa salahku? Mengapa kau ingin membunuhku?” tanyanya memelas begitu punggungnya membentur tembok dan tidak ada lagi tempat berlari.

Suara dari sosok itu sangat mengejutkan. Suara seorang wanita yang lembut dan sedikit serak pada bagian akhir, ia tertawa mencibir. “Kau mau tahu salahmu?” suasana mendadak hening, tidak ada lagi suara rintik hujan

Meski dalam gelap ia merasakan wajah itu menunduk, mendekati wajahnya yang ketakutan. Seketika hujan mendadak menyerbu bumi, keadaan hening seketika tanpa suara angin dan seolah kerongkongannya tercekat begitu bibir pucat wanita di hadapannya terpapar sinar yang masuk melalui jendela.

Kesalahanmu adalah,” bibir itu tersenyum miring. “Kau membunuhku.”

***

Wanita dua puluh delapan tahun itu bangkit dari mimpinya dengan nafas memburu dan keringat yang mengalir dari pelipisnya. Mimpi tentang wanita yang sama. Berulang kali selama hampir lima tahun bukanlah hal yang menyenangkan. Kepalanya selalu sakit bukan main setelah mimpi itu dan lebih sialnya karena mimpinya seperti sebuah kenyataan.

Suara dingin dan mengancamnya seperti sebuah nyanyian kematian sendu, tangan pucatnya nampak seputih tangan mannequin terulur dan entah bagaimana, meski putih bersih ia selalu melihat cairan merah berbau amis yang melumuri tangan pucat itu.

Wanita itu meringkuk di dalam selimutnya mencoba bersembunyi dari mimpi-mimpi buruknya yang mengancam. Entah siapa dan apa dosanya di kehidupannya yang lalu hingga ia berhak di hukum terserang penyakit jiwa nomor satu, paranoid, selama lima tahun terakhir.

***

 

February 1st, 2015.

 

Untuk kali pertama semenjak kedatangannya ke pusat penelitian otak di German ini, ia membuka matanya penuh dengan keterkejutan dan ketakutan yang menghantui wajah tirus pucatnya. Mata dwiwarna biru pucat nyaris kelabu bercampur cokelat keemasan mendekati pupil itu terbuka lebar nyaris terlempar dari kelopak matanya. Bibir keringnya terbuka lebar menghirup oksigen di sekitarnya dengan rakus seolah hidung saja tak cukup untuk memenuhi paru-parunya. Keringat membanjiri pelipisnya dan berkumpul di dagunya, menetes membasahi baju hijau kebangsaannya selama dua tahun terbaring di atas ranjang tersebut.

Ia ingin berlari, berlari menjauhi sudut ruangan, berlari menjauhi bayang-bayang gelap dan berlari dari sosok itu. Sosok yang entah mengapa nampak begitu dingin bak mayat namun kadang kala nampak begitu hangat dan lembut seperti selimut tebal.

Begitu ia menginjakan kakinya di lantai, tubuhnya limbung, kakinya tak bisa digerakan apa lagi menunjang berat badannya. Ia tersungkur mencium lantai Rumah Sakit. Rasanya ia ingin berteriak, meminta pertolongan, meminta dilindungi, namun lehernya terlalu kering hingga tidak ada satu pun suara yang berhasil keluar dari kerongkongannya.

Hingga sosok itu datang. Sosok laki-laki setinggi seratus delapan puluh delapan sentimeter yang berlari menerjang tubuhnya dan mengangkat tubuh wanita itu kembali ke atas ranjang. Ia menekan lagi pergelangan wanita itu agar darah yang keluar akibat robekan jarum infus tidak bertambah banyak.

Pria itu memiliki mata biru pucat yang lumayan besar. Bibir bagian bawahnya nampak lebih berisi dibanding bibir atasnya dan garis rahangnya tegas seperti pria dewasa kebanyakan. Kemudian ia tersenyum.

“Kau sudah bangun?” sapanya lembut. “Selamat datang kembali, Adikku.”

***

 

Munich, German

September 1st 2020.

Lima tahun berlalu semenjak pertama kalinya ia membuka mata sebagai seseorang tanpa nama, tanpa identitas dan tanpa ingatan. Di usianya yang saat itu 23 tahun—menurut kakak laki-laki dan Ayahnya seperti itu—seluruh kegiatannya berubah menjadi hal pertama.

Berbeda dengan pasien yang tubuh dan otaknya mati selama dua tahun, ia bertumbuh pesat. Otaknya menyerap informasi tiga kali lebih cepat dari otak manusia biasa dan tubuhnya bergerak refleks begitu mengerjakan hal baru, seolah motoriknya dapat mengingat bagaimana mengerjakannya meski otaknya tak mengingat apapun.

Ia berjalan pertama kali setelah tiga minggu terbangun dari koma, pertama kali berlari satu minggu setelahnya, pertama kali terjatuh dua puluh menit setelah berlari, pertama kali mengenal huruf satu hari setelah berlari, pertama kali membaca menggunakan huruf latin dua hari setelahnya dan mengenal cara melukis hanya empat jam setelah ia lancar membaca.

Selama satu tahun kehidupannya sebagai seseorang tanpa ingatan ia dan orang disekitarnya sibuk mencari tahu apa yang ia inginkan. Dan seolah dikehidupan lalunya ia adalah seorang multitasking, ia mampu melakukan seluruh pekerjaan dalam satu waktu dengan perhitungan cermat.

Dan hari itu datang, hari ketika Ayahnya membawa ia memasuki ruang berdinding putih dan bau alkohol menyengat. Ia digiring mendekati sebuah tubuh tak bernyawa, memberinya pisau bedah dan bertanya ‘Ia meninggal ketika mengendari mobilnya, penyebab utama kemungkinan serangan jantung, tapi… bisakah kau pastikan itu serangan jantung?’

Seperti dua kepribadian yang saling berkecamuk, ia berdiri menghadapi jasad itu, bertengkar dengan dirinya untuk menggoreskan pisau bedah ditangannya pada dada pria itu atau mengembalikan pisau bedahnya pada Ayahnya dan berbalik keluar kamar mayat.

Yang ia tahu selanjutnya adalah kesenangan memeriksa organ dalam manusia, menganalisis dan mencari solusi untuk pencegahan penyakit serupa.

Hanya satu tahun semenjak bangun dari mati sementaranya.

***

Ia menengadahkan wajahnya menghadap ribuan titik air dingin yang menghujani pori-porinya, mengalir menuruni tubuh telanjang dengan kulit putih pucat tegangnya akibat mimpi buruk beberapa detik lalu.

Ini sudah hampir memasuki tahun ketujuh, tidak seharusnya ia yang tidak mengenal wanita berambut cokelat keemasan itu merasa ketakutan setengah mati hanya karena ancaman pembunuhan semu di alam mimpi. Terkadang ia berpikir bahwa ia adalah seorang yang keji di masa lalunya hingga wanita itu terus datang ke mimpi untuk memberitahunkan siapa ia sebenarnya.

Jika pun itu terjadi, itu terjadi sudah lama, kehidupan yang mati di sudut ingatannya. Ia tidak mengingat apapun tentang siapa dirinya di masa lalu. Tentang dosanya, tentang kepribadian hingga nama sebenarnya. Sudah tak terhitung berapa banyak ia mencoba menemukan siapa dirinya dikehidupan yang lalu. Mencari di situs pemerintah, situs orang hilang hingga situs organisasi sekte tertentu, namun yang di temukan hanya identitasnya saat ini yang baru saja dimasukan dalam daftar kependudukan Jerman delapan tahun lalu oleh Ayahnya. Selebihnya ia tidak pernah menemukan catatan tentang dirinya.

Mungkin ia dulu berbuat kesalahan. Merampok, memperalat, merusak atau bahkan yang terparah adalah membunuh. Selalu, selalu ketika ia membayangkan siapa dirinya dahulu hingga pantas di hukum tak mengingat apapun di masa lalunya, ia selalu bergetar penuh rasa takut. Takut akan apa yang ditentangnya sekarang adalah dirinya yang dahulu.

Tapi ia meyakinkan dirinya sendiri bahwa ia bukanlah manusia yang dahulu, siapapun ia di kehidupannya yang lalu, hari ini—tujuh tahun lalu—ia terlahir kembali sebagai manusia. Ia sudah menebusnya selama tujuh tahun. Sudah.

Aku sudah menebusnya. Yakinnya dalam hati.

Hampir tiga puluh menit ia dihujani titik-titik air beku di bawah shower sebelum akhirnya beranjak dari tabung mandi menuju cermin besar di luar tabung. Titik-titik air menempel pada cermin bagian bawah hingga menguapkan embun dingin di seluruh permukaan cermin kecuali pada bagian wajahnya.

Ia menatap wajah yang saat ini menatapnya balik dengan dua iris mata dwiwarna biru muda hampir pucat nyaris kelabu bergradasi dengan cokelat keemasan mendekati pupilnya. Kehangatan yang di balut dengan dingin di permukaannya, bukan warna yang patut di gabungkan. Bibirnya penuh dengan warna merah muda nyaris merah alami, rahangnya halus khas Asia dan dirangkum dengan rambut white blonde yang di potong pendek segaris dengan telinganya asal hasil tangannya sendiri. Tubuhnya menjulang seratus enam puluh enam sentimeter dengan sepasang kaki yang ramping dan jari-jari kurus berkuku pendek.

Ya, ia berubah. Siapapun dirinya di masa lalu, hari ini ia bukanlah pribadinya yang lalu. Ia perempuan dewasa, seorang dokter ahli bedah handal yang membawahi banyak proyek ilmiah paling besar abad ini, Lee Suri, atau kebanyakan memanggilnya dengan Layya Lee.

***

deja vu 

***

 

Suri memasuki lorong Triquerta Center pukul delapan dua puluh menit, menyusuri lorong penghubung bangunan A tempat perawatan umum dengan bangungan B tempat peneletiannya. Ia mengibaskan jubah praktik putih miliknya, memakainya sambil berjalan.

Lorong itu hanya berupa lorong putih dengan atap setengah melingkar. Tanpa jendela dan tanpa kaca. Pohon palem didesakan setiap lima meter satu kali menjadi satu-satunya hiasan lorong tersebut selain sebuah kamera CCTV yang juga berwarna putih dengan lampu LED merah siaga.

Ia berdiri di depan ID scanner, menempelkan telapak tangannya dan mengangkat kartu pengenal berbarcode ke atasnya.

Welcome, Dr. Lee S. Layya Gorge.

Pintu kaca setebal tujuh inci anti peluru itu bergeser terbuka ke dua arah begitu IDnya terkonfirmasi. Beberapa orang—yang juga berpakaian putih mulai sibuk berlalu-lalang membawa berkas di tangan atau sekedar mengantarkan kopi ketika ia hanya menangguk kecil pada beberapa orang yang mulai menyapanya pagi ini.

“Selamat pagi, Dr. Lee, semoga harimu menyenangkan.” Sapa Shopia ramah ketika dirinya mengangguk dan langsung menuju ruangannya. Bahagialah Shopia karena shift dua belas jamnya telah berakhir.

Yang ia harapkan dari paginya adalah ketenangan hingga memudahkan ia berpikir tentang proyek mereka yang kekurangan dana. Sialanlah pemerintah Jerman yang masih saja tidak mempercayakan investasi kesehatan padanya. Namun yang ia temui pagi ini adalah pria dengan rambut cokelat madu yang di sisir rapi kebelakang dengan kemeja hijau dan celana hitam di kursi tamunya sibuk memainkan pulpen.

“Aku mengharapkan pagi yang damai.” Ucapnya sambil menyesap kopinya yang masih hangat.

“Kau tidak mengharapkanku, Layya? Ouch.” Pria itu berwajah setengah Asia meski lebih banyak wajah Amerika dengan rambut cokelat madu, mata nyaris hitam, tubuh setinggi seratus delapan puluh delapan sentimeter dengan otot yang terlihat meski dibalut kemeja kerjanya.

“Inspeksi kantor, huh?” komentarnya karena pria dihadapannya terus menoleh ke seluruh ruangan, memerhatikan barang-barang dan berkas yang di tata rapi olehnya.

Pria yang tujuh tahun lebih tua darinya itu tertawa dan menyandarkan punggungnya ke kursi putih yang jujur saja, ruangan Suri memang dipenuhi dengan interior putih seluruhnya. Meja metalik berwarna putih, lantai marmer putih, kursi tamu, tablet, PC, vas bunga, karpet, map hingga mawar seluruhnya berwarna putih.

“Kadang aku terheran bagaimana bisa seorang manusia begitu terobsesi dengan warna putih? Rambut dan kulitmu bahkan berwarna putih, beruntung bibirmu merah, jika bibirmu berwarna putih juga, aku khawatir kau adalah mayat, Layya.”

“Kau tidak mungkin ketempatku sepagi ini hanya untuk merayu bukan, Y. S. Shain?”

Shain mengibaskan tangannya. “Tidak memang, ini masalah dana proyek. Pemerintah kita belum mau menggelontorkan dana tambahan dan aku tidak menyukai Amerika ikut campur dalam proses kita. Mereka itu hanya hebat di film. Mengerti maksudku?” wajahnya menyiratkan kekesalan.

“Kau berdarah Amerika jika kau tidak keberatan aku mengatakannya, Shain.”

“Ya, tapi aku tidak suka. Mereka akan menekan kita, dan membelokan tujuan kita untuk komersialisasi besar-besaran. Kita Dokter, bukan militer apa lagi budak yang bisa di atur dengan uang. Tidak.”

Suri mengangguk. “Kita letakan Amerika di opsi kesekian untuk dana.”

Got you! Mata Shain berkilat-kilat penuh semangat. Ia memajukan tubuhnya mendekati Suri yang santai bersandar dan menyesap kopi miliknya. “Kau tahu Perfect Blue inc. Layya? Mereka mengembangkan laboratorium terbesar dan terlengkap sejagat raya di bawah naungan Medical Analyze and Surgery, kau bisa cek latar belakangnya nanti, tapi yang aku dengar, pemilik Perfect Blue sangat membuka bantuan untuk kita para ilmuan muda yang kekurangan dana penelitian. Kau mengerti maksudku?”

“Iya, aku mengerti maksudmu, Shain, hentikan ucapan ‘kau mengerti maksudku’ disetiap akhir kalimat atau aku akan menguburmu hidup-hidup dan mencopot jantungmu untuk menjadi bahan penelitian.”

Shain menelan ludahnya. “Maaf. Tapi kau harus melihat profile mereka.”

Suri hanya mengangguk. “Keluarlah, aku ada beberapa keperluan.”

Ia baru menyesap lagi kopinya ketika Shain keluar dari kantornya. Perfect Blue inc. adalah perusahaan pertama yang Shain ajukan ketika ia—dengan keras kepalanya—lebih memilih Jerman sebagai pendana mereka. Dan lihatlah, Jerman terkesan angkat tangan dengan keputusan Suri untuk menambah waktu penelitian beberapa bulan. Sialanlah pemerintah.

“Komputer hidup, Dr. Lee, Suri Layya. File AH-0012.” Perintahnya pada perangkat komputer. “Tampilkan gambar di monitor satu, data monitor dua dan hasil percobaan di monitor tiga.” Komputer berdengung sebentar sebelum menampilkan file AH-0012 dan memisahnya sesuai keinginan Suri.

Layar pertama menampilkan sebuah gambar hampir menyerupai jantung manusia, lengkap dengan empat katup dan tekstur yang sangat menyerupai jantung asli. Ya, jantung buatan, itulah proyeknya saat ini. Memang jantung buatan bukanlah isu baru di dunia kedokteran, tahun 2001, Jewish Hospital di Kentucky berhasil menyelamatkan hidup Robert Tools dari serangan jatung dan komplikasi lainnya.

Tapi itu sudah hampir dua puluh tahun yang lalu dan manusia perlu pembaharuaan, sesuatu yang lebih efisien daripada jantung lama yang membutuhkan pengisian ulang baterai untuk memompa darah ke seluruh tubuh.

Lima tahun lalu, ia diam-diam mengembangkan seluruh penelitiannya. Suri memulainya dengan percobaan jantung rusak untuk kemungkinan dikembalikan seperti keadaan sempurna, berhasil memang, tapi membutuhkan waktu selama dua tahun untuk kembali pada keadaan sebelum terjangkit berbagai penyakit. Resiko gagal ditengah pengobatan karena dari sepuluh jantung rusak yang ia teliti, hanya dua yang berhasil sembuh. Belum lagi kendala stock jantung bahan penelitian yang sulit didapatkan. Kebanyakan pihak keluarga tidak merelakan jantung keluarga mereka menjadi bahan penelitian, toh, yang mati tidak akan hidup kembali, mereka tidak lagi butuh dengan jantung mereka, lebih berguna jika disumbangkan untuk kepentingan orang lain. Keparatlah mereka.

Ia berdecak kesal dan mulai bersandar pada kursinya. Ia masih memerlukan beberapa perubahan dalam perancangan, ia butuh zat pemicu untuk merangsang pertumbuhan sel jantung lebih cepat agar mencapai kata sempurna. Jantung rancangannya bukanlah jantung yang terbuat dari mesin yang dibalut kaca dan memerlukan baterai untuk menjalankannya. Ia merancang jantung sintetis yang memiliki 85% kemiripannya dengan jantung asli. Mengembangkan daging yang berupa potongan kecil katup jantung untuk kemudian berkembang dengan zat campurannya dan membentuk katup-katup, bilik-bilik sempurna menyerupai jantung.

Hanya saja, hanya saja jantung setiap manusia berbeda bentuk, dan jantung buatannya memerlukan beberapa penyesuaian lagi untuk membangun struktur syaraf dan aliran darah yang sesuai dengan tubuh pasiennya. Ia ingin yang lebih cepat, tidak mau menunggu selama lima bulan hanya untuk membuat satu jantung sesuai struktur jantung pasiennya.

Jika terlalu lama, mereka bisa mati terlebih dahulu dan itu sama saja tidak bergunanya dengan donor jantung.

Mau tidak mau ia menuruti perkataan Shain, pria itu tahu cara berbisnis meskipun seorang Dokter.

“Profile Perfect Blue inc.” gumamnya setengah malas dan memijat matanya yang tertutup. Ia benci melibatkan pihak swasta karena sudah barang tentu penelitiannya akan di komersialisasikan sebagai produk, bukan pengobatan.

PERFECT BLUE INC. DI BANGUN TAHUN 1980 OLEH CHO YEONG-HWAN DI SEOUL, KOREA SELATAN.

CHO YEONG-HWAN MENINGGAL DALAM KECELAKAAN MOBIL BERSAMA ISTRI DAN PUTRINYA TAHUN 1993. PEWARIS TUNGGAL, CHO KYUHYUN (1999-SEKARANG)

PERFECT BLUE INC. BERGERAK DALAM BIDANG INDUSTRI TEKNOLOGI, OTOMOTIF DAN…

“Baiklah… baiklah… tunggu sebentar,” Suri mengusap wajahnya bosan setengah mati mendengarkan perincian kekayaan Perfect Blue. “Profile Medical Analyze and Surgery dibawah Perfect Blue inc. hanya proyek yang telah mereka sumbangkan untuk dunia.”

MEDICAL ANALYZE AND SURGERY (MAS) DI BANGUN TAHUN 2005 OLEH CHO KYUHYUN DI SEOUL, KOREA SELATAN.

Dan selanjutnya yang ia dengar adalah rentetan kebaikan malaikat pemiliknya tentang kesehatan dunia. Berbagai bantuan pengobatan di daerah bencana, daerah perang hingga mengatasi kasus HIV dan kekeringan di Afrika. MAS tersebar hampir di seluruh dunia tanpa terkecuali Kutub Utara dan Selatan. Namun pusat utama MAS terdapat di Seoul dan ada yang menarik perhatiannya dalam data dokter yang bekerja semenjak pertama kali di bangunnya pusat pengobatan itu.

Tahun 2012 hingga 2014 hampir seluruh dokter terbaik dunia bekerja untuk MAS di bawah tanggungjawab Shim Changmin, bukan Cho Kyuhyun sebagai pemiliknya. Kemana Cho Kyuhyun selama hampir dua tahun?

“Maaf, Dokter,” Cattlya Sherman—seseorang yang duduk di meja yang berada di luar ruangannya—mengubunginya lewat interoffice. Wajah cerah Catty dengan rambut jagung dan mata hijau itu tersenyum meski Suri menatapnya seolah ia akan menyayat leher Catty karena menganggu pemikirannya.

“Ada apa?”

“Ayah Anda datang, apa Anda—“ Suri mematikan sambungan interoffice miliknya ketika mendengar kata Ayah.

“Pria itu,” gumamnya sambil berusaha merapikan rambutnya yang sudah terlanjur berantakan—atau memang selalu berantakan. “Dad, masuklah, jangan seperti tamu ditempatmu sendiri.” Teriaknya setelah membuka kunci di pintu kerjanya dari balik meja.

Pria dengan rambut cokelat perunggu itu terlihat cerah pagi ini dan pagi-pagi sebelumnya selama dua tahun. Bekas-bekas ketampanan masa mudanya masih berbekas di wajah akhir lima puluhnya yang tegas, mata kelabunya yang tajam penuh selidik di balut kelopak mata yang teduh, kemeja kelabu metalik serta celana bahannya nampak nyaman dan sepertinya pria itu memang hanya berniat mengunjungi putrinya, tidak berniat mencampuri pekerjaan putrinya yang sudah cukup rumit.

Hansen Gorge, begitu nama yang tertulis dalam dokumen resmi. Namun dari dua anaknya, tidak ada satupun yang mengikuti marga pria itu. Kakaknya, berwajah asia, sama seperti Suri, bernama Lee Soo-Hyuk. Tidak ada dari satu mereka pun yang begitu mirip dengan Hansen Gorge, kecuali sikap mereka dan kecerdasannya.

Suri bangkit dari kursinya, bertemu Hansen tepat di depan kursi tamu, memberi pria itu pelukan dan ciuman di pipi. “Apa yang membuatmu datang ke sini di hari sepagi ini, Dad?” tanyanya dan menuangkan kopi pada cangkir putih bersih kemudian menyodorkannya pada Hansen.

“Hanya menengok putriku yang tak kunjung bergabung dengan makan malam rutin sabtu malam di kediamanku. Tidak keberatan, bukan?” wajah itu masih tersenyum ke arah Suri yang memiringkan kepalanya. “Bagaimana pekerjaanmu, Suri?”

“Pertama maafkan aku karena tidak datang dua minggu berturut-turut, aku sibuk dengan ini,” Suri mengibaskan tangannya pada tiga layar komputer yang menyangkut dengan penelitiannya. “Kedua, ya, cukup sulit akhir-akhir ini, Jerman tidak mau menambahkan dana penelitian, sedangkan aku masih perlu sedikit mengubah atom serum agar laju pertumbuhan bisa jauh lebih cepat.” Suri mengusap wajahnya lelah.

“Kau terlalu memaksa dirimu, istirahat sebentar tidak akan membuat dunia kiamat, Suri.”

“Setiap menit setidaknya terjadi lima kematian di dunia akibat penyakit jantung.”

Hansen tidak tahu darimana putrinya mendapat sikap keras kepala seperti ini, bahkan Kyung-Sook pun sepertinya tidak pernah terlalu terobsesi dengan kemaslahatan manusia. Begitu pun dirinya yang bekerja sebagai ahli forensik selama empat tahun belakangan ini.

“Dan itu bukan kesalahanmu.” Hansen menyesap kopinya. “Penyakit jantung bukan penyakit yang mudah disadari oleh setiap orang.” Suri tidak menjawab apapun, kepala bersadar pada sandaran kursi. “Jadi kau memutuskan bekerja sama dengan pihak swasta?” tanyanya lagi.

Suri hanya mengangguk sebelum memerintahkan data tentang Perfect Blue Inc. dan Medical Analyze and Surgery juga profile tentang Cho Kyuhyun pada ketiga layar komputernya.

“Shain mengusulkan Perfect Blue dan MAS milik mereka yang sangat berkompeten dalam bidang kesehatan. Aku benci bekerjasama dengan pihak swasta, mereka akan mengkomersialisasikan temuanku. Aku benci itu.”

“Lanjutkan observasimu sebelum meminta penilaianku.” Perintah Hansen dengan wajah serius memerhatiakan profile yang Suri susun.

“Beberapa proyek kemanusiaan Perfect Blue memang tidak pernah dikomersialisasikan dan mereka membantu lembaga kemanusiaan memberantas beberapa issue menahun di Afrika dan sekitar daerah rawan konflik.

“Fasilitas kesehatan gratis diseluruh Afrika, berhasil mengurangi setidaknya 80% kematian akibat HIV. Menyelamatkan anak dan Ibu di daerah rawan konflik, membangun perlindungan serta pekerjaan mandiri. Dan terakhir adalah berhasil mengembangkan virus yang melawan penyebaran kanker, meski memerlukan waktu hampir dua tahun penyembuhan pada stadium akhir, tapi mereka berhasil.

“Dari perincian itu, mungkin aku akan berpikir bahwa mereka memang benar-benar mengabdikan bidang MAS hanya untuk kemanusiaan tanpa komersialisasi, bekerjasama dengan pemerintah dan tidak ada profit yang diambil dari sana. Perfect Blue sendiri sudah memiliki modal setengah jagat raya.”

Suri kembali menyandarkan tubuhnya pada kursi, memutarnya hingga berhadapan dengan layar hologram yang menampilkan suasana pegunungan sebagai pengganti jendela.”Kau punya pandangan lain tentang mereka, Dad?”

Ada keraguan sekilas di mata pria itu kemudian kembali tersamarkan dengan pandangan teduhnya. “Aku tidak pernah bekerja langsung dengan Perfect Blue dan tidak mengenal langsung Cho Kyuhyun, saat aku bekerja untuknya, ia hanya seorang pria yang koma, tapi Soo-Hyuk pernah, dan sepertinya mereka memang mengembangkan penelitian untuk kualitas kesehatan dunia, mereka hanya menerima bayaran dari pemerintah yang memakai jasa mereka. Para peneliti mendapat bayaran dari pemerintah dan alat-alat juga hal medis lainnya di sediakan MAS dengan suka rela—tentu hasil pemerintah setengahnya.

“Jika pandangan pribadiku tentang Cho Kyuhyun,” Hansen mengusap dagunya ragu. “Aku, aku harap kau bisa memutuskannya dengan sangat matang sebelum mengirim proposal pengajuan dana itu pada Cho Kyuhyun. Atau jika memang tidak ada pilihan lain, berusaha untuk tidak terlibat terlalu jauh dengannya.”

Dari mata kelabu nyaris silver milik Ayahnya, Suri mampu membaca bahwa ada sesuatu yang pria itu sembunyikan jauh darinya. Bahkan Suri yang ahli membaca mata pun tidak mampu mengetahui apa itu. Mungkin menyangkut masa lalunya? Atau mungkin Soo-Hyuk mengalami masalah pribadi dengan Kyuhyun? Entahlah.

“Apa yang Soo-Hyuk lakukan dengan mereka? Proyek apa?”

Quite Memories. Program penghapusan ingatan bagi penderita trauma, baik korban kekerasan atau pun pelaku kriminal dibawah usia lima belas tahun yang diberikan kesempatan hidup kedua. Mereka—“

Ponsel Hansen berbunyi, panggilan dari Rumah Sakit—kamar mayat. “Ya?…. baik, aku segera kesana.” Hansen menutup panggilan dan memasukannya ke saku lagi. “Ada tubuh yang datang, prioritas satu, kau bisa hubungi Kakakmu jika memang ingin bertanya bagaimana Perfect Blue, aku harus pergi sekarang.”

Sulit memang mempunyai keluarga yang bekerja dalam lingkup kesehatan, jadi bukan sebuah ketidaklaziman untuk memotong waktu berbincang hanya untuk orang lain meski orang itu hanya berupa mayat. Suri mengangguk, mengantar dan menerima ciuman selamat tinggal di dahinya sebelum Hansen meninggalkan ruangan Suri. “Kau bau mayat, Dad.

Hansen tertawa. “Kau bau jantung, Putriku.”

Ia mengawasi Hansen hingga menghilang di balik pintu utama dan kembali mengunci ruang kerjanya. Ia terduduk di balik mejanya. Tidak berniat meminta profile Kyuhyun pribadi, ia tidak pernah terlibat kontak fisik atau bertemu langsung dengan pendana mereka. Baginya, ia adalah seorang ilmuan dan mengabdikan dirinya pada kesehatan, tidak berniat bertemu apa lagi bersosialisasi dengan kalangan atas selagi setengah penduduk bumi mati setiap detiknya karena kekurangan gizi atau penyakit sialan lainnya yang seharusnya bisa ia tangani.

Ia menghubungi Soo-Hyuk melalui ponselnya dan memakai headset sambil kembali menatap layar virtual di balik tubuhnya. Pria itu mengangkatnya setelah tiga kali nada tunggu. Dari yang bisa Suri lihat, Soo-Hyuk berada dalam mobil mewahnya dengan interior dari kulit putih gading seluruhnya. Wajah pria itu tersenyum dengan mata datar dan bibir penuhnya. Garis rahang tegas pria itu menambah kesan tajam pada wajah kurus dan pucat Soo-Hyuk. Rambut hitam miliknya nampak disisir rapi kebelakang dan nampaknya Soo-Hyuk dalam suasana hati yang lumayan baik.

“Selamat sore.” Sapanya. “Bagaimana kabarmu, Adik?”

Just so so. Dokter sibuk sepertimu masih memeliki cukup banyak waktu untuk berkencan?” Suri menyipit ketika menyadari Soo-Hyuk memakai kemeja terbaiknya dengan warna keemasan dan jas putih serta dasi putih.

Wajah Soo-Hyuk yang terkesan kaku seketika tertawa. “Ayolah, Suri, kau cemburu kakakmu mencari seorang kekasih? Penggalangan dana, Perfect Blue dan MAS dan juga instasi kesehatan lainnya. Aku yakin kau membuang undangan itu ke tempat daur ulang segera setelah kau menerimanya di mejamu, bukan?”

Sesaat wajah Suri berakting seolah ia berpikir. “Bukan tipe sosialita. Brother, listen to me, I need some opinion about who-you-work man, just bottom line.

Dan reaksi yang sama terlintas sepersekian detik di wajah dingin Soo-Hyuk sebelum pria itu beringsung tak nyaman di tengah padat merayapnya kota Seoul jam pulang kerja. “Cho Kyuhyun? Pribadi atau professional?”

Both, please.

“Professional, pria kompeten yang menjaga ucapannya. Jika ia menginginkan proyek ini tidak di komersialisasikan maka ia akan menepatinya dan tidak akan membiarkan proyeknya jatuh pada orang yang salah. Disiplin sudah pasti, cermat dan bertangan dingin. Keseluruhan sembilan puluh lima dari seratus.”

Mendekati sempurna? Soo-Hyuk tidak pernah memberikan penilaian pada pribadi seseorang melebihi delapan puluh persen.

“Pribadi, dingin. Tidak banyak bicara dan tidak banyak terlihat mengontrol secara langsung. Ia hanya datang pada presentasi Quite Memories, pengerjaan awal, penyempurnaan, uji coba pertama dan praktik pertama. Selebihnya ia hanya menghubungiku via teleconference saja.” Soo-Hyuk mengangguk, menginjak pedal gasnya perlahan ketika lampu lalu lintas berubah hijau kembali. “Bisa aku tahu ada urusan apa?”

Meski menyebalkan menceritakan masalah kelalaiannya pada Soo-Hyuk, tapi sepertinya ia harus jujur pada pria itu, setidaknya pada kakak kandungnya sendiri.

“Kami kekurangan dana, salahku, kurang memperhitungkan serum perangsang pertumbuhan sel yang lamban, butuh waktu lima sampai enam bulan untuk mendapatkan bentuk replika dari satu jantung saja.” Suri mengusap wajahnya lelah. “Satu dari lima partisipan meninggal karena mengalami gagal jantung kemarin malam. Dan aku tidak ada di sini saat itu.”

Sister,” Soo-Hyuk mendekatkan wajahnya pada ponselnya. “Berliburlah beberapa saat sebelum kembali bergulat dengan jantungmu.” Ia lagi-lagi tersenyum. “Jika kau ingin mengajukan proposal pada MAS, aku bisa membantumu, tapi, Cho Kyuhyun tidak menerima perwakilan presentasi. Ia selalu ingin kepala penelitian yang datang padanya.”

Kemudian dengan stress yang makin meningkat, Suri memutuskan sambungan telephonenya dan membaringkan kepalanya pada meja marmer putih miliknya. Ia tidak pernah berbicara pada kliennya secara langsung, ia selalu mempercayakan pada Shain—setidaknya semejak dua tahun lalu iya mempercayakannya pada Shain, sebelum itu ia hanyalah anggota penelitian yang diketuai Soo-Hyuk atau Ayahnya atau dua pendiri Triquerta.

Ia tidak pernah suka berbicara pada seseorang yang memercayakan uang dengan jumlah angka nol di belakang yang gila itu padanya. Ia merasa familiar sekaligus asing dalam waktu bersamaan.

Seperti… seperti ia dahulu pernah mengalaminya. Duduk di balik meja merah berbau kayu akasia yang segar, seolah baru saja dipahat menjadi meja pagi tadi, bayangan gelap selalu menutupinya dan seseorang selalu berada di sana, di hadapannya dengan mata berapi penuh kemarahan, kekecewaan dan tangis kesedihan.

Seketika tubuhnya merasa bergetar memikirkan wajah-wajah di hadapannya yang penuh emosi berkecamuk. Ia merasa mual sehingga ia harus menegakan kepalanya lagi dan mulai menyusun proposal dengan angka nol berjumlah enam dibelakang angka satu dalam jumlah dolar Amerika.

***

Seoul, Korea Selatan.

6.20 PM

 

Seperti yang sudah di jadwalkan semenjak dua bulan lalu, penggalangan dana ini untuk memulai lagi proyek Perfect Blue dalam bidang kemanusiaan. Negara-negara rawan konflik yang menjadi sasarannya. Dan banyak lagi agenda mereka untuk program kerja selama enam tahun di daerah Rawan Konflik.

Soo-Hyuk berjalan menghampiri pria yang berdiri sendirian tanpa ditemani asisten pribadinya, Shim Changmin, di tengah aula yang masih sibuk berbincang dengan beberapa relasi. Sulit di percaya jika melihat kebelakang bahwa pria itu masih mampu berdiri di atas kedua kakinya tanpa satu anggota badan pun yang lumpuh atau cacat.

Wajahnya masih seperti dahulu, pucat dan dingin. Iris matanya yang gelap selalu mengintimidasi siapapun lawan bicaranya meski bibirnya tersenyum sekalipun.

“Sir,” sapa Soo-Hyuk sambil mengulurkan tangannya, menyalami tangan pria itu yang dingin. “Selamat malam, senang bisa bertemu denganmu lagi.”

“Dokter Lee, selamat malam, kehormatan bisa menjamu tamu seperti Anda.” Tangan pria itu terulur, memanggil Pelayan yang membawa nampan berisi champagne untuk mendekat, mengambilnya satu gelas dan menyerahkannya pada Soo-Hyuk. “Bagaimana kabar Dr. Gorge? Lama tak mendengar kabarnya dengan kasus mayatnya yang fenomenal.” Seulas senyuman hormat terlukis di wajah dinginnya saat bertanya tentang Ayah Soo-Hyuk.

“Beliau baik, sedang bekerja pada beberapa kasus pembunuhan di Eropa, Jack The Ripper The Second. Ia mengirim salam dan permintaan maafnya karena tidak bisa datang. Dan proyek yang mengagumkan.”

“Jang Yoojin yang merancangnya, aku hanya memfasilitasi.”

Jang Yoojin, wanita tiga puluh tahun yang bekerja pada Kyuhyun semenjak awal berdirinya MAS. Ketua dari kedokteran Korea Selatan. Wanita yang kompeten dan sedikit galak, tipe wanita dengan anak kembar yang sedang tumbuh pesat. Istri Shim Changmin. Ya, hampir tiga tahun lalu Shim Changmin menikahi Jang Yoojin dan satu tahun lalu pasangan itu dikaruniai bayi laki-laki dan perempuan, kembar, tidak identik, yang pria mirip dengan Shim Changmin dan yang wanita terlalu menjiplak wajah Ibunya.

“Oh, Sir, adikku seorang ilmuan dan ia ingin mengajukan proyek tertundanya secepatnya, beberapa saat yang lalu kami baru berhubungan dan ia meminta pendapat tentangmu.”

Cho Kyuhyun. Ya, pria itu adalah Cho Kyuhyun. Pria setinggi seratus delapan puluh sentimeter dengan tubuh yang tidak kurus namun juga tidak berisi, seluruh tubuhnya nampak proposional, garis rahang halus dengan bibir tebal, kelopak mata teduh dengan iris gelap yang dingin, rambut hitam kelamnya selalu nampak bergelombang, menandakan hanya menggunakan sisir biasa, tidak menambahkan apapun untuk menjaga rambutnya pada tempatnya selama dua puluh empat jam.

“Bawa adikmu ke kantorku dan biar kita dengar seperti apa proyek tertundanya.” Senyum ringan itu menjadi akhir pembicaraan mereka sebelum seorang relasi asal Italia muncul dan mengambil alih perbincangan.

***

Sebelum jam kerjanya berakhir, Suri meminta Shain menghadap ke kantornya. Sebenarnya penelitiannya bisa dikatakan selesai. Jantung sintetik sudah mampu terbentuk meski memakan waktu tiga sampai sembilan bulan lamanya pembetukan sel secara sempurna menyerupai jantung tertentu. Dan itu adalah halangan bagi Suri untuk memberikan cap merah selesai diberkas proyek miliknya.

“Kau memanggilku?” Shain memunculkan kepalanya dari balik pintu. Ragu-ragu jika Suri yang berpredikat best ass-kicker itu akan menendangnya karena mengajukan Perfect Blue yang jelas-jelas merupakan pihak swasta ke tangan Suri.

“Ya, duduk dan dengarkan baik-baik.” Suri menunggu hingga Shain duduk di kursinya. “Rileks, Shain.” Pintanya ketika melihat wajah Shain berkali-kali menelan ludahnya. “Aku sudah mengirimkan proposal elektronik pada Perfect Blue beberapa menit yang lalu, aku tidak tahu berapa lama CEO Perfect Blue—“

“Marcus Cho.” Koreksi Shain cepat dengan mata berbinar-binar, akhirnya, keinginan pria itu untuk bekerjasama dengan Perfect Blue sudah berada di depan mata.

“Ya, Marcus Cho atau Cho Kyuhyun itu membaca proposal yang kuajukan. Jika, jika nanti ia sudah menentukan jadwal untuk presentasi, seperti biasa, kau yang turun tangan.” Ia menunjuk santai Shain dan berdiri, melepas jubah laboratorium miliknya dan menggantungnya di tiang yang terbuat dari kaca di pojok ruangan.

  1. S. Shain bukanlah tipe dokter muda yang penuh dengan keseriusan dalam sikap sehari-harinya, pria berumur tiga puluh lima tahun itu pria yang sangat atraktif dengan senyumnya yang tulus dan sikap humorisnya. Tidak ada satu staff wanita pun yang tidak jatuh cinta pada Shain saat pertama kali bertemu dengan pria itu. Bahkan Suri yakin jika ia tidak terlalu sibuk dengan pendanaan dan memutar otaknya, ia pasti sudah jatuh cinta pada Shain.

“Layya, kau tahu peraturan Perfect Blue, bukan?” Suri tidak menjawab pertanyaan Shain. “Tidakkah kakakmu memberitahukanmu tentang tidak ada perwakilan kecuali ketua proyek? Kau ketua proyek, semua dokumen ditanda tangani oleh dirimu, tidak mungkin ia tertipu dengan pembuatan proposal atas namaku. Ayolah Layya.”

Suri memakai jaket jeans miliknya dan berdecak. “Aku benci orang kaya.” Gumamnya perlahan. “Kau tahu aku benci bicara di depan orang banyak. Aku benci itu.” Ada banyak memori yang terkubur tentang bicara pada seseorang, ada sebuah keburukan di kehidupannya yang lalu menyangkut bicara pada orang lain sebagai ketua atau kasarnya eksekutor.

“Demi proyek kita, Layya.” Shain berdiri, memegang pundak Suri, memaksa wanita itu memandangnya. “Bayangkan berapa banyak anak penderita jantung yang bisa kau sembuhkan? Berapa banyak Orangtua yang mampu bernafas lega? Dan para pemuda yang diberikan lagi harapan olehmu, oleh kita?”

Slick talker.” Kesal karena kata-kata Shain akan ada banyak kehidupan yang ia selamatkan, Suri menyingkirkan tangan Shain dan beranjak keluar dari ruangannya. “Akan kuhubungi jika Perfect Blue sudah meresponnya. Pulang dan silahkan berpesta.”

Sementara Suri berlalu, meninggalkan dirinya sendirian di kantor Suri yang seluruhnya berwarna putih kecuali cairan kopi berwarna hitam di mejanya. Shain mulai mengira siapa Layya, rekan kerja hampir tiga tahunnya dahulu. Ia benci pada beberapa hal yang tak lazim seorang wanita benci. Terlalu banyak yang ia benci hingga Shain tidak tahu berapa banyak yang harus di tuliskannya dalam list ‘don’t’ pada Suri.

Tapi apapun itu, di mata Shain, Suri tetaplah dokter yang kompeten.

***

Ia terbiasa untuk tidak memejamkan matanya lebih dari dua jam setiap harinya. Setiap kali matanya, pikirannya dan hatinya beristirahat, hanya ada satu wanita yang muncul dalam ingatannya, Lee Suri. Ia di berikan kesempatan ketiga untuk hidup, mengapa tidak demikian dengan wanitanya? Mengapa tidak ada satu pun yang bisa menemukan tubuh Suri meski kapalnya ditemuka dalam keadaan hancur? Setidaknya, potongan tubuh Suri agar ia yakin bahwa Suri sudah tiada. Tapi… tidak ada satu buktipun yang cukup kuat mendukung kematian atau kehidupan Lee Suri.

Untuk kedua kalinya ia kehilangan jejak Suri.

Kyuhyun mengusap wajahnya lelah, ia bersandar pada kursi hitam dengan pakaian kemeja hitam dan rambut yang dibiarkan jatuh kebelakang, membiarkan dahinya terlihat, bagian yang paling Suri sukai dari tatanan rambutnya selama tiga bulan bersama wanita itu.

Baru beberapa menit yang lalu Kyuhyun menghadiri ­teleconference dibelahan bumi lain dan sekarang ia sibuk membaca laporan yang dibuat oleh Triquerta Reserch and Laboratories tempat dimana Lee Soo-Hyuk dan Dr. Gorge memulai karir mereka sebagai seorang peneliti bidang kesehatan hampir sepuluh tahun lalu. Secara keseluruhan Triquerta bukanlah sebuah group yang di pandang sebelah mata, namun mereka sengaja menjauhkan segala proyek brilian mereka dari tangan swasta dan lebih memilih keuntungan kecil dari pemerintah. Alasan mereka sederhana saja, karena jika bekerjasama dengan pihak swasta, proyek brilian mereka yang bertujuan membantu umat manusia secara cuma-cuma bisa saja diuangkan dengan begitu kejam.

Kyuhyun mengusap dagunya begitu melihat nama pengirimnya adalah Y. S. Shain, bukan Lee Layya seperti nama adik Lee Soo-Hyuk. Ia menekan sebuah transmisi di meja kerja rumahnya, menghubungi seseorang yang berada di belahan dunia lainnya.

“Boss,” sapa McRae, pria dengan rambut cokelat gelap yang dibiarkan tergerai berantakan hingga menyentuh bahunya, janggut yang di tumbuhi bulu halus dan mata hijau atraktif. Baju kerjanya nampak santai, kaos dengan jaket kulit mahal serta cengiran lebar khas McRae. “Selamat pagi.”

“McRae, bisa kau analisis Triquerta Reserch and Laboratories? Background dan pemimpinnya hingga saat ini juga bagaimana mereka menangani presentasi pada klien.”

Layar komputer Kyuhyun berubah hitam selama lima detik dan kemudian wajah McRae kembali muncul di layar satu sementara di layar dua terpampang seluruh laporan mengenai Triquerta sesuai yang Kyuhyun minta.

“Di bangun oleh Hansen Gorge bersama dua tamannya, Robert Klaus dan Mayer Sloan dua belas tahun tahun lalu di Jerman, namun mulai masuk khusus ke dalam bidang medis sepuluh tahun lalu. Hansen Gorge dan putra pertamanya Lee Soo-Hyuk pernah bekerjasama dengan Perfect Blue MAS dalam program Quite Memories, setelah program itu dijalankan—itu terjadi tahun 2012—Hansen Gorge membantu memulihkanmu sebelum akhirnya lebih memilih dunia forensik. Sedangkan putranya menggantikan Ayahnya mengepalai proyekmu.

“Kemudian tahun 2016, putri mereka, Layya Lee, mulai masuk ke dalam proyek yang di buat Triquerta dibawah pengasuhan Robert Klaus selama dua tahun sebelum akhirnya Klaus meninggal karena serangan jantung. Satu tahun berikutnya ia berada dalam asuhan Mayer Sloan dan lagi-lagi gurunya meninggal akibat gagal jantung. Dan… yang berhasil kugali, wanita itu merasa kehilangan dua guru besarnya kemudian membuat proyek Artifasial Heart yang diketuai oleh dirinya sendiri semenjak satu tahun lalu secara official di kerjakan oleh Triquerta dan Jerman.”

Kyuhyun memutar kursinya, menghadap satu-satunya penghubung pulau pribadinya dengan daratan Busan. Akhir minggu adalah saatnya ia mengasingkan diri dari seluruh kegiatan di pusat kota. Tidak ada yang pernah menyentuh pulaunya tanpa seijin dirinya dan itu berarti hanya ada empat orang yang pernah menginjakan kakinya di pulau Kyuhyun—selain asisten rumah tangga tentu saja.

“Bagaimana dengan presentasi?”

“Oke, di sini hanya ada dokumentasi presentasi awal dengan gambar seorang pria. Di gambar pertama kau bisa mengenali bahwa itu Hansen Gorge, gambar kedua adalah Trio Triquerta, ketiga adalah Sloan, keempat Klaus, kelima adalah Klaus dan Y. S. Shain, keenam dan ketujuh adalah Lee Soo-Hyuk, kedelapan Sloan dan Soo-Hyuk, kesepuluh—ini proyek artifasial—hanya ada Y. S. Shain.”

Kyuhyun mengangguk dan kemudian memutuskan transmisi, ia meninggalkan pesan pada memo elektronik kantor rumah Shim Changmin untuk menghubungi admin Lee Layya untuk secepatnya datang ke Korea dan menunjukan program kerja serta sejauh mana perkembangan dan kekurangan proyek mereka. Kyuhyun menyetujui seluruh persyaratan akan siapa saja yang boleh dan tidak boleh mengikuti prosedur artifasial heart nantinya berada di bawah pengawasan Triquerta.

***

Memo elektronik miliknya berbunyi, menandakan sebuah appointmen baru masuk ke dalam jadwalnya. Ia tidak pernah memiliki seorang admin untuk mengurus segala kepentingannya, ia lebih suka mengaturnya sendiri siapa saja yang ingin dan tidak ingin ia temui meski kabanyakan Suri akan membelokannya ke dalam jadwal pertemua dengan Shain atau Ayahnya jika pria itu tidak sedang berkutat dengan mayat-mayat di Morgue tercintanya.

Hell.” Umpatnya sambil mengusap wajah sebelum membuka notifikasi yang masih sibuk berkedip di tengah layar. “Buka notifikasi.” Perintahnya.

PERMOHONONAN PROGRAM KERJA ARTIFASIAL HEART DI TERIMA. SELURUH KEBIJAKAN JUGA SYARAT YANG DI AJUKAN OLEH TRIQUERTA RESERCH AND LABORATORIES DISAMBUT DENGAN BAIK OLEH CEO PERFECT BLUE INC.

UNTUK KELANJUTAN KERJASAMA, CEO PERFECT BLUE INC. MEMINTA KEHADIRAN KETUA PROYEK, LEE LAYYA, UNTUK MEMPRESENTASIKAN KEKURANGAN DAN LAINNYA SECARA LANGSUNG DI LABORATORIUM PUSAT MEDICAL ANALYSIS AND SURGERY DI SEOUL TANGGAL 4 SEPTEMBER 2020, PUKUL 02:30 PM KST.

SHIM CHANGMIN.

Fucking A.” umpatnya dan langsung menghubungi Shain. Wajah pria itu masih nampak berantakan dengan mata yang terpejam dan bertelanjang dada. Ini masih pukul tiga pagi. Sialan tiga pagi! Tidakkah admin Cho Kyuhyun itu paham mengenai perbedaan waktu di dunia itu?

Yo, Sir, ini pukul tiga pagi, apa kau tidak pernah memejamkan matamu, huh?”

Suri menyipitkan matanya saat gambar pada ponsel Shain bergoyang, pria itu terduduk di ranjangnya, mengusap wajahnya beberapa kali untuk memfokuskan pikirannya yang masih melayang-layang di dunia mimpi. Dan saat itu, selimut putih yang menutupi tubuh Shain terjatuh ke pinggulnya, memperlihatkan seluruh tubuh bagian atasnya dengan sangat jelas.

“Demi Tuhan, Shain, ini 2020, tidakkah kau tahu cara memblokir video?” mendengar protes dari mulut Suri yang pucat, Shain hanya tersenyum lemas. “Belajarlah mulai sekarang.”

“Cepat katakan ada apa, Layya.”

“Kita ke Seoul pagi ini, pukul lima tidak ada kata terlambat. Bawa apapun yang kau perlukan.”

Seketika bola mata nyaris hitam milik Shain terbuka lebar, bibirnya membentuk huruf ‘o’ kecil sebelum berubah menjadi sebuah cengiran. “Kau tidak sedang mengigau ‘kan, Layya?”

Suri mengangkat alis kanannya dan tetap tidak merubah ekspresinya. “Apa aku terlihat seperti sedang bermimpi untukmu, Dr. Shain Yang Terhormat?”

Shain berhenti sejenak, melihat wajah Suri yang sebenarnya tidak pernah berubah sedikitpun baik ia sedang serius ataupun bergurau, datar. “Sebenarnya wajahmu tidak pernah berubah tapi sepertinya kau sungguh-sungguh kali—“ gambarnya kembali bergoyang dan seorang perempuan dengan rambut yang berantakan, wajah mengantuk dan selimut yang menutupi dadanya sementara pundaknya di biarkan terbuka menggantikan wajah berbinar Shain.

“Aku dengar kalian mau ke Seoul, benarkah? Bolehkah aku ikut?”

Kekasih hampir lima tahun Shain, Faye Darell, wanita dengan rambut cokelat gelap ikal sepunggung, bibir penuh, mata besar berwarna violet dan wajah oval khas Perancis. Tidak heran Shain jatuh cinta pada Faye dan tidak berminat menganti partner ranjangnya selama lima tahun meski pekerjaan sampingannya di luar sana adalah menggoda wanita.

“Faye,” sapa Suri.

“Layya, biarkan aku ikut, aku belum pernah ke Seoul, aku dengar, oh, apa itu namanya? Namsan tower? Ya, aku ingin melihatnya.” Faye beralih pada Shain. Bergelayutan di lengan pria itu. “Boleh ya, Shain?”

Oh, my eyes!” Suri memijat kelopak matanya yang tertutup kesal. “Tidak ada liburan, kami hanya berada di sana hingga perundingan selesai, kau bisa kesana dengan Shain lain waktu, kalian menyakiti mata dan telingaku.”

Suri memutuskan hubungan begitu Shain dan Faye tergelak, menyumpahi dua pasangan yang dimabuk cinta itu karena telah mengotori pikirannya di hari sepagi ini.

Karena tidak bisa memejamkan matanya lagi, Suri beranjak menuju berkas pekerjaannya, menggarisbawahi seluruh kekurangan penelitiannya serta membulatkan lagi angka sebenarnya yang ia butuhkan. Tapi pikirannya teralihakan begitu melihat pantulan dirinya dari layar komputer yang mati.

Rambut white blonde miliknya terlihat berantakan, potongan asal terlihat pada ujung-ujung rambutnya, matanya nampak kecil dengan dwiwarna aneh, kelabu bercampur cokelat mendekati emas pada pupilnya dan sialanlah, untuk kali pertama dalam hidupnya, ia merasa tidak mencerminkan seorang ilmuan yang mengabdikan dirinya pada kedokteran. Ia lebih mirip dengan remaja penganut seni modern dibandingkan dokter.

Jeez!” meski begitu, ia tidak berniat mengubah penampilannya menjadi lebih feminim. Potongan rambutnya yang berantakan pada ujungnya membuat wajah halus khas Asianya nampak lebih tajam dan memperkuat karakternya meski ia nampak lima tahun lebih tua dari umurnya.

***

Tepat pukul lima pagi, Suri sudah berada di bandara, membawa sebuah tas ransel putih di punggungnya santai. Kacamata berframe, jaket kulit, kaus berpotongan leher V, jeans robek bagian lutut serta sneakers melengkapi penampilannya dan patut dicatat, seluruhnya berwarna putih.

Tidak ada satu pun percampuran warna di pakaiannya hari ini, kecuali kacamata dengan lensa hitam miliknya yang ia sematkan ketika berjalan melintasi bandara. Seketika itu ia menjadi pusat perhatian dengan penampilan bak hantu miliknya. Siapa yang tidak mengerikan melihat wanita berkulit seputih porselen dibalut aksesoris serba putih dengan warna bibir gradasi antara electric orange yang berpusat pada bibir bagian dalamnya melintasi bandara pukul lima pagi dan tidak berniat menyapa siapapun disekitarnya.

Dan Shain sudah cukup tahu diri tentang jadwal Suri yang benci keterlambatan, ia sudah berada dalam ruang tunggu VIP saat Suri melintas langsung menuju pintu imigrasi. Shain berdiri, setengah berlari menggeret koper biru metalik miliknya, menyamakan langkahnya dengan langkah Suri.

“Selamat pagi, Dr. Layya Lee.” Sapa Shain penuh godaan. Ini waktu yang bersejarah untuknya karena melihat Suri akan berbicara di depan pendananya untuk kali pertama. “Ramalah cuaca hari ini, cerah dengan suhu minimum 11 drajat celcius. Hari yang hangat untuk berlibur ke Seoul.”

Suri menyerahkan passport elektroniknya yang hanya sebesar telapak tangan pada petugas imigrasi.

“Tidak berlibur sayangnya.” Balas Suri sambil berlalu melewati Shain dengan senyuman mengejek.

Oh, come on, Seoul dan tidak berwisata itu tidak lengkap, ayolah, kau selalu kembali ke Seoul setiap satu tahun sekali bukan, Layya? Ajak aku berkeliling.”

Suri melihat jam tangannya, menghitung kapan ia akan sampai di kota Seoul. “Jika kita sampai malam hari, akan kuajak kau berkeliling.”

***

Denting pemberitahuan informasi penerbangan masuk ke dalam memo elektronik Kyuhyun ketika ia dalam perjalanan menuju makan malamnya bersama rekan bisnis asal Jepang yang menyempatkan mengunjunginya untuk memberitahukan perkebangan EveR terbaru padanya secara langsung.

Pemberitahuan bahwa Dr. Lee Layya sudah dalam perjalanan ke Seoul bersama asistan proyek, Y. S. Shain, dalam notifikasi itu, Dr. Lee menyetujui untuk menangani segala presentasi oleh dirinya dengan syarat rapat terbatas, hanya ketua MAS, CEO Cho dan asistennya, Shim Changmin, yang mengikuti rapat tersebut.

Seumur hidupnya berkarir, baru kali ini ia tahu rekan kerjanya tidak ingin bertemu langsung dalam presentasi proyeknya. Padahal, jika rekan kerjanya adalah seorang perempuan, ia tak perlu repot-repot untuk meminta, mereka akan menawarkan diri sendiri untuk mempresentasikannya plus makan malam.

“Tidak pernah kutemui rekan bisnis wanita seperti Lee Layya.” Ucapnya pada Changmin yang sibuk memelototi tabletnya, melihat putra berumur satu tahunnya merangkak menghampiri tablet begitu melihat wajah Changmin muncul disana.

“Aku pun tak pernah.” Ucapnya sambil melambai pada Yoojin dan mematikan transmisi. “Omong-omong, namanya Layya? Nama lahir? Atau nama ‘panggilan’?”

Kyuhyun mengangkat bahunya tak peduli dan meneliti lagi laporan tertulis EveR yang untuk kelima kalinya muncul dengan fitur terbarunya, jauh lebih menyerupai manusia dan lebih personal. Semua orang bisa memilikinya, menginstalnya khusus sesuai keinginan mereka, bukan hanya sebagai alat praktik kedokteran seperti rancangan awal EveR tahun 2005.

“Sejak kapan kau peduli dengan penamaan seseorang dibandingkan dengan wajah seseorang?”

See?” Changmin mengetukan jemarinya pada cincin kawin dirinya dan Yoojin yang melingkari jari manis sebelah kanan miliknya. “Ini tandanya aku sudah tidak peduli dengan wajah wanita lagi.”

“Ah….

“Biar kubacakan untukmu,” semenjak kejadian tujuh tahun lalu yang menempatkan Kyuhyun diambang batas kematian, pria itu menjauh dari siapapun, mengurangi keingintahuan tentang pribadi seseorang dan hanya berdekatan dengan orang yang dianggap Kyuhyun nyaman.

Changmin yang sangat mengerti dan mengetahui seperti apa saudara tak sedarahnya itu menderita setiap harinya, menenggelamkan pikirannya dalam tumpukan pekerjaan dan mengasingkan diri, cukup tahu diri untuk melakukan riset sebelum Kyuhyun memutuskan sesuatu. Anggaplah ia sebagai jiwa sosialisasi Kyuhyun.

“Layya Gorge Lee, lahir di Pittsburg May 6th 1992,” Changmin melihat Kyuhyun, menunggu reaksi pria itu ketika menyebutkan tanggal lahir Lee Layya yang sama dengan wanita Kyuhyun dulu. “Dari pasangan Hanse Gorge alias Hansen Gorge Lee dan Yvtee C. Dubois alias Kang Kyung-Sook. Satu saudara laki-laki, Liam Gorge Lee alias Lee Soo-Hyuk. Ibunya seorang aktivis sosial, meninggal tahun 1997 di Seoul, sebab serangan jantung. Ayahnya tidak menikah lagi. Tidak ada catatan pernikahan, anak dan juga kejahatan, catatan kesehatan penyakit punggung dan menjalani perawatan selama dua tahun penuh di Jerman sebelum akhirnya terjun ke dunia medis mengikuti Ayah dan Kakaknya.”

Lagi-lagi, Changmin menunggu reaksi dari wajah Kyuhyun ketika nama Yvtee terucap.

Well…” komentar Kyuhyun dan menutup tabletnya. “Dia di berkati dengan kecerdasan dasar seorang dokter, bukan?”

“Ya, hanya perlu membuktikan sejauh mana insting sebagai dokternya. Jika sebaik Soo-Hyuk atau Dr. Gorge, aku setuju. Jika tidak… maaf Kyu, kita harus menolaknya.”

***

Ia duduk di sebuah sofa single yang di lapisi kulit hewan terbaik berwarna merah marun, ruangan di sekitarnya nampak suram dengan jendela persegi panjang yang menampakan kelip cahaya kota di bawah sana, entah kota apa. Tirai sewarna dengan dinding kayu merah alami nampak mendominasi seluruh ruangan. Termasuk sebuah meja besar dengan aroma kayu oak segar yang seolah baru saja di pahat menjadi meja pagi tadi terlihat di hadapannya.

Namun seluruh bagian belakang kayu oak nampak gelap tanpa ada pencahayaan sediktpun.

“Hallo,” sapa seseorang di balik meja yang ia tidak dapat melihat wajahnya bahkan meski ia menyipitkan matanya sekali pun. “Aku Leah, apa yang kauinginkan dengan temanmu ini?”

Dan seketika itu keringat dingin membanjiri pelipisnya, tubuhnya seolah membeku pada tempatnya sekarang. Meski tidak melihat wajahnya, ia mengenali suara penuh arogansi dan rayuan di balik meja itu. Caranya mengucapkan teman seolah ia siap melahap siapapun yang menjadi temanmu.

“Kenapa diam? Oh!” dan wanita itu tertawa, tertawaan yang sangat cantik dan elegan di telinganya, melupakan bahwa sosok itu adalah sosok mengerikan. “Aku lupa kalau biasanya kaulah yang ada disini, begitu bukan, Lee Suri?”

Dan tiba-tiba saja pandangan di depannya berganti. Ia menghadap tempat duduknya sebelum ini, dan tetap, tidak ada satu pun cahaya yang menerangi sosok wanita yang bertukar tempat duduk dengannya. Kaki jenjang itu terlipat, saling bertumpu dengan balutan jeans kelabu yang robek pada bagian lututnya dan sepatu boots selutut hitamnya. Jari-jari lentik dengan kulit putih pucat tanpa nail art itu saling bertautan di atas lutut sosok tersebut.

“So, tell me, Lee Suri…” ia berhenti, meski dalam gelap Suri bisa merasakan bahwa wanita itu menelengkan kepalanya. “Tell me about your works.” Jari telunjuk pucat itu tiba-tiba saja menunjuk mejanya, menunjuk ke kumpulan foto polaroid di hadapannya yang entah sejak kapan ada disana.

Suri mengalihkan pandangannya pada kumpulan foto itu dan dengan gemetar hebat, ia meraih satu persatu foto tersebut. Foto yang di penuhi dengan warna merah menggenang pada lantai, kulit pucat dan mata yang tak bernyawa dengan bentuk beragam itu mengisi setiap tangkapan cahaya polaroid.

“Apa ini?” tanya Suri ketika rasa mual menghujani lambungnya dan rasa pening menekan kepalanya.

“Pekerjaanmu.” Jawabnya dengan senyuman mengerikan.

***

 

September 4th, 2020

Seoul

 

Ia membekukan dirinya di bawah shower yang terus menghujani pori-porinya semenjak sepuluh menit yang lalu. Rasanya angka sebelas di jam digital menyiksa kewarasannya. Ia ingin menghilangkan bekas-bekas mimpi buruknya beberapa menit lalu sebelum menuju ke Medical Analyze and Surgery Center di Perfect Blue Inc. kompleks yang terletak di pinggir kota Incheon, mendominasi seluruh sisi lain pantai Incheon yang khusus dijadikan pusat pergerakan Perfect Blue.

Seluruh bahan penelitian berada di kepalanya dengan baik. Detail yang kurang hingga detail terbaru yang ia kerjakan sudah berada disana dengan mudah meski tak dihapalnya. Ia sudah mempersiapkan Shain bicara pada bidangnya. Seluruh rencananya sudah tertata rapi pada tempatnya, seharusnya ia tak segugup ini untuk berhadapan dengan Perfect Blue. Tapi mimpi sialan itu mengacaukan seluruh sistem pengendalian dirinya.

Memaksa dirinya untuk menyatukan lagi seluruh pengendalian dirinya sambil menyantap sarapan paginya khas Korea dengan berita internasional yang di siarkan dalam bahasa Inggris di layar dua puluh sembilan inci yang terpasang di dinding kamar apartmennya.

Ya, setidaknya lima kali dalam satu tahun ia selalu kembali ke Seoul, menemui makan Ibunya yang berada di Busan dan kembali ke apartmennya sendirian. Lihatlah saat ini, Suri berdiri, meninggalkan sarapannya yang belum menghilang setengahnya itu mendingin. Ia berdiri di balik jendela dengan tirai putih dan dinding marmer putih polos, ia mengintip kota Seoul yang tumbuh pesat dengan layar iklan besar yang terus menampilkan produk terbaik dunia di sana dengan wajah-wajah Asia yang seragam.

Ada rasa sakit di dadanya yang tak mampu ia gambarkan ketika kembali ke Seoul. Untuk beberapa alasan ia selalu benci kembali ke apartmennya dengan orang lain setelah mengunjungi makan Ibunya meski itu Ayahnya sendiri atau pun Kakaknya.

Suri memeluk dirinya sendiri sebelum menghubungi Soo-Hyuk melalui ponsel yang tertanam di dinding apartmennya.

“Hai,” wajah cerah Soo-Hyuk luntur begitu saja ketika menangkap ekspresi wajah Suri yang tak seperti biasanya. Wajah dingin Suri nampak begitu lelah, begitu sendu dan begitu… menderita. “Ada apa denganmu? Kau di Seoul?”

Suri mengangguk dan mengalihkan lagi pandangannya pada kota Seoul di luar jendela. “Aku tidak bisa mengingatnya sedikitpun.” Gumamnya pelan.

“Siapa?”

Omma,” Suri menghela nafasna. “Kau bilang aku kesayangannya, kau bilang aku adalah segalanya untuk Omma, kau bilang aku tak pernah melepaskan diriku sedikitpun dari Omma.” Suri berhenti. “Tapi aku tidak bisa mengingatnya sedikit pun. Aku tidak bisa mengingat wajahnya, tidak bisa mengingat aromanya, tidak bisa mengingat sentuhannya. Aku tidak bisa mengingatnya sedikitpun dan ini membuatku sakit.”

Tiba-tiba saja rasa dingin itu merayapi hatinya yang tak pernah tersentuh oleh gangguan semacam ini. Tapi hari ini, ia berdiri di kota Seoul bukan bertujuan untuk mengunjungi Ibunya adalah sesuatu yang meremas hatinya. Ia adalah kesayangan Ibunya, namun ia tidak bisa mengingat sedikit pun tentang Beliau selain dari foto dan cerita Ayah juga Kakaknya. Kenyataan terkadang lebih menyakitkan jika terlalu lama diingkari.

“Dengarkan aku, Lee Suri,” Soo-Hyuk tersenyum lembut dengan mata mengantuknya. “Adikku, Ibu tidak akan mempermasalahkan kau mengingatnya atau tidak, tidak memaksakanmu untuk mengingat memori yang lalu jika ia tahu kau menderita hanya karena memaksakan mengingat seluruhnya. Lee Suri, lihat aku.” Paksa Soo-Hyuk dan sialanlah karena mereka hanya terhubung melalui transmisi ponsel.

“Ibu sudah senang karena kau mau memikirkannya setiap hari, melakukan apa yang belum sempat ia lakukan, melihatmu bisa membuka mata lagi, dan yang terpenting,” Soo-Hyuk menjauh dari lensa hingga setengah badannya terlihat. “Kau selalu menempatkannya di sini,” ia meletakan tangan kanannya pada bagian dada. “Ia mungkin kehilangan bagian dirinya di pikiranmu, tapi ia mendapatkan banyak tempat dihatimu, aku yakin Ibu sangat senang jika mendengar kau memikirkannya.”

Masih terasa dingin. Suri mengusapkan tangannya di bagian dada. Sangat dingin.

“Sempatkan menjenguk dan membawakan lily kesukaannya setelah kau selesai dengan urusanmu.”

***

Mereka—Suri dan Shain, sampai di pusat MAS pukul dua nol nol dan langsung diantarkan menuju ruang rapat private yang sudah disiapkan oleh asisten Kyuhyun, Shim Changmin. Ruangan itu berbentuk setengah melingkar dengan meja oval di tengah ruangan, lima kursi, tiga buah layar yang masih menampilkan wallpaper ombak laut yang menyapu pasir putih dan satu buah jendela besar berwarna biru yang memperlihatkan kemegahan kota Seoul, Suri bisa menebak bahwa kaca tersebut tidak mampu ditembus oleh mata telanjang bahkan alat canggih sekali pun, karena sudah tentu jika dengan mudah dimata-matai, bukan ruang rapat rahasia namanya.

Seorang wanita dengan kemeja merah segar yang licin pas badan, killer heels setinggi lima belas sentimeter serta rambut hitam yang di sanggul rapi itu kembali masuk ke dalam ruang rapat dengan senyum tipis di wajahnya.

“CEO Cho sedang menjalani teleconference saat ini, Beliau akan selesai dalam dua puluh menit lagi, Anda ingin teh atau kopi?” tanyanya dengan nada yang sangat mengalun. Jika saja CEO Perfect Blue adalah salah satu pekerjanya, sudah pasti Suri akan mencibir pria itu karena mempekerjakan wanita yang bisa membuatnya orgasme hanya dengan mendengar suaranya.

Black.” Jawab Shain karena bisa membaca bahwa Suri akan menjawab ‘I’am okay’ beberapa saat yang lalu. “Dan untukku, cappuccino, please.”

Wanita itu mengangguk sebelum meninggalkan ruang rapat sambil tersipu malu akibat kedipan mata Shain dan tatapan mematikan yang biasa ia lancarkan pada wanita di Eropa. Siapa sangka trik murahan awal millennium seperti itu masih berlaku hingga saat ini?

Suri menggeleng-geleng. “Asshole.

Thanks, Doctor Sugar.

Suri mendengus dan berdiri menyiapkan bahan presentasinya. “Tidak berpengaruh untukku. See,” Suri menunjuk wajahnya yang tidak tersipu malu. “Aku menyukai perempuan.”

Ouch.”

***

Changmin masih dengan sangat setia menjabat sebagai wakilnya dengan kantor yang berada satu lantai di bawah kantor Kyuhyun. Ia merapikan berkasnya, mengunci seluruh pekerjaannya sebelum berjalan ke lobi utama di lantai satu karena Yoojin akan sampai dalam waktu lima menit. Jika ia tidak bersikap manis dan menjemput istrinya itu, nanti ketika mereka sampai di rumah, Changmin akan dihabisi, direbus kemudian dilemparkan ke laut oleh wanita itu hanya karena tidak terlihat mesra di hadapan pegawai wanita Perfect Blue seperti sekawanan srigala kelaparan menatap Changmin seolah daging merah segar.

Dan saat itu interofficenya berkedip merah. “Ya, Donghae.”

“Dr. Lee Layya dan asistennya Dr. Y. S. Shain telah menunggu di Private A sepuluh menit lalu. Kyuhyun akan turun dalam waktu sepuluh menit lagi.”

Changmin mengangguk sambil membenarkan lagi dasinya. “Mengerti. Aku dan Yoojin akan menyapanya lebih dahulu.”

Karena bukan kebiasaan Perfect Blue membuat partner kerja mereka menunggu lebih dari lima menit, Changmin terburu menuju Private A bersama dengan Yoojin.

“Aku lihat portofolionya. Dan aku yakin Dr. Gorge mendidik putrinya dengan praktik kedokteran kuno. Ia menambahkan beberapa teori yang tak pernah dokter modern gunakan. Ia tidak memanfaatkan perkembangan elektronik kita yang sudah sangat maju untuk membuat Artifasial Heart seperti prototype awal.” Komentar Yoojin selama berjalan melewati lorong setengah melingkar yang dinding kacanya berwarna bias biru.

“Karena bagaimana pun elektronik tidak seharusnya berada dalam tubuh manusia. Kau ingat kejadian yang tidak pernah di ungkapkan dalam kasus Artifasial Heart generasi satu?”

“Tidak.

“Bagaimana bisa kau menyebut dirimu Dokter jika tidak mengetahui gossip seperti ini,” Changmin menempelkan telapak tangannya pada pintu pelindung ruang rapat prioritas satu. “Ada beberapa issue yang tersebar bahwa salah satu dari sepuluh orang pertama penerima Artifasial Heart mengalami keracunan akibat benda elektronik tersebut.”

Gossip. G-O-Double S-I-P is casual or unconstrained conversation or reports about other people, typically involving details that are not confirmed as being true.” Yoojin hanya mengangguk sambil menepuk prihatian punggung suaminya yang senang bergossip. “Gossip, Honey, gossip.”

Now you shut up.

Tapi keduanya menyengir sebelum memberi anggukan kecil pada wanita yang menunggu ruang rapat A untuk meninggalkan sisanya pada mereka. Tapi sepertinya ada saja halangannya, ponsel Yoojin berdering. Itu asisten Rumah Sakitnya. Yoojin memegang tangan Changmin. “Tunggu sebentar.”

***

Kyuhyun langsung keluar ruangan begitu menyelesaikan permasalahan sepele tentang prosedur pembangunan pulau tambahan di lepas pantai Perancis yang mempunyai konsep serupa dengan Seoul II. Tidak ada yang terlalu serius jika ia yang menanganinya. Hanya perlu penekanan sedikit dan seluruh permasalahannya terselesaikan. Bagaimana tidak menggurita Perfect Blue jika tangan dingin seperti Kyuhyun yang meneruskannya.

Ia turun menggunakan elevator pribadinya untuk mencapai Private A. Bahkan tidak perlu menunggu sepuluh detik untuk turun sepuluh lantai ke bawah. Yang Kyuhyun harapkan adalah Changmin dan Yoojin yang sudah berada dalam ruang rapat menyapa dua orang rekan kerja mereka yang menunggu semenjak beberapa menit lalu. Bukan menemukan dua orang itu berdiri berhadapan dengan wajah memerah.

“Masih di sini?” tanya Kyuhyun sambil merapikan jas hitamnya.

“Maaf, tadi Rumah Sakit menghubungiku apa kami harus menyiapkan ruangan baru untuk dua orang di sana secepatnya. Dan itu membuatku tertawa.” Jawab Yoojin.

Kyuhyun menggerakan kepalanya, mengajak mereka untuk menyusuri lorong menuju satu-satunya pintu di ruangan itu. “Kenapa tertawa?”

“Aku baca portofolio miliknya dan…” Yoojin membuka matanya sambil menggeleng dan menggerakan bahunya. Tanda bahwa ia tidak begitu percaya proses pembuatan jantung artifasial menggunakan contoh jaringan lama dan di kembangkan menjadi replika jantung bisa di percepat prosesnya. “Sudah bisa membuat jantung seperti fungsi jantung asli saja sudah lebih dari hebat. Aku belum melihatnya jadi jika pun kau mengijinkan penelitian itu dilanjutkan, aku tidak akan mengijinkannya hingga aku melihat dengan mata kepalaku sendiri.”

Kyuhyun hanya sedikit menaikan sudut bibir kanannya. “Seperti aku tidak tahu saja menjalankan bisnisku, Yoo.”

Pintu kaca satu arah itu bergeser begitu menangkap sensor panas. Ia melihat seorang pria dengan wajah Asia yang hanya tertinggal sedikit di wajahnya itu terduduk melihat tablet miliknya sementara layar presentasi di belakangnya blank putih tak menampilkan screen saver yang ia program. Dan di satu-satunya kaca yang memperlihatkan seberapa kecilnya kota Seoul, terdapat seorang wanita dengan rambut putih berpotongan berantakan beberapa mili di bawah telinga, kemeja putih serta celana jeans putih, kulit lehernya sewarna porselen dan cahaya dari luar yang temaram membuat siluet yang menggambarkan lekuk tubuh wanita itu nampak tegas.

Yoojin menahan dirinya untuk tidak tertawa melihat wanita yang membelakangi mereka. bagaimana bisa seseorang begitu ceroboh memilih pakaian dan penampilan untuk bertemu dengan instansi yang akan memberikan dana besar untuk penelitian mereka?

Tapi ekspresi Yoojin berbanding terbalik dengan Kyuhyun, pria itu mengatupkan rahangnya kuat-kuat begitu indera penciumannya mengenali aroma vanilla yang manis dan dingin di ruangan ini. Berpuluh-puluh tahun pun tidak akan mampu membuatnya melupakan lekuk tubuh wanitanya, ia tahu, mengenali setiap jengkal dari bayangan itu dengan baik.

Shain buru-buru berdiri begitu melihat Kyuhyun, Changmin dan Yoojin memasuki ruang rapat. Shain nampak lebih siap daripada rekan kerja perempuannya, ia mengenakan kemeja biru langit yang di tutupi jubah praktik putih serta trouser sewarna gandum. Rambut cokelat madunya di sisir kebelakang seolah menyatu dengan kulit kepalanya. Mata gelap pria itu terlihat atraktif dengan bibir sempurna, penuh dan menggoda. Bahkan Yoojin harus mengakui bahwa ada pria yang lebih menarik dari suaminya dan Kyuhyun.

Jika saja tidak ada Changmin dan Kyuhyun di sisinya, mungkin Yoojin sudah bersiul saat Shain mengitari meja oval dan mengulurkan tangannya pada Kyuhyun.

“Sir, selamat siang.” Ucapnya dengan aksen Brooklyn yang masih sangat kental.

Kyuhyun mengangguk dan menjabat tangan Shain. “Dr. Y. S. Shain, selamat siang.” Kyuhyun menggerakan tangannya, memperkenalkan Changmin. “Wakilku, Shim Changmin,”

“Selamat siang, Dr. Shain.” Ucap Changmin sambil menjabat tangan Shain.

“Istri Shim Changmin serta ketua dari MAS, Shim Yoojin.”

“Selamat siang.”

Karena sepertinya pihak Kyuhyun sudah memperkenalkan dirinya, tidak sopan jika ia tidak memperkenalkan rekan kerjanya yang saat ini masih tidak begitu tertarik dengan perkenalan atau sepertinya tidak mendengar seseorang masuk karena telinganya tersumpal headset.

Shain menghampiri rekan kerja wanitanya, menepuk pundaknya dan menunjuk ke arah Kyuhyun menggunakan dagunya. Wanita itu melepas headset dan berbalik menatap Kyuhyun dan untuk sepersekian detik ruangan terasa hening bahkan oksigen tiba-tiba saja menguap dari bumi.

Dua iris cokelat keemasan yang di balut dengan warna biru pucat nyaris kelabu yang di rangkum dengan bentuk mata almond itu menatap Kyuhyun tepat di bola mata gelapnya. Bibir penuhnya sewarna dengan jeruk segar di perkebunan Florida, kulitnya seputih dan secemerlang porselen dan bulu mata panjang itu berkedip perlahan saat ia menyebrangi ruangan untuk kemudian mengulurkan tangannya pada Kyuhyun.

“Selamat siang, Cho Kyuhyun,” ia menjabat tangan Kyuhyun erat, pasti dan keras kepala. Tidak nampak sebuah senyuman ramah di wajah wanita itu saat menghadap Kyuhyun. “Senang bertemu dengan Anda dan,” ia beralih pada Yoojin yang berdiri di tengah antara Changmin dan Kyuhyun.

Tidak ada tertawa merendahkan, tidak ada cengiran bodoh atau pun tatapan jenaka di mata Yoojin. Ia pucat sempurna melihat sosok di hadapannya. Ia memaksa dirinya untuk menjabat tangan Suri erat-erat. Merasakan dingin yang sama ketika ia kali pertama menyentuh Suri. “Jang—Shim Yoojin, senang bertemu dengan Anda Dr. Lee.” Ia bahkan lupa dengan namanya sendiri ketika melihat langsung ke mata dwiwarna Suri yang pucat dan hangat di bagian dalamnya.

“Shim Changmin, wakil Cho Kyuhyun, terima kasih karena sudah memenuhi persyaratan kami, Dr. Lee.” Sambut Changmin lebih siap di bandingkan Yoojin dan Kyuhyun, nadanya ketus dan tentu ia masih belum melupakan dengan apa yang manusia berwajah seperti Dr. Lee lakukan pada sahabatnya delapan tahun lalu.

“Silahkan duduk.” Kyuhyun menarik bangku yang berhadapan langsung dengan wajah Suri. Menyakinkan bahwa ia menemukan Suri-nya setelah sekian lama, atau jika ia bukanlah Lee Suri-nya, maka biarkan Kyuhyun menganggap wanita itu sebagai Suri-nya.

“Aku akan memulainya sekarang jika Anda tidak berkeberatan, Sir.” Suri mengangguk pada Kyuhyun sebelum beralih pada Shain dan mengangguk.

Perlahan lampu ruangan meredup dan sebuah data tampil di layar, menderetkan seluruh program kerja mereka yang tersisa, proses penemuan, proses eksekusi hingga jika nanti berhasil kualifikasi apa yang akan di pilih oleh Suri. Cukup 20 menit untuk menjelaskannya secara keseluruhan, singkat dan padat. Bukan bidangnya untuk berbincang di depan orang, atau mendengarkan keinginan orang lain. Ia selalu mengalami keram di perutnya jika terlalu lama menjabarkan keinginannya atau mendengarkan penjabaran keinginan orang lain.

“Jadi kau tidak ingin menyerahkan jantung buatanmu pada sembarang orang? Kenapa?” Kyuhyun bertanya sambil menyandarkan tubuhnya.

“Bumi kita sudah tua dan kita mengalami ledakan populasi di beberapa bagian dunia? Untuk apa memberikan jantung buatan pada orang yang sudah tua dan tak berdaya? Lagi pula mengapa mereka menginginkannya? Mereka sudah cukup lama untuk hidup di bandingkan dengan penderita sakit jantung stadium 4 yang masih berumur di bawah 30 tahun.”

“Lalu bagaimana kita mengambil keuntungan dari proyek sebesar ini? Aku harus membayar ganti rugi ke pemerintah Jerman sebagai pengambil alihan proyek dan menggelontorkan dana untuk proyek tertundamu.” Changmin angkat bicara, melipat kedua tangannya di atas meja.

“Sistem substitusi.” Suri menampilkan sebuah gambar diagram lagi di layar. “Si Kaya akan membayar untuk Si Miskin, dan setengah harga untuk kalangan menengah. Perjanjiannya untuk para penerima jantung secara gratis adalah rela menyumbangkan jantungnya lagi untuk di gunakan oleh orang lain yang membutuhkan.”

Changmin menggeleng, tidak setuju dengan konsep yang di ajukan. Mereka membayar banyak, mengorbankan banyak, kenapa harus mendapat sedikit keuntungan hanya demi kemanusiaan?

“Kami mengeluarkan banyak uang hanya untuk produksi jantung, kenapa harus mengalah demi kemanusiaan? Bahkan kau tahu bahwa kita mengalami ledakan populasi, jadi untuk apa mereka di selamatkan?”

Wajah Suri mengeras, mengepalkan tangannya meski matanya nampak datar, menelengkan kepala ke kanan dan sudut bibir kirinya perlahan terangkat. Menakutkan, pikir Changmin. Berbahaya, wanita itu masih seberbahaya dulu. Tidak akan ada satu orang pun yang memiliki wajah yang sama dan aura yang sama kecuali mereka memang individu yang sama.

“Shim Changmin, kau menikah dengan seorang dokter.” Ucapnya santai dan menjalankan jemarinya ke rambut, membuat rambutnya sedikit berantakan. “Ada banyak yang harus kami pertimbangkan dalam menyelamatkan nyawa, termasuk ledakan populasi, tapi…” ia menyatukan jari-jarinya. “Aku tidak akan membiarkan anak muda berbakat dan mempunyai harapan mati begitu saja karena penyakit jantung sialan.”

“Aku setuju dengan segala yang kau ajukan,” Kyuhyun mengangkat tangan kanannya, mengisyaratkan pada Yoojin dan Changmin untuk diam karena mereka siap memprotes keputusan Kyuhyun. “Bisakah kami mengunjungi laboratoriummu di Jerman, Dokter? Kami ingin melihatnya secara langsung.”

“Kapan pun, kau bisa langsung menghubungiku.” Suri menyodorkan kartu namanya ke meja sebelum bangkit, merapikan rambutnya asal dan mengangguk pada Shain. “Senang bisa mendapat kesempatan untuk menjelaskannya pada Anda semua.” Tambahnya mengulurkan tangan pada Yoojin.

“Senang bisa mengetahui ada proyek sebesar ini di dunia.” Balas Yoojin lengkap dengan kedipan sebelah mata, namun dia seorang Lee Suri, tidak tahu bagaimana cara membalas kedipan bersahabat dari seseorang, bahkan mengembangkan senyuman saja ia susah payah.

Changmin menjabat tangan Suri tanpa bicara, hanya menatapnya tegas dan penuh kebencian.

“Kapan Anda akan kembali ke Jerman?” Balas Kyuhyun menjabat tangan Suri, menahan keinginan untuk merengkuh tubuh wanita itu ke dalam pelukannya.

“Malam ini pukul dua pagi.” Suri masih mempertahankan jabat tangannya dengan Kyuhyun, merasakan sesuatu yang asing sekaligus familiar yang sulit untuk dicari penyebabnya.

“Kalau begitu kenapa tidak naik pesawat pribadiku dan mengunjungi fasilitas bersama?” Kyuhyun melirik Yoojin yang tersenyum tipis dan Changmin yang menahan diri untuk tidak memijit keningnya di hadapan Suri, “Aku rasa, aku dan Yoojin bisa ikut.”

“Tentu.” Jawab Suri tanpa menunggu persetujuan dari tim yang lain ataupun Shain. “Lebih cepat lebih baik.”

Yoojin mengangguk menyetujui penawaran Kyuhyun sementara Changmin tidak menjawab. “Kalau begitu aku akan mengirim mobil ke apartmentmu pukul 12 malam.”

“Ya, senang bertemu dengan Anda sekalian.” Suri sekali lagi mengangguk, melepaskan jabat tangannya dengan Kyuhyun dan menghilang di balik lift bersama Shain.

“Jangan katakan kau tertarik padanya hanya karena wajahnya mirip Lee Suri, Cho Kyuhyun. Mundur sekarang atau aku akan menjatuhkanmu tak sadarkan diri sekarang.” Peringatan Changmin langsung menyembur ketika mata Kyuhyun yang biasanya nampak dingin berubah kosong menatap pintu kelabu di hadapan mereka. “Jangan coba-coba berpikir kau akan menariknya lagi. Mundur. Kita sudahi sampai di sini, tidak ada pertemuan berikutnya atau apapun. Tidak ada. Selasai.”

Kyuhyun memilih meninggalkan Changmin dan Yoojin, ia terlalu yakin dengan apa yang barusan di lihatnya. Tidak mungkin dua orang terlihat begitu mirip bahkan hingga suara dan caranya menatap orang lain. Ia melihat kilasan ekspresi aneh saat ia menyentuh tangan wanita itu tadi. Ada sebuah ketidakasingan dari caranya menatap Kyuhyun untuk sepersekian detik.

***

Suri menjalankan jemarinya gugup ketika memasuki lift, ada sesuatu yang menganggu di mata pria itu. Ada sesuatu yang amat familier yang membuat degup jantungnya kacau dan kepalanya pening ketika melihat mata gelap Kyuhyun yang siaga. Suri yakin bahwa Kyuhyun juga tahu apa yang ia rasakan, pandangannya bahkan tidak pernah goyah sedikit pun dari mata Suri, mengekor kemana pun ia bergerak.

“Kau gelisah karena mereka akan melihat pekerjaan kita secara langsung?” tanya Shain begitu lift mencapai lobi utama dan mereka keluar, di sambut dengan keramaian umum.

“Tidak.”

“Lalu kenapa kau nampak gelisah?”

“Tidak ada.” Bohongnya. “Hanya saja Korea membuatku gugup.”

“Ah,” jawab Shain meski ia sebenarnya tidak mengerti kenapa Lee Suri yang lancar berbahasa Korea dan keturunan langsung dari Ibu Korea masih gugup datang ke negeri asalnya. “Bagaimana kalau sedikit jalan-jalan, ke pub mungkin?”

Suri melihat langit yang masih terang benderang di luar gedung. “Masih terlalu pagi. Aku tinggal di kamar saja. Ada yang perlu kuurus dengan Soo-Hyuk. Pergilah berjalan-jalan. Aku pakai taksi.”

Wajah Shain berubah menjadi cengiran lebar dengan mata berkaca-kaca bak balita sambil mencengkram pundak Suri penuh haru. “Aku berhutang padamu, babe.” Ucapnya sebelum mengecup dahi Suri dan menyelinap ke balik mobil hitam yang disediakan oleh pihak Perfect Blue.

Awalnya memang Suri berencana untuk kembali ke kamarnya, duduk dan menikmati siang harinya tanpa gangguan siapa pun. Tapi entah kenapa kakinya berkata lain, ia menyebrang jalan, berdiri bersama sepuluh orang berpakaian rapi di halte air bus. Ia tidak berpikir banyak, hanya mengikuti kakinya melangkah hingga sinar matahari itu menyengat wajahnya, menyinari tepat ke matanya dan ia sadar ia berada di sebuah pelabuhan.

Bukan tempat yang ia kenal, tapi ada sesuatu yang membawanya ke tempat pengangkut barang, tempat dimana kebanyakan orang tidak memedulikan orang lain kecuali kantong mereka cukup tebal untuk di rampok. Siang ini sebagian orang sibuk berdiri di pintu kapal, mencentang kargo mereka dan sebagian lagi sibuk menatap Suri dari balik kedai-kedai kopi beraroma lumpur.

Pernah kah ia berada di dermaga sebelum ingatannya hilang—atau lebih tepatnya di hapus? Rasanya amat familiar, tapi bukan tempat ini. Suri berjalan menuju dermaga, kayu-kayu di bawah kakinya berdencit ketika ia menginjaknya. Hanya laut dengan ombak berirama di hadapannya selaus mata memandang.

Terlalu banyak ingatan yang terlupa dan terlalu sedikit waktu yang ia punya untuk mencari tahu siapa dirinya sebelum kehidupan ini atau lebih tepatnya ia terlalu takut jika mengetahui dirinya adalah seseorang yang keji di kehidupan lalunya. Sanggup kah ia memaafkan dirinya sendiri jika ia mengetahui kebenarannya?

Satu jam ia habiskan untuk duduk di ujung dermaga dengan sinar matahari yang menyengat wajahnya dan angin laut menyibak rambut blonde platinum miliknya yang terpotong pendek asal, matanya terpejam dan telinganya tersumpal earphone.

Maukah aku melihat siapa diriku di masa lalu?

***TBC***

fufufu…ada yang tahu fanfiksi lanjutan apa ini? Yang veteran diblog ini pasti udah bisa nebak fanfiksi sequel yang mana ini. Well, guy’s I’m home xD

242 thoughts on “KATABASIS : DÉJÀ VU

  1. astagaaaa kak okky tersayanggggg aku sempet bingung awal2 bacanya.. ini siapa?? kok suri namanya jadi layya??? kok leah nya beda?? kyuhyun tiba2 sempet koma?? hilang ingatan atau apalah itu.. lee soo hyuk,Yvtee,Dokter Jang yoojin,Tatapan Changmin yang penuh kebencian sama suri. aku bingung bneran (effek baca dipagi buta) dannn akhirnya otak aku konek sama cerita inikalo ini lanjutannya La Bella Dame Sans Merci . astagaaa leah si Jibril jadi Dr.Lee Layya. dan yang menghantui Suri Layya itu dirinya sendiri si Suri Leah ya?? bner gk tuh? . jujur aku gk pernah kepikian klo LBDSM bkal ada lanjutannya.. tapiii iniiii !!! aku bahagia walaupun sempet gagal paham sama ceritanya wkwkwk.. dannn gws buat kucing mu kak. salam reader yg sebelumnya gagal paham akibat insomnia hahah

      1. Eonnie itu mungkin sariawan. Karena kucing ku juga gitu waktu itu. Di bawa ke rs katanya dia sariawan. Eonnie sering mandiin gak?

      2. Nah. Eon.. kucing gg boleh sering di mandiin. Tulang mereka rentan. Jadi nnya ke sariawan… ya semoga wembuh ya neko…

  2. huh… btuh bbrpa mnit buat ngerti nhe crta… bngub tdur udh lngsung bca ff.. msih stngah nyawa yg trkmpul jd gk ngrti deh… gk tw lg mw kmen ap.. yg jls kakak mmang pntar bnget bkin reader.a mti pnsran… so d tunggu lnjutan.a….😀

  3. BPas baca.. oleh ff baru.. tapi mana cho kyuhyun nya.. ? Kemudian nama perfect blue mulai muncul asik ada kyuhyun nya.. tapi makain masuk ke cerita.. mulai mikir oleh lee leyya siapa lalu kengiet LBSDM dan mikir mungkin suri? Dan iyah ternyata.. dan penasaran sama keluarganya yg sekarang .

  4. Awww~ ini berat, Ky, berat ㅋㅋㅋㅋㅋ
    Kelanjutan Rendezvouz One ya? -tolong abaikan saya jika ternyata bukan- 호호호호호
    Jujur, gue sibuk ngerutin jidat baca ini. Katabasis itu apa yaa? -maaf, kadang bahasanya ketinggian buat saya-
    Thanks Ky, sudah bantu saya brain storming dipagi hari♥
    Bentar lagi, saya mau lanjut brain storming sama Awl ㅋㅋㅋㅋㅋ
    Have a great time writing Ky♥

      1. Oh, comment yg ini masuk juga?
        -emailnya- lol
        First, gue baca lbdsm juga -sampe kelibet-libet sama passwordnya- ㅋㅋㅋㅋ tp lbdsm bukan ff yang bakal gue baca lebih dari sekali ^^v
        gak tau kenapa tapi gue gak ngeh banget sama ceritanya ㅋㅋ-sorry-
        Peace Ky, peace ㅅㅅv
        Gue Kyuri-victim sejak 2011 kok
        -Btw, gue lebih suka theme yg skrg. Yg kemaren gue gak bisa liat isi box comment sama sekali-

      2. 2012 Ky, 2012. Tahun 2011 saya masih polos, baru kenal ff akhir tahunnyaㅋㅋ
        terus nemu a shoulder to cry on di sjff2010.
        -komentar di bawah gak bisa direply, ato hp gue yg bermasalah kayaknya-

  5. Sempet bingung sama awal ceritanya, ternyata cuma mimpi. Dan ini settingnya di dunia kedokteran? Jarang nemu fanfic berlatar dunia kesehatan. Tahun 2020 juga lumayan menarik.
    Fighting, eon

  6. akhirnua kakak post ff juga.. baru aja bisa mecahin semua pw la belle dame sans merci , terus sekarang ada sequelnya.. seneng banhet.. kak sering sering post ff ya.. akau peggemar beratmu.. walaupun gak sering komen juga.. tapi aku always suport semua karyamu kak.. gws buat kucing kakak.

  7. saya bukan veteran di blog ini hihihi huweee
    tp mulai ngerti dg jalan cerita ini, ,,jd itu yg di mimpi suri ya dia sendiri ne,,,dan sbenarnya suri beneran hilang ingatan atau Sengaja ingatanya di hapus??owhhh,,,daebak lah ne ff,,perfect,,kerennnnnnn!!!!!
    jd keluarga hansen george itu sbnarnya bkn keluarga asli suri emmm nah siapa suri di masa lalu???jadi penasaran???

  8. karna aku belum baca yang La bella dame sans merci jadi gk papa ya baca ini dulu nanti baru baca ff yang pertama
    tapi ngerti sich alurnya ini bagaimana

  9. Kyaa ..
    Tentu aku ingat kelanjutan cerita apa inii ^^ LBDSM kan eonni ?
    Sempat bingung awal2 bacanya, tapi familiar sama karakter2nya ..

    Ingatan suri di hapus kah ?
    Makasih ya eonni, udah tulis kelanjutan LBDSM .. mmuuccaahh 😄😄😘😘

  10. ahhh kak okkyy,, ini lanjutan LBDSM.. OMG,, leah si jibril jadi dokter?????
    penasaran tingkat dewa,,,…..
    kyuhyun kyuhyun, ah udah lah ga bisa koment apapun lagi,,.

  11. Huaaaaaaa terharu akhirnya lee suri-ssi inget buat pulang ke rumah kkkk jk..
    seneng La Bella Dame Sans Merci ada sequel nya..
    seneng karna bisa ngebayangin muka “dingin” nya suri,lagi hehehe
    fighting,author-nim😀

  12. ahhh kak okkyy,, ini lanjutan LBDSM.. OMG,, leah si jibril jadi dokter?????
    penasaran tingkat dewa,,,…..
    kyuhyun kyuhyun, ah udah lah ga bisa koment apapun lagi,,.
    semangat kak okkyy,,.

  13. Awww~ ini berat, Ky, dingin banget bacanya ㅋㅋㅋㅋㅋ
    Gue kira kelanjutan Rendezvouz -cuma kok jauh banget loncatnya- ternyata LBDSM 호호호호호
    Jujur, gue sibuk ngerutin jidat baca ini. Katabasis itu apa yaa? lol
    Thanks Ky, sudah bantu saya brain storming dipagi hari♥
    Bentar lagi, saya mau lanjut brain storming sama Awl ㅋㅋㅋㅋㅋ
    Have a great time writing Ky♥

  14. ini seriusan lanjutan dari LA BELLE DAME SANS MERCI????????????😮
    akhhh makasih kak. udah buat lanjutan lbdsm yg endingnya dulu gantung❤

    dari awal gak ngeh. tapi kak oky bilang di akhir

    pantes si changmin benci banget. trus ada dermaga pula. dulu suri hamil kan? berarti sekarang dia keguguran dan amnesia😦

  15. udah cukup lama jadi pengeunjung blog ini, cuma blm baca semua cerita yang ada disini tp udh mulai ngerti sama jalan cerita.a meskipun diawal masih bingung banget efek baru bangun tidur mungkin.
    welcome back eonni.. lama ga baca ff dari eonni🙂

  16. Aakkkkkk gila ak bacanya eoniee, pas di awal rada bingung si nih thun brp kjadian ny? Trus pas bgian pertengahan udh mikir nih kya proyek yang dikerjakan appa n oppa ny suri sblumny brsama kyuhyun kya nya juga di gunakn ke suri mka nya sisi yang slalu mnghantui suri tu sbenar adlh sisi yang d hilangkn dr memoriny entah itu untuk apa. Trus pas di bgian kyuhyun, udh mikir nih kya nya ada kaitan msa lalu dgn suri msih blum ngeh nih sequal ff yang dlu. Tapi pas bgian yang mnyebutkn kata LEAH oh dear rasa nya kmbali k memori tuh dan baru ngeh deh sma smuany sma nma2 trus kapal yang hancur, astaga ini sequal La belle dame sans merci. Oh my ak gak nyangka bkal dbikin sequal ny soal ny ak ingt bnget eonie bilang gak ada kata sequal. Astaga….
    tapi ini bner2 kya hadiah tahun baru, sumpah deh. Slain krna ini sequal LBDSM tapi ini puas bngt baca nyaaaaaa udah kangen bngt baca yang rada panjang kan biasa nya pendek. Kkkkekke
    Tapi ini beneran keren banget eonie, eeerrgtt ak sampe mau ggit jari sdri sama tahan nafas, apalagi pas lee surii mau ktemu kyuhyun, “ko ini lama bngt gak k ruangan ny aduh,,, kya nonton india yang sering dtonton sma mama”. Hhahaa
    Ini bner2 keren, ak harap ada sdikit mncritakan juga kisah d balik keluarga kyuhyun n suri yang sbenar nya dan jg kbenaran bualan ny paman kyuhyun yang bilang jg dia appa ny suri, soalny tuh mumet bngt pnasaran ny. Hoel….

    Oh ya kalo boleh sran eonie, latar nya bisa gak d ganti wrnanya jgn merah, bukan ny gak bagus ini bagus, bagus bangt malahan ksan nya kaya kuat gitu, elegan trus beda sma yang lain meski simple tapi klo buat baca terlalu lma dengn wrna merah kya nya rada sakit mata jdinya apalagi ak kn bcanya lewat smartphone jd wrna ny full merah dengn tulisanny putih trus klo lihat ke lain yang lain brubah jd wrna hijau smua, kkeke tapi ini cuma saran aja sih. Hhehe
    Bingung mau ngamong apa lg,,,fighting buat next nya dan juga buat next ff yang lain ny. Kkekeke FIGHTING!!!!

  17. Huaa ini mah la belle kan ya?? Hihihi udah lama kgk kesini eh ada lanjutanya wah ane masih kgk paham ama istilah” yg rada asing disini hikss tp ane ngeh kok maksudnya wkwkwk welcome home :*

  18. Ya ampunn .. nhe ternyata lanjutan La Bella Dame Sans Merci ??
    kenapa suri bisa lupa dengan ingatan’a ??
    Itu yg di mimpi’a dya sendiri kan yg di masa lalu ..
    Akhhh .. makinn kerenn dehh nhe cerita .

  19. Aakkkkkk gila ak bacanya eoniee, pas di awal rada bingung si nih thun brp kjadian ny? Trus pas bgian pertengahan udh mikir nih kya proyek yang dikerjakan appa n oppa ny suri sblumny brsama kyuhyun kya nya juga di gunakn ke suri mka nya sisi yang slalu mnghantui suri tu sbenar adlh sisi yang d hilangkn dr memoriny entah itu untuk apa. Trus pas di bgian kyuhyun, udh mikir nih kya nya ada kaitan msa lalu dgn suri msih blum ngeh nih sequal ff yang dlu. Tapi pas bgian yang mnyebutkn kata LEAH oh dear rasa nya kmbali k memori tuh dan baru ngeh deh sma smuany sma nma2 trus kapal yang hancur, astaga ini sequal La belle dame sans merci. Oh my ak gak nyangka bkal dbikin sequal ny soal ny ak ingt bnget eonie bilang gak ada kata sequal. Astaga….
    tapi ini bner2 kya hadiah tahun baru, sumpah deh. Slain krna ini sequal LBDSM tapi ini puas bngt baca nyaaaaaa udah kangen bngt baca yang rada panjang kan biasa nya pendek. Kkkkekke
    Tapi ini beneran keren banget eonie, eeerrgtt ak sampe mau ggit jari sdri sama tahan nafas, apalagi pas lee surii mau ktemu kyuhyun, “ko ini lama bngt gak k ruangan ny aduh,,, kya nonton india yang sering dtonton sma mama”. Hhahaa
    Ini bner2 keren, ak harap ada sdikit mncritakan juga kisah d balik keluarga kyuhyun n suri yang sbenar nya dan jg kbenaran bualan ny paman kyuhyun yang bilang jg dia appa ny suri, soalny tuh mumet bngt pnasaran ny. Hoel….

    Oh ya kalo boleh sran eonie, latar nya bisa gak d ganti wrnanya jgn merah, bukan ny gak bagus ini bagus, bagus bangt malahan ksan nya kaya kuat gitu, elegan trus beda sma yang lain meski simple tapi klo buat baca terlalu lma dengn wrna merah kya nya rada sakit mata jdinya apalagi ak kn bcanya lewat smartphone jd wrna ny full merah dengn tulisanny putih trus klo lihat ke lain yang lain brubah jd wrna hijau smua, kkeke tapi ini cuma saran aja sih. Hhehe
    Bingung mau ngamong apa lg,,,fighting buat next nya dan juga buat next ff yang lain ny. Kkekeke FIGHTING!!!!!!

  20. Aakkkkkk gila ak bacanya eoniee, pas di awal rada bingung si nih thun brp kjadian ny? Trus pas bgian pertengahan udh mikir nih kya proyek yang dikerjakan appa n oppa ny suri sblumny brsama kyuhyun kya nya juga di gunakn ke suri mka nya sisi yang slalu mnghantui suri tu sbenar adlh sisi yang d hilangkn dr memoriny entah itu untuk apa. Trus pas di bgian kyuhyun, udh mikir nih kya nya ada kaitan msa lalu dgn suri msih blum ngeh nih sequal ff yang dlu. Tapi pas bgian yang mnyebutkn kata LEAH oh dear rasa nya kmbali k memori tuh dan baru ngeh deh sma smuany sma nma2 trus kapal yang hancur, astaga ini sequal La belle dame sans merci. Oh my ak gak nyangka bkal dbikin sequal ny soal ny ak ingt bnget eonie bilang gak ada kata sequal. Astaga….
    tapi ini bner2 kya hadiah tahun baru, sumpah deh. Slain krna ini sequal LBDSM tapi ini puas bngt baca nyaaaaaa udah kangen bngt baca yang rada panjang kan biasa nya pendek. Kkkkekke
    Tapi ini beneran keren banget eonie, eeerrgtt ak sampe mau ggit jari sdri sama tahan nafas, apalagi pas lee surii mau ktemu kyuhyun, “ko ini lama bngt gak k ruangan ny aduh,,, kya nonton india yang sering dtonton sma mama”. Hhahaa
    Ini bner2 keren, ak harap ada sdikit mncritakan juga kisah d balik keluarga kyuhyun n suri yang sbenar nya dan jg kbenaran bualan ny paman kyuhyun yang bilang jg dia appa ny suri, soalny tuh mumet bngt pnasaran ny. Hoel….

    Oh ya kalo boleh sran eonie, latar nya bisa gak d ganti wrnanya jgn merah, bukan ny gak bagus ini bagus, bagus bangt malahan ksan nya kaya kuat gitu, elegan trus beda sma yang lain meski simple tapi klo buat baca terlalu lma dengn wrna merah kya nya rada sakit mata jdinya apalagi ak kn bcanya lewat smartphone jd wrna ny full merah dengn tulisanny putih trus klo lihat ke lain yang lain brubah jd wrna hijau smua, kkeke tapi ini cuma saran aja sih. Hhehe
    Bingung mau ngamong apa lg,,,fighting buat next nya dan juga buat next ff yang lain ny. Kkekeke FIGHTING!!!!!!!!

  21. Bener bener bikin mikir tafi. Ini apaan . berusaha mengingat lagi cerita ini . tapi lama kelamaan saat mereka baru ketemu . aku baru ungat klo kelanjutan cerita yg kmren. Huaaaaaa. Love you kakak mau dilanjutin.

  22. Eonnie… ini jjang… aku heran apa ino kelanjutan lbdsm? Penasaran banget.. aduh kyuhyun . Menatapnya penuh luka kah? Eonnie selanjutnya di kasi clue kan pass nya… gak sabar… ouh ya, epat sembih ya kucing eo eonnie.. di bawa ke dokter. Biasanya di kasi puyer

  23. Jujur belom fokus bacanya 😂 apalagi di twmpat kerja tapi udah seneng aja ada sequel anak jibrilnya 😍

    Semoga untuk baca ada tekakinya lafi… 😆 janpwnya jangan langsung di kasih ya eon next parnya harus susah susah duku :v

  24. Oh my god…. akhirnya update juga, kakak…
    Aku sempet inget ini cerita apa, tapi judulnya nggak inget, maklum ingatan terbatas…. sebenarnya aku alergi sama kucing, tapi buat kakak aku doain biar cepet sembuh kucingnya. Cerita yang ngeh, bagus banget sumpah…. passwordnya jangan yang sulit sulit ya,kak…

  25. Lama tak berkunjung di blogmu kak.
    Begitu tau ada cerita baru langsung cus dan baca. Sumpah cerita karyamu memang selalu bagus daei karakter, setting, dan caramu menuliskannya selalu keren. Benar2 bagus, apalagi ini kisah ttg 2020 yg penuh dgn hal tang luar biasa. Feelnya selalu dapat. Kyuhyun benar2 meridukan Suri, tapi Changmin sepertinya tak menyukainya. Penasaran sekali dgn kelanjutannya, banyak hal yg membuat pembaca ingin tahu. Keep wrtiting kak, ditunggu kelanjutannya.

  26. la belle kan? woah kukira kyuhyun dah mati huhu . sempet bingung sm yg vengeance krn sm2 pake perfect blue inc . good joob . yes akhirnya idup lagi .
    brati bayinya suri mati ya ? dulu kan pernah hamil bukannya ?
    trus lee sohyuk itu (visualnya) yg pernah dibunuh suri bukan ?
    hehe cuma menebak maaf kalo salah hehe
    fighting!!!

  27. ya allah eonnn lama nian engkau hibernasinya???
    aku tempe(?) ini lanjutannya LBDSM.. hahhh semoga yg ini happy end *pasang dupa*
    itu si suri berhasil di temuin bapak sama kakaknya berarti trus ingatannya di ilangin pake serum yg di kembangin ama kyu sendiri? hadohhhhh
    di tunggu lanjutannya eon, fighthing!!

  28. akhirnya akhirnya, entah kenapa aku suka banget sama tulisan kaka. mulai dari gaya bahasa, alur cerita sampe cara kaka mendeskripsikan tokoh dan latar. pokoknya suka banget.
    setelah ini mau baca lagi LBDSM biar makin menghayati #lebay
    terima kasih mau kasih lanjutan LBDSM, semangat menulisnya 😀

  29. Parah.. parrrah.. parah… Parrrahhhhhhh!!!
    Ahahaha pas buka efbi kyu-ri muncul paling awal. Gabutuh mikir langsung buka, langsung baca! Awalnya baca biasa ajh pas lagi nyeritain posisi si cewe ini —layya lee— yang gue fikirin dimana cho kyuhyun? Ko ga muncul-muncul juga? Pas baca Perfect Blue Inc. Anjayyyyy kek ada kembang api gitu. Awalnya mah gagal paham kalo ini sequel,Tapi pas udah ketemu sama changmin! Ko ini kek ff yg itu yaa?jangan-jangan sequel? Ahaha anjirr otak gue bener-bener lola! Dan pas bait-bait bertemu dengan kata TBC barulah berfikir. DEMI APAH??????!! INI SEQUEL LA BELLE DAME SANS MERCI? hati gue langsung berbunga-bunga.
    Ka seriusan ka lu daebak banget ka. Ahhh gue geleng-geleng kepala ka gatau gue harus bilang apa, gabakal gue nungguin cerita-Cerita lu kalo gabagus ka. Ini lebih dari kata bagus ka. Terimakasih ka sudah meluangkan waktu untuk menuliskan cerita yang selalu aku tunggu. Hihi
    Eh iya kucingnya yg namanya neko sakit yaa, u,u cepet sembuh yaa.. bukan aku loh ka yg bikin sakit supaya kaka nulis ff. Ahahaha *civokbasahkaka* salam buat si neko yaa ka biar cepet sembuh. Thankyu kaka :*

  30. saya pikir udahan aja … gak ada lanjutannya …. ya ampun!!!! heboh banget pas otak saya udah connect ini cerita apa!!!!! akh! gak nyangka jadi dokter juga …. kayak gini .. jauhhhh dari ekspektasi aku kalau LBDSM dilanjut^^ kirain gak kayak giini …

  31. kaget gila kakak update FF lagi..
    saat baru baca saya kira FF baru,,
    tpi kok lama-lama saya ngara kenal ini cerita,,

    ternyata bner ini lanjutannya La bella dame sans merci..
    pas sbelum TBC ada kapal tertabrak,,
    kan baru inget,,
    itu cerita gantung pas di crita La bella dame sans mercinya..

    dan sekarang maksih loh kak,,
    ada sequelnya,,
    hiaaahhhhhhh….
    ditunggu terus deh,,

    smakin greget nih alurnya,,
    n buat wahhh gitu ma setting annya tahun 2020..
    gila kerennnnn….

    semngat terus deh kak..
    dan sehat selalu yah,,,,

  32. seru sepertinya suri mkin sedikit akan mengingat masa lalluny dgn kyu tp apakh masa lalu mereka menyenangkan tw sebaliknya mengingat kekhawatiran ayahh suri jika suri bertemu dgn kyu

  33. Wah, aku pembaca baru, beberapa minggu lalu,,,, sempet ga suka endingnya yg tragis, tapi seneng skrg ada sequelnya,,,,

  34. Aaaaaaaakkk >___<.pantesan di awal udah horor. Dan sadar pas bagian suri ketemu leah dimimpi yang nunjukin foto polaroid pembunuhan. Aish, kirain 22nya mati ternyata mereka berumur panjang. haha

    Oiya itu kan suri lagi hamil kan wkt itu? Keguguran ya pas bunuh diri. Ha.

    Ya.. semoga ada scene dimana Leah masuk lagi ke suri. Biar greget haha.

    Semangat kak ! Di tunggu lanjutannya ^^

  35. haduuuh leah dr layy ternyataaaaa ini sequelnyaaaaaaa,,,
    haruskah kyu mundur ??????jadi gg sabar nungguin part berikutnyaaaa ^^

  36. Oh tuhan!!! Gilaaaaaa😲😱
    Awal baca aku mikir ini ff apa coba, makin ke bawah pas bagian di pelabuhan baru ingat. LBDSM is back. Wooouuww akhirnya kak…. Sekian lama gax muncul, sekali muncul nya dengan ff yg bikin greget. Aku pikir mereka berdua mati(suri&kyu) tapi ternyata…… Huuaa gax bisa berkata-kata. Semngat ya kak. Dah lama gax munculnya. Rindu banget.

  37. Pertama baca itu bingungnya minta ampun buat memahami isi ceritanya tp lama2 oh ini lanjutannya ff la belle dame sans merci
    Aduh pengennya itu Kyuhyun juga ada di pelabuhan itu

    Keep writing🙂

  38. Nah loooooo OKKY curang…..gak kabar2 iiihhhhhhhh ini lanjutan LBDSM Kannnnnnnnn……yakin Aq hakakkkkkkkkk brarti suri keguguran dooonggggggg……………..trus itu apa coba….knapa banana ganti layya? Apa mmg gorge “dad” sengaja mengganti namanya atw env Leah dulu namanya saat masuk organisasi yg jahat itu….*lupa deh apa namanya……yg seingatQ di Rusia dulu……hyyyyaaaaa ketemu lagi sma soo hyuk oppa ^^ love you like this hahhahaaaaaaa btw soo hyuk gak tau ya hubungan lama suri kyuhyun………kok sptnya mreka (soo hyuk + gorge)membiarkan layya alias suri ketemu kyuhyun……..

    Dan changmin……emg dr awal oppa satu ni gak suka sama Leah kan ya……..duh jd pngen baca LBDSM lagi….Tp khilangan PW hahahhaaaaaa

    Oke OKKY…….pamit dulu dan makasih yaaaaaaaaa Udah bangun dari hiatusmu *terharu kkkkkkkkkk~ kl posting lg kabar2 dooonnngggggg mumpung liburan niiihhhhhh *tetep love you*

  39. Ya ampun, ya ampun,, aku gk nyangka kalo ini lanjutan la belle, banyak banget pertanyaan yg muncul abis baca squel part 1 ini..
    Gk bisa komen apa2, dn sumpaah penasaran banget sma part selanjutnya,,,
    Welcome back kakak…
    Smangaaattt kak buat next part,, #heheeee…

  40. Saya Tahu tahu ini lanjutannya LBDSM :3

    Oke pertama-tama Sider macam diriku yang akhirnya memunculkan diri karena dulu pernah berucap kalau sampai LBDSM ada sequel, diriku akan tobat jadi Sider dirumahmu ini kakak. H u a H u a #pukulpaketoa. Berani muncul karena merasa yang punya rumah ini kan kagak galak #puppyeyes

    Kalau sampai ini bukan kelanjutan LBDSM malulah diriku, yang dengan pedenya nyebutini FF sequelnya.

    karena disini Lee Suri, dia walaupun tidak memiliki sisi Leah, tapi Leah didalam mimpi Lee Suri masih menghantuinya dan itupun membuat Lee Suri paranoid.

    Disinipun ingatan Lee Suri dihapus oleh Keluarga barunya Hansen Gorge dan Lee Soo Hyuk, lah diriku kalau baca nama Lee Soo Hyuk bawaanya bayangin muka Lee Soo Hyuk ala-ala vampire. Lol #abaikan. Dan Lee Suri pun punya nama lain Layya Gorge. Tapi kasian juga ya Lee Suri walaupun udah “pernah” mati dan hidup keduapun si sisi Leah tetap Hinggap(?) Dihidup Lee Suri.

    Pertanyaanku kenapa Lee Suri suka banget ya warna putih sampai rambut pun berwarna putih. Mangkanya Si Shim Yojin sampai nahan ketawa ngelihat tampilan nyentrik ala Lee suri, t u n g g u d u l u. Yoojin udah nikah aja sama Changmin dan punya anak kembar lagi. :3 :3

    Lah pas Lee Suri tiba dikorea alias nyampei ke perusahaan Kyuhyun. Yang terlihat tegar(?) adalah Shim Changmin karena emang dia dari LBDSM dulu emang kagak suka sama dia. Gak kebayang deh gimana perasaan Kyuhyun saat menemukan Lee Suri yang selama ini susah banget jasadnya dicari, karena emang Kyuhyun kan sempet ngira Lee Suri mata kan? Apa aku salah persepsi?. Hehe

  41. berat nih berat tema nya kedokteran tapi keren, kalo dijadiin novel ini bakal keren banget
    aku nungguin CBE series sebenernya eh keluarnya ff ini, tapi gak apa-apa sih mengobati kangen pasangan suri-kyuhyun

  42. hwaaaa nae kira itu OS tapi ada tulisan tbc nya hwaa di awal rada bingung tapi udah mulai ngerti si tengah2 bahkan jadi kangen mau baca lbdsm.tapi eon next partnya jangan di pw ya soalnya pusing eh ntar nyarinya.

  43. aku bnr2 gak ngeh sama lanjutan apa, soalnya aku inget bgt, labelle2 gitu2 bikin aku sakit hati ga napsu makan berhari2, dibayangbayangi perpisahan, jadi ga aku lanjutin deh -_- haha lupa kan jadinya. yg aku gak baca itu endingnya.

    aku harap sih di sini mereka di kasih kesempatan buat bahagia…. pls stop bunuh2 annya😦

    aaaaa, nginget2 aku jd lumayan inget nih hihihi Changmin….. dia jadi ya sama dokter itu nya haha

    mau baca ulang aku ga tega.

    yang ini rasanya aku kasian bgt sama kyuhyun….. udah tua, menderita sendiri, Suri bahkan ga inget dia. Suri yg sekarang sehat???

    anyway. detik2 merekaa dipertemukan, feels nya bnr2 kyk ada efek drum ditabuh berjam2 gitu -_- tolooooooong. buat kyuhyun bahagia TT-TT

    Aku do’ain kucing kamu cpt pulih ya…..

  44. Aaaaaaa~ akhirnyaaaa, LBDSM dilanjutkann..
    Ooooo suri masi hidup tohhh, ayahnya kah yang menghapus ingatannya??
    Leah si Jibril jadii Lee Layya..
    Next eonnie🙂

  45. YEaaayyy seneng banget akhirnya eonnie muncul juga setelah sekian lama aku menanti-nantikanmuu eon..

    Pas awal-awal sempet curiga kalo ini lanjutan dari cerita lain. Apalagi pas baca kata-kata tentang kyuhyun koma, masa lalu, dan Leah. Dan aku yakin banget ini sequel dari LBDSM.

    Di masa lalu Suri menjadi perempuan tanpa rasa belas kasiham sebagai jibril pencabut nyawa dan sekarang suri malah menjadi dokter penyelamat manusia. Jadi penasaran reaksi suri ketika ingatannya sudah kembali dan reaksinya saat mengetahui bahwa dulunya ia adalah snag pencabut nyawa tetapi sekarang ia bahkan repot2 untuk mempertahankan nyawa.

    Oke ditunggu lanjutannya ya. Semangat terus eon:) semoga kucingnya cepat sembuh; )

  46. pas awal baca aku yang “wah asik ada ff baru” terus makin ke bawah makin “kok hawa-hawa tegangnya (?) kayak familiar” dan ternyata ini lanjutannya LBDSM… pantes familiar xD (aku jadi curhat)
    anyway kak, seneng banget pas liat update-an ini kak dan masih seluar biasa yang dulu😀 kupikir ini bukan series ternyata ada tbc dipaling bawah hahahaha
    semangat ya kak buat chapter-chapter selanjutnya! kutunggu ^_^

  47. Wooyyyy…lope2 mengudara buatmu surtiii hahhahaah…😘😘😘😘
    Ternyata LBDSM ada sequelnya dan sequelnya ini gak kalah kereeeennn,,,aduuhhh duuhhh duhhh jd gak sabar sama kelanjutannya…walopun diawal2 gagal konek sama cerita ini hahaha,,,kirain cerita baru ternyta lanjutan LBDSM
    Si Changmin masih aja gak suka sama Suri yeee, berasa kyak pnya dendam kusumat sama Suri wkwkwkkw…
    GWS lahh buat kucingnya Surti hehehe

  48. waaaahhh..
    finally ada ff baru.
    prtmax aku agak ga ngerti pas udh d akhir bru ngerti. kirain si suri meninggal wkt d LBDSM..
    jdiin happy ending donk yg ini..
    pliisss…

  49. Akhirnya come back juga…..
    Serius dah pas baca judulnya,ini ff baru yg one short
    Ternyata ini sequel LBDSM dan itu pun sadarnya udah diakhir” huhuhu….
    Tpi aku seneng akhirnya surinya kgk jadi mati…
    Udah bakalan aktif lagi gk oen di wp?
    Jangan lama ya lanjutnua oenni….

  50. La belle dams sans merci book 2!! Unbelieveble… Bak mimpi dicium leah haha.. Dikemas semenarik mungkin ide dan alurnya keren bgt. Gimana ya kalau suri tau bhwa dia sendiri yg membunuh anak kandungnya? It’s must be a good story.

  51. Awal nya agak bingung sih, tapi pas udh nyebut Perfect Blue Inc , langsungg konek ke LBDSM
    Hiyaaaa akhirnyaa ada sequel, tapi berat rasa nya buat suri inget masa lalu nya lagi.
    Dan plisd umiie yg kali ini biarkan mereka bahagiaaaaaaaa
    Hahahahaha
    Gue bisa ngebayanghin gmna ekspresi frustasinya changmin pas kyu liat suri pertma kali
    Hahaa
    Chang changg

  52. kyyyaaaaa.. akhirnya ada sequelnya La Bella Dame Sans Merci. ^^ tp masih penasaran itu knp ko lee suri di hapus ingatannya yah? itu ko bisa mimpi” kyk gitu? dibagian mimpi kadang aku gak paham.. *maafkan saya eonnie*😀
    tp wlpn dihapus ttp msh bisa ngerasa.. cho kyuhyun semangat dapetin suri lagi yah..🙂

  53. sequel dari La Bella Dame Sans Mersi??? oh my ghost!! baru konek ketika suri mimpi buruk, suri di dalam mimpinya di kasih liat photo nye penuh dengan warna merah and suri di beri kau kalau itu pekerjaan nye,
    pasti di tunggu yee part lanjutan nye thorr🙂

  54. huah ini lanjutan La Belle Dame Sans Merci. kirain gak bakal dilanjutin lagi.

    Suri yang dulunya pembunuh berdarah dingin, tak berperasaan kini jadi dokter baik baik tanpa merasa ada kesalahan yg dilakukan di masa lalu. dan sekarang sosok Leah yg kejam malah menghantui sosok Layya yg baik hati.

    bikin dag dig dug pas kyuh ketemu sama Suri, aku kira kyuh bakal langsung to the point nanya ke suri atau bahkan suri nya langsung dibawa kabur ke pulau. tapi ternyata kyuh punya perhitungannya sendiri.

    tapi aku bingung deh. emang kyu dulu gak pernah tau ya Suri punya abang angkat namanya Lee Soohyuk? *bener gak sih gini. aku juga lupa plakk
    otomatis kan suri adiknya, tapi adiknya, a.k.a suri yg dulu kan udah mati. kyuh bisa aja curiga kenap tiba tiba soohyuk punya adik lagi
    atau dulu emang gak ada yang tau kalo suri-soohyuk kakak-adik termasuk kyuhyun?
    *aku lupa sama ceritanya

    jangan hiraukan komen aku yang gak jelas kak. pokoknya semangat terus nulisnya. dan cepat sembuh juga buat kucingnya
    hwaiting^^

  55. uaahhh kak okky~
    aku ga nyangka bgt kalo ternyata ini lanjutan LBDSM.. kyuri still alive!
    tp emg sih pas awal2 aku jg rada bingung bacanya, aku kira ini ff baru, tp ko semakin dibaca keknya ga asing eh bner trnyata ini sequel haha
    jd suri ingatannya sengaja di hapus, suh penasarannya bgt sm nextnya..
    di kepala aku banyak bgt pertanyaan yg gentayangan nih ttg sequel ini
    yg selalu dtg si mimpi suri itu si leah, dia tuh ga terima kalo dia dihapus gitu aja
    wah pokoknya next ditunggu ya kak
    kak okky jjang!~

  56. uaahhh kak okky~
    aku ga nyangka bgt kalo ternyata ini lanjutan LBDSM.. kyuri still alive!
    tp emg sih pas awal2 aku jg rada bingung bacanya, aku kira ini ff baru, tp ko semakin dibaca keknya ga asing eh bner trnyata ini sequel haha
    jd suri ingatannya sengaja di hapus, suh penasarannya bgt sm nextnya..
    di kepala aku banyak bgt pertanyaan yg gentayangan nih ttg sequel ini
    yg selalu dtg si mimpi suri itu si leah, dia tuh ga terima kalo dia dihapus gitu aja
    wah pokoknya next ditunggu ya kak
    kak okky jjang!~
    dn semoga cepet sembuh yaa kucingnya kak

  57. Kak ada Typo “Ia meninggal ketika mengendari mobilnya, penyebab utama kemungkinan serangan jantung, tapi… bisakah kau pastikan itu serangan jantung?” mengendarai,,,
    Pas awal agak bingung sana waktu sama jalan ceritanya, tapi pas suri ketemu kyuhyun lengkao sudah semuanya, yang di mimpi suri itu, suri jaman masih jadi pacar kyu yang “terbunuh” hingga menjadi suri baru karena proyek kakaknya, begitu bukan?
    Hihihihi, lanjut kak,

  58. Ya ampun ya ampunnn …
    akhirnya ada juga sequel buat La Belle Dame Sans Merci. ..
    yang aku tungguu tunggu .
    aku pikir ledakan kapal yang bikin suri terpental itu bakalan bikin suri mati ..tp karna keajaiban tuhan akhirnya Suri bangun dari tidur panjangnya ..#namanya juga Suri🙂
    Changmin dari dulu sampai sekarangvkalo liat suri emng kek gitu .parah sadis .
    aku dari awal udah rada rada mikir kalo ff De Javu itu bakalan nyeritain masa lalunya suri sama kyuhyun dan ternyata sama ka Authornya dikasih kejutan yang sangat WAOW ..
    makasih bgt udah dilanjutin ..🙂 saya terharu .
    part 2 katanya mau dipassword . ?kalo pake ID sih ga papa tapi kalo nanti dikasih Clue yang kaya LBDSM .itu rada susah .
    tp semangat buat part selanjutnya🙂

  59. Akhirnya aku sempet baca wkwkwk
    sebenernya udah buka dr kmrn2 cuma sempet dibaca tadi… awalnya gak ngeh ini lanjutan apa, tp kemudian akuliat komen yang lain dan nyadar…..
    La belle dame sans merci???????? AAAAAAAA
    Butuh chapter 2 butuh chapter 2 /gila//
    kalopun next part di pw semoga dikasi clue lagi kayak kemarin ya hehehehehe
    ditunggu kak! Semoga kucingnya cepet sembuh~

  60. makasih bwt authornya udah nyempetin dibwatin squel BDLSM seneng bgt krna kyu n suri masih hidup aq tunggu bgt klanjutannya feel’y dpet bgt brsa nnt lngsung pas bgian kyu ktmu suri itu aq deg”n bgt aq kira kyu bkal lngsung meluk suri trnyata salah tp aq seneng bgt pas bgian itu krn kyu bs tw klo suri masih hidup walau blum pasti ,…… kepanjangan bgt ya komennya pokoknya makasih bgt ya

  61. Seneng banget pas iseng buka taunya ada sequel lbsdm pertamanya rada gak terlalu ngerti kenapa leyya gak bisa ngomong akhirnya terjawab ditengah cerita, wah akhirnya soo hyuk dapet peran disini hahaha kan yg sebelumnya dia cuma orang yang dititipin pedang. kalau suri masih hidup berarti anak yang dikandungnya keguguran dong yah :’). Btw suka banget sama tema barunya tapi suka yg merah juga lebih kena feel mencekamnya/? Pokoknya keren semua lah, jangan lama2 updatenya ya eon😢. Fighting!!

  62. ini lanjut an LBDSM Gila kirain g kan ada sequels keren seperti biasa selalu seru karakternya..ditunggu kelanjutannya..fighting

  63. oh.my.god..ini kan ini kan..yg dulu suri jadi pembunuh bayaran itu ya??aaahhhhh udah 8 tahun yang lalu ternyata..my god..kyu kyu kyu..sadarkan suri wakakkaka..kok bisa ya suri sekeluarga jadi dokter ahlii..hahhaha dulu ayah angkat suri bukannya bos mafia juga ya?wakakka..lupa lupa ingat aku

  64. salam kenal aku reader baru. baru 4bulan kekeke. seneng banget baca ff di sini. ini pertama kali komen juga karena masih asik berselancar di dunia fantasi author jadi suka lupa coment. sequel LBDSM? yg LBDSM aja blum bisa mecahin pasword yg part 4. efek otak cetek jadi lemot. meski begitu tetep terpesona ama hasil pemikiran mu author. ijinkan aku menjelajah lebih banyak lagi di ff ini. terima kasih.

  65. ingatan suri ilang ? kok bsa ? kyuhyun pasti berusaha lagi kan dekat sma suri ?
    masih bingung sma ceritany, tapi keren dan bikin penasaran ^^

  66. i’ m happy🙂 akhirnya ada sequel nya LBDSM dh lama bgt nungguinnya .pertama gk ngeh klo ini sequel tau nya pas kyuhyun bhs ttg dermaga &hancurnya kapal nah disitu bru nyadar apa ini lnjutannya LBDSM tmbh yakin saat okky blg diakhir td .tmbh seru apalgi ceritanya saat ini ttg ilmu kedikteran & penelitian mkin grerget jdin.dtgu klnjutnnya dan berharap dg perjumpaan kyuhyun & suri bs membuat ingtn suri kmbalu walopun akn sulit prosesnya nanti.

  67. Welcome home Dear..
    Gk brani mbayangin LBDSM baka ad sequelnya, takut kecewa. Tapi iniii?? Oh My. Unexpected. Makasih ya udh bkn sequel yg tetap sama rasa, semoga gk terlalu pelik masalahnya disni. Kasian Kyu & Suri gk bahagia2.. hehehee

  68. Awalnya aq gk nggehh bacanya.. Jd aq save dulu buat baca d rmh… Tp surprise bgt ini sequel fanfiksi fenomenal LBDSM senenngg… Bgt rasanya.. Welcome back leah eonni..
    Aq baru baca buka email td pagi ada notif dr wp ini..

    Siap” senjata buat mecahin passwordnya nih.. Heehhe..

    GWS buat kucingnya… Semoga gk kyk kucingku dulu, dy sakit sempet jg sih opname krn gk mau mkn.. Tp stlh beberapa hr dy meninggal😥

    1. Akkkkkk mengerikannnnnn!!!!! Alhamdulillah kucingku udah mau makan biar dipaksa, katanya dia kena radang, sama flu, jadi gabisa nyium bau makanan dan gamau jilatin badannya krna mulutnya bau *eh ini malah jadi forum kucing 😸

      1. hahaha… gpp lah, qt sharing pengalaman kucing qt.. kn positif tuh😀

        alhamdulillah seneng denger kucing nya udah sembuh..😀 oia, badannya bau ya.. coba kasih parfum… pasti kucing seneng dan qt jg seneng cz bulunya wangi.. tp parfum khusus kucing lhoo ya,.

  69. Kaka🙂
    Huh senenggg sekaliii dg come back ny ff mu yg panjangggg ka😀
    Udahh lama bgt g baca ff kaka…
    Huaaaa g nyangka bgt ff LBDSM, emng g mau jg sh ff sekerenn itu sad ending, pdhal udh ad felling pas awal liat poster ffny, “ko design ny mirip LBDSM ya? Tp g ngeh aj gtu, aplgi pas baca ceritanya suri jd dokter, dan d ending cerita LBDSM kn sur badannya sy pikir ky kepotong” gtu kn?? Ahh pokokny kerenn bgt ka, smga kucingny g rewell ka, biat kkany lebih fokus buat lanjutin ff nya😉 hayoo kka nambah lg hutang buat lanjutin ffnya😀
    Casual vagance d tnggu buangett lanjutannya kka cantik😉

  70. Itu beneran suru yah.. Terus yg di mimpi siapa.. Aduh baru selesai baca LBDSM, udah ada sequelnya.. senangnya .. Walaupan saya reader baru tapi saya suka semua ff kakak.. keren.. semangat terus kak buat nulis ff.nya…

  71. omegaaaatt kekangenanku dibalas pake kisah yg berat yuhuuu~
    Thankseu eon! Xixixixi xD
    Ini lanjutan LBDSMkah?? Ulalala padahal aku nungguin gentleman secret :v waks dikasinya justru yg lebih kaporit lgi awwww

    aku tuh tergila2 sama karya2mu eon. Kagum, takjub, wondering, kok idenya bisa briliant begindang? Kok bisa sedetail itu? Ini eonni makan apa coba?😄 #plakk /abaikan
    Ini tuh samalah kyk aku lagi baca tulisannya om Brown, pokoknya takjub aja. Bikin cinta berat sama tokoh2 yg main, apalagi KyuRi >< hyaahahhahahaa kalo gak nemu disini, aku pasti gak bakal pernah baca ff Cho lagi, soale sudah mual dluan :v dimana2 Cho, disitu Cho, di sana Cho. Heeuuullla xD

  72. Oh! This is that fic sequel, really surprising. Emang sih, ada yang familiar sejak Kyuhyun recalled tentang Suri dan tentang kapal. Dan sikap Changmin yang aneh.

    Anyway, I’m glad that you posted this.

  73. awalnya sempat terkecoh sama tokoh2 baru disini. tapi pas ada Perfect Blue Inc, pembunuhan, dan hal2 canggih lainnya langsung kepikiran LBDSM daaan surprisingly pas baca Note di akhir fic ini langsung happy banget trnyata beneran ini lanjutan LBDSM hahaha
    mrrci kakkk! :*

  74. Rada bingung juga ff ini. Awalnya kepikiran apa ini kelanjutan dr LBDSM,tapi sempet ragu ragu juga. Tetep dibaca sampai habis dengan pelan pelan karena tulisan eonni sangat keren.
    Jadi yang paling ditunggu tunggu ini kelanjutannya wkwk

  75. Yaelahh kak bhsanya trlalu tinggi haha
    Awalnya bngung sndri ini jln crtnya kyak gmna pas lihat komen”nya trnyta ini lnjutannya LBDSM yah😂
    Maklum kak udh agak lupa ama crtnya tpi masih ada smar” trsmpan dikit d memori otak😥
    Hehe lnjutannya sgra dtnggu yah kak 😉

  76. AAAAAAAAAA seneng banget kyuri ada ff baru ampun dah ini keren bangeeettt
    Waktu awal2 ga ngeh kalo ini sequel LBDSM namanya suri jadi layya lee jadi aku pikir ff baru
    Tapi setelah nama Perfect Blue Inc & Leah disebut ingetan aku langsung nyambung ke lbdsm
    Di kepala langsung muncul cerita lbdsm semacem kilatan flashback gitu dan semakin kebawah semakin yakin
    aku kek “eh ini lanjutannya lbdsm ya” “eh keknya iya” “anjir ini emang bener sequelnya” “anjirlah lbdsm dilanjuuttt”
    Ga nyangka lbdsm bakal dilanjut setelah berakhir dengan ambigu *menurutku* krn aku ga yakin kyuri bener2 mati ato engga
    Ngikut deg2an waktu suri mau ketemu kyuhyun>< gimana ya reaksinya suri kalo tau masa lalunya yg kelam
    Kira2 si leah bakal balik ga ya duh penasaran next part
    Keep writing kak fighting!^^
    Ps. Kak kangen bom cbe dilanjut dong :3

  77. Yaampun mba okky. Sumpah ini berat banget diotakku. Udah lama ngga baca yg kayak ginian jadinya sekali muncul pasti dibuat shock. Karna hari* yg aku pahami hanya maintence, HDA, moving robot, sama process engeneering. Matilah aku disuguhin yg kayak giniian loading lama jadinya. Ngga paham awal* cerita tapi ngga tau kenapa pas baca ini langsung inget yg LBDSM apa mungkin ini semacam kelanjutannya ??
    *ayok party* aku bersyukur banget karna sekian lama menghilang akhirnya datang lagi juga. Seperti reinkarnasi. Semoga kedepannya sukses terus ya mba 😊😊 semangat buat nglanjutin ceritanya aku tunggu selalu.
    Salam buat yg cowok kece kamu. Dan salam buat neko 😂😂😂😂 jiayou !!!

  78. Udah curiga pas bahas di pelabuhan sama kapal itu kayak pernah tau ceritanya. Dan ternyata lanjutannya LBSM .

    Itu kak tolong pesonanya cho kyuhyun bisa dikurangin dikit ga? Kakak menjabarkan terlalu detail sehingga saya sulit untuk bisa move on dari si gembul ini 😂😍😁

  79. yaampunn kak, aku gk ngeh pas pertama baca ini gk konek sumpah. tapi pas kyuhun koma, dan kapal nya ancur aku baru konek ternyata ini lanjutan crt LBDSM ya ampun gk nyangka bngt. dan aku udh lumayan rela dan pasrah sama end nya LBDSM tapi kk bikin lanjutannya makasih bngt kak setidaknya kk membangkitkan harapan aku yg udh pupus sama end crt LBDSM nya.. keep writing ya kak😉

  80. Sumpah.. Bener-bener gak nyangka kalau ini lanjutan LBDSM.. Aku aja baru tau kalo ini sequel LBDSM dari komenan.. Akhirnya, LBDSM gak akan berhenti dgn ending yg gantung.. Ini masih lanjut khan ya?? Gak habis sampe sini khan?? .___.

    Ditunggu lanjutannya~~ Tetep semanga~~ ^-^

  81. Oh my god😭
    Kupikir ini ff baru, setelah baca di awal agak gak paham, baru mau sampe akhir baru ngeh😂
    Ff kaporit gue LBDSM ada sekuelnya 🙌 gila ini gue seneng banget🙏
    Dulu pas baca end.a sempet kecewa krn yah itu, gantung🙈

  82. G tau bisa disebut veteran ato g,tp q baca smua ff leesuri. Le belle de san mercy (bener g tuh ejaannya?) ,stelahbaca footnotenya ru tau lo sequel & lngsung kepikir lbdsm ini. Kdang sebe.ernya pngin baca lbdsm lg, tp salahq krna g simpen jawabnclue pwnya jd agak ribet lo mesti mecahin lagi.he…
    Ditunggu kelanjutan semua ffnya y? (cv,rndsvous,lbdsm seq),soon i hope…

  83. Hai kak!!!

    Q pgunjung bru, q ska sma ffx. Pnulisan part x sukses bkin tegang, penasaran, & bingung.
    q bru bca ini… ijin bca yg lain y!?

    Q ska ff yg mnguras otak bgini.

    Oia salam kenal y kak!!!!

  84. wahhhh eonnie daebaakkkkkkk
    gak nyangkaa bakal diupdate lagi huhu berkaahh bangetttt bacaan yang sangat bermutu ^^ aku sukaaa banget lbdsm :* semoga krlanjutannya bakal terus adaa :3
    gomawo eonnie yaaa ♥♥♥♥♥

  85. Welcome back okky… akhirnya, setelah lumutan nungguin ff baru, gg d sangka gg d duga lanjutan lbdsm yg di post… 😱😚😘🎉🎊🎁 serasa d kasih hadiah akhir tahun… sempet gg ngeh awal bca tpi ternyata… suka…suka… aq komen pke id bru ni

  86. awal baca msh bingung tp pas kyuhyun koma baru nyadar klo ini lanjutan LBDSM.
    OMG………………….aku ga nyangka bgt ini bakal ada lanjutan’y,kirain kmrn udh bnr2 slesai kyu sm suri’y meninggal,trnyata………suri skarang jd Dr.Layya.
    yah anggap aja ya Leah yg udh mati bkn suri hehe…
    ngomong2 aku ganti ID ya chinguuu…
    reader lm ini yg baru buka blog ini lg hehe..

  87. Ya, pertama kali baca emang ngerasa asing sama ff nya. Malah ga ngeuuh ini lanjutan ff LBDSM. Aku masih belum ngerti dan mengingat ff LBDSM udah lama bnget ga baca fanfiction lagi. Tapi ttep aja suka sama fanfiction ka okky. Hehe. Kayaknya aku harus baca beberapa kali untuk mengingatnya. Aku tunggu selalu lanjutannya

  88. Dan untunk yg kesekian kalinya aq jatuh cinta ma tlisanmu kk.. senang bgt akhirnya ni ff LBDSM beheula ad jg lanjutannya, rasa2nya q bacanya sekitar th 2012/2013 gt kk.. genrenya berat euy, gmn klo kk posting ni cerita full english tp di blog2 asing sejenis asiafanfics deh kk, soalnya penulisan n feelnya ngena bgt kaya novel2 terjemahan yg pernah q baca.. bc ff kk (semua ff)ni butuh konsentrasi tinggi, awal2 bc sempat ga dong apa lagi klo qt ga liatin tanggal2 nya, macam qt ad di labirin pun.. pkonya penasaran ma perjuangan kyu bwt ngedapetin suri lagi.. smgat ya kk nulis nya.. dtgguloh..

  89. La Belle Dame Sans Merci astagaaaaaaaa kak Okkkyyyy……. aku terakhir baca yang aku bener-bener edan gimana bisa akhirnya senyakitin itu. Aku terharu tahu gak, kak okky bikin sequel lbdsm ini. ㅠ.ㅠ gimanapun juga lbdsm ff terbaik dari yang paling baik yang pernah aku baca.. sampe nanti pun gak bakal bisa lupa sama lbdsm… kak okky semangat nulis nya!!! ^^

  90. OMG my paporit leah comeback. tak tunggu dari dulu dan hampir hilang harapan kalau la belle de merci dilanjutin and ane bersyukur bangeett makasih ya kakak author yg cantik udah mau kasih lanjutannyaa…
    ceritanya makin keren dan juga masih dengan gaya plus porsi penulisan yg bikin aku puas bacanyaa..
    semangat terusa ya kakak author ditunggu terus kelanjutannya🙂

  91. Awal baca kirain ff baru tapi makin ke sini kok gak asing istilah & nama²nya, dan ternyataaaa… OH! LBDSM😀 sumpeh seneng bgt ak . Ak tunggu² banget ini sequel. inget dulu mikir keras bgt wat nemuin pw LBDSM, bahkan biarpun uda lama bgt bacanya tpi cerita & gmn ngeri’nya itu masih terasa.
    Poko’nya jempol deh author, ini KEREN parah. Semangaaaat!!🙂🙂🙂

  92. Ohhh ff favorite aq ternyata dibikinin sequel..pantesan pas awal2 baca kaya gk asing..gonawi thor udh dibikinin sequelnya…
    soal jalan cerita udh lah gk prlu ngraguin author satu ini..
    ohh ea thor aq msih nungguin lanjutan ff CBE Sumpah pnsaran bgt sama tuh ff…

  93. Banyak nama nama baru, tapi paling suka namanya Suri berubah jadi Layya, kalau suaranya seksi manggil Layya, adooohhhh kurasa udah klepek klepek lah hhhh

    BTW, berat berat banget judul yang kak Okky buat, KATABASIS : DÉJÀ VU, FEDE, CWCTH ya kan gak paham arti judulnya hehehe tapi keren beda dari yang lain hehehe…

    Selalu klepek klepek kalau udah dijabarin tentang laki laki tampan Cho Kyuhyun itu, rentetan kebaikannya yang bak malaikat, kekayaannya yang melebihi Tuhan, kekuasaan di tangan dinginnya, auranya Cho Kyuhyun itu ahhh, suka pokoknya kalau manusia satu itu udah muncul, berharap banyak partnya Kyuhyun hehehe,

    Kak Okky jawab ya itu arti judul yg gagal paham

    1. Cwtch itu artinya pelukan penuh cinta dari bahasa Welsh. Fede…lupa.
      Damn right, Layya dgan suara parau Kyuhyun baru bangun tidur nampaknya bisa bikin imajinasi saya kejang-kejang.

  94. aku sama kayak semua.awal2 ini apa?tanya2 apa gmn ya alurnya mikir keras.dan di pertengahaan aku kaget.INI SEQUEL ‘SI PEMBUNUH CANTIKKK’!!!/?
    kaka hebat para gabisa ketebak dan bikin banyak pertanyaan di otak.mau nulis disini ampe lupa gilsgils wkwk

    oh ya kak aku komen dikit gpp kan?h3h3.

    2020 dengan tekno sehebat itu apa ga terllau cepat?._.aku sih jg mikir td kalo kaka make tahun diatas 2020 pasti well dikira ngikutin 2060.

    jujur awal aku langsung apa ya mirip sama 2060.bukan aku blg kaka nge apa gt ya._.soalnya itu teknologi dan tempat kesehatan diluar korea nginget apa novel fav itu wkwkwk

    TAPI KAKA GA KALAH KEREN KOO!!!!

    hebat.

    1. Engga sih sebenerny, taun 1987 aja kita gada yang sangka ada yg bisa buat jantung buatan.
      Haha tau aja kalo saya ambil kejauhan nanti dikirain nyerempet ff itu lagi. Tapi maaf ya, aku ga baca ff mba itu yang itu, jadi gatau mirip atau ngga nya.
      Riskan sih nerusin ff ini, LBDSM nya aja udah dicurigai jadi…hahaha yasudah lah, wong acuan saya sama mba itu satu author, jadi yakin pasti agak mirip.
      Ngga, nyantai aja, saya udah males nanggepin ‘plagiat-plagiatan’ kaya saya author terkenal aja 😸

  95. Hai, kak okky, apa kabar? /basa-basi/
    Bloody hell! SEQUEL LBDSM ASDFHGWRWHSKXMXYRTB>< dan yeah, aku siap tunggu clue buat password next part kak, udah kangen maen 'teka-teki' ala kak okky haha
    Oke, komentarnya udah kepanjangan banget ya haha

    Semangat ya, kak!^^ semoga kucingnya sehat selalu dan aktif wkwwkwk

  96. sempet nyesel bca lbdsm sh.. mati sh suri nya.. tpi cocok sh ending nya, org yg ngebunuh bgtu bnyak nya orag g pantes la dpet happy ending yg gampang hihihi dpet seq ini jdi ngebatin lgi.. mati lgi g ntar ending nya, jangan dong ya kak ^^

  97. Suri ikut program yg buat ingatanny hilang tu kyakny. Mkany dia ga bisa ingat kejadian masa lampau. Tapi leah masih suka muncul, mgkin karna dia dulu kepribadian yg paling kuat deh ya

  98. Commentnya membludak 👍
    Perlu waktu yang cukup lama untuk baca fanfict ini krna topiknya berat banget
    Awalnya gak tau kalo ini sequel. Setelah baca2 comment ternyata ini lanjutan LBDSM
    Padahal saat masanya saya baca LBDSM. Tapi karena udah lama jadi lupa deh…
    Kayanya bakal baca ulang nih dan perlu googling (lagi) cari passwordnya
    Berharap semoga eonni semangat nulis lanjutannya, karena PASTI banyak banget yg nunggu kelanjutannya🙆

  99. waaaa…finally…the next LBDSM. Joha joha joha. Unni trimakasih. Aku penggemar banget smua tulisan km. Fistly aku rada bingung ama story nya. But now aku ngerti. Jadi layya lee itu lee suri ato leah lee. D sini surinya ga kaya d LBDSM.kerenn…waiting for next. Fighting..

  100. telat bgt bacanyaㅠㅠ akhirnya lbdsm ada sequelnya juga. ga sabar nunggu next chap nya trus main tebak tebakan pw ala kak Okky wkwkwk. semangat kak^^;

  101. awalnya bingung sama jalan ceritanya….
    tapi astaga,, baca terus sampai kebawah ngerasa semakin familiar ama ceritanya. apalagi waktu kyuhyun bilang suri mati tenggelam.

    oh my god!!!! ini sequel LBDSM ya?! huah……. mereka semua masih hidup! gak nyangka.

    kak…. ditunggu lanjutannya! sangat hehehe……
    jujur tbc-nya ganggu….. wkwk semangat nulisnya kak. aku suka ganre dan cara nulismu

  102. awalnya bingung sama jalan ceritanya….
    tapi astaga,, baca terus sampai kebawah ngerasa semakin familiar ama ceritanya. apalagi waktu kyuhyun bilang suri mati tenggelam. dan……

    oh my god!!!! ini sequel LBDSM ya?! huah……. mereka semua masih hidup! gak nyangka.

    kak…. ditunggu lanjutannya! sangat hehehe……
    jujur tbc-nya ganggu….. wkwk semangat nulisnya kak. aku suka ganre dan cara nulismu

  103. huahhh. setelah sekian lama menghilang. akhirnya kakak update juga. pembacanya juga masih setia mantengin. termasuk says sendiri. Pas awal baca aku sih udah sadar banger kalo INi pastI lanjutan LBDSM. sebab sifat suri yang sangat ekstrim emang cuma di cerita ITU. sama Changmin yg juga gk suka bgt sama suri. kalo gk salah, perasaan di part terakhirnya dulu. Suri ITU hamil deh. tapi gk tau juga. lupa lagi.

    pokonya, kakak emang author paforit aku deh. ceritanya antimainstream. makasih udah mau kasih sequel. meskipun TBC.
    oh iya, aku mau request. lanjutin cerita Casual Vengeance dong kak. sumpah gue kepo banget sama cerita keren yang satu ITU.

    Aku ganti user name. bukan sider. selalu setia komen do setiap updatan blog INI #good_reader.

    Tetep semangat buat kakak. semoga dapet ilham supaya bisa update lagi. jangan terus-terusan betapa do goa. gue sample bangkotan mantengin INI blog. Dari jamanan SMP. sample Semarang. beuh. pokonya semangat ya!!!!!

    mKasih…

  104. Boleh kah aku teriak?? Aaa akhirnya ff paling fenomenal punya kak okky beranak 😂😂😂
    Ya ampun, surinya berubah drastis nggak sih?
    Ah aku jadi pengen baca itu ff lagi u.u

  105. OH MY GOD ….. SUMPAH aku baru ngeh klo ini squel’a LA BELLE DAME SANS MERC .. Maklum deh eon soalnya pas aku baca ff itu udh lama bgt jadi ingatan aku rada” buram wkwk tapi suer ya eon yg bikin aku agak familiar sama pas baca ini tuh si perfect blue inc sma mimpi” yg sering dateng menghatui si layya .. Ahhh pokoknya AKU SENENG BANGET pas tau klo ini squelnya ff fenomenal sepanjang masa aku jadi pembaca ff, jujur eonni tuh penulis ff favorite aku yang karyanya tuh selalu ditunggu + bikin kecanduan bukan main .. Oiya eonni btw CV kapan publish ?ff itu juga termasuk yg paling kece juga tuh … Ahhh pokoknya semua karya mu aku tunggu … Dab ga akan pernah bosen buat nunggu hasil karyamu eonni … Hwaiting ♥ ♥ ♥

  106. Hai kak,….
    Aku msaih termasuk reader baru disini,kkk
    Jadi masih rada inget ttg cerita ini, yah awalnya sih dikit bingung,.hhh
    Tapi bneran gak nyangka kalau LBDSM bkalan ada kelanjutannya,

    Jadi inget wktu bca itu cerita yg bkin gregetan itu kalau pecahin pw dari kakak, bneran tertantang bgt, tapi setelah bca ff nya berasa terpuaskan,..wkwk

    Salam kenal kak:)
    Fighting!!!

  107. Always lah ffx ka’ okkh selalu bkim spechless, pas awal1 bca g ngira sama sekali klau ini sequel LBDSM, pas g sengaja nyecroll kebawah trnyta bnyak coment yg bilang gtu…. dlu g peenh mkir klau Lbdsm ada sequelx.. aq kirq semua cast bneran udh mati tapi see bneraan dech ka’ rasax aq g tau lgy mau ngomong apa tntang ff ini pkokx kereen bngey lah seratus tumbh buat ka2′ *pinjemjarireaderslain hehehe

  108. Ya ampun. Nyaris selalu sempurna bahkan hanya karya Eonnie saja yang narasi sepanjang apapun aku baca dengan menikmatinya dan meresapinya. Aku selalu dibuat kagum olehmu whoaahh sungguh rasanya ingin melompat tahu Lee Suri update lagi yeyeyeye

  109. Sampe lumutan ya akan nungguin cerita2 baru dari ka okky hampir tiap hari buka ga ada yang baru eh sekalinya buka sudah update 2 cerita haha. Itu asalnya aku bingung kok ceritanya kaya ada hubungannya sm cerita yg sebelumnya di post and thanks to yg comment, pembaca setia dan cinta banget sm cerita2nya ka okky akhirnya ngeh juga ternyata ini lanjutannya LBDSM. Berhubungan itu cerita udah lama dan panjang pula jadi ga mungkin inget semua karena bacanya pun ga pernah lebih dari 1x masing2 chapternya. Ini seriusan comeback ga sih, ka? Berharap banget lanjutannya secepatnya di update kali bisa bulan depan gitu haha~ mau sepanjang apapun cerita nya nanti tetep ditunggu, dibaca dengan senang hati kok, ka^^ i’m waiting loh ya;) anyway, yg satu lagi belum dibaca jd belom comment. Kali sudah nanti pasti di comment kok^^

  110. aaaaaaaaa unnie unnie unnieee…. bogoshippo >.< dan dan dan… Na telat bgt baru baca ini ;___;
    ini lanjutan LBDSM kan unn? iyakan?
    akhirnyaaa…. ada kepastian juga buat hidup kyuri😉

    ok kehidupan ketiga untk suri. pnasaran selaluuuuuuuuu~ next unn. smangat!!!!!!🙂

    btw, happy new year^^
    Na pnasaan sm visual suri yg skrg jd serba putih2 gini unn🙂

    SEMANGAT POKOKNYA UNNIE..DITUNGGU SELALUUUUUUUU CERITA-CERITANYAAA😉🙂

  111. Reader lama yang baru kembali. Selalu suka sama ff yg ada di sini. Dan untuk ff ini suka bngeeetttt. Tapi krn la belle belum tamat dibaca di awal susah memahami. Tapi aku sukaaaa….semangat trs untuk nulis ffnya yaa…

  112. sebenernya waktu comment ini saya belum baca hehehe tapi sudah baca comment-coment sebelumnya banyak spoiler yang bertebaran sepertinya kekekeeke😀 ada yang bilang ini sequelnya LBDSM huuu inget ff itu aku jadi pingin banget baca tapi belum ada waktu eonn hehehe jadi saya berdoa semoga bisa segera baca:) oya okky eonni tetap semangat ya buat bikin karya yang yang lain bakal saya tunggu pokoknyaa…
    btw Happy New Yearr ^^ :))

  113. La Belle Dame Sans Merci
    Boleh q teriak??
    AAAAAAAA…………..
    Kak sumprit q speacheles. Q sempet bngung” gtu bacany, semakin baca semakin teringat sswtu yg sgt wow ternyata benar LBDSM.
    Terima kasih kak sdh buat sequelny ^^
    tahun baru yg happy aku tmbh happy ^^
    Happy new year kak🙂

  114. Aw suri is back keren pake too much..
    Effect ngebayangin tampilan baru suri dengan putihnya itu kali ya sepanjang pas baca kaki sama tangan langsung ngefrozen*salahfocus* (baca pas 02 sekian dini hari) pdhl pas liat ada updatean baru karna baru berkunjung lagi jingkraknya minta ampun sampe kepala saya pusing karna panas haha

  115. Btw *komenlagi* baca komentar balesan di atas ‘acuan satu author’ sebagai penikmat ff kyuhyun dan juga penggemar karya ‘satu author’ , pas aku baca katabasis ini emang langsung keinget cerita novel2 satu author itu dan aku cuman bisa kagum aquilae bisa buat dengan gaya, tata bahasa yg pastinya berbeda tapi ngenanya ya sama kaya yg ‘Aslinya’ ga bikin aku minder lagi mau baca karna udh ada yg pernah juga tapi ya terlalu mmm ykwim , ribet bgt sih aku mau nyampein sesuatu takut ada yg baca tapi salah ngertiin *tapi jgn-jgn aquilae juga salah ngertiinT.T, jgn deh ya haha pokonya aku nempatin Aquilae dengan versi Kyuhyunnya disamping yg aslinya karna sama sama bikin aku kutar-ketir(?) terpesona *seterpesonanya aku sama si orng korean n si orng ireland* pas baca hehe, luv buat Aquilae:* kkkke~

  116. Wahh aku reader baru dan gak tau ini ff lanjutan dari apa
    Tp aku baca komen2nya ini lanjutan LBDSM yah?
    Kalo gitu abis ini aku mau baca dulu deh hihi
    Suka sama cerita yg kaya gini
    Hihi kereen😀 ditunggu nih lanjutannya

  117. hai, salam kenal…..maaf sblmny ak dl sering baca story LBDSM berulang kali tp blm sempat komen krn ku kira author ny gak aktif nulis lg…but trnyt skrg da sequelny…sumpah ak suka bgt ma story ni walopun sebelum tau da sequel ni sempet bete sich kl suri ny ninggal…. o iy ku suka bgt lo sistem clue pw yg penuh teka-teki tu kita berasa kayak jd detective…he, so skrg ak usahakan rajjn komen ya… n skalian minta ijin baca” story lain ya…mksh sebelumnya…see u, ditgg next chap nya…

  118. Hai kakk, aku reader yang baru aja tobat dari kebiasaan silent reader. Sumpah rasanya malu banget udah baca hampir semua ff kakak tapi gak pernah komen :” tapi tenang aku udah tobat 100% yeayy ㅋㅋㅋ

    Ini lanjutan LBDSM kan kan kan.. awalnya gak ngeh kalo ini sequel dan baru mikir waktu dibilang ini itu seq. yakin ini lanjutan Lbdsm, secara si suri emang suka ubek ubek organ dalam *plak. sama bagian pelabuhan juga, itu tempat janjian kyuhyun sama suri waktu kecil buat minggat itu kan

  119. Hai kakk, aku reader yang baru aja tobat dari kebiasaan silent reader. Sumpah rasanya malu banget udah baca hampir semua ff kakak tapi gak pernah komen :” tapi tenang aku udah tobat 100% yeayy ㅋㅋㅋ

    Ini lanjutan LBDSM kan kan kan.. awalnya gak ngeh kalo ini sequel dan baru mikir waktu dibilang ini itu seq. yakin ini lanjutan Lbdsm, secara si suri emang suka ubek ubek organ dalam *plak. sama bagian pelabuhan juga, itu tempat janjian kyuhyun sama suri waktu kecil buat minggat itu kann

  120. Hai kakk, aku reader yang baru aja tobat dari kebiasaan silent reader. Sumpah rasanya malu banget udah baca hampir semua ff kakak tapi gak pernah komen :” tapi tenang aku udah tobat 100% yeayy ㅋㅋㅋ

    Ini lanjutan LBDSM kan kan kan.. awalnya gak ngeh kalo ini sequel dan baru mikir waktu dibilang ini itu seq. yakin ini lanjutan Lbdsm, secara si suri emang suka ubek ubek organ dalam *plak. sama bagian pelabuhan juga, itu tempat janjian kyuhyun sama suri waktu kecil buat minggat itu kan , ditunggu lanjutannya kak

  121. Wihiiii sequel la belle ihiw. Kalo inget la belle mah pasti aku ingetnya sama cara buat mecahin password haha yg paling diinget waktu password yg berhubungan sama stanza apa apaan gitu dari syair. Huahhh. But still daebak kak! “Horror” nya masih sama kayak la belle. But tbh agak lupa knp changmin gasuka sama suri._____. Keep writing kak!!

  122. Ni lanjutan yang surinya jd pembunuh itu kan??? Aq baru nyambung gitu baca bagian yg menjelaskan silsilahkeluarganya layya.
    Saat akan pertemuan kyu dan suri aq yg degdegan hehehe…

  123. Tidak mungkin dua orang terlihat begitu mirip bahkan hingga suara dan caranya menatap orang lain.
    Dan sepenuhnya saya setuju apa yg kyuhyun pikirkan.

    di part final bukanya si Leah mengandung,,mungkin stelah peristiwa naas itu dia keguguran? Maybe???

    di dejavu si layya hampir 100% memo nya hilang atu memang d hapus . Sedangkan kyuhyun hanya sebagian..
    Terkutuklah mereka,,,

    well..kak okky kalo memang di part next,,bakalan d PW sya tunggu clue nya yang bisa bikin ini otak terbalik seketika..

    Semangat,,!!!!

  124. Bahasanya tingkat tinggi banget ka. Dan teknologi yang super super canggih. kerennnn sumpahhh. Dan pas baca ada lee sok hyuk oh oww cast barunya suegerrt.
    Aku cuma baca LBDSM cuma sampe part 4 soalnya ga bisa mecahin pw part 5 hihihi.

  125. Astaga kak okkyyý..
    awalnya bingung baca di awal, pas udah kebawah… ini sequel LBDSM.. 😂😂
    Hahahaha seneng banget..
    ditunggu kelanjutan kak..

  126. Demi apa baru sadar ini seq LBDSM waktu bicarain kapal tenggelamnya Suri..
    Ehem hai ka, aku ‘mantan’ silent reader yg seperasaanku baru komen disini atau mungkin udah tp lupa. hehe 😁

  127. Sialan, kau Okky! Satu setengah tahun kau menggantungku dengan separuh file cerita ini dan ketika terbit akubat tahu? Oh benar-benar…..
    Hahaha
    Kamu gak mau bikin pertanyaan ke mereka, kenapa nama Leah bisa jadi Layya? Kaya dulu teka-teki itu kamu lempar ke aku hohoho
    LBDSM dong ya, potongan kenangan yg akan segera terungkap.
    Aku gak mau bahas yg lain. Pas lanjutin baca lagi, senyum2.. ini beneran Okky yg nulis. Kecup sayang dulu. Ah, ditunggu deh lanjutan ini…

  128. Gua capek baca nya. Ini aja di scrool aja ke bawah karna ni mata dah gak kuat baca. Saya pusing baca tentang teknologi2 yng gk saya maksud

  129. Yaaampun baru ngeh pas akhir kalau ini sequel dari lbdsm!! Kangen banget sama action kerennya Leah, romantisnyq kyuri, atau endingnya yang tragis yg suksea bikin badmood berhari2 wkwkwk. Pokonya semangat terua buat next part nya kak!! Aaarrggghh rasanya pen peluk kyuhyun saking bahagiaanyaaaa hahaha
    btw gewees buat kucingnya kak!

  130. waaahhhh.. keren bngt sumpah, kak..
    disini laya dan leah alias suri itu org yg sama kan??
    tpi msih bingung,, bkan nya di LBDSM Yvtee itu boss nya suri,, dan ibunya mati dibunuh ayahnya
    apa suri sedang menggantikan orang lain??
    Tpi diawal cerita, identitas suri baru dimasukan oleh ayahnya 8 thn lalu,, tpi juga disebutkan kalau soohyuk itu kakak kandung suri
    msih penuh misteri,,, ,semangat buat nulis ya,kak🙂

  131. Astagaaaaaah…
    Ya ampuuuuuunnnn…
    Aku gak nyangka akhirnya ada juga sequel iniii..
    Sempet ga rela kalau kyuhyun dan suri mati tanpa bahagia.. ternyataaaa merekaaa :”)
    Udah speechless bget, aku gak bisa komen apa apa saking senengnya.
    Yaaah cuman nyesek sih di bagian mereka ketemu TT.TT
    kalo suri nya inget pasti lbh nyesek lagi deh huhuhu aku gakuat TT.TT
    Yaaah btw fighting kaaaaak!! Semangat terus yaaaaahhh..

  132. Setelah setengah jalan baru nyadar klo inu suri yang itu, iya yang itu, yang pas d ending LBDSM meninggal tapi ternyata masih bs diselamatkan.. kyaaaaaa… okky, I lope you.. thanks banget nget nget nget… :’D
    Hueee saiia speechless *_*

  133. Cieee sequel LBDSM yha? ,, keren kk , bahasanya tingkat dewa ,, pertamanya bingung emg ,, tp semakin gulir ke bwh , jd ngerti deh ,,, ayooo dilanjut😉

  134. ya tuhan … ternyata lanjutannnya LBDSM. awalnya gak ngerti tapi makin lama kok kayaknya rada rada gimana gitu ceritanya. setelah baca komentar yang lain ternyata ini lanjutannya ff yg greget itu….
    aduh kak okky emang greget banget dah pokoknya….. di tunggu dah kelanjutan ffnya…
    keep writing kak okky
    #walau bacanya telat banget… hehehe

  135. ya tuhan … ternyata lanjutannnya LBDSM. awalnya gak ngerti tapi makin lama kok kayaknya rada rada gimana gitu ceritanya. setelah baca komentar yang lain ternyata ini lanjutannya ff yg greget itu….
    aduh kak okky emang greget banget dah pokoknya….. di tunggu dah kelanjutan ffnya…
    keep writing kak okky
    #walau bacanya telat banget… hehehe..

  136. ahhh mas Kyuh ternyata kau selamatt dan suri pun selamat … ehm bakalan menjadi tekateki lagi dlm masa lalu suri yg dihapusss dan masalah kyuri makin panjang buat mengingatnya … untung pas suri sadar dya jadi dokter yg super hebattt luar biasa … keren abis kaga kebayang ama alur cerita nya enga kebayang juga seorng manusia bisa hebat gituh sampe menciptakan jantung buatann … suri hidup udh kaya manusia luar biasa hebatt kayanya dia dipermak abis2 an ama keluarganya biar menjadi wanita hebatt dan dokter hebaat tanpa kesombongann dan kekuasaan coba ajh adh di dunia kaya gituhh bahahah dlm dynia hayal …

  137. ahhh mas Kyuh ternyata kau selamatt dan suri pun selamat … ehm bakalan menjadi tekateki lagi dlm masa lalu suri yg dihapusss dan masalah kyuri makin panjang buat mengingatnya … untung pas suri sadar dya jadi dokter yg super hebattt luar biasa … keren abis kaga kebayang ama alur cerita nya enga kebayang juga seorng manusia bisa hebat gituh sampe menciptakan jantung buatann … suri hidup udh kaya manusia luar biasa hebatt kayanya dia dipermak abis2 an ama keluarganya biar menjadi wanita hebatt dan dokter hebaat tanpa kesombongann dan kekuasaan coba ajh adh di dunia kaya gituhh bahahah dlm dunia hayal …

  138. ini lanjutannya la belle dame sa mercy (?)…
    aku kira keduanya mati tp palah selamat, semakin menarik…ayo thor semangat melanjutkan

    hai thor salam kenal ya? aku dulunya silent readers tp sekarang insyaff….ditunggu kelanjutannya

  139. Awal2 rada bingung ini ff baru? Tpi kok kaya lanjutan dari ff yg ada, makin kebawah bacanya makin ngeh ff ini rada mirip ff La Belle Dams Sans Merci, dan setelah ketemu nama Lee Soo Hyuk dan mimpi Suri serta penjelasan tentang suri setelah koma terutama yg secara alami melakukan pembedahan kaya di masa lalu pernah ngelakuinnya makin sadar bahwa ini sequel ff La Belle, dan ughh ini mengagumkan, sampe2 otak ini yg awam sama dunia kedokteran, dan dunia bedah membedah (karna di sekolah belajar guiding mulu :v ) bekerja keras untuk memahaminya, dan akhirnya dapat mengimajinasikannya. Dan ughhh diksinya itu loh luar biasa sekali 😍👏 ceritanya juga mendetail dan total banget buat ff ini, dilihat dari informasi yg disampaikan yg masih awam bagi masyarakt umum, ahh keren pokoknya 👏
    Oh ya, itu suri dulu bukannya hamil? Berarti dia keguguran ya pas kecelakaan itu? Btw ini part selanjutnya di pw kaya la belle kah? Berharap sih engga, soalnya males aja jadi detektif untuk mecahin kode kode rahasia. Wkwkwkw abaikan yg ini kak 😂😅

  140. ini lanjutannya la belle dams san merci ya,, gak nyangka story itu di lanjut lagi,, sumpah penasaran banget sama nasib leah alias suri pas kapalnya hancur,, suri udah gak d.i.d kan,, keren banget ceritanya dan masih penuh teka teki seperti biasa,, keep writing ya thor

  141. makkkkkk……
    ini sequelya LBDSM ini >_<

    masih inget saya kan mak?
    yang tengah malem marah-marah ama mak gara-gara suri di matiin :V

    ff keparat yg bikin gue nangis kejer cuma gara-gara end.nya mereka gak disatuin
    hahha
    maap mak, udah terlanjur jatuh cinta ama ni ff jadinya susah move on

  142. Omo,eoni anyong..waw ini seque la belle itu kan..kyuri ..daebak..suri trnyta masih hdup..kerend eoni gx sabar buat baca lanjutannya..eoni kau memeng yag terbaik..he..

  143. YA AMPUN KIRAIN INI FF ONESHOOT BARU, udah ngesave lama tapi baru dibaca, dan EH TERNYATA SEQUEL LBDSM ;-;

    kirain gak bakal ada sequelnya dan udah mentok di situ. walaupun sad ending tapi udah bagus endingnya. kirain Kyuhyun-Suri mati semua loh.

    ngerasa familiar pas baca ada Perfect Blue Inc. dan inget2 ini di ff apa. terus nyebut Kyuhyun koma, ingatan Kyu ke Suri, kapal meledak, nama Yvtee. terus langsung keinget LBDSM❤

    tetiba jadi lupa latar belakang keluarganya Suri yg dulu, kayanya ortunya udah meninggal semua gak sih? haha lupa.
    Suri lupa mungkin disuntik Quite Memories itu ya biar dia jadi individu baru, lepas dari sosok Leah. dan sekarang dia punya sisi kemanusiaan meski wataknya masih sama❤
    ini kalo TBC nunggunya pasti bakal lama banget nih wkwk, tapi kalo sekali update panjang it's okelah lol.
    Good job kak Okky!

  144. ini apah??
    sequel LBDSM??
    akkkkk…sudah hampir lupa dengan cerita itu, karena sad ending dan sempet hopeless berharap menanti ada sequelnya, jadi agak males dengan LBDSM…
    tapi ternyata, tanpa diduga-duga malah muncul sequelnya, dan leah gak jadi mati… yeyeyelalalalaaa ~happy~
    jadi kepengen ngulang baca LBDSM malah ini jadinya…
    semoga gak lama yah ngepost next partnya pleaseee…

  145. serius ini sekuel LBDSM??
    pantes ceritanya kok kayak nyambung nyambung gitu haha..
    keren bgt deh, panjang nih pasti
    tp itu masa lalu layya msh bikin bingung.. emang dulu suri pernah membunuh? saking udh lamaaaa bgt, udh lupa deh
    kmrn lbdsm yg terakhir kayak gimana ya..
    mau baca ulang lagi deh 😁

  146. Asliii baru ngeh(?) kalo ini lanjutannya LBDSM, itupun setelah baca komentnya. Oiya sorry ya kak baru kasih koment sekarang setelah sekian lama jadi silent reader wkwkwkw… Ga tau kenapa langsung pengen kasih koment. Sumpah aku suka banget ff kyuri apalagi yg casual vengeance, ditunggu lanjutannya ya kak… Kak ff yg invisible korean agent udh dihapus ya?? Soalnya pengen baca lagi… Sorry ya kak komentnya panjangg🙂

  147. Seneng’a la belle ada lanjutan’a😄😄😄
    Paham paham ma cerita’a jdi si suri ato leah entu skrng jdi layya si dokter? Trus yg hantuin layya entu leah ato suri yg tak lain tak bukan adl diri’a sendiri. Dan untunglah udah ketemu ma kyuhyun, dan buatmu kyu ayo kejar terus karna dya adl surimu kkk
    Tapi entu si hansen yvtee bkan c??? Trus suri entu ilang ingatan ato ingatan’a diapus??? Nunggu next’a aja klo gitu biar tau ntar jwbn’a☺
    Apapun itu tengKYU buat oki yg udah nulis cerita yg seper duper keren ini lope lope pokok’a😙😙😙

  148. gak nyangka klo ini sequelnya padahal udah sering bolak-balik ke blog ini tapi gak baca ff katabasi deja vu ini. dan baru baca sekarang rasanya nyesel udah sempat mengabaikan ff ini. sebenarnya pas baca dari awal udah curiga dari klo ini lanjutanya tapi baru bener2 yakin pas bagian kyuhyun blng dia kehilangan untuk yang kedua kali kenapa gak diberi kesempatan ketiga.
    jadi keinget sama akhirnya LBDSM yang sad tapi walaupun sad ceritanya tetap keren apalagi cara kak okky mendeskripsikan adegan action di ff LBDSM dan penggambaran alur ceritanya yang sangat seru. maaf karna kak gak ninggalin jejak di semua chapter ff LBDSM.
    rasanya kayak dapet surprise dari kak okky lewat ff katabasis ini.🙂🙂

  149. Hai eon..gue readers baru disini..hehehe..salam kenaal~^^
    Sumpaaaaah!! Ini FF keren..berasa baca novel gitu yaaah..yaaah walopun ini FF sequel dan gue belom pernah baca FF yg sebelum.nya..hihihi~

  150. Wuaaaaaaaaa *teriak pake toa
    Sumpah seneng banget pas liat ada fanfic baru eon 👍
    Diawal aku sih nggak nyangka kalau ini sequel LBDSM trus pas baca notes terakhir baru deh nyambung… Kyaaaa seneng banget eon
    Terus semangat nulisnya eon
    Waiting patiently 👌😂😉

  151. Awalnya sih nggak ngeh… tapi waktu kyuhyun ngenang yg ledakan kapal2 itu… UH!!

    I’M TOTALLY SHOCK!!

    Aku baru ngeh kalo ini sequel LBDSM!! Demi apa aku excited banget!!

    Lanjut yah kakk… semangattttt

  152. LBDSM!!!!! Aku rindu banget sama ff ini ToT!!

    Semangat yah kak!! Ff kakak nggak pernah ngecewain.. baru buka wp kakak lagi setelah sekian lama. . trus liat kakak promot novel.. baru baca sipnosis nya.. langsung pesen… sipnosisnya aja udh melekat di hati (?)

  153. Satu yg muter muter klo otak suri bukan hilang tapi di apus….
    Proyek kaka nya ama perusahaan kyuhhun yg tentang penghilangan trauma itu…
    Iya kan????????

    Aku hatap ga nunggu lama lagiiii….ayooooo

  154. Awalnya sama sekali ga faham apalagi scene mimpi itu.. Tapi semakin ke sini semakin kuat perkiraanku kalo ini lanjutan La Belle Dame Sans Merci.. Oh ya, Aku rasa ingatan Suri emang dihapus, sengaja gitu.. Tapi tak tahulah, menunggu kelanjutan ini ^^ Kak, areequest dong wajahnya Shain.. penasaran banget. Tengqu!~ Semangat berkarya!

    Salam,
    White Lily

  155. Bahkan setelah dibaca ulang kali ceritanya tetep ga bosenin ..
    Lanjutan LBDSM kan?
    Pas Suri sama Kyu jabat tangan, entah knp gw juga ikutan tegang wakkakaka

  156. ASDFFGHHJJKL…
    Setelah sekian tahun ya kak :”) *terharu*
    Finally our fav couple ever is back.
    Awal nya sumpah bingung ini ff ttg apa eeh setelah sampai kebawah ku mengerti juga ini ttg LBDSM.
    Pftt.. welcome home kak.
    *reuni veteran*
    Sampai mau baca ulang LBDSM udh lupa sama pass nya karna kelamaan. Hahahaha

  157. ASDFFGHHJJKL…
    Setelah sekian tahun ya kak :”) *terharu*
    Finally our fav couple ever is back.
    Awal nya sumpah bingung ini ff ttg apa eeh setelah sampai kebawah ku mengerti juga ini ttg LBDSM.
    Pftt.. welcome home kak.
    *reuni veteran*
    Sampai mau baca ulang LBDSM udh lupa sama pass nya karna kelamaan. Hahahaha

  158. Oooohhh ini tuh sequel. Pantwsan q blom ngerti critanya gimna..
    Msh bingung sama jln critanya.. Hehee
    tp udah nanggung bacanya..
    Lnjt dulu ah sama yg satunya baru baca yg bagian masa lalunya😀

  159. Idiiiih kak okky. Ku baru baca ini kata basis. Emang sengaja dibaca nya entar entar aja nunggu next chapnya gitu ceritanya biar ga kepo kelamaan dan i just realized kalo ini lanjutan lbdsm ??!!!! Gilaaaak
    Seru paraaaaah
    Hampir tiap hari buka ini blog atau email kali kali ada notif new post gitu
    Even ku lagi di pelosok dengan sinyal yang tak memungkinkan sampe harus nongkrong dipinggir kolam dulu biar dapet 3G terus bisa buka ini ff
    Sumpaaah sumpaaaah idk what i have to say again kak
    You SLAY!! Kkkk

  160. baru nyadar ini lanjutan lbdsm, huwwa keren bgt sih as always kak okky mah yaa. Baru ngeh pas suri ke pelabuhan terus ngerasa familiar sama tempatnya.

  161. ka okkyyyyy! maafkan reader kudetgagal ini yg selama satu semester gak baca web kaka gegara sibuk penelitian hiksss *lembar alatalat lab* dan baru buka web kaka, kekudetan aku makin kerasa 😭💔 ini lg ada sequel LBDSM ? orz! Kyu aku ka kyu akuuuuuu 😍 tunggu kedatangan komen aku yg lain yay ka hahaha aku akan mengejar ketertinggalan !

  162. Hallo aku windi reader baru, izin baca yaa aquilea.. terimakasih
    aku baca kyuhyun sama suri dulunya pernah ada hubungan dan entah karena apa suri lupa ingatan dan kyuhyun sudah menunggu lama sekali untuk menemukan suri, tapi ternyata suri akan menjalin hubungan kerja sama dengan perusahaan cho kyuhyun. ternyata cerita ini sequel yaa tapi aku belum baca ceritanya, semoga cerita sebelumnya kyuhyun dan suri hubungannya baik.

  163. speechless..coz lom tau crita awlny..
    pi aknkah leah ingt dg ms lluny??
    kyu..akankh bs kmbli brsma suri???
    chang trliat g sneng np??

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s