[DV-Series] Missing Pieces

dv-missing pieces

March 8th, 2014

 

Jujur saja, sebenarnya Suri benci sekali dengan acara makan malam keluarga apa lagi dengan dress code semiformal. Apa pula itu? Mana punya Suri baju semiformal selain kemeja-kemeja kebanggaannya? Di kamar gantinya Suri mencoba setelan blouse satin dan celana satin hitam, ia berkaca, berbalik dan mengangguk, ya, ini cukup oke.

Tapi saat Kyu-Hyun keluar dari kamar mandi dan melihat apa yang Suri pakai, pria itu meringis.

“Apa aku tidak membelikanmu pakaian yang baik?” tanyanya sambil menggosok rambutnya yang basah.

“Kenapa? Ini semiformal ‘kan?”

“Jangan pakai kemeja, Cho Suri Sayang.”

Suri berbalik dengan dahi berkerut tidak setuju.

“Karena aku pakai kemeja juga, kalau kau pakai setelan kemeja dan trouser, kita terlihat seperti sepasang pengacara. Paham tidak?”

Suri menggoyangkan jari telunjuknya dua kali, setuju. Ada benarnya juga omongan Kyu-Hyun, satu masalahnya adalah, “aku tidak punya dres tapinya, bagaimana?”

Kyu-Hyun mendekat, menangkup wajah Suri di tangannya dan menempelkan bibirnya kasar ke bibir Suri. “Surprise me.” Ucapnya sebelum keluar dari ruang ganti sambil menenteng satu kemeja collarless hitam dan trouser hitam keluar, bahkan Kyu-Hyun sempat-sempatnya mengedipkan mata ke arah Suri sebelum menutup pintu.

“Sok Inggris kau!” teriak Suri dan kembali berkonsentrasi pada deretan bajunya. Ternyata dresnya memang sedikit. Mungkin dia tidak iklas datang ke acara malam ini, mungkin juga dia memang sedang tidak mood ke mana pun dan lebih ingin menghabiskan waktu berdua saja dengan Kyu-Hyun di rumah.

Sambil memilih baju, Suri berpikir bahwa suaminya itu adalah pria paling tidak beruntung di muka bumi ini. Menikah dengan wanita yang tidak ada manis-manisnya, tidak bisa memasak, dan justru sekarang malah merengek pada Kyu-Hyun untuk diijinkan kuliah lagi, menerima tawaran beasiswa dari sebuah universitas film di Bologna.

Tentu saja Kyu-Hyun tidak setuju. Tanpa Suri keluar negeri saja jumlah pertemuan mereka sudah semakin sedikit, apa kabar kalau Suri pergi ke Italia? Bisa-bisa tiga bulan sekali mereka baru bertemu.

Karena saat Suri selesai berdandan Kyu-Hyun sedang menerima telepon di ruang baca, Suri menyelinap ke dapur mereka dan menunggu di sana sambil menonton acara berita sore menjelang malam itu.

Tadi dia mendengar Suri menuruni tangga, pasti menunggu di dapur atau di depan teve, setelah menyelesaikan gulungan di lengan kemejanya, Kyu-Hyun beranjak dan menyusul Suri ke bawah.

Yang Kyu-Hyun harapkan dari Suri adalah istrinya memakai dres atau atasan apa pun yang dipadukan dengan rok. Bukan sweater turtle neck hitam yang panjangnya hingga hampir mencapai lutut dan dipadukan dengan legging hitam juga sepatu boots hitam. Riasannya seperti biasa tidak begitu tebal, paling-paling hanya foundation dan eye liner saja, tapi yang membuat Kyu-Hyun sesak nafas adalah cara Suri mengakali agar orang lain tidak begitu memperhatikan betapa malasnya ia memoles wajahnya dengan sentuhan lipstick merah.

Istrinya terlihat seperti orang lain, biasanya Kyu-Hyun akan mengatakan Suri itu seksi isi kepalanya, tapi malam ini ia harus mengakui bahwa fisik istrinya juga sangat menggoda. Sambil berjalan tenang menuruni undakan ke dapur, Kyu-Hyun berjanji malam ini akan menghimpit Suri di lantai. Lihat saja.

141124_smk1_(9)

Kyu-Hyun malam ini mengenakan trouser hitam, kemeja hitam collarless yang kedua lengannya digulung hingga siku, dan sepatu monk strap hitam. Bagi Suri pakaian Kyu-Hyun yang seperti itu sudah sering ia lihat. Tapi tatanan rambut yang membuat Suri ingin sekali melompat ke pelukan suaminya.

Rambut cokelat gelap Kyu-Hyun disisir ke belakang memperlihatkan dahinya dan yang paling istimewa adalah kacamata tersemat di wajah pria itu. Dia terlihat seperti seorang CEO digambaran Suri selama ini atau paling tidak seperti senior tampan dan agak misterius dengan kacamatanya. Oh, ya Tuhan, fantasinya terpuaskan.

“Kau berliur, Cho Suri.” tegur Kyu-Hyun dan mengulurkan tangan kanannya.

Ia lihat malam ini Kyu-Hyun mengenakan cincin kawin mereka. Oh, seksi betul prianya. Setelah berdehem, Suri bangkit meraih tangan Kyu-Hyun. “Tumben pakai kacamata, kenapa?”

“Mataku sakit, sepertinya terlalu sering pakai lensa kontak, jadi aku pakai kacamata.”

Sambil berjalan ke garasi, Suri merangkul lengan Kyu-Hyun. “Kau tahu tidak, kau seperti senior tampan dan misterius di fanfiksi.” Ucap Suri setengah tertawa.

“Oh, ya? Bagaimana kalau satu ciuman untuk Senior Tampan dan Misterius ini?” Kyu-Hyun memojokan Suri di depan pintu mobil penumpang. Biasanya Suri keluar dengan kaus yang sedikit longgar atau selalu melapisi dengan jaket, tapi malam ini Suri memperlihatkan bentuk tubuhnya meski pakaiannya tertutup ia tetap terlihat seksi di mata Kyu-Hyun.

Suri menarik wajah Kyu-Hyun dan menciumnya penuh gairah sebelum melepaskannya kilas. “Nanti lipstickku hilang, aku malam memolesnya.”

“Setelah kembali kita lakukan sesuatu yang nakal.” Janji Kyu-Hyun sebelum membukakan pintu penumpang untuk Suri.

***

Sebenarnya baik Suri mau pun Kyu-Hyun sudah menduga kalau malam ini Sung-Min akan mengumumkan rencana pernikahannya dengan Sa-Eun, hanya saja, Suri tetap kaget ketika kakaknya mengatakan hal barusan sambil mengenggam tangan Sa-Eun erat-erat.

Dia dan Kyu-Hyun saja yang sudah menikah dua tahun masih menyembunyikan kemesraan mereka di bawah meja. Suri mencengkeram lutut Kyu-Hyun dan Kyu-Hyun sibuk menepuk-nepuk tangan Suri untuk menenangkannya.

“Aku akan menikahinya pada bulan Desember tahun ini, tepat sebelum pergi Wajib Militer.” Umum Sung-Min.

“Aku akan bicara pada agensiku besok.” Sahut Sa-Eun sambil menunjukan cincin pemberian Sung-Min.

Suri sebenarnya tidak keberatakan kakaknya menikah, bahkan Kyu-Hyun dengan sumeringah menyambut pengumuman pernikahan Sung-Min dan Sa-Eun, hanya saja kenyataan bahwa Suri tidak akrab dengan Sa-Eun sedikit memberatkan hati Suri untuk ikut tersenyum.

Isn’t is awkward?” bisik Suri.

“Kenapa?”

“Kau pernah menciumnya kan dulu saat drama musikal pertamamu?”

Kyu-Hyun tidak menjawabnya, dia hanya mengenggam tangan Suri lebih erat lagi dan menahan niatnya untuk mencium bibir Suri yang sedikit mengerucut. Ah, sebal sekali kalau lihat Suri sedang cemburu, bibir bawahnya yang sedikit maju dengan mata datar itu makin membuat Kyu-Hyun jatuh cinta. Sialan, Cho Suri ini.

“Kalian akan mengumumkannya, ‘kan?” tanya ayah Sa-Eun tiba-tiba.

“Ya, aku berencana akan mengumumkannya satu bulan sebelum pernikahan kami.” Jawaban Sung-Min berhasil membuat Kyu-Hyun yang sedang jatuh cinta pada Suri dan Suri yang sedikit cemberut seperti tersambar petir di siang bolong, keduanya menatap Sung-Min dengan mata terbelalak.

“SM mengijinkannya?” tanya Kyu-Hyun.

“Ya, mereka mengijinkannya.”

“Ini bukan masalah berkencan makanya SM mengijinkannya, tapi pernikahan.” Jawaban sok tahu ayah Sa-Eun berhasil membuat Suri tertawa sinis tapi Suri mengabaikannya.

Oppa, tahu akibatnya kalau kau menikah dan mengumumkannya ke publik?” apa Sung-Min tidak memikirkan perasaan adiknya sendiri?

“Tapi mustahil untuk menyembunyikan pernikahan dari media, cepat atau lambat mereka akan mengetahuinya.” Sa-Eun mencoba membela Sung-Min.

“Kami,” Suri menaikan jari manis tangan kanannya, menunjukan cincin kawin yang tidak pernah lepas dari jarinya selama dua tahun. “Hae-Ra dan Dong-Hae, Eun-Ah dan Hyuk-Jae, mereka menikah di tahun yang sama dengan kami, tapi belum ada yang mencium soal pernikahan kami, bahkan berhasil menghubungkan bahwa kami memiliki hubungan saja tidak.”

“Kau belum mengadakan perayaannya, Suri, wajar media tidak tahu.” Sung-Min menahan Sa-Eun untuk bicara, ini permasalhan internal keluarganya jadi biar dia yang urus.

Suri menahan emosinya. “Pernah kau pikirkan bagaimana perasaan keluarga Hae-Ra dan Eun-Ah kalau mereka mengetahui pernikahanmu diperbolehkan untuk diumumkan ke publik dan mengakui Sa-Eun adalah milikmu sementara menantu mereka masih saja dianggap lajang dan putri mereka tidak pernah dianggap ada? Pernah berpikir ke sana?”

“Kalian menikah di umur yang masih muda, Suri, wajar SM menahan beritanya.”

Suri terbahak. “Kau tahu, Oppa, Kyu-Hyun mengatakan pada SM bahwa ia akan mengumkan pernikahan kami tahun 2015, saat umur Kyu-Hyun sudah mencapai 30 dan aku sudah 25, itu pun sebagai pernikahan yang baru akan diselenggarakan tahun depannya, tahu apa jawaban SM?” Suri terdiam menunggu jawaban Sung-Min. “SM tetap tidak mengijinkannya dengan alasan popularitas Kyu-Hyun mungkin akan semakin menanjak tahun itu.”

“Tapi Halmoeni bilang kalau pernikahan itu sebuah berita baik yang harus diberitahu ‘kan, Suri~ya.” Sa-Eun mencoba meraih tangan Suri, menenangkannya, jujur ia baru tahu kalau Suri dan Kyu-Hyun sebenarnya sudah menikah, yang ia tahu hanya Suri dan Kyu-Hyun tinggal satu atap saja selama ini.

“Jangan pernah bawa-bawa nama Halmoeni, kau tidak mengenalnya!” desis Suri memperingati.

“Cukup. Kau bicaranya keterlaluan, Suri.” Sung-Min menyudahi dan menarik tangan Sa-Eun.

Suri menatap Sung-Min yang membela calon istrinya, dia merasa diasingkan di tengah keluarganya sendiri sebelum Kyu-Hyun merangkul pundak Suri.

“Aku dan Suri turut bahagia atas rencana pernikahan kalian sejujurnya, tapi kalau kau mengumumkan ini ke publik, bayangkan berapa banyak kebencian yang akan diterima oleh keluargamu dan Super Junior?” ucap Kyu-Hyun.

“Aku tahu, aku akan membicarakannya dengan Leeteuk hyung malam ini. Aku bukan tidak memprioritaskan kalian, hanya saja pernikahan adalah kabar gembira, kita bisa melihat mana fans yang benar-benar mengagumi karya kita dan mana yang tidak, Kyu-Hyun~ah.”

Cukup. Suri menenggak habis air putihnya dan berdiri. “You’re not wrong, Oppa, you just an asshole.” Ucap Suri dan meninggalkan pertemuan. Dia tidak peduli teriakan ibunya.

Kyu-Hyun ikut berdiri, sambil membersihkan tangannya, ia berkata, “kau membahayakan pernikahanku dan Suri, kau membahayakan identitas Suri, kau tidak memikirkan grup apa lagi keluarga Hae-Ra dan Eun-Ah.” Kyu-Hyun menundukan kepalanya. “Maaf ucapan Suri barusan, aku rasa dia hanya emosional, terlepas dari itu, selamat berbahagia, aku doakan semuanya berjalan dengan lancar. Selamat malam.”

***

August 7th, 2014

 

Suri melupakan kejadian Maret lalu dan sibuk menghabiskan waktunya dengan berkencan dengan Kyu-Hyun, mereka menghabiskan setiap harinya seperti sepasang kekasih yang dimabuk cinta, ke mana pun Kyu-Hyun pergi, pasti ada saja Suri yang menyelinap di antara fans dengan dandanan yang tidak mencolok, dan sebab itu juga setiap kali fans berdesakan Kyu-Hyun selalu merasa emosi, takut-takut ada istrinya di dalam sana dan kalau-kalau mencelakai anak gadis orang lain, kalau dia jadi orang tua tentu saja jika mendengar anak perempuan yang dirawat sebaik-baiknya terluka, pasti akan marah.

Malam itu Suri mengatakan kalau dia terlambat datang bulan dengan wajah pucat. “Tadi pagi ada hal aneh,” ucapnya sambil duduk di ranjang, “aku mual mencium aroma kopi.” Katanya dengan mata berair, bagi Suri, hal paling menyiksa adalah pagi tanpa kopi dan pagi ini dia melewatinya tanpa kopi? Apa kabar hari-harinya nanti?

“Apa kau tidak salah hitung?” tanya Kyu-Hyun mencoba menyembunyikan raut bahagianya.

Suri mengangguk, “sudah 2 minggu.” Saat mata pucat Suri bertemu dengan mata Kyu-Hyun, Suri ingin menangis. “Aku belum siap. Masa aku melewati pagiku tanpa kopi? Apa jadinya?”

“Periksa saja dulu, siapa tahu kau hanya sakit?” Kyu-Hyun menyentuh dahi Suri dan memang suhu tubuhnya sedikit demam sudah tiga hari ini.

Suri masuk ke kamar mandi dan memeriksa dengan test pack yang dibelinya saat pulang tadi sementara Kyu-Hyun menunggu di depan pintu kamar mandi dengan keringat dingin. Semoga positif, semoga positif.

“Cho!” Suri berteriak, padahal menurut petunjuk hasilnya baru keluar setelah satu menit ‘kan? Suri di dalam paling baru selesai ambil urin saja.

“Apa? Kenapa?”

“Lihat bersama. Aku takut.” Suri bahkan belum membasahi test peck dengan urinnya.

“Yasudah, ambil urinmu sana, kita tunggu di sini bersama.”

Selesai Suri membasahi ujung test pack dengan urin, ia berdiri berhadapan dengan Kyu-Hyun, ia tahu Kyu-Hyun setengah bahagia mendengar kabar Suri terlambat datang bulan, tapi sebisa mungkin Kyu-Hyun menyembunyikannya.

“Kau bahagia ‘kan?” ejek Suri.

“Apa kelihatan?” Kyu-Hyun menyengir polos dan menarik Suri ke dalam pelukannya. “Tentu saja, untuk apa aku menikahimu kalau bukan untuk memiliki keturunan ‘kan?”

“Tapi aku ketakutan, kau malah menyengir!”

“Kalau kau sudah diberi kepercayaan oleh Tuhan untuk hamil, tandanya Dia percaya kau bisa merawat anak kita dengan baik, Cho Suri.”

“Merayu.” Suri memejamkan matanya saat ponsel Kyu-Hyun berbunyi, tandanya sudah satu menit. “Apa kita harus lihat sekarang?”

“Tentu, dalam hitungan ketiga, kau bawa test packnya ke atas. Mengerti?” Suri mengangguk. “Satu, dua…, tiga!”

Suri menahan nafasnya saat membuka mata, sementara Kyu-Hyun menyengir makin lebar dan memeluk Suri erat-erat.

Positif, sialan!

***

October 20th, 2014

 

Benar saja ucapan Kyu-Hyun dulu, begitu kabar pernikahan Sung-Min tersebar banyak kebencian yang keluarga Lee terima, termasuk Suri. Bahkan Suri harus rela berkeliling kota selama satu jam sebelum pulang ke rumah karena ada Honda Jazz biru yang selalu terparkir di depan kantornya dan mengikuti Suri ke mana pun ia pergi, bahkan hanya bertemu klien pun bisa menjadi sebuah postingan keparat dengan judul “Lee Suri bertemu ‘klien’”, Suri harus menghapus akun Twitternya karena akunnya dibanjiri hujatan untuk Sung-Min.

Puncaknya terjadi saat akhir November sebuah foto tersebar di internet, foto surat adopsi Suri 20 tahun lalu yang ditanda tangani oleh Chun-Hwa. Netizen mulai membicarakan pantas saja Suri tidak mirip dengan keluarga Lee, pantas saja Suri tidak semanis Sung-Min dan Sung-Jin, pantas saja Suri jarang terlihat di acara keluarga Lee.

Suri menolak untuk keluar rumah dan mematikan semua alat komunikasinya, dia tidak mau kehamilan pertamanya terganggu hanya karena berita seperti itu.

Satu minggu berselang foto lama Suri tersebar di internet. Dalam foto tersebut wajah Suri terlihat masih sangat muda dan bentuk matanya belum setajam sekarang. Tapi selain mata, tidak ada yang berubah sedikit pun dari wajah Suri. Bentuk hidungnya masih sama dan bentuk bibirnya pun tidak berbeda. Tapi netizen tidak peduli, hanya karena garis mata Suri berbeda, mereka menilai Suri keranjingan operasi plastik, mangatakan bahwa Lee Suri adalah orang yang mengaku-ngaku sebagai adik Lee Sung-Min untuk mengambil keuntungan dari bisnis perusahaan kreatifnya.

file_down-639_resized file_down-655 Suri_2009 file_down-728 _resized

Dulu Kyu-Hyun pernah bertanya kenapa Suri mengubah matanya, dan jawaban Suri saat itu membuat Kyu-Hyun sedikit sakit.

“Bibiku punya mata seperti Nenekku, matanya tajam dan berwarna kelabu, dia pernah menangis saat melihatku pertama kali, mengatakan aku begitu mirip dengan Ibu dan tidak ada mirip-miripnya dengan dia kecuali warna matanya, dia masih merasa sendirian, jadi kuputuskan untuk mengubah mataku agar kami terlihat mirip, agar dia setidaknya tidak merasa sendirian, hanya ada aku dan Ji-Eun imo.

Kyu-Hyun tidak pernah protes mengenai mata Suri yang tajam, ia hanya berharap kelak keturunannya memiliki mata Suri atau paling tidak bentuk mata Suri.

Tapi netizen bukanlah Kyu-Hyun, sebesar apa pun Sung-Jin membela Suri, sesering apa pun Kyung-Sook menjelaskan putrinya punya alasan yang jelas untuk melakukan operasi plastik dan itu hanya di bagian mata, mereka tidak mau mendengarnya.

Bahkan saat Sung-Jin mengunggah foto Suri satu minggu sebelum melakukan operasi plastik di blog miliknya, mereka tetap tidak mendengar penjelasan Sung-Jin. Yang mereka tahu mata Suri berubah drastis dan itu adalah pelanggaran yang dilakukan publik figure tapi bukan suatu pelanggaran kalau yang melakukannya adalah rakyat biasa.

file_down-705_resized

Suatu pagi di awal bulan Desember Suri menghubungi Kyu-Hyun yang baru berangkat untuk menghadiri acara musik untuk rehearsal, suaranya terdengar lemah dan terisak.

“Apa kau sibuk?” tanya Suri di seberang telepon.

“Aku sudah bilang jadwalku pagi ini ‘kan padamu? Kenapa? Kau ingin makan sesuatu? biar kusampaikan Sung-Jin untuk mampir sebentar.”

“Bisa minta tolong saja Sung-Jin oppa untuk ke rumah sekarang?”

“Ada apa, Cho Suri? Apa kau sakit?” Kyu-Hyun ingin meminta manager untuk berbelok kembali ke rumah hanya sekedar memeriksa keadaan Suri, paling hanya 15 menit.

“Kepalaku sedikit pusing.”

“Apa Bibi Kim ada di rumah? Biar aku bicara pada Bibi Kim.”

Tapi Suri tidak membiarkannya dan justru menyuruh Kyu-Hyun untuk melanjutkan jadwalnya dan meminta Sung-Jin ke rumah mereka secepatnya. Setelah sambungan ditutup Suri benar-benar meringis setiap kali kakinya menuruni tangga bersama Bibi Kim yang sibuk menuntunnya.

“Kenapa tidak memberi tahu Kyu-Hyun?” tanya Bibi Kim yang mendudukan Suri di sofa tidak peduli dengan noda darah yang akan mengotorinya, Kyu-Hyun bisa membeli seratus sofa yang sama nanti.

“Fans Super Junior sedang curiga dengan Kyu-Hyun, aku tidak mau ambil resiko membahayakan yang lain kalau sampai berita ini tercium ke media.”

Bibi Kim mengigit bibirnya, “kau berhak bahagia, Lee Suri.”

Tak lama Sung-Jin menghubungi Suri, mengatakan kalau ia tidak bisa ke sana secepatnya karena mobilnya sedang rusak dan tidak ada mobil yang bisa digunakan, taxi full booked setelah ia mencoba menghubungi untuk reservasi.

“Akan kupanggil ambulance.” Sahut Bibi Kim dan langsung menghubungi ambulance, menyebutkan alamat dan keadaan Suri.

Tidak ada yang tahu keadaan Suri hingga siang hari setelah perawatan Suri membolehkan Bibi Kim menghubungi keluarganya untuk memberitahu keadaan Suri.

“Nyonya Lee, Suri dilarikan ke rumah sakit pagi tadi, maaf, Suri yang memintanya, ya, International Seoul University Hospital, ya, maafkan saya.”

Apa lagi memang beritanya kalau bukan Suri mengalami keguguran karena terlalu stress? Sudah bisa diperkirakan ‘kan sejak fakta Suri adalah anak angkat keluarga Lee terungkap ke publik? Apa lagi memang yang diharapkan dari ibu hamil yang tanpa pemberitaan buruk saja sudah terlalu sering bekerja di luar batas?

Saat Kyung-Sook datang bersama Sung-Jin, Suri memalingkan wajahnya menatap ke luar jendela, belum turun salju tapi ia merasa tubuhnya benar-benar dingin.

“Ke mana Kyu-Hyun? Kenapa dia tidak menemanimu?” tanya Kyung-Sook begitu mendengar kabar dari dokter.

“Jangan,” Suri menarik selimutnya hingga menutupi bahu, “jangan beritahu Kyu-Hyun dulu. Nanti ada yang curiga.”

Kyung-Sook berhenti mencari nomor Kyu-Hyun dan mencengkram lengan Suri marah. “Kau masih sempat memikirkan orang lain? Kau baru saja kehilangan bayimu dan kau masih sempat memikirkan Kyu-Hyun!”

Tapi melihat mata putrinya yang berair dan memerah, Kyung-Sook menghentikan niatnya. “Kenapa kau memikirkan kata-kata mereka? Kau melakukannya untuk kebahagianmu, kau anakku, Suri, jangan buat aku terlihat seperti ibu yang buruk.”

Omma, berhentilah, aku lelah.” Suri berbalik lagi dan memejamkan matanya.

Mungkin awalnya ia memang tidak suka dengan kabar kehamilannya, dia sama sekali belum siap dengan kenyataan bahwa Kyu-Hyun akan membagi cintanya pada anak mereka nanti, apa lagi fakta bahwa paginya dilewati tanpa kopi selama 2 bulan pertama dan 2 bulan berikutnya hobi sekali makan tengah malam, tapi 4 bulan masa kehamilan bukan waktu yang sebentar, dia mulai mencintai bayinya, mulai menyukai bagaimana merepotkan Kyu-Hyun tengah malam dan mulai terima kalau celananya tidak bisa dipakai lagi.

Tapi kenapa harus pergi disaat ia sedang jatuh cinta?

Saat Sung-Jin akhirnya memberi kabar pada Kyu-Hyun tentang Suri yang masuk rumah sakit, ia dan Sung-Min langsung menuju rumah sakit, Kyu-Hyun tidak berpikir bahwa Suri mengalami keguguran, yang ia pikirkan Suri mungkin demam, dua malam lalu pun Suri mengalami demam tapi reda dalam 3 jam. Mungkin sekarang hanya demam juga.

Tapi saat mengetahui kalau Suri keguguran yang diakibatkan stress, Kyu-Hyun hampir saja meninju wajah Sung-Min jika tidak dihalangi ayahnya.

“Sudah kukatakan padamu sejak awal kalau ini akan terjadi!” bentaknya. “Lihat sekarang? Adikmu di sana kehilangan bayinya, bayi kami, sialan!”

“Cho?” Suri membuka matanya dan berbalik saat mendengar suara Kyu-Hyun, ia mengulurkan tangannya. “Kau di sini?”

Kyu-Hyun meninggalkan Sung-Min yang terdiam, meraih tangan Suri dan duduk di ranjangnya. “Ya, aku di sini.”

“Aku kehilangan dia.” Ucapnya dengan suara bergetar. “Kita kehilangan dia.” Dadanya terasa sesak saat kenyataan bahwa ia benar-benar kehilangan bayinya semakin nyata, sakit di bagian bawah tubuhnya mulai terasa dan ketika mata gelap Kyu-Hyun menatapnya, kenyataan itu semakin sulit untuk di terima.

Kyu-Hyun begitu bahagia saat mendengar kehamilan Suri, dia bahkan selalu pulang pukul 10 malam, repot-repot bertanya mau makan apa, atau apa yang Suri ingin lakukan. Matanya selalu berbinar tiap kali Suri meminta hal aneh, tapi hari ini matanya menggelap, kesedihan menggelayut di mata Kyu-Hyun meski ditutupi seapik apa pun.

“Aku tahu, aku tahu, sudahlah.”

“Aku pusing dan pingsan pagi tadi, aku takut mengatakannya padamu, maafkan aku. Kalau aku mengatakannya padamu, mungkin dia tidak akan pergi.” Suri menangis, tangisan pertama yang di dengar semenjak pagi tadi. “Maafkan aku.”

“Tidak, maafkan aku, seharusnya aku tidak pergi terlalu pagi tadi, yang terpenting sekarang kau baik-baik saja.” Kyu-Hyun mengeratkan genggamannya pada Suri, mencium buku jari Suri yang pucat. “Apa yang sakit?”

“Dadaku sakit.” Suri memukul-mukul dadanya yang masih terasa sesak. “Sakit sekali.”

“Kemarilah, biar kupeluk.” Kyu-Hyun mengusap punggung Suri perlahan dan membiarkan Suri menangis di pelukannya.

Sa-Eun yang berdiri beberapa meter dari ranjang memalingkan wajahnya, tidak sanggup melihat wanita yang berkata kasar di acara pertunangannya dan tidak pernah merespon keingan Sa-Eun untuk berteman itu bisa terlihat sepilu ini. Ia merasa egois namun semuanya sudah terlambat, pernikahannya hanya tinggal menghitung hari dan Suri sudah kehilangan bayinya.

“Dokter sudah mengijinkanmu pulang, mau pulang?”

Suri mengangguk. Aku tidak suka rumah sakit.

“Menginap di rumah dulu ya malam ini,” tawar Kyung-Sook sambil membantu Suri berganti pakaian.

Ia menggeleng.

“Di rumahku mau?” Hanna menyampirkan jaket di bahu Suri dan dijawab dengan gelengan kepala juga.

“Aku ingin di rumah saja.”

Malam itu Hanna dan Kyung-Sook memutuskan untuk menginap, berjaga-jaga kalau kondisi Suri drop tengah malam nanti.

Sementara Suri dan Kyu-Hyun tidur bersisian dengan lampu biru redup dan alunan Nocturne dari Chopin. Jari kanan mereka bertaut dan Suri mulai menceritakan kejadian pagi tadi.

“Kepalaku pusing dan aku ingin muntah, tapi saat mencapai pintu kamar mandi, semuanya hilang begitu saja, aku terbangun saat Bibi Kim memanggilku, katanya aku pingsan sebentar, belum ada darah, tapi saat aku berjalan ke lantai bawah setelah meneleponmu, darahnya keluar.”

“Apa kepalamu masih sakit?” tentu Kyu-Hyun sedih kehilangan bayinya, tapi keadaan Suri sekarang jauh lebih penting.

“Kata dokter bayinya sudah tidak bergerak sejak seminggu lalu. Aku tidak menyadarinya.”

“Sudahlah, yang terpenting kau baik-baik saja sekarang. Tidurlah, esok mungkin akan lebih baik.” Jawab Kyu-Hyun dan menarik Suri ke dalam pelukannya.

Malam-malam berikutnya terasa lebih berat untuk Suri, mengetahui ia sudah membeli beberapa celana baru sebagai persiapan, beberapa dres, bahkan menulis buku harian kehamilan membuatnya semakin tersiksa. Hampir setiap malam Kyu-Hyun memergoki Suri yang tidur membelakangi sedang menangis dalam diam.

Beberapa kali bahkan Suri mengigau dan ketika terbangun dia akan memeluk Kyu-Hyun erat-erat, mengatakan kalau ini kesalahannya, mengatakan kalau seharusnya ia tidak pernah membaca komentar itu.

Bahkan hingga hari pernikahan Sung-Min dan Sa-Eun tiba, Suri yang sudah berdandan dan bersiap menghadiri pesta harus mengurungkan niatnya lantaran riasannya kembali rusak dan matanya yang memerah.

“Tidak lucu ‘kan kalau di foto pernikahannya ada aku yang sembab, pergilah, sampaikan maafku pada mereka.”

Hubungan Suri dan Sa-Eun tidak pernah baik lagi setelahnya, ia melewatkan hari ulang tahun Sung-Min tanpa mengirimnya ucapan selamat apa lagi hadiah seperti tahun-tahun sebelumnya. Suri menolak setiap kunjungan Sung-Min dan Sa-Eun di rumahnya dan memilih untuk berpura-pura tidur di kamar.

Hae-Ra yang divonis akan sulit memiliki anak ikut menemani Suri beberapa kali dalam seminggu, hanya untuk menemaninya dalam satu ruangan bicara panjang lebar dan tidak direspon sedikit pun oleh Suri.

Hingga tanggal 10 Januari Suri memohon pada Kyu-Hyun untuk diperbolehkan keluar Korea.

Sambil menangis Suri mengenggam tangan Kyu-Hyun. “Aku mohon, aku akan terus seperti ini jika di Korea, setiap kali aku keluar rumah, mereka akan memandangku seolah aku telah melakukan pembunuhan kejam. Aku tidak tahan, Cho, ijinkan aku.”

Kyu-Hyun tetap menggeleng. “Tunggu hingga Maret, aku berjanji akan membawamu pergi ke luar Korea.”

“Aku tidak bisa melihatmu,” Suri meletakan kepalanya di atas tangan Kyu-Hyun. “Aku tidak sanggup melihat matamu yang bersedih, kau begitu bahagia saat mendengar kehamilanku, aku tidak sanggup melihatmu, ijinkan aku.”

“Lalu bagaimana dengan aku? Menurutmu aku bisa melepasmu pergi sendirian padahal malam-malammu dihantui mimpi buruk? Menurutmu aku bisa tidur tanpamu?”

Suri merasa tangannya basah, dan saat melihat ke atas, Kyu-Hyun menangis, pertama kalinya semenjak mereka menikah, Suri melihat Kyu-Hyun menangis. “Tolong jangan menyiksaku lebih jauh lagi, Cho Suri, melihatmu duduk di kamar sepanjang hari membuatku ingin membunuh kakakmu sendiri, berhentilah memintaku untuk mengijinkanmu pergi.”

Suri mengangguk dan menyudahi debatnya malam itu.

Pagi-pagi sekali saat Sung-Jin menginjunginya untuk membawakan makanan yang Kyung-Sook buatkan, Suri meminjam ponsel Sung-Jin dan menulis sebuah kalimat panjang di blog Naver milik Sung-Jin.

Apa jika aku bukanlah adik Lee Sung-Min, kalian akan mempermasalahkanku melakukan operasi plastik? Atau kah yang kalian permasalahkan adalah statusku sebagai anak angkat dari keluarga Lee?

Aku tidak tahu kenapa hal baik mengangkat seorang anak yatim dan piatu sepertiku bisa menjadi hal buruk di mata kalian.

Aku tidak tahu kenapa hal ingin mirip dengan satu-satunya adik dari ibu kandungku adalah sesuatu yang amat berdosa di mata kalian.

Jika yang kalian permasalahkan adalah mataku, maka, kalian yang pernah mengatakan aku kecanduan operasi plastik atau mengatakan operasi plastik adalah hal buruk, jangan ada yang pernah melakukan operasi plastik.

Jika kalian yang mempemasalahkan aku adalah anak angkat keluarga Lee, maka biarkan saja anak-anak di panti tidak memiliki orang tua selamanya.

Jika kalian melakukannya, I don’t know who are you, but, I will find you and throw your words back.

Lee Suri.

Sung-Jin tentu marah melihat tulisan Suri, bukan karena menggunakan akunnya yang membuat Sung-Jin kesal, tapi mengungkit masalah anak angkat yang membuatnya meradang.

“Aku sudah katakan padamu, kau tidak pernah kami anggap sebagai anak angkat, kau adalah adikku, kita tumbuh bersama, tidak seharusnya kau menuliskan kalimat anak angkat di sini, kalau Ibu tahu, Ibu pasti akan marah besar.”

Suri hanya tersenyum sinis dan menghabiskan kopinya pagi itu. “Kau tahu, semenjak kejadian kemarin, aku berhenti peduli dengan orang lain.”

Tentu saja Sung-Jin tidak akan tinggal diam, dia melaporkan semuanya pada Kyu-Hyun, termasuk senyum mengerikan Suri pagi tadi. Suri bersiap seperti biasa, duduk di atas ranjang dengan buku di tangannya. Ia semakin pendiam semenjak Desember lalu.

Saat Kyu-Hyun kembali ke kamar setelah membersihkan badannya, Kyu-Hyun menyerahkan tiket penerbangan ke Paris esok siang dan kartu kredit miliknya ke tengah buku yang Suri baca.

“Kau ingin pergi?” tanya Kyu-Hyun. “Maka pergilah, pulihkan dirimu dengan berjalan-jalan sesuka hatimu di Eropa, temui teman-teman lamamu, ceritakan pada mereka kau sudah punya suami, dan ajak mereka ke Korea untuk dikenalkan padaku.”

Tangan Suri gemetar, “Cho, aku sudah tidak mempermasalahkan itu lagi, kau boleh—“

Kyu-Hyun mengehentikan Suri dengan menciumnya kasar. “Pergilah.”

“Kenapa? Kenapa kau membolehkanku pergi?”

“Dua tahun ini aku mengurungmu di rumah dan tidak mengijinkanmu bertemu dengan teman-teman lamamu padahal aku tahu, kau tidak punya teman di Korea. Kalau aku mengurungmu terus-menerus, aku akan jadi suami yang buruk, pergilah.”

Suri menutup bukunya dan memeluk Kyu-Hyun, meletakan wajahnya di dada Kyu-Hyun. Ia pasti rindu akan aroma sabun Kyu-Hyun. Ia pasti akan rindu meributkan suhu air mandi kalau mereka mandi berdua. Ia pasti rindu melihat wajah Kyu-Hyun yang tertidur pulas di sampingnya. Belum apa-apa saja Suri sudah merindukan Kyu-Hyun.

“Maafkan aku, Cho.”

“Tidak masalah,” Kyu-Hyun membelai rambut cokelat dengan ombre pirang dibagian bawahnya. “Asal kau harus mengirimkan aku pesan ke mana saja kau pergi setiap dua jam satu kali, tanpa terlewat, siapa saja temanmu, dan paling tidak foto wajahmu satu hari satu, mengerti?”

Suri mengangguk dan meraih bibir Kyu-Hyun. Ia menciumnya perlahan, mengigit bibir bawah Kyu-Hyun dan kembali menautkan bibirnya hingga Suri kehabisan nafas.

“Aku belum boleh menyentuhmu, ya?”

Suri menggeleng. “Kata dokter, 100 hari.” Dan tersenyum.

“Berkemaslah, besok akan kuantar.”

Suri meminta Kyu-Hyun untuk mengantarnya lebih pagi karena ingin mampir untuk membeli sesuatu. pagi itu Kyu-Hyun mengenakan jaket hitam, masker dan topi untuk menyamar, sementara Suri mengenakan sweater turtle neck putih, trouser, kacamata hitam dan sepatu putih.

Kyu-Hyun menepikan mobilnya di Ikea yang baru saja membuka pintu masuknya pagi itu. “Kau mau beli apa memang?”

“Sesuatu.” Suri berjalan mendahului Kyu-Hyun.

Dulu celana yang Suri kenakan itu akan sedikit pas di kakinya, sekarang celana tersebut malah terlihat kebesaran. Wajah Suri terlihat semakin kecil dan matanya semakin lesu. Dia rindu Surinya yang dulu. Semoga setelah kembali dari Eropa, Surinya bisa kembali seperti dulu.

Suri memasukan 2 handuk baru, 2 selimut tebal dan empat set sarung bantal sebelum beranjak ke tempat jam waker.

“Kenapa jam waker?”

“Aku kan tidak ada selama beberapa bulan, jadi kau harus belajar bangun sendiri.”

Kyu-Hyun mengeluarkan ponselnya, “lihat ke sini, Cho Suri.”

Suri menoleh dan tersenyum, senyum pertamanya sejak Desember.

eunj141223-051 eunj141223-040

“Kau dengarkan kata Manager dan Bibi Kim ya selama aku pergi, panggil tukang kebun tiap 3 hari satu kali, kalau kau kesepian tinggal di rumah Omunim, ya.” Pesan Suri sambil merangkul lengan Kyu-Hyun menuju pintu keberangkatan.

“Kau juga, jaga makanmu. Pastikan kau bahagia di sana.” Kyu-Hyun berhenti tepat di pintu depan keberangkatan, menyelipkan rambut Suri ke belakang telinganya. “Anggap ini hadiah ulang tahun pernikahan kita.”

“Akan kubawakan kau hadiah yang paling indah saat kembali.” Janji Suri dan mengambil kopornya dari tangan Kyu-Hyun.

“Cukup kembalilah jadi Suriku yang dulu.” Pintu Suri sebelum menurunkan maskernya dan mencium Suri kilas.

“Akan kuusahakan saat Ah-Ra eonni menikah aku sudah kembali jadi Surimu yang dulu.”

***

Tanggal 19 Januari 2015, setelah 8 hari keberangkatan Suri ke Paris, Suri mengirimi sebuah pesan yang berhasil membangkitkan mood Kyu-Hyun seharian, pagi itu saat Kyu-Hyun membuka mata, ia membaca pesan yang Suri kirimkan.

[Aku sengaja menulisnya setelah kau tidur, aku ingin kau membuka pesan ini dan tersenyum, selamat pagi Suamiku, semoga hari ini menjadi hari yang lebih baik. Aku lihat kau berakting dengan sangat baik di drama musikal terbarumu, sampaikan salamku pada Seo-Hyun—aku tidak sedang cemburu.]

[Aku jauh lebih baik sekarang, thank’s to Gilbert, Gilbert itu anjing Ji-Eun imo. Hari ini aku mulai menulis lagi, kau bisa baca nanti. Perhatikan makanmu dan jangan cium wanita sering-sering, aku cemburu!]

1941266_641734669273313_259498089_n

[Aku dan Gilbert.]

SFSELFAA0035743_0_us_03_00_0791549[Salam dari Paris]

SFSELFAA0035743_0_us_03_01_0353938[Dia adalah calon adik ipar dari Ji-Eun imo, lucu ya?]

Suri bahkan menambahkan stiker cium pada akhir chat, benar-benar seperti bukan Lee Surinya.

Mereka merayakan hari pernikahan dan ulang tahun Kyu-Hyun secara terpisah, Kyu-Hyun di India, sementara Suri berada di Belgia. Mereka hanya melakukan video call saat syuting Kyu-Hyun sudah selesai, Suri menyiapkan kue ulang tahun dan meniupnya bersama melalui sambungan Face Time.

Suri mengiriminya sebuah foto dengan bunga yang Kyu-Hyun pesan malam sebelumnya.

836036338204659447185045114 [Aku sudah terima bunganya, terima kasih.]

[Selamat ulang tahun pernikahan, Cho, tunggu aku, ya! Selamat bersenang-senang di India, bawakan aku sesuatu yang menarik dari India! :3]

[ik hou van je]

Kyu-Hyun membalasnya dengan kiriman foto yang dia ambil bersama anak-anak di pinggiran Mumbai saat syuting beberapa saat lalu.

IMG_20160702_011147

[Selamat ulang tahun pernikahan, Cho Suri, jangan lama-lama, aku merindukanmu.]

[Main tumse pyar kartha hoon]

[p.s. jangan minta aku mengatakannya karena sudah tentu aku tidak paham]

Setiap kali Suri mengiriminya foto disertai kalimat “aku merindukanmu, aku berharap kau di sini” selalu berhasil membuat Kyu-Hyun mencengkeram ponselnya kuat-kuat, kadang kalau sedang sepi, Kyu-Hyun akan membelai rambut Suri di layar ponsel, bahkan kadang ia mendekap ponselnya kuat-kuat saking rindunya.

Tanggal 7 Februari Suri mengunjungi Inggris dan bertemu dengan teman-teman semasa kuliahnya, yang Kyu-Hyun ingat hanya satu pria Rumania bernama Bran, kurus, tinggi, rambut cokelat, dan mata biru, tipe-tipe Suri. Tapi karena Bran sudah bertunangan, Kyu-Hyun sedikit lega, setidaknya mereka tidak akan berpikir macam-macam tentang Suri.

141013_ge18[Aku cari sarapan pagi ini dan siangnya akan mulai produksi film pendekku dengan teman-teman lama, kau adalah orang pertama yang akan kupamerkan hasilnya nanti.]

Di hari yang sama juga, ada sebuah artikel dari situs Pann yang menuliskan kalau Suri sedang berada di London pagi ini.

Aku lihat Lee Suri siang ini di sebuah kafe eksklusif di daerah Soho bernama ‘FutureVintage’, ia masuk pukul 12.30 PM bersama seorang pria, karena penasaran, aku menunggunya di kafe seberangnya, maaf karena kafe ‘FutureVintage’ adalah kafe khusus untuk pencinta film lama dan yang masuk ke sana biasanya punya kartu anggota atau keterlibatan dalam dunia film, jadi aku tidak bisa masuk.

han141014-0016

Mereka berada di dalam kafe tersebut agak lumayan lama, sekitar 2 jam dan yang keluar bukan hanya Lee Suri dan pria Eropa tadi, melainkan bersama 19 orang lainnya dan dua orang berumur di atas 40 aku rasa, juga satu anak kecil berumur 8 atau 7 tahun. Suri berdiri dekat dengan wanita berambut hitam. Aku rasa Suri dan pria Eropa tadi tidak punya hubungan khusus.

Akun yang sama terus memposting kegiatan Suri hingga 3 hari berturut-turut, saat Kyu-Hyun mengatakannya pada Suri, katanya Suri dia tahu kalau sedang diikuti, hanya malas untuk menegurnya, suasana hati Suri sedang baik karena proyek barunya dengan teman-teman kuliahnya untuk membuat film pendek dengan memakai skrip dari Suri.

Hari ini Suri terlihat di dekat Covent Garden, dia melihat pertunjukan jalanan di sana, tapi hari ini dia sendirian.

SFSELFAA0035125_0_us_03_00_0039149

Lebih siang lagi aku mengikutinya, dia seperti sedang menunggu seseorang selama 5 menit sebelum akhirnya sebuah van biru datang dan menjemputnya. Aku kehilangan jejak van itu, jadi kuputuskan untuk menunggunya di depan flat Suri di daerah Wadsworth, dekat dengan Battersea.

eunj141013-018

Dia kembali pukul 6 sore dan seperti tidak melihatku, dia lewat santai saja dan menyeberang menuju flatnya di seberang. Aku tidak tahu dia buta atau memang tidak peduli lagi dengan manusia.

eunj141013-008

Awalnya Suri ingin melewatkan pernikahan Ah-Ra, dia berniat mengirim kado saja ke tempat Ah-Ra, tapi saat Face Time dengan Kyu-Hyun, tiba-tiba Ah-Ra muncul dan merebut kameranya. Dengan pipi yang basah Ah-Ra mengomel.

“Itu tidak adil ‘kan? Saat kau menikah dengan Kyu-Hyun, aku mati-matian membantumu, kenapa sekarang kau malah kabur? Aku harus mencoba baju pengantin hanya dengan adikku yang kadar keromantisannya di ragukan, kau jahat sekali, Suri~ya.

Suri hanya tertawa masam. “Maafkan aku, nanti akan kubelikan hadiah yang istimewa, ya.”

“Tidak mau, aku mau hadiahnya kau kembali ke Korea dan hadir di pernikahanku! Pokoknya kalau kau tidak hadir, aku tidak akan menegurmu nanti, lihat saja!”

Dan layar ponsel Suri di penuhi dengan wajah Kyu-Hyun lagi. Dia menggaruk kepalanya yang tidak gatal. “Maaf, Noona sedang sensitif akhir-akhir ini. Teruskan saja liburannya.”

Merasa bersalah dengan kata-kata Ah-Ra kemarin, siangnya Suri mempercepat proses syuting film pendeknya, merampungkan, memilah mana scene yang ‘OK’ dan mana yang ‘NG’, menyatukannya dalam satu harddisk dan diserahkan ke bagian editing, Noel, ke Italia. Mereka akan mendaftarkan film tersebut ke festival film tahun 2015 nanti, jadi harus bersiap sejak sekarang untuk meraih vote, karena pendaftaran dibuka akhir tahun 2014.

Suri mengirimi fotonya dengan tulisan ‘tolong jemput aku 2 hari lagi di Incheon’ pada Kyu-Hyun.

141010_ara114

***

May 6th, 2015.

 

Kyu-Hyun tahu kalau istrinya tahun ini masih terlalu rapuh untuk di sentuh, nyaris enam bulan Kyu-Hyun tidak berhubungan intim dengan Suri, setiap kali ia memulainya, mata Suri selalu terkatup erat seolah ketakutan, bahkan sekedar mencium bibirnya saja Suri masih akan terkejut jika dilakukan secara tiba-tiba.

Ia kehilangan istrinya. Sekeras apa pun Kyu-Hyun mencoba mengembalikan Suri dengan mengijinkannya untuk leluasa berkarya, Kyu-Hyun tetap merasa Lee Surinya belum kembali seutuhnya. Hari ini pun Suri kembali pergi ke Perancis untuk mendaftarkan filmnya ke festival Cannes yang diadakan Agustus mendatang.

Suri berjanji akan pulang sebelum tanggal 6 Mei dan merayakan ulang tahun Suri bersamanya di Korea. Tapi wanita itu baru memberi kabar kalau pesawatnya terlambat dan baru akan berangkat meninggalkan Paris sore nanti.

Kyu-Hyun duduk di taman yang ditumbuhi bunga-bungaan yang Suri rawat baik-baik. Ia berdiri, mengambil selang dan menyirami tanah yang belum ditanam apa pun dekat dengan rumah kaca tempat seharusnya Suri menanam beberapa bunga kesukaannya, termasuk lily of the vally. Baru juga tempat itu selesai dibangun, Suri sudah sibuk bepergian ke Eropa.

“Aku harus apa,” tanya Kyu-Hyun, bergumam sendiri. “Ibumu itu keras kepala sekali, bukannya diam saja di rumah dan menungguku pulang, dia malah membuat film, kalau filmnya laku keras, aku bagaimana? Kita bagaimana?” Kyu-Hyun menunduk, melihat gundukan tanah yang mulai ditumbuhi rumput itu.

Ia mengubur bayi mereka yang berumur 5 bulan tersebut di belakang rumah agar Suri tidak begitu merasa bersalah meninggalkannya sendirian dengan orang-orang asing di tempat kremasi.

“Kau seharusnya bisa lebih berguna dibandingkan jadi tanah saja.” gumam Kyu-Hyun dan ia teringat sesuatu, ia lupa membeli hadiah untuk Suri. “Sepertinya akan ada yang dikebiri setelah ini kalau aku tidak cepat-cepat cari hadiah untuk Ibumu.”

Pagi itu Kyu-Hyun keluar dan mencoba mencari barang apa yang Suri inginkan akhir-akhir ini. Bayi mereka berjenis kelamin laki-laki, seharusnya kalau saja Suri tidak begitu stress memikirkan komentar di internet, anak mereka bisa menemani Suri saat Kyu-Hyun Wajib Militer nanti. Tapi apa boleh buat? Sepertinya harus menunggu hingga Surinya yang dulu kembali lagi.

Enam jam Kyu-Hyun berkeliling mall tapi ia tetap tidak bisa menemukan benda yang sepertinya cocok dengan Suri. Ia masuk ke outlet sepatu, mulai dari sepatu heels sampai sepatu olahraga, Kyu-Hyun tidak menginginkannya untuk Suri. Ia masuk ke outlet baju dan tetap saja buntu.

Kyu-Hyun berdiri di hall tertinggi COEX Store, rasanya ia butuh sesuatu yang bisa menghibur Suri. Oh, tunggu… bukannya sekarang sedang tren menanam pohon sebagai peringatan kematian? Kenapa tidak coba dengan pohon saja?

Tapi… Suri tidak begitu menggemari pohon besar, yang ada paling Suri hanya tersenyum dan berterima kasih saja. Harus sesuatu yang mempunyai makna dan Suri sukai.

Oh iya, tentu saja! Bodohnya ia sampai melupakan hal dasar yang menjadi bahan debat mereka setiap musim semi tiba. Tentu saja, ‘kan?

Beruntungnya Arisu, kekasih Hee-Chul yang paling baru, adalah pemilik toko bunga, ia memesan jumlah banyak bunga mawar spesies yang sejujurnya Kyu-Hyun tidak bisa bedakan warnanya dengan mawar arti cinta tersebut.

“Jadi, aku ingin mawar itu bisa tumbuh di rumah kaca belakang rumah kami, kau bisa mengaturnya?” tanya Kyu-Hyun sambil mengeluarkan kartu kreditnya siap membayar.

“Tentu, kau mau sore ini juga ditanamnya?”

“Tidak bisa sekarang saja?” tanya Kyu-Hyun, dia takut Suri membohonginya dan sudah transit saat mengirim pesan pagi tadi, kebiasaan Suri kan seperti itu.

“Tidak bisa, ini siang hari, bunganya bisa mati.”

“Okelah, sore saja.” Kyu-Hyun membayar seluruhnya. “Apa tanahnya kau yang atur?”

Arisu mengangguk, “tentu. Kau ada tanah tertentu memang?”

Kyu-Hyun menjelaskan semuanya pada Arisu, meminta pekerjaan serapi dan seindah mungkin karena ini untuk Suri dan untuk bayi mereka. “Pokoknya aku mau yang—hei, kenapa kau menangis?” Kyu-Hyun panik dan mencari tisu terdekat. Sudah cukup ia melihat Suri menangis dalam tidurnya, jangan lagi melihat wanita menangis.

“Kau baik sekali,” ucapnya sambil menyeka hidunganya yang basah. “Kau tahu artinya bunga itu?”

Kyu-Hyun hanya tersenyum. “Dua sisi arti yang sangat berarti untuk Suri.” Ia memasukan kembali kartu kreditnya. “Tolong ya.” Dan pergi meninggalkan toko.

Arisu tidak bisa tinggal diam melihat Kyu-Hyun begitu melankoli dengan mata gelapnya yang sendu, ia menghubungi Hee-Chul, memberitahu rencana Kyu-Hyun dan meminta Hee-Chul untuk membantu Suri agar lebih ceria lagi, dia tidak sanggup melihat Kyu-Hyun seperti tadi.

“Akan kuajak ke tempat Geun-Hee nanti.”

“Kenapa ke tempat…” belum juga Arisu selesai bicara, sambungan teleponnya sudah ditutup oleh Hee-Chul. “Berengsek kau, Kim Hee-Chul!”

Sorenya Kyu-Hyun mengawasi saat orang kebun yang Arisu kirim menggali tanah yang ia minta. “Tolong hati-hati.” Kata Kyu-Hyun setiap kali Pekerja tersebut menggalinga dengan sekop. Kalau Suri melihatnya, mungkin dia akan berteriak dan menendang semua pekerja tanpa belas kasihan karena bisa merusak tulang bayi berumur lima bulan yang terkubur di bawah sana.

“Ada tulang.” Pekerja tadi terkejut dan melihat Kyu-Hyun sedikit ketakutan. “Tulang, Nona Lee.”

“Itu bayiku, jadi mohon hati-hati memindahkannya.” Ucap Kyu-Hyun dan dengan tidak sabaran mengambil alih sekop dan memindahkan tulang-tulang seukuran jari orang dewasa itu ke atas plastik berbeda. “Aku ingin meletakan tulangnya di bawah bunga itu, dia pantas mendapat sesuatu yang lebih baik daripada tanah.” Tambahnya sedikit marah.

“Ah, saya mengerti sekarang,” Pekerja tadi mengambil alih lagi sekop yang tadi Kyu-Hyun rebut. “Biar saya yang teruskan. Maafkan saya, saya akan lebih berhati-hati.”

***

Tentu Suri berbohong, ia hanya 8 jam lagi sampai ke Seoul. Sambil membawa champagne yang tim berikan padanya sebelum kembali ke Korea, Suri tersenyum sepanjang jalan menuju Sang-Am-Dong. Ia merindukan Kyu-Hyun. 7 hari jadi terasa sangat lama kalau jauh dari Kyu-Hyun.

Malam-malamnya dipenuhi mimpi sedih, bukan mimpi buruk, tapi sedih. Ia berniat minum sampai mabuk malam ini dan bercinta seperti dulu. Kyu-Hyun sudah dengan amat sabar menunggunya hingga setengah tahun dan rasanya hari ini adalah hari yang tepat.

Saat di jalan ia melihat sebuah van bertuliskan Arisu Florist menuruni bukit. Arisu itu pacar Hee-Chul oppa ‘kan? Kenapa dia bisa di sini? Suri menoleh bahkan terus memperhatikan van tersebut hingga hilang di padang ilalang. Apa Kyu-Hyun memanggilnya untuk merawat kebunnya? Mungkin saja sih?

“Cho Kyu-Hyun!” teriak Suri saat membuka pintu rumahnya. Mata Suri langsung terbelalak begitu mendapati Kyu-Hyun melipat tangannya di bawah dada dengan mesin pel otomatis di lantai yang sedang membersihkan sisa-sisa tanah.

“Oh!” Kyu-Hyun menunjuk Suri dan berdecak. “Benarkan kataku, kau pasti menipuku kalau baru bisa terbang dari Paris sore tadi!”

Suri menyengir. Wajah tanpa riasan Suri membuat kesan dingin yang selama ini melekat di wajahnya luntur dan Kyu-Hyun merasa Suri jauh lebih muda dari biasanya. Ia ingin sekali berlari dan menindih Suri di lantai saat itu juga, tapi Kyu-Hyun tahu Suri masih belum bisa memaafkan dirinya karena membuat Kyu-Hyun menangis Januari lalu.

“Maafkan aku,” Suri berjalan melintasi lorong dan memeluk pinggul Kyu-Hyun. “Aku bawa champagne dari tim.” Suri menunjukan tas kertas di tangan kanannya.

“Hm?” untuk kali pertama, dia tidak peduli dengan champagne, dia hanya peduli dengan wajah cerah Suri. Tapi saat melihat logo emas di kertas hitam tersebut, Kyu-Hyun terbatuk. “Gila! Mereka membelikanmu ini?”

Suri mengangguk cepat. “Armand de Brignac Brut Gold 600 CL, luar biasa mereka itu, mengumpulkan uang untuk membelikan hadiah untukku.” Ucap Suri. “Mereka bilang ‘nikmati bersama suamimu, mabuk dan bercintalah seperti kuda’.” Suri tertawa.

champ_arm3

“Kau tertawa,” kembali dunianya teralihkan dengan tertawaan Suri yang sederhana. Bahkan champagne seharga £4,890 tidak ada artinya dibandingkan suara tertawa Suri yang sedikit serak. “Aku merindukan suara tertawamu, Cho Suri.”

Suri hanya memajukan bibir bawahnya, “benarkah?” ia berjinjit dan menyentuh bibir Kyu-Hyun. “Aku mencintaimu. Ayo kita mabuk dan bercinta seperti kuda.” Suri berlari ke lemari tempat menyimpan gelas wine.

“Bagaimana kalau tunggu dingin dulu?” Kyu-Hyun mengambil sebuah ember besi yang mereka biasa gunakan untuk mendinginkan wine, memasukan botol champagne tersebut dan menumpuknya dengan batu es.

“Masih lama, ya?”

“Sementara itu, aku punya sesuatu untukmu di belakang.” Kyu-Hyun membawa botol pendinginnya tadi dan buah anggur merah yang sudah dibekukan. “Kau bawa gelasnya.”

Mata Suri membulat begitu menyadari tanah tempat mengubur bayinya sudah dibongkar. “Apa yang kau lakukan?” tanya Suri dengan emosi yang sudah berada di tenggorokannya. “Apa yang kau lakukan, Cho?”

Santai Kyu-Hyun membukakan pintu rumah kaca yang sudah dihiasi lampu led berwarna putih. Ia meletakan ember es dan buah anggur ke atas meja kayu dan mengambil gelas yang tadi Suri pegang.

“Aku memindahkannya, aku pikir dia berhak mendapatkan lebih daripada sekedar tanah. Jadi kutanam bunga mawar crimson di atasnya.”

Perlahan Suri memeluk dirinya sendiri dan menghampiri bunga mawar crimson tersebut. Ia menunduk, membelai kelopak basah mawar tersebut. Masih baru dan butuh banyak ketelatenan untuk merawatnya.

97042b9b322d599640125157bc9822de

“Bunga yang punya dua arti,” Suri berbalik dengan mata yang basah. Ia mengambil gelas yang Kyu-Hyun sodorkan. “Kematian dan kesedihan karena kehilangan,” Suri menyandarkan kepalanya ke bahu Kyu-Hyun, bersyukur bahwa suaminya mengerti apa yang Suri butuhkan saat ini. “Di satu sisi, kelahiran kembali dan cinta,” kali ini Suri menoleh, merangkul leher Kyu-Hyun dan menciumnya.

Ini adalah ciuman intim mereka yang pertama setelah enam bulan. Suri menyisipkan lidahnya, melumat bibir Kyu-Hyun dan memeluk prianya kuat-kuat. “Terima kasih, ini hadiah yang sangat kubutuhkan.”

“Kembali,” Kyu-Hyun menyesap champagne miliknya. “Tapi ide soal mabuk dan bercinta seperti kuda juga masih bisa kuterima, aku tidak menolaknya, bukan ide yang buruk sebenarnya.”

Suri hanya menggeleng, “lihatkan? Ayahmu ini benar-benar mesum.”

***

Esoknya Suri berjanji untuk menemui Hee-Chul di salon Geun-Hee. Katanya dia akan memberi hadih untuk ulang tahun Suri.

“Arisu bilang Kyu-Hyun itu seperti ingin menangis saat membeli bunga di tempatnya kemarin,” sahut Hee-Chul sambil merangkul Suri ke dalam.

Berbeda dengan anggota Super Junior lain yang selalu menyembunyikan kedekatannya dengan teman wanita, Hee-Chul santai saja menggandeng pundak Suri di salon Geun-Hee yang cukup ramai pagi itu.

“Lalu?”

“Lalu dia itu terpengaruh dengan kau yang rambutnya sudah ketinggalan jaman. Ayolah ini mau musim panas, masa rambutmu tidak mau ganti gaya?”

Suri menyentuh rambut ombrenya yang belum sempat ia ubah semenjak pulang dari Paris kemarin. “Memang ya?”

Ia mendudukan Suri paksa di depan tempat pencuci rambut, “jah, hari ini aku yang akan mengurus rambutmu. Idol paling terkenal ini akan mencuci rambutmu.”

Oh, no, fucking disaster.” Gumam Suri tapi tetap pasrah ikut berbaring, memejamkan matanya dan membiarkan Hee-Chul mencuci rambutnya. Kalau Kyu-Hyun tahu Hee-Chul mencuci rambutnya, bisa-bisa ia di telan hidup-hidup setelah ini.

Beruntungnya bagian memotong rambut masih diserahkan pada Geun-Hee yang muncul entah dari mana.

“Apa kalau aku potong rambutmu sepundak suamimu akan mengamuk?” tanyanya sambil merapikan rambut Suri, menimbang potongan apa yang cocok kalau ide rambut sepundaknya tidak diijinkan.

Sebenarnya Kyu-Hyun suka sekali dengan wanita berambut panjang. Tapi apa salahnya sesekali punya rambut pendek?

“Aku rasa tidak apa-apa.”

***

Kyu-Hyun masih duduk santai menunggu orang tua dan kakak perempuannya sampai saat Hee-Chul mengirimkan sebuah artikel Pann. Entah darimana Kim Hee-Chul itu bisa tahu semua artikel Pann yang melimpah dan memilahnya kalau itu berita tentang Lee Suri, ia jarang sekali berkunjung ke situs tersebut.

Artikel itu berjudul, “akhirnya terlihat lagi ke publik” hanya empat baris kata, tapi foto-foto yang dilampirkan memberitahukan Kyu-Hyun kalau Suri sudah tidak peduli lagi dengan orang yang memotretnya.

“Bertemu dengan Lee Suri pagi tadi di basemant tempat salon Geun-Hee, aku lihat sebelumnya ada Hee-Chul di salon itu. Mungkin mereka janji bertemu. Tapi dia tidak memperdulikan aku. Dia lewat begitu saja seperti tidak ada orang lain di sana kecuali dia.

jjh-20150825-top2_14 jjh-20150825-top2_12 jjh-20150825-top2_15

p.s. aku rasa aku akan pergi ke dokter yang sama dengannya kalau tahu hasilnya sebagus itu HAHA

Terlepas dari sindiran nyinyir di bawahnya, Kyu-Hyun menyengir saat melihat wajah cerah Suri. Ah, istriku memang cantik.

***

Siang itu setelah ke salon, Suri menyempatkan diri untuk mengganti bajunya sebentar ke rumah dan berangkat lagi menuju rumah Ah-Ra beberapa meter saja dari rumah orang tua Kyu-Hyun. Suri mengganti kaus putih dan celana hitam miliknya dengan kaus rajut biru dan rok merah muda. Karena rambut baru, dia harus terlihat baru juga.

Katanya semalam Ah-Ra ingin membuat brunch tapi karena Suri sudah terlanjur janji dengan Hee-Chul untuk ke tempat Geun-Hee pagi tadi, jadilah ia mengadakan brunch yang kesiangan.

Dan karena Suri berulang tahun kemarin, jadi dia di depak dari dapur dan tidak diijinkan untuk membantu sama sekali. Sebagai gantinya Suri dan Kyu-Hyun duduk di teras rumah Ah-Ra dengan jus manga dan storberi yang tadi Kyu-Hyun beli saat menjemput Ah-Ra dari swalayan.

“Jadi kau belanja dengan Omma dan Eonni tadi?” Suri menepuk pundak Kyu-Hyun, ia tahu kebiasaan berbelanja Ah-Ra yang membuat kedua kakinya ingin copot. Apa lagi Kyu-Hyun yang pria. “Aku tahu cobaan hidupmu berat.”

“Diamlah, sekarang berikan jusnya satu untukku, kau mau yang mana? Pilih satu saja.”

Suri berkedip di depan kedua gelas plastik dengan warna berbeda tersebut. dia suka keduanya. Manga cocok sekali untuk musim panas, tapi stroberi yogurtnya juga juara. Dengan sigap Suri memeluk kedua jusnya tadi.

“Aku mau keduanya.”

“Pilih satu saja.” Kyu-Hyun gemas melihat Suri dengan rambut pendeknya dan pakaian cerah. Habis ini sepertinya dia harus mengirim bunga ucapan terima kasih untuk Hee-Chul dan Geun-Hee itu karena membuat wajah Suri terlihat lebih cerah.

Saking gemasnya, Kyu-Hyun sampai-sampai mengeluarkan ponsel dan memotrer Suri diam-diam. Kapan lagi ia lihat Suri yang bingung memilih minuman seperti itu? Suri benar-benar terlihat seperti anak remaja.

[150902_jym19

“Kita minum bergantian saja ya?” ujar Suri sebagai jalan tengah karena menginginkan kedua rasanya.

150902_jym111“Oke, tapi kita minum di dalam dan aku ingin memotretmu.”

150902_jym117

***

January 31st, 2016.

 

Suri melap lagi kaca yang akan dijadikan penutup pajangan. Besok adalah tanggal pernikahan mereka, karena tahun kemarin ia sudah melewatkannya, maka tahun ini Suri dan Kyu-Hyun memutar otaknya untuk memberikan hadiah yang istimewa tapi tidak pasaran.

Awalnya Suri ingin membelikan hadiah yang lebih mahal dari yang fans Kyu-Hyun berikan, tapi gila saja, fans Kyu-Hyun pernah memberikan Kyu-Hyun bintang. A fucking star, literary. Maksudnya, apa kelihatan dari Bumi mana bintang Kyu-Hyun? Bagi Suri menghadiahkan bintang adalah konsep absurd yang buang-buang uang. Oke, itu hanya dia saja yang pelit mungkin. Tapi bagi Suri makna lebih penting dibandingkan harga, jadi ia mengaku kalah dari fans Kyu-Hyun yang kelewat kaya itu.

Suri membuat 2000 origami berbentuk burung. Menurut mitos Jepang, 1000 burung dapat mengabulkan satu permintaan ‘kan? Maka Suri memberikan Kyu-Hyun 2 permintaan untuk ulang tahun pernikahan mereka.

“Tae-Yang!” panggil Suri.

Park Tae-Yang, asisten pribadi Suri yang baru lulus kuliah seni di Seoul University itu masih sehijau anak baru lulus lainnya, dia masih sering kelimpungan dengan perintah Suri yang kadang tidak berhenti, atau membuat laporan karena Bossnya itu payah dalam menulis bahasa Korea.

“Boss memanggilku?”

“Ya, tolong bawakan tas kerjaku, tanganku tidak cukup.” Ucap Suri sambil menunjukan tangannya yang membawa kotak besar, lumayan besar kalau di pegang Suri dari perut hingga dagunya dengan sebuah bungkusan lainnya tersampir di lengan kanan.

“Baik, Boss.” Tae-Yang meraih tas kerja Suri dan laporan keuangan bulan ini. “Anda pulang cepat, Boss?”

“Iya, ini ulang tahun pernikahanku.”

Tidak perlu merahasiakannya dari karyawan Suri, ia menyeleksi karyawannya dengan sangat hati-hati dengan syarat ‘tidak hobi bergosip’ bahkan Suri menyempatkan diri untuk mengecek segala akun jejaring sosial dan blog mereka. Jadi karyawan yang bekerja untuknya kebanyakan adalah orang-orang yang bosan dengan netizen Korea yang kadang tidak rasional, 10 dari 19 orang karyawannya adalah lulusan universitas luar Korea, 5 di antaranya lulusan baru yang masih hijau dan terlalu polos untuk bergosip, dan 4 lainnya adalah karyawan senior yang tidak punya waktu untuk bergosip.

“Eh? Benarkah? Bukannya besok?” setahu Tae-Yang, ulang tahun pernikahan Bos itu besok, bukan sekarang, mereka belum membungkus kadonya, tidak mungkin ‘kan memberikannya begitu saja?

“Besok sebenarnya, tapi aku dan Kyu-Hyun merayakannya hari ini.”

“Ah, nanti malam maksudnya?”

“Hm.”

Tae-Yang membukakan pintu mobil Suri, membantu meletakan tas kerja dan segala laporan perusahaan di jok belakang sementara di jok depan diisi oleh kotak besar tadi, saking berharganya kotak tadi sampai dipasangkan sabuk pengaman oleh Suri.

“Ini hadiahnya, Bos?”

“Iya.”

“Kotak kaca dan frame yang Anda minta kemarin ke workshop, ya?”

“Woh, kau banyak tahu ya, Tae-Yang? Kenapa? Kau ingin menulisnya di Pann?”

Tae-Yang hanya tertawa canggung. “Tidak, Bos, hanya saja aku iri dengan Kyu-Hyun~nim, dia sepertinya beruntung sekali mempunyai istri seperti Anda.”

Suri yang sedang melintasi mobilnya untuk ke bangku kemudi sampai berhenti karena kaget mendengar ucapan Tae-Yang. Belum pernah ada yang mengatakan hal seperti itu, apa lagi setelah insiden 2015 lalu, saat Suri meninggalkan Kyu-Hyun 2 bulan untuk menenangkan diri keliling Eropa.

“Kau salah, aku yang sangat beruntung mempunyai suami seperti dia. Kalau dulu suamiku bukan Kyu-Hyun, mungkin tidak akan seperti ini.”

Tae-Yang bersumpah bahwa itu adalah senyum tercantik yang pernah Bosnya berikan. Terlihat penuh penghargaan pada suaminya, ah, sialan, dia jadi iri dan ingin cepat-cepat menikah juga.

Kyu-Hyun baru kembali dari jadwalnya pukul 1 dini hari. Ia tidak terkejut melihat Suri berdiri di ruang santai di lantai 2 dengan lampu redup, botol wine pilihannya, dan sebuah laptop yang disambungkan ke layar proyektor.

“Maaf aku terlalu malam.” Ucapnya sambil meloloskan jaket dan tasnya ke lantai. Ia membelikan buket bunga mawar besar untuk Suri.

“Itu hadiah untukku?” tanya Suri dan langsung mengambil buket bunga mawar merah tersebut dari tangan Kyu-Hyun.

“Ya, happy anniversary, Cho Suri,” Kyu-Hyun mencium kening Suri.

“Hanya mawar merah?”

Oke, Suri tahu Kyu-Hyun sangat mencintainya, tapi apa hanya mawar merah? Itu tidak seperti Kyu-Hyun yang ia kenal. Biasanya Kyu-Hyun akan membelikan sesuatu yang mahal dan pamer kalau uangnya sangat banyak.

“Iya, aku akan berhenti mencintaimu kalau semua mawar itu sudah layu.” Ucap Kyu-Hyun.

Tapi Suri tergelak, dia ingin sekali memukul kepala suaminya karena mengucapkan sesuatu yang murahan. “Kau belajar dari mana sih? Dong-Hae, ya?” tapi tertawaan Suri langsung berhenti begitu ia melihat puncak mawar tersebut. “Holyshit!” umpatnya saat menyadari kalau ada satu bunga emas di tengahnya.

kyutosuri

Kali ini Kyu-Hyun yang tergelak melihat reaksi Suri, “tapi tetap bukan itu hadiah utamanya.”

“Huh?”

Kyu-Hyun mengambil sesuatu dari balik jaketnya, satu tangkai mawar emas sungguhan dengan vas yang juga terbuat dari emas. “The Eternity Rose. Tangkainya terlalu pendek, jadi tidak bisa dimasukkan ke dalam buket.”

4th annive gift 5 4th annive gift 6“Cho, bukannya ini hanya ada di Australia?”

Kyu-Hyun menggeleng, ia puas sekali melihat reaksi Suri yang terkaget-kaget. “Mereka punya otlet di Jepang, jadi aku membelikannya untukmu.”

Perlahan keterkejutan Suri berubah jadi wajah tersipu, semenjak kembali dari Eropa, Suri sering terlihat merona setiap kali Kyu-Hyun merayunya, padahal dulu wajahnya datar-datar saja kalau Kyu-Hyun rayu. Terkadang juga Kyu-Hyun mendapati wajah malu Suri setiap kali Kyu-Hyun berjalan telanjang melintasi kamar. Istrinya kembali seperti anak remaja, ya, meski wajah dinginnya masih lebih dominan.

“Kadoku?” tanya Kyu-Hyun.

“Ambil sendiri di sana, aku mau pajang hadiahmu di studioku.” Suri buru-buru keluar dengan cengiran lebar.

Kado untuknya hanya di letakan di dalam kantong kertas dan di lapisi pembungkus lagi, Suri menuliskan jelas peringatan untuk tidak dijungkir balikan, dikocok apa lagi dibanting atau nyawa Kyu-Hyun akan melayang. Dari pesannya yang mengerikan, Kyu-Hyun bisa tebak kalau kadonya adalah sesuatu yang Suri buat sendiri. Tahun lalu ia mendapat syal rajut yang Suri buat sendiri dan menjadi syal kesukaannya.

Holyshit!” mengcopy kalimat Suri barusan, Kyu-Hyun benar-benar dibuat terpana dengan hadiah yang Suri berikan.

Jika dibandingkan dengan hadiah Suri, hadiahnya bukannya apa-apa, tidak bermakna dan hanya menang harga. Tapi Suri, dia membuat dengan sebaik-baiknya dengan harapan keinginan Kyu-Hyun apa pun itu akan terkabul.

Suri memberikannya 2000 origami burung, 1000 buah di pajang dalam kotak kaca yang disusun spiral memakai benang putih, pernah bayangkan bagaimana sulitnya menyusun 1000 origami berukuran kecil dan menjadikannya pajangan seperti ini? Kyu-Hyun belum pernah melihatnya kecuali ini.4th annive gift 14th annive gift 3 4th annive gift 2 4th annive gift 4

“Ke sini kau!” perintah Kyu-Hyun dan langsung menarik kedua tangan Suri. Benar saja, jari-jari Suri penuh dengan plester, pasti tangannya terluka saat membuatnya. “Kau melukai tanganmu, Sayang.”

“Aku melukaimu tahun lalu dengan memaksamu mengambil pekerjaan di hari pernikahan kita, bahkan aku menyuruhmu menjauh saat kau ingin sekali memelukku, aku melukaimu dengan kehilangan bayi kita, ini tidak ada apa-apanya dibanding tahun kemarin, Cho.”

“Katakan kalau kau ingin aku membunuh mereka yang menghinamu di Pann, laporkan mereka kalau perlu. Tapi aku mohon jangan pernah anggap kehilangan bayi kita kemarin adalah kesalahanmu, tidak ada satu orang pun yang menyalahkanmu, tidak ada satu orang pun yang menunjukmu karena pergi untuk menenangkan diri sendiri tahun lalu, Omma, sangat bersyukur aku mengijikanmu pergi tahun lalu, Omunim, berterima kasih karena aku memberikanmu kelonggaran, tidak ada yang menyalahkanmu.”

Suri mengangguk dan menyentuh pipi Kyu-Hyun. “Iya, maafkan aku. Jadi kau suka hadiahku?”

“Sangat suka.” Kyu-Hyun menarik tangan Suri dan mencium telapak tangannya. “Ada 2000 origami?”

“Iya, buatlah 2 permintaan.”

Kyu-Hyun menggenggam tangan Suri dan memejamkan matanya. “Yang pertama aku mohon kebahagian tahun ini untuk keluarga kita, dan yang kedua,” Kyu-Hyun membuka matanya, “aku ingin kita mempunyai anak secepatnya.”

Suri melingkarkan tangannya di pundak Kyu-Hyun. “Music on, play playlist no. 1,” perintah Suri pada laptopnya yang di atur dengan perintah suara. Alunan suara Gorge Benson mulai memenuhi ruangan.

“Secepatnya itu tahun depan, ya?”

“Tidak! Tahun ini, sebelum aku berangkat Wajib Militer!”

“Kau berniat mengumumkan pernikahan kita tahun ini juga, kau mau kejadian seperti kemarin?”

Kyu-Hyun berpikir Suri ada benarnya juga. “Oke, pengumuman pernikahan dulu baru tahun depannya kita mulai program anak. Bagaimana?”

Suri hanya tergelak sambil mengikuti kaki Kyu-Hyun. “Terserah kau saja.”

Nothing’s Gonna Change My Love For You – Gorge Benson

***

Fabruary 2nd, 2016.

 

Ia pulang lebih cepat sore itu karena tidak ada jadwal lain, sebenarnya dia ingin merayakan ulang tahunnya bersama Suri berdua saja di rumah. Tapi tumben sekali Suri sudah menguap empat kali padahal baru jam 11 malam.

“Kau mengantuk sekali, kenapa?”

“Tidak tahu, aku lupa minum kopi sepertinya sore tadi.” Suri menarik Kyu-Hyun ke kamar terdekat di lantai satu. “Tidur di sini sebentar ya, nanti malam mau merayakan ulang tahunmu, ‘kan?”

Kamar mereka masih dalam tahap renovasi karena Suri kemarin tidak sengaja menumpahkan cat yang seharusnya ia bawa ke kantor ke seluruh lantai. Hasilnya lantai kayu mereka tertempel di cat beberapa bagian, Suri yang membuatnya kotor, Suri juga yang mengoceh kalau kamarnya perlu dibersihkan.

Jadilah mereka rakyat nomaden di rumahnya sendiri. Tidur berpindah-pindah.

“Sudah, besok pagi saja potong kuenya, sekarang kita tidur dulu.” Kyu-Hyun lebih suka kamar di lantai 2 sebenarnya, hanya saja sepertinya mata Suri sudah tidak sanggup terbuka untuk ke lantai 2.

Jadi, mereka berbelok ke kamar tamu lantai satu dan langsung masuk ke dalam selimut. Kyu-Hyun memasang penutup matanya karena Suri ingin melanjutkan menonton drama HBO kesukaannya, padahal Kyu-Hyun tahu, dalam 5 menit juga Suri akan tewas.

Setelah yakin Kyu-Hyun benar-benar terlelap, Suri menghubungi Henry untuk secepatnya datang ke rumah dan memberikan surprise yang direncanakannya awal minggu lalu.

Suri yang masih berbaring di sebelah kiri Kyu-Hyun perlahan keluar dari tempat tidur saat Henry menghubungi kalau sudah berada di depan rumah. Suri menyelinap pelan sekali keluar dari kamar dan membukakan pintu untuk Henry.

Wow, really, your house is so vancy! Who design this house?

I don’t know, it’s my 1st anniversary gift from My Man, so, I don’t really know who the designer is.

Will you take a picture of me and Your Man?” ledek Henry sambil menyodorkan ponselnya. Dia mengendap-endap setengah berjongkok tepat di samping Kyu-Hyun sambil membawa lilin.

Suri memberi isyarat menggunakan tangannya dan menghitung mundur dari tiga, dua, satu. Setelah Suri memberi tanda oke, Henry langsung bernyanyi selamat ulang tahun tepat di telinga Kyu-Hyun.

IMG_20160203_110144

Setengah sadar, Kyu-Hyun hanya menunduk sambil menyengir. Sudah 4 tahun menikah dengan Lee Suri, masih saja dia tertipu dengan akting pura-pura mengantuk Suri. Lagi pula, tidak mungkin kan orang mengantuk masih ribut menonton drama HBO?

“Aku tertipu lagi?” tanya Kyu-Hyun getir.

Ia dan Henry menikmati potongan kue ulang tahun buatan Suri. Sejak kembali dari Eropa, Suri mengambil kelas memasak selama satu tahun penuh dan 2015 adalah masa di mana Kyu-Hyun mengalami kelonjakan berat badan paling parah, dia menjadi bahan eksperiman Suri dengan menu andalannya, jadilah Kyu-Hyun naik sampai 5 kilogram.

Malam ini Suri membuat cheese cake dengan krim kocok yang dibalur asal juga raspberry sebagai toppingnya. Awalnya Henry tidak percaya dengan masakan Suri, legenda memasak kemampuan memasak Suri yang mengerikan itu sudah sering ia dengar. Tapi melihat Kyu-Hyun tertawa saja sambil memotongkan kue untuknya sementara Suri membuat kudapan malam, Henry jadi ingin mencoba. Mungkin tidak seburuk legenda yang Leeteuk hyung ceritakan.

Screenshot_2016-03-22-20-31-18Suapan pertama Henry menutup matanya, takut-takut cheese cake dan selai raspberry buatan Suri buruk. Tapi itu jauh berbeda dari kelihatan bentuknya yang asal. Ini benar-benar enak, oh, dia ketagihan.

“Aku dengar Suri memasak sangat buruk, apa kau yakin ini bautannya, Hyung?” berbeda dengan member lain yang akan membicarakannya bisik-bisik, Henry besar di Kanada, jadi kritik seperti ini di Kanada bukanlah sesuatu yang besar.

Beruntungnya lagi Kyu-Hyun dalam keadaan mood yang baik dan Suri terbiasa dengan kritik di Eropa, jadi santai saja mereka menanggapinya.

“Suri sudah belajar memasak dari 2014 lalu, kau tidak lihat perutku sebesar ini ulah siapa?”

“Kalian tidak berencana punya anak lagi?”

“Aku sih ingin, tapi dia,” Kyu-Hyun menunjuk Suri dengan garpunya, “belum ingin jelek katanya. Dan aneh sepertinya kalau anak kami lebih tua dari anak Ah-Ra.”

“Ya, Sung-Min hyung aku dengar belum berencana punya anak juga.” Henry tidak tahu kalau nama Sung-Min di rumah ini menjadi haram sejak 2014 lalu. Tidak ada yang berani menyebut-nyebut nama Sung-Min di hadapan Suri semenjak kejadian lalu.

Henry sadar ia baru saja bicara salah saat melihat ekspresi Kyu-Hyun sedikit masam. “Apa aku salah sebut?”

“Tidak, Henry,” Suri meletakan kompor portable ke tengah meja, meletakan ramyun setengah matang yang sudah dicampur kepiting di dalamnya dan memberikan Henry juga Kyu-Hyun mangkuk masing-masing. “Aku juga dengar Sung-Min oppa menunggu untuk selesai Wajib Militer baru akan memiliki anak.”

“Kau juga menunggu Kyu-Hyun untuk selesai Wajib Militer?”

Suri menaikan bahunya, “aku belum ingin, tapi Kyu-Hyun memaksa.”

“Aku tidak memaksa,” sahutnya dan menghabiskan kuenya. “Kalau aku WaMil nanti, kau pasti sendirian selama 3 bulan, kasihankan?”

“Lalu kau tidak kasihan membiarkanku merawat bayi selama 3 bulan sendirian? Kau benar-benar brengsek ya, Cho Kyu-Hyun.” Ledek Suri.

“Tolong jangan tunjukan kemesraan kalian di depan lajang sepertiku!” protes Henry sambil melahap kue miliknya. “Aku iri!”

Untuk mengalihkan topi dari Henry yang lajang, Kyu-Hyun membuka ponselnya dan memilih foto. “Kita posting saja fotonya, ya.” Katanya masih sambil tertawa.

Suri menginrip dari balik bahu Kyu-Hyun, dia menyandarkan dagunya di bahu Kyu-Hyun. “Yang tadi kau tidur saja.” saran Suri.

“Kenapa tidak unggah yang ada kita bertiga saja?” saran Henry dan memilih foto mereka bertiga berpose di dapur beberapa saat lalu.

“Wah, kau cari mati?” jawab Kyu-Hyun enteng dan memilih satu foto saat Henry menyusup ke kamarnya. “Yang ini saja ya?”

“Jangan.” Protes Suri. “Kau tidur terlalu ke pinggir, posisi tangannya seperti sedang merangkul, selimutnya juga tidak natural, bagaimana kalau ada fansmu yang datektif dan tahu kalau kau sebenarnya tidak tidur sendirian?”

Baik Henry mau pun Kyu-Hyun hanya menatap Suri malas. “Memang siapa sih yang kurang kerjaan sampai meneliti seperti itu, Suri~ya?”

“Fans sepertiku!”

“Dan itu hanya ada kau, sudahlah, yang ini saja.”

***

Malam itu Henry tinggal di kamar yang tadi Kyu-Hyun dan Suri tiduri, sementara Kyu-Hyun dan Suri tidur di lantai 2.

“Kalau kalian ingin merayakannya di atas, tolong jangan berisik, kasihani aku.” Teriak Henry sebelum masuk ke kamarnya.

“Itu yang kumasalahkan, kenapa sih kau menawarkan menginap? Aku jadi sulit untuk menidurimu.” Gumam Kyu-Hyun sambil menggandeng Suri ke lantai 2. “Kau tahu ‘kan, kalau yang kedap suara hanya kamar kita.”

“Apa di otakmu hanya ada seputar bercinta, Cho Kyu-Hyun?”

“Kalau kalimat depannya adalah Cho Suri istriku, sudah pasti kalimat lanjutannya adalah bercinta semalaman, ‘kan? Wajar—“ Kyu-Hyun terbatuk setengah tertawa saat Suri menyikut perutnya.

“Aku belum berikan hadiahku.”

“Oh, aku kira yang origami satunya lagi itu hadiah ulang tahunku.” Kyu-Hyun membukakan pintu kamar untuk Suri. “Apa kau ingin menari striptis untukku?” tambahnya saat Suri menggapai sweater bagian belakangnya.

“Ha-ha, lucu.” Di lantai 2 pemanasnya lebih berfungsi maksimal karena kakinya hangat juga, jadi tidak perlu baju tebal. Dia hanya memakai kaus putih panjang dan mengambil sesuatu dari tas kerjanya.

Kotaknya berwarna oranye tanpa ada pembungkus lainnya. Kyu-Hyun membawanya ke ranjang dan membuka kotak tersebut. Ia tertawa sambil menggelengkan kepalanya, tidak ada hadiah yang tidak ada artinya untuk Suri ‘kan? Satu hal yang selalu Kyu-Hyun banggakan dari Suri adalah dia tidak pernah memberikan hadiah dengan melihat harga, kalau bermakna, barang obralan 8000 won pun bisa dijadikannya hadiah, dan barang semahal apa pun, kalau bermakna, Suri akan membelinya.

Tahun ini Kyu-Hyun mendapat microphone klasik yang terbuat dari kristal lengkap dengan namanya dan gelarnya sebagai ‘Cho Suri’s Husband’ tertulis di microphone tersebut.

Kyu-Hyun tentu tahu maksud Suri, album keduanya tidak sesukses mini album pertamanya kemarin, jadi Suri membuatkan piala khusus dari kristal untuk menghibur Kyu-Hyun tahun ini. Ah, manis benar ‘kan istrinya?

kyuhyun gift

Hanya ada selembar kartu ucapan di bawah microphone tersebut, “kau akan selalu menjadi yang terbaik di mataku, selamat ulang tahun, Cho Kyu-Hyun~nim.”

“Jadi, anggaran untuk beli kado pernikahan kita, kualihkan ke sini.” Ucap Suri sambil berbaring di atas ranjang.

“Terima kasih,” Kyu-Hyun mengembalikannya ke dalam kotak dan meletakannya jauh dari jangkauan mereka sebelum menindih Suri. “Sekarang bernyanyi untukku.” Pintanya. “Aku sedang ulang tahun, jadi aku behak memintamu melakukan apa pun. Bernyanyi, Cho Suri.”

Setengah tertawa, Suri mencoba meloloskan dirinya dari cengkraman Kyu-Hyun. “Aku tidak bisa bernyanyi, suara serak seperti ini mana bisa bernyanyi?”

“Kalau tidak bisa,” Kyu-Hyun turun ke leher Suri, menjilat sepanjang garis rahang Suri dan mengigit daun telinganya. “Mendesahlah. Kalau tidak bisa bernyanyi mendesahlah, untukku.”

“Cho Mesum Kyu-Hyun.”

Henry yang tidur di lantai satu memakai headsetnya untuk menghindari suara-suara yang tidak ingin ia dengar dan berpotensi untuk meningkatkan keinginannya memiliki kekasih.

Kenapa juga dia harus menginap malam ini? Sepertinya pilihan yang buruk.

***

May 6th, 2016

 

Kyu-Hyun berguling ke sisi Suri dengan pelipis yang masih dibanjiri keringat dan tubuhnya yang basah juga punggung yang sepertinya kena cakar Suri tadi, oh jangan lupakan pundak kanannya yang sempat digigit Suri ketika ia mencapai puncaknya yang pertama.

Seharusnya pagi memang di lewatkan dengan seks terlebih dahulu ‘kan? Kenapa tidak ada yang menulis jurnalnya kalau seks di pagi hari bisa meningkatkan kadar endorphine juga membuat matanya lebih terbuka.

Suri melepaskan tawa kelelahan saat mencoba untuk duduk. Gila, apa yang sebenarnya mereka lakukan tadi? Percobaan saling membunuh? Suri melihat tubuhnya, penuh bekas tangan Kyu-Hyun, seberapa kencang sebenarnya tadi dia itu mencengkram pahanya?

“Ah, aku mau mandi.” Ujar Suri sambil menepuk perut Kyu-Hyun dan masuk ke kamar mandi.

Mungkin wanita itu lupa atau mungkin juga amnesia, dia sama sekali tidak menanyakan soal hadiah yang seharusnya ia terima semalam, malah keasikan nonton Civil War hingga selesai dan lupa dengan acara sebenarnya kenapa Kyu-Hyun mengajak Suri keluar malam itu. Ah, payah betul mereka berdua.

Ia meraih ponselnya, melihat foto Suri semalam dan tersenyum. Mereka masih anak-anak, sepertinya mempunyai anak bukan waktu yang tepat. Biarlah sedikit terlambat, dia ingin menghabiskan waktunya dengan Suri lebih lama lagi, berdua saja. lagi pula, kalau Suri hamil, wartawan pasti akan mencium kabarnya. Jadi biar saja dulu.

150825_eb4_11 150825_eb4_10

Kyu-Hyun menyusul Suri masuk ke bawah pancuran dan langsung bergidik begitu menyadari suhu airnya terlalu dingin. “Kau mau mati beku?”

“Air dingin itu bisa meningkatkan kesadaran, mencerahkan wajah, dan menutup pori-pori.”

“Hm,” Kyu-Hyun hanya bergumam dan mengambil sabun di tangannya, menggosok punggung Suri hingga memijat lehernya. “Selamat ulang tahun, Cho Suri.”

“Huh?” mata Suri mencari jam tapi ia lupa ini di kamar mandi. “Terima kasih, Smart Ass.” Suri menepuk bokong Kyu-Hyun.

Kalau mandi dengan Suri itu tidak bisa lama-lama karena suhunya terlalu dingin. Kyu-Hyun tidak peduli itu bersih atau tidak, yang terpenting ia tidak membeku.

Kebiasaan Suri lainnya di pagi hari adalah, dia hanya akan memakai baju handuk kemudian memoles wajahnya, mengeringkan rambut, barulah pakai baju. Intinya, di balik baju handuk tersebut, Suri tidak memakai apa pun.

Dan ini kesempatannya.

Saat Suri melepas baju handuknya hendak memakai pakaian dalam, Kyu-Hyun mengalungkan hadiah untuk Suri tahun ini. Sebuah kalung dengan dua kuntum lily of the vally yang seolah terperangkap dalam air.

4th annive giftAwalnya Suri berpikir itu sederhana, toh mereka punya banyak kuntum lily di halaman belakang.

“Itu adalah kuntum dari buket bungamu tahun 2013 lalu.” Jelas Kyu-Hyun tanpa perlu Suri bertanya. “Aku memberikannya pada saudara Hae-Ra yang bekerja di Norwegia sebagai botanical sesuatu itu, aku menyewa satu berangkas kecil untuk membekukan bunga ini selama 2 tahun.”

Suri berbalik, tidak ada yang menempel di badannya kecuali kalung yang Kyu-Hyun berikan tadi, menggelantung di antara dada Suri yang putih.

“Aku membawanya pada Eun-Ah seminggu lalu, mengatakan kalau aku ingin bunga itu dijadikan kalung bagaimana pun caranya. Dan Eun-Ah muncul dengan ide seperti ini. Jadi… ya selamat ulang tahun.”

Tidak, kalau ia terlalu lama melihat Suri telanjang hanya bermodal kalung yang dia berikan, bisa-bisa mereka terlambat untuk jadwal hari ini.

“Kau,” Suri berjalan mendekat, menarik kerah baju handuk Kyu-Hyun agar mendekat. “Selalu memberiku kejutan tak terduga, dan ini adalah yang terbaik. Aku sangat suka idemu. Kau manis sekali, Cho Kyu-Hyun.”

“Kalau kau berniat menggodaku, maka kau berhasil.” Dalam sekejap Kyu-Hyun mengangkat tubuh Suri dan membaringkannya di lantai. Kedua tangannya disatukan di atas kepala.

“Anggap rasa terima kasihku karena kau selalu berhasil membuatku ingin menangis.” Suri menggoda inti Kyu-Hyun dengan kakinya. “So?”

“Satu-satunya alasan aku menarikmu ke lantai adalah,” Kyu-Hyun langsung mencium bibir Suri kasar, mengigiti lehernya pelan dan menggoda Suri lebih dari yang Suri lakukan ke Kyu-Hyun. “To fuck you on the floor.

***END***

 

Rangkuman 2 tahun kelar ya anak-anak. Tante mau rehat dulu.

143 thoughts on “[DV-Series] Missing Pieces

  1. Baca ff disini emg bs bikin kayak org gila,,,senyum senyum,,berkaca kaca juga td sedih nya dpt senengnya dpt gilee benerr pasangan ini eiyyy beruntungnya suri dpt suami kayak si cho hiks hikss,,,nae iri 😢😢😢😢😢😢😢keren keren keren dah ni ff 😚😚😚😚😚😚g tau mau koment apa???

  2. Aaa sukaa sukaa
    Sedih bgt kehilangan baby😦
    Untung cho bersikap dewasa 😂
    Semoga dikasih baby lagi secepatnya yaa secara suri ‘diserang’ terus wkwk

  3. Hulaaa hulaaa . Puasa salah jam baca ginian. Suka banget sama mereka pengen cium Kyuhyun deh jadinya hahahhaaaa .
    Henry sini ajah sama aku drpda jdi kambing congek 😂😂😂

  4. Jengkel sama sungmin kambuh lagi 😂😂 Dan ini kelewatan manis. Hadiah mereka bagus banget, jadi pengen punya origami tadi. Sederhana tapi rumit. 😚 Anyway, CV kapan post kak? 😀😀 *baayakmaunya :’v

  5. keren ff nya, sifat suri unik dan kyuhyun romantis andai laki2 mcm kyu banyak di dunia pasti menyenangkan

  6. Berasa kek orang gila, senyam-senyum sendiri😄😄😄 jujur y ikutan kesel tadi pas part yg sungmin mo merit, beuh kesel’a tuh😞😞😞egois ya? Apa in real’a kek gitu pas umin mo merit??? Karna jujur c q gag mslh klo mreka merit cuma emang ada rasa kecewa’a jga😊
    Nih kopel emang y slalu dan slalu b’hasil buat orang iri😂😂😂😂 gag tau mo komen pa lgi yg jlas suuukkkaaaa bgt . Eh betewe nunggu cv😂😂😂 ma new story yg laen jga😄😄😄

  7. ampun ampunan…. dah…
    smua kumpul jadi satu….dari keadaan tegang… lanjut ke keadaan bahagia walau ditaburi kesedihan…. lanjut ke keadaan kehilangan dan pengasingan uri suri.. ditutup dengan yg manis2…. ibarat masakan smua rasa PAS dsini….
    gomowo chingu …. kamu yg terbaik ….🙂😉

  8. Aku gak nyangka perjuangan eonni sebegini bagusnya.
    Cerita nya keren kali. Terus panjaaaaaannnggg kali, aku jadi puas baca nya. Aku suka kali baca nya, karna setiap penjelasan yang di ceritakan pasti ada gambarnya. Jadi kita gak perlu menghayalkan penjelasan tersebut.
    Sedih juga waktu tau suri keguguran, pdhl kalo dipikir lucu kalo suri sma kyuhyun kehadiran anak yang manis manis. Tapi, mungkin itu yg terbaik, pernikahan mereka belum go public juga kan. Terimakasih eonni cerita nya, semoga cerita lainnya cepat menyusul ya eonni.

  9. gx tau mau comment apa… semua prasaan ada di sini sedih,kehilangan,saling percaya,romantis…. semuanya. terima kasih

  10. jadi kyuhyun pernah cium saeun???? SAEUN??? ohh aku tekejut 😨😨😨😨 . ini rangkuman yg saaaangat manis dengan versi mereka. kita jdi tau klo selama masa kelam sungmin nikah itu kkkkk masa kelamnya suri juga sampe keguguran dan ngungsi ke eropa. 😌😌 ngiri bgt pengen origami itu beli dimana??. .

    suri klo rambut panjang biasanya keliatannya sexy dewasa tpi klo rambut sebahu itu keliatan fresh dan muda.. Good job Gun Hee Nim, 👍👍👍

  11. dari senyum, merengut sebel sampe emosi jadi flashback ke jaman itu, jaman lagi empet empet nya sama sungmin yg “bisa” bikin bahaya sj, dan dia nikah pas hari aku ultah .. udahlah klop banget, males buka sosmed !

    sedih mewek kasian sama surii yg kehilangan bayinya gara gara ulah kakaknya, cara kyuhyun buat biar balik lagi kaya surii yg dulu itu…. relaa banget LDR an
    dari semua hadiah diatas, wah banget sama origaminya. keciiilll ajaaaaa >< dan henry nasib mu nak😄

  12. apa ini? bikib nangis bikin ketwa bikin sedih, enosi udah lunjak lunjak kaya kuda marah,. sukses bener ni ff buat ngacak kaduk perasaan orang.. mereka sweet ga ketulungan.. seneng banget ada rangkuman cerita mereka.. ditynggu buat cv ya kak.. cherry blossom juga boleh segera dilanjut kak, udah nungguin buat ceritanya bom sama appa-nim.. 😂😃

  13. Sempurna 😍 bingung mau coment apa skiing udh puasnya dg crita mreka yg bgitu komplit apalgi aku slalu suka klo setiap crita d selipin dg gmbar atw fto jdi semkin hdup bngeet kisaah mreka syangnya fto si cho mesum sedikit wkwk , pasti sedih sih saat suri keguguran tpi mungkin tuhan blm ksih mreka kpercayaan 😓 , oooh tidaak aku jg bru tauu klo kyu pernah cium saeun 😂 .. siang yg cerah d tmani crita yg manis n puaas bngeet tengkyu ka😘😘

  14. Rangkuman dua tahun yg membuka luka lama. Iykwim 😏
    Well, bodoh memang kalo menyebut “luka” , mungkin kerasukan valak waktu itu😏 padahal dia juga bukan termasuk “5 jajaran pria favorite di grup itu”
    Hmm btw, yg biasanya aku pengen baca lama lama, ini malah sebalikya pengen cpt selesai✌ tp giliran mau akhir sialan romantisnya😱
    Fiksi, kalo bisa bawa seorang readers “masuk” tetap saja rasanya nyer nyeran . “Suri anak tiri” faktanya, aku suka bagian itu 😂 karena dia bukan sodara kandung dia.
    Demi jidat kyuhyun yang sialan sexy__ini cuma fiksi, heol! Damn you Cho Suri!

    Gpp kan ngumpat cantik dikit disini? 🙊

  15. Baru nemu blog ini baca ceritanya bagus, bisa senyum”sendiri bahkan sampe mau nangis(tp engga gila lho ya). Dan akhirnya penasaran buat baca yg lain. Dan yang paling aku suka itu yg judulnya La Belle Dame sans merci, sampe kepikiran gmn kalo itu di jadiin film? Pasti keren bagt😀.Tp sayang belum bisa pecahin clue part ending..😅
    Akhir kata, hai kak Aquilea, aku readers baru.

    #sory kepanjangan…😊

  16. Huaaaaa… ahjuma curang. Masak dua tahun diajadiin satu-walau hasilnya menakjubkan- jadi cerita yang…
    Ahhh atau kita yang terlalu terlena..
    Oke lah gpp.. selamat istirahat,, mimpi indah tetep setia nunggu dipersimpangan jln.
    Eh, maksudnya nunggu ahjuma nulis lagi .

  17. Sialannn….
    rangkuman 2 tahun yang manis . Sedih,menderita,kesepian,tangis,tawa,bahagia,saling memiliki,saling membutuhkan, semuanya lengkap . Makin jatuh cinta sama pasangan kyuhyun suri ini😍😍

  18. Hurr baru baca 6 paragraf dan langsung nyesek.
    😥😥😥

    Well, I’m Sungmin stand and until now Gue masih nyesek klo ada yang bahas ini,,

    Tapi penasaran… 😧😧😧
    Tapi nyesek.
    Gak kuat saya…. Nyerah… 😭😭

  19. woooaahh..maraton gini bikin ceritanya,,
    hmmm..mau curhat ah,,jujur pas sungmin merit itu aku ngga mau buka blogmu sama baca ffmu krn disini sungmin jadi kakak suri,,
    dan kemarahanku ke sungmin bakal bikin aku ngga dpt feel baca ffmu,
    tapi setelah laamaaa,,dan CV 9 muncul akhirnya bisa dapet feel lagi,
    ngga nyangka ternyata suri juga memberikan reaksi yang sama menanggapi pernikahan sungmin,
    jadi baca ff ini tuh..aakuuuu banget rasanya 😁

    maksud END diakhir itu apa kak?
    kyuri series nya selesai sampe sini gitu kah?
    pliss jangan..🙏🙏

    dan seperti biasa 😊 aku menunggu karyamu selanjutnya kak,,bilkhusus CV dan CBE 😘😘😘
    semangat💪💪💪😖

  20. Heol!!
    gila ga? gila ga? gilaa banget..
    demi apa yaa ka. Kamu tuh kalo nongol dan update cerita itu, wajah cantikmu yang tidak terlihat itu jadi makin cantik loh. Tanganmu, jari-jarimu, juga otakmu itu terbuat dari apa ya? Wahh pokoknya, susah diungkapkan dengan kata-kata. Untung yaa aku bacanya di dalem kamar gada siapa-siapa.. kalo mamaku liat aku ketawa-ketawa nangis didepan hape sendirian, bisa-bisa aku~~~ ahsudahlah. Kalo kamu lupa ka, aku ingatkan.. karya ketikan jarimu dipadukan pemikiran otakmu itu sungguh, keajaiban, jika ditambah sering update. Hihi~
    Terima kasih ka, sudah hadir untuk sekedar share cerita-cerita yang sangat luar biasa ini.. selamat istirahat. dan sampai jumpa 😘

  21. Dan akhirnya memutuskan untuk lanjut walaupun banyak skip sana sini… Kkee ~~~

    Ini manis gila!! Ah, ulang tahun yang happy ending..
    Kado yaa,,,
    Well, Henry jomblo kan? Gimana klo sama aku aja mblo?? Wakakak…

    Makasih ka, cerita nya keren!!!
    😊😊

  22. Astagaaa bagus bgt
    Feel nya dpt bangeet
    Nyesek nya dpt, bahagia nya dpt bangettt
    Kyuhyun romantis bgtt 😢😍 how lucky lee suri is 😢😍
    대박 !!

  23. Kerennnn bangettttt, bacanya ga mau berhenti, suka banget 😊👍. Aku ngebayangin kalo emang kyu bener udah punya istri selama bertahun” dan baru go public bakal nyesek banget, soalnya kita sebagai fansnya kayak ga dianggap gitu, kan nyesek tambah kesel 😂. Tapi kalo misalkan dia go publicnya kayak sungmin gitu, aku setuju, soalnya aku juga udah ga sabar banget pengen tau siapa yang bakal jadi wipe kyu nanti 😂. always support kyu deh pokoknya😊. Aku jadi curhat gini ya 😂😂😂.

  24. Kereeeeeennnnnn bgt….dan mmbaca keseluruhan fiksi ini berasa nyata banget, kita diajak kembali ke masalalu……mengenang kehebohan yg terjadi saat sungmin memutuskan utk menikahi shaun #sengajasalahnama mmbuatQ jadi smakin gak suka dgan pasangan sungmin-shaun 😏😏 membuatQ iri dgan prnikahan kyu-ri (mau dong satu spt kyuhyun) mmbuatQ pengen ngerebut kado suri utk kyuhyun….sumpah origaminya keren bgt 😍😍 jadi pengen pesen juga pada suri (pesen satu boleh gak)

    Hhhmmm ngomong2 kakaknya bomie dikasi nama siapa??

    Buat authornya….sering2 ya buat kejutan manis kek gini 😍😍 pahalamu berlipat ganda hahahhaaaaaa terimakasih tulisannya sudah cukup menghibur diriku yg kesepian dan baper (efek pisah rumah dg suami) love you okky suri leah dan tentu saja cho kyuhyun 😘😘😘😘😘😘

  25. Ini panjang bgt udah gitu campur aduk perasaan. Mau gimana juga Suri tetep sama Kyuhyun. Sayang aja hubungan mereka sama Sungmin belum baik. Kyuhyun bener2 suami idaman bgt. Cerita-nya keren bgt 2 tahun yg penuh kejutan.

  26. Panjang banget. 2 tahun yg penuh kejutan dr senang sedih romantis samoe hurt. Kyuhyun pengertian bgt trus sabar dan Suri yg emang sempet takut kalo dia gak mau kembali tp ya dia udah sayang bgt sama Kyuhyun gimana gak sayang klo setiap yg Kyuhyun lakuin bikin klepek2. Sayang aja mereka belom bisa baikan dg Sungmin tp ya kehadiran Henry membantu sekali. Kasian lol. Cerita-nya keren abis. Ditunggu karya2 selanjutnya^^

  27. Ini kelanjutan kemaren ya….

    Woooowww kereeennnnn ga bosen sumpah…nyambung nyata bgt tulisannya…
    Suka bgt apa lagi pas suri kehilangan bayinya….
    Aduhhh kyuhyun.harus ngerelakan suri berlibur tanpa dirinya….

  28. ahhh parah gila ini mahhh oh my god gk tau mau bilang apa..yg pasti hampir semua perempuan pngn bngt diperlakukan seperti suri. pngn bawa suri pulang kerumahh ahhhhhhh tak suruh nginep nemenin aku hahaha

  29. gilaaa.. kerenn!! kata-katanyaa jugaa kerenn bangett, awalnya nyesek hampir nangis segala bacanyaa tapi Kyuhyun-Suri juga jadi sweet bgt makin kesini bikin senyum2 sendiri..
    tulisan kakak emang selalu kerenn bangett.. good job kakk

  30. Mereka benar2 so sweet banget, walaupun banyak masalah yg menimpa tp mereka tetap bisa menhadapinya dg kepala dingin.

  31. sebenernya aku udah baca ini jam 10 pagi pas otw mudik. tapi udah nulis banyak komen mati sendiri hapenya -_-

    ini rujak apa ff. semua genre nyampur di sini. kompleksitasnya aku suka. fiksi dan nyata berasa menyatu dan asli.
    apalagi momen suri dicela.kornet sama kegugurannya dia. beuhhhh ngena banget di hati. jadi keinget CBE😦

    setelah pergi menenangkan diri di eropa suri juga lebih sering mengeluarkan ekspresinya.

    bener2 rangkuman 2 tahun yang keren kak (y)

    nemu aja fotonya park sora sebelum oplas mata. nemu dimana kak?
    aku nyari dari dulu fotonya susah banget. akhirnya nemu di sini. sebenernya dia udah cantik. dan oplasnya dia bikin mata dan tatapannya jadi khas. unik.gitu. lain dari ulzzang yg lain.

    jangan bilang ff ini THR ya kak hehe

  32. uuhhh kasian suri sama kyuhyun harus kehilangan bayi mereka tapi kyuhyun pengertian dan romantis banget ya,suri juga sampe rela tangannya luka buat nyusun origami 1000 tapi ngomong2 itu bagus banget ,pengen buat juga

  33. baru selesai baca.. manis banget sihh. hah. .. sepertinya saya melupakan judul awalnya kalo ini death vanila… bisa diabetes ini.. haha..
    kapan lagi suri bisa semanis ini.. yuhuu.. goor job kak okky

  34. Terlalu terbawa suasana aku[?;
    Saat sedih pengen nangis, saat mereka romantisan ga kuat malah jadi senyum senyum sendiri haha 😄

  35. mereka manis banget walaupun gak ngumbar kata-kata yang selalu manis,jadi nangis baca suri kehilangan bayinya,dia udah jtuh cinta sama bayinya tapi harus kehilangan,dibikin nangis trus dibikin senyum-senyum sendiri😉

  36. meskipun ini ff nya panjang tapi entah kenapa gak bikin bosen bacanya, menarik banget. ternyata post ff panjang gini karena mau rehat toh.
    jangan lama-lama ya rehatnya author, selama rehat semoga bisa menyempatkan waktu buat nulis novel yang lainnya.
    aku baru nemu novel The Gentleman Secret di gramedia taman anggrek tadi malem setelah hampir sebulan nyari2 lol
    ditunggu karya2nya yang lain 😊

  37. OMG selalu rindu dan suka banget dengan series ini
    dan mereka slalu manis dimanapun huwaaaa
    iri banget hhahaha
    keren banget de tulisan onnie dtunghu karya selanjutnya😉

  38. perpaduan antara realita dan fantasi, menghasilkan sesuatu yg luar biasa. pokoknya kerenlah. semangat terus ya ka, nulisnya.

  39. Omooooo
    Suri pernah keguguran..
    Sedih bgt pas suri keguguran..
    Suka skali klo ff nya panjang ky gt. Mna critax so sweet bgt lg..
    Nunggu 2 tahun klo hasilx ky gni mah ga mengecewakan..
    Sy seumuran sma okky. Tp ga mw ah d panggil tante ky okky.. Ahahaaa

  40. Duuuhhh baca ini jadi flashback dah yaa,, jdi inget lgy klaau mreka prnh main dramus bareng… huhuhu daan akhirx ada yg cinlok dech…..baca story ini ada manis asem nyesekx ka’…always kereen dah pkokx… selalu suka ma karakter suri… 😍😍

  41. Baca ini ff disini lagi lagi berasa di ubek ubek ini perasaan..
    Yg awalnya liat kyuri yg manis manis gimana gitu bkin gemess, ikutan tegang wktu perdebatan ttg pernikahan sungmin yg bkalan diumumkan. Ikutan sebel sama sungmin dan sa eun krn mereka terkesan egois. Ikutan mewek wktu kyuri hrus kehilangan bayi mereka. Dan ikutan sedih bgt liat kyuhyun yg hrus rela biarin suri pergi ke eropa. Dan akhirnya bisa senyum lagi wktu couple kita ini kembali lagi saling sweet sweetan…uuuu

    Kalau hadiah kyuhyun selalu bisa bkin mulut mengangga krn kemewahannya. Lain lagi hadiah suri yg bkin kagum krn keunikannya…hehe
    Tapi hadiah kyuhyun berupa taman mawar itu bneran indah bgt…wkwk

  42. aku tu sebenernya kurang suka kalo di ff ceritanya kyuhyun jadi member suju *bukan AU* tapi entah kenapa disini itu satu satunya ff bukan AU yg aku suka dan aku sangaaattt menikmati ceritanya berasa nyata sampe ikut ngerasain gimana sayangnya cintanya ketulusan kyuhyun ke suri
    da best lah kak okky 👍
    baca ff ini itu dari senyum2 sendiri, ketawa, sedih, terharu sampe berkaca-kaca campur aduk dah mereka berdua itu manis banget duh pengen gigit kyuhyun *eh
    berharap ya nanti di real kyuhyun bisa dapet cewe yg bener2 baik sayang tulus sama dia yg bisa ngertiin dia bahagiain dia yg bisa jadi pusat dunia seorang cho kyuhyun *eaakk *napa jadi melenceng gini 😂
    ditunggu karya selanjutnya kak okky^^

  43. Nano nano rasanya bca ff ini.. Senyum2 gaje iya, nangis iya, trharu iya…
    Pas foto Henry sma Kyuh6un yg d upload.. Scra tdk lngsung bilang klw si Author a.k.a ka Okky afdlh seorang Fans Detaktif.. Bnarkah??..hahaha

  44. keren banget ceritanya
    kasihan suri. … padahal dia sudah mulai mencintai calon bayi.nya….

  45. Ahhhh manisnya warbiyasahhhh sekali 😍😍
    Pasangan kyuri bner” bkin iri ><
    Jadi pengen nyium si kyuhyun *Echh inget puasa 😂😂* . ada sedih"nya ada mnis"nya ahh komplitt dahh .btw author jjang .👍👍👍

  46. oh ya ampun!!!!!sisain aku cowo yg kaya kyuhyun plis 1 aja cerita nya supeeeeeer keren. sedih bat pas mereka kehilangan bayi mereka terus di hujat² nitizen blabla aku jadi mikir apa nanti para istri memeber sj kelak bakal kaya suri?oh imajinasi ku :'((((( banyak adegan yg bikin ngiri seiri-iri nya orang iri. Kyuhyun emang da best deh suami idaman banget huhu keren kaaaaak ff nya

  47. So sweet sekali pasangan ini. Ide2 untuk kadonya itu loh.. limited edition syekali :”
    Meskipun sempat ada awan mendung di keluarga kecil mereka. Tp semuanya sudah berlalu dgn hasil akhir yg indah.
    Langgeng terus yaaa.. sehat terus.. bahagia selalu^^

    *ps: Happy Ied Mubarok Okky eonnie & all :’) maaf lahir batin ya☺☺😊😊😊😊😊

  48. Ff ini bener32 complit bg dan panjanggggg udah kaya kereta. Puas bgt bacanya.
    Tuhan blm mengizinkan mreka buat punya anak karna mereka disuruh menikmati dulu masa2 berdua mereka.hehe.

  49. Udah 2x baca ini dan masih mewek pas Suri keguguran. Sedih. Untung kelanjutanya masih happy ending 😂
    Kangen banget sama pasangan gila yg nggak jelas ini. Kangen kemesraannya sm kekacauannya. Haha.

  50. sumpah ff ini memuaskan sangat bahakn🙂
    panjang ada sweet momen, sad, pokoknya mah lengkap ampe iri banget ama pasangan ini ada aja ide-ide untuk buat momen yg tak terlupakan..🙂
    eoni sekinya muncul bawa ff yg super kece aku puas banget bacanya
    makasih ya eon🙂🙂😉

  51. Ahhh cho,, nie ff sempurna bnget,,,
    Smoga mereka bisa cepat punya baby lagi,,,
    Manis bget sih,,

  52. Menantikan moment klimask complicated Suri-Sungmin. Inginnya sih diperbesar masalahnya sekalian pojokin Sungmin sama siapa istrinya? Sama semua pasangan. Buat Sungmin jera menyesal oke ini sebenernya ada dendam dikit sama Sungmin. Pengen Suri Kyuhyun terungkap ke media ingin liat respon netizen kkkk

  53. Goddamn!!!! This is the best!!!
    My god!!!!! What should i say kak???
    Sumpaaaah ngerasa mereka beneran real and it makes me jealous lol
    Ku senyum senyum sendiri baca nya
    You are a super duper crazy author!!! All ur story are amazing kaaaaak
    Can i be ur fan ? Kkkkk

  54. kurangggggg…
    eonnie.. pls jgn “mati suri” lg.. masih kangen si gembul dan si datar..
    lagian bom sama arnet jg gk muncul..
    ehh muncul ding, bom doang tp..
    arnetnya mana…?? 😞😞😞
    baca ini dr awal itu seneng soalnya ada postingan baru, terus sedih pas suri keguguran dan sempet desperate apalagi pas kyu mndahin makan anaknya dan nanem itu bunga, dan gemes geli gimanaaa gitu pas adegan romantisnya mereka sampek yg iya2nya 😊😊😊😊😊
    selalu ditunggu next storynya.. semangka!! 😁😁😁😁

  55. Duh kaaa😍 selalu suka aku sama ff nya😍 hubungan kyuhyun suri makin sweet aja ya jadi bikin envy😂 segini cuma cerita, gimana dijadiin drama pasti nya liat dong tuh adegan nya lgsng lewat dramanya dijamin baper nya kebangetan ini mah wkwk sukses kaaaa, di tunggu selalu ff buatannya😍😉

  56. Perfecto!

    Panjang, detil dan rapih!
    Alur dan narasinya ngalir cantik, bikin emosi tokoh nyampe ke reader dan berakhir dg baper 😂😂

    Ditunggu rangkuman 2 tahun berikutnya
    *Loh

  57. Aww. Nice fanfiction. Tulisan kamu selalu menarik, tidak membosan kan, tidak pasaran dan seolah nyata. “Seolah nyata” ? Hihihi bagaimana kalau cerita mu itu ternyata emang nyata ? Haa kyuhyun dan suri selalu berhasil mengubah ubah perasaan, kadang sedih sampai ingin menagis kemudian tiba-tiba ingin tertawa. Sangat tidak sabar untuk menanti bagaimana kehidupan-kehidupan mereka lagi. Meskipun ini hanya fanfiction, entah kenapa setiap kali baca fanfiction mu Aku merasa lebih dekat dengan kyuhyun terlepas dari apa memang seperti itu karakternya atu malah bukan sama sekali.Dan mengenai kalimat kyuhyun yang terakhir, hihihi no komen deh.

  58. Campur aduk bgt emosinya baca ni ff,
    Nyesek pas mereka kehilangan anak pertama mereka, hal yg ditunggu-tunggu Kyu tp malah keguguran. Dan g kuat bacanya pengin nangis waktu Kyu tabah,sabar bgt, dn coba nerima keadaan pdhal dia jga dlm keadaan terpukul…
    Dan terharu pas Kyu ngasih kalung, itu bunga diawetin/dibekuin 2 thn??? Kyu sweeeettt bgt!!!

    Ini bener2 longshot, Semangat terus Ka bwat nulis ,ditunggu selalu karya selanjutnya!!!!

  59. Kenapa ini manis banget >\\\<
    Kado kadonya kreatif banget, kok kaka bisa kepikiran sih, kadonya penuh makna n gak mainstream❤
    Foto n moment2 nya jg pas, inI kerennn❤❤

  60. Ngobatin kangen sama lee surii dan kyuhyun huhu. Terimakasih eon!
    Kali ini cuma mau bilang cepet bikin novel baruuuuu eon. Aku baca gentlemen secret dirumah lebih dari 5 kali sampe skrng -mungkin, atau lebih aku lupa-. Ga pernah bosen baca novel itu walaupun udh tau akhirnya gimana.
    Ga sabar nunggu novel selanjutnya huhu.

  61. Baca berulang ulang sambil misuh2 , senyum2 sendiri .
    Ff paket komplit, bikin sebel sedih geli sampai senyum2 sendiri.

    saya kudet sama istri sungmin, tp baca disini jadi ilfeel sama dia wkwk #pdhl kenal aja kagak.

    suri-kyuhyun tuh saling melangkapi banget, sayang bgt dekbay nya harus meninggal. 😢

  62. Ya ampun ini moment trmanis mreka yng prnah sya bca haha😍😍😍😍
    Sdih pas suri hrus keguguran😢
    Sneng pas kyuhun sma suri ngasi kado masing” 😊😊😊
    Sring” aja bkin crita kyak gini kak trus rehatnya jngan lma” yah hehe😆😚😚😚😚

  63. Eh eh eh nongol juga cerita barunya. garagara baca ini ff, aku sampe ketinggalan ikutan kuis thr line indonesia -___- Okee gapapa soalnya kebayar ama serunya jalan cerita

  64. Wuaah mereka so sweet banget dalam keadaan apapun tetap bersama walaupun ada pisah beberapa bulan tapi nggak buat merek semakin jauh tapi malah makin lengket…hehehe

  65. Oh my lord!
    Apa disini cuma aku doang ya yang baper, dan menduga2 emang dibalik kyuhyun yg sekarang dia emng punya istri yg mompa dia jadi segendut sekarang, yg bikin dia lebih berwarna dr yg sebelumnya T.T
    Astaga, ah… Kak okky, 2 tahun kemudian, rangkuman apalagi yg akan kau posting?
    Sungguh, ini berasa real.. Aku cuma kedip2 mata sambil gigit bibir baca ini,

  66. oh, hulll

    ini ngpost hari apa ?
    oh, mungkin mak gue lagi kesambet atau kebentur ?:v
    gak seharusnya kyu-ri romantis-romantisan begini
    ini bukan suri banged >,<
    aih jijik … aih geli wkwkkwwk
    biasa juga cakar-cakaran

    nih ya buat mak gue yang suka kepedean
    inginku berkata kasar ….
    ah, gak jadi lagi puasa

  67. Yg terbesit di pikiranku adalah…
    kok bisa(?) , kok bisa bikin cerita kaya gini? It’s too Perfect.. feels like real.
    Kali ini pict.nya banyak ya , suka banget, jd mudah bangun Imajinasi 🌈.
    Dalam cerita Kyuhyun beruntung punya istri kaya Suri begitu jg sebaliknya.Tapi di dunia nyata Kyuhyun beruntung punya fans kaya kak okky yg bisa bikin cerita yg awesome.❤

    Minal aidin wal faizin 🙏

  68. Aku gak tau ya.. kamu nulis ini ff dalam keadaan happy atau jatuh cinta.
    karena aku puas banget apalagi di setiap scene ada pict yg bener” seperti nyata.

    dan setelah aku perhatiin setiap kmu post foto…q ngerasa itu semacem kode.
    Who’s know 😁
    But.. SEMANGAT..

  69. Aduuuuuh
    rangkumaaaannyaaa
    aseeeeek
    to fuck you on the floor wkwkwk
    Cho mesum Hyun memanglaaah
    wow wow wow wow
    apa ya apa ya
    waaah segalanya pengen di komen tapi bingung mulai darimanaaa

    skandal suri
    pernikahan sungmin yg membawa petaka bagi KyuRi hingga mereka kehilangan calon baby Cho
    kepergian suri selama 2 bulan meninggalkan kyuhyun
    kesendirian dan kesedihan kyuhyun
    baby Cho yg dikuburkan
    sampai akhirnya suri kembali ke kyuhyun dan memperbaiki semuanya
    kembali seperi suri yg kyuhyun rindukan
    aaaaa rasanya nano nano
    kyaaaaaaa
    aku juga berpikir seperti itu saat liat poto yg diupload kyu pas ultah
    kenapa dia harua dipinggir kalau tdur sendirian
    aduuuh
    jadi berpikiran aneh lagi deh

    huh
    ya sudahlah kak
    aku udah gak tau mau ngmg apalagi
    terlalu banyak yg diomongin
    nanti mengalahkan panjangnya ff wkwkwkwk

    uh kak gak berniat membuat another story dari The Gemtleman Secret ?!
    wkwkwk aku masih merasa kuraaaang hihihi

    semangat terus ya kak^^~~~

  70. Oh my god!! Baca story ini kaya’ makan permen nano2…
    Pas diawal tadi nangis”an, nah pas diakhir2 gk bisa berhenti senyum2 sendiri…
    Mana lenght shoot lagiiii…
    Suka banget dahhhh…
    Gw sempat Mikir, apa bener gini ya kehidupan aslinya si cho?? Wkwkwk 😂😂😂
    who knows?? Berkat story ini, gw jadi pengen ubrak-abrik blog ini… So, mohon izinnya yaaaaa…

  71. Yaa ampun komplit! Bahagia sedih emosi romantis semuanya ada di sini.. Author jjang!!! Keren bgt!

  72. Ini mh kerennnn gila
    Ff nya daebakkk banget lh pokok nya…
    Ini pasangan emg sialan…
    Jd makin tergila2 jd
    Apalagi ama suri…
    Ff nya feel nya dpet deh,,,
    Kejutan2 mereka juga wow…
    Ampe bisa kasih hadiah yg kyk gitu…

  73. Ahhhh bca part ini bikin segala macam prsaaannn ada,ada manis,sedih,marah,dll.pokoknya kya nano” dah.

  74. Pas baru mau baca aku kira bakal pendek gak taunya panjang banget, hehehe

    Author-nim jelasin ceritanya detail banget, jadi berasa balik ke tahun 2014, berasa ada yang pait pait gitu

    Kyu-ri moment manis banget ya ampun, itu kayak cerita nyata, pengen juga dong satu suami yang kayak kyuhyun hehehe

  75. wahh sejauh aku jd readers di dunia per-ff-an, ff ini yg sempurna menurutku. penggambarannya jelas dri bahasa penyampaian apalagi ditambah gambar kan. Sisa in deh cwok kya kyu ini. udah langka lo. Rapi, apik bget, ceritanya. Gak ribut. Pasangan ini the best bgt lh, hehe aku readers baru ya dsni.. baru nemu, padahal lee suri dan kyuhyun ini sering diperbincangkan dalam dunia tulis. Malah selalu masuk daftar list terbaik.

  76. Sial! Keren banget ceritanya. Bagian yang Suri habis keguguran itu emang bikin terharu banget. Trus ke sini2nya, malah bakin manis aja mereka berdua ahh pret:g
    Yaudahlah, ditunda aja dulu punya anaknya. Kayak gini aja udah seru kok. Mereka berdua gemesin ihhhh *alay*
    Udahlah, terserah mereka berdua mau ngapain lagi. Saya udah asolele sendiri bacanya hft😂😂 ditunggu karya2 selanjutnya kak^^

  77. Jadi ikutan sebel dehh sama sungmin, awal nya senyum senyum ngeliat mereka ehh pass suri keguguran jadi ikutan sedih apalagi pas suri bilang “dadaku sakit” terus kyuhyun bilang “kemari. Biar ku peluk” huuuuaaaa nyesek itu 😖tapi ikutan tegang juga pas perdebatan antar suri-saeun-sungkin, kasian suri ngerasa gak diperduliin bahkan mungkin cuma kyuhyun aja yang peduli.
    Tapi disini juga kyuhyun kena imbas nya selain kehilangan bayi dia juga harus ditinggal istri, untung suri gak ngelirik cowo disono wkwk.
    Suka sama DV part ini selain panjang, feel nya juga dapet 😢

  78. Kak okky ini keren sekali. …serius ini benar – benar kereeeeeeeeeeeeeeeeen.

    1000 buat kak Okky. ….
    Cho aku semakin jatuh cinta denganmu yang seperti ini..

  79. Aku sampai nagis waktu Suri kehilangan bayinya…
    Ya ampun bayinya udah 5 bulan bersama mereka…
    Kyuhyun tahu banget apa yg terbaik untuk Suri
    aku jadi terharu

  80. Suka banget ffnya. Gak kebayang kalo author bisa ngerangkum cerita ini. Huwaa ngga bisa ngomong apa apa deh pokoknya daebak, daebak, daebak… keep writing ^^

  81. Bagaimanapun takdir yang tak slalu berpihak pada KYU-RI Family. Tapi, aku bangga akan sikap dewasanya cho kyuhyun sebagai suami.
    Memberikan kesempatan pada istrinya dan mengijinkannya untuk pergi ke eropa sebagai penghibur diri akan kehilangan calon anak pertamanya.
    – BTW –
    Tahun depan DVnya suri hamil ya!!!….😀

  82. Intinya ini keren banget lah ka
    Kadang pengen ikut ikutan nulis, but apakah gua bisa lol
    Mampir ke blog ku ya ka, kritik cerita yang aku buat.. Itu juga kalo sempet hihi

  83. Wow!!!!!awesome,,,daebak! It’s a longshot but i love it,puas banget bacanya.dari senang,sedih,terharu ada semua. Nyampur jadi satu,manis & indah. Apalgi + foto2nya yg keren,paket super komplit. Favourite origami burung yg firangkai dengan benang, gila! Benar2 telaten & teliti banget itu bikinnya,butuh perjuangan banget! Tapi kado kyu juga kalah hebat keren (walopun dieksekusi orang lain yg lebih ahli),tapi idenya ori banget. Buket bunga yg dijadiin liontin, betapa manisnya orang yg menghatgai pembetian sederhana & sampai mengabadikannya. What a great love! 2 jempol buat kyuri couple,, 4 jempol buat aquilee,saluute

  84. Baguuuus banget kak 😂 ngga bosen baca berkali kali
    Romantisnya si Kyu yaampuuun Suri juga the one and only hehehe 😙
    Pokoknya kakak juara dah 😗

  85. Bagian awal bikin nangis sungmin egois di mikirin kebahagiaan saeun tp gak mikirin dampaknya menyakitin suri,dan membuat suri dtress sampai kehilangan clon baby cho….
    Di sini kyu bener jd suami idaman mengerti apa yg di butuhjan istri dan memahami keinginannya plus setia dan manisss kebangetan …..

  86. gila tante ini keren ajah ahahaha
    weh banyak kejadian yak mulai hamil sungmin nikah keguguran terluka ngilangin bekas luka foto2 cerita ultah kyu 2tahun berurut adegan romantis sampe kado2 dengan banyak arti plus bikin iri!
    gokil ini pecah banget, boleh pesen cho kyuhyun satu ga buat dirumah ahahahaha

  87. Kak okky AKU BENCI PADAMU!!!!!! kau!!! *hening *pegangdada Need CPR. sempurna kak nyata sumpah kak okky dr jaman dahulu kala smpai skrng mmmg masih T.O.P . Penghargaan sendiri dr kmi kak…

    Berharap mmng Suri ada dikehidupan Kyuhyun. Hayati ikhlaslilahitaala… allah bless u kak. 💕 *sending Love

    1. Jaman dahulu kaya aku lahir jaman penjajahan gitu. Kalo Suri ada beneran, yakin deh kita, termasuk aku, kalang kabut.
      Amin, may Allah blessed u too.

  88. ka lo minum obat apaan bisa buat mereka manis bnget kaya madu oplosan gini?
    yakin banget pasti suri bakalan hamil seblm kyuhyun wamil wkwkwk

    Parah lo ka ga ada obat udah ini mah racun banget kyurin

  89. beberapa mggu ini bru mikir2 dulu fanfic apa ya yg ada oc jdi adik angkat lee sungmin, trus nikah sma kyuhyun pgen baca2 ulang lgi tu fanfic..

    eaallaahh, trnyata dv..
    gegara, nggu CV nggak kluar2 tiap ada yg bru disini di lewatin dlu, akhirnya bru smpet baca ni pagii daann terjwab sudah teka teki fanfic yg lgi pgen d bca ulang..

    terpuaskan sudah imajinasinya, knpa nggak dri kmrin bacanya kan bsa ksih ide buat kasih pcar kado ultah..

  90. Oh daebak daebak daebak! Jinjja dabong!
    Campur aduk bacanyaaaa 😢
    Mulai dr pertunangan SungMin, Suri yg kecewa, Kyuhyun yang kelewat seneng pas Suri akhirnya hamil, sampai Tuhan lebih sayang calon bayi mereka 😂 /apa ini berlebihan/ hihihi
    Puas sekali bacanya 😊

  91. Uh romantisnya…
    Mereka selalu mengisi hubungan mereka dengan cinta,,, dan secara bergantian. Kadang mereka jg gak tau siapa yg lebih mencintai atau lebih besar cintanya.
    Sedih deh tenyata suri keguguran..

  92. ceritanya sederhana tapi keren dan penggunaan bahasanya juga mudah di menerti… pokoknya bagus lah thor.. hehe.. 😃😃
    ijin baca ff yg lain ya thor 😀

  93. baru engeh blm komentar padahal udh sering banget baca missing piece mian ka okky hihi

    hmmm kyuhyun bener2 suamii impian banget sii sabar banget ngadepin sifatnya suri huhu mau peluk surii kasian keguguran😦 sungmin siii egois bnget kasiankan suri sma kyuhyun😦. syukurlah suri udh mulai baikkan setelah pergi ke eropa.. seger bnget liat rambutnya suri fresh gtu.

    pokonya rangkuman 2thn kyuri bener2 DAEBAK LAH PARAH feelnya berasa banget nget nget cium ka okky :-* haha

    semoga cepet2 dateng bom yaaaa tahun ini hahah *ngarep

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s